ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Aku perlu kain lap.
Ini.
- Kita harus bawa dia ke RS. - Kau gila?
Kita akan dipenjara.
Sudah kukatakan kuatasi ini.
Bantu aku. Kita harus hentikan darah.
Bantu aku. Tekan itu.
Tekan itu tanpa berhenti. Kita bisa lakukan ini.
Kau melibatkanku soal ini.
Formiga, kau keparat!
Pegang dia. Pegang erat.
- Baik, mulai! - Terus pegang!
- Ayo! - Hampir selesai!
Kini tak apa-apa.
TAK MUNGKIN KEMBALI LAGI
Kau kira dia akan hidup?
Kita mengupayakannya, bukan?
Cris, katakan sesuatu.
Kenapa kau terlibat dalam hal ini?
Aku...
Aku temui Ivan untuk beri perintah bunuh Formiga.
Namun...
kami tak beruntung.
Dia muncul pada saat sama.
Baik. Jangan jadi perantara lagi. Terlalu berisiko.
Aku mau bantu Persaudaraan.
Kau lebih berguna jika hidup.
MARCELO CAMILO TUPÃ
FERNANDO RAMOS FUBÁ
MARCOS ASSUNÇÃO PEREIRA FORMIGA
Apa itu?
Yang itu mati.
Aku lelah. Aku mau tidur.
Jangan menyetir sendiri. Menginaplah, ya?
Baik.
Di mana aku?
Tenanglah.
Sial.
Formiga.
Ini...
Minum pilnya.
Ivan...
Kau mau membantuku?
Jangan beri tahu Darlene aku suruh Formiga untuk kabur.
Kau seharusnya tak terlibat.
Aku katakan sama untuk itu...
Aku sudah beri tahu dia!
Kini kita harus urus masa depan.
Bukankah begitu caranya?
Pernah ada masa ketika tak ada yang dilihat.
Sendirian di lubang.
Apa maksudmu, Ivan?
Kegelapan itu...
Itu...
Itu kopi apa?
Kopi istimewa untukmu.
Bagaimana kau meminumnya?
Cristina setuju menyerahkan Pemakan Bangkai.
- Bagus. - Ya.
Kau di sini, Cristina?
Kenapa dia di sini?
Kau mengundangku. Namun, aku tak beri tahu siapa pun.
- Terlalu berisiko... - Saatnya ambil risiko.
Sebenarnya, kau berutang alamat untukku.
Alamat? Alamat siapa?
Pemakan Bangkai.
Beri tahu dia.
Kau pengadu!
Kau benar, Ayah.
Marcel dan aku seharusnya menjauhi Edinho!
Karena perbuatanmu, kini kau tak bisa mundur lagi.
Bisa, Ayah. Sungguh.
Siapa kau?
Aku, Cristina. Aku putrimu.
Bukan. Kau bukan putriku.
Ya, Ayah. Lihat...
Ini aku, putrimu. Ini aku, Ayah!
Aku sangat ketakutan atau kau licik?
Kau coba membunuhku?
Aku cuma mau ambil air.
Ini.
Andrade sialan itu yang membuatku kurang tidur.
Andrade?
Ya.
Polisi yang menyelidiki Persaudaraan dan jadikan Formiga pengadu.
Kau kenal dia.
Dia yang bersaksi di persidangan Edson.
Aku lupa namanya.
Beristirahatlah.
Menyelinap cuma akan undang masalah.
Aku berbohong, Marcel.
Namun, kulakukan demi melindungimu.
Edson bukan seperti tampaknya.
Kenapa kau jadi pengacaranya?
Kisahnya panjang.
Namun, dia berbahaya.
Sungguh.
Mari dengar kisahnya, Cris.
Karena yang kulihat adalah pria yang dihormati.
Dihormati?
Dihormati karena dia memerintahkan pembunuhan,
pemenggalan.
Dia hancurkan apa pun yang menghalangi.
Marcel.
Pikirkan keluargamu, putramu...
Itu putraku!
Itu keluargaku, Cris.
Dengarkan aku.
Aku cuma ingin yang terbaik bagimu.
Ternyata!
Kau benar!
Kau temukan alamat Pemakan Bangkai?
Sayangnya tidak.
Kini kita berpeluang memergokinya.
"Security." Apa itu?
Security itu perusahaan mobil berzirah. Pasti mereka rencanakan perampokan.
Perampokan?
Ya. Kita tahu tak ada perampokan tanpa Pemakan Bangkai.
Bagus.
- Kini aku bebas? - Tidak!
Tidak.
Ini tak layak apa pun tanpa perincian.
Aku mau tanggal, waktu, dan lokasi.
Kau mau kutanyakan Darlene apa mereka mau merampok?
Mereka menyisihkan aku!
Cari jalan.
Kau mungkin bukan perantara, tetapi masih pengacara faksi.
Kau tak merasa menyesal?
Pria mati karena kita.
Karena kau. Kau pengadunya.
Tahukah kau?
Aku tak ikut.
Kau bisa mengurungku.
Ini tak layak.
Lebih bagus lagi, aku menyerahkan diri!
Jika kau masuk pos polisi,
aku akan berikan foto ini ke temanmu Darlene,
mereka tahu siapa pengadunya.
Kau tak akan berani.
Aku berjanji kau akan bebas jika serahkan Pemakan Bangkai, bukan?
Kini aku berjanji, aku akan mengakhirimu jika kau tak bekerja sama.
Ini informasi rahasia Persaudaraan. Kau tak bisa lihat.
Itu sebabnya itu bagus.
Persaudaraan tahu kau mengincar mereka,
kau bisa merusak segalanya.
Jadi, apa?
Bagaimana jika kugunakan namamu agar mereka butuh aku lagi?
Aku cuma memilikimu, bukan?
Kau pastinya bagus untuk sesuatu.
SURAT PERINTAH PENGGELEDAHAN DAN PENYELIDIKAN POLISI
Dari mana kau dapat dokumen ini, Cris?
Kau sebutkan Andrade tempo hari.
Itu mengingatkan akan temanku, Sueli.
Sueli ada di Departemen Kehakiman.
Dia bisa beri tahu kita surat perintah yang diminta Andrade.
Perintah penggerebekan, penahanan...
Bagaimana jika Sueli mengadukan Persaudaraan?
Tidak...
Aku sangat mengenalnya. Dia teman dari kampus.
Dia benci bosnya.
Entahlah, Cris.
Aku sudah jelaskan dia bisa jadi sangat kaya.
Jadi, apa? Semua ini arsip lama.
Ini cuma awalnya. Kita harus tahu yang harus ditanyakan.
Jika kau rencanakan sesuatu, aku bisa cari tahu yang dia tahu.
Lihat.
Saat di sana, kuperiksa, mungkin mereka ada sesuatu tentangmu.
Dan?
Bersih...
sekali.
Sulit dipercaya, bukan?
Begini, Pemakan Bangkai berkata kita beres untuk tugas Security.
Dia beri kita rute, informasi, keluarga karyawan, semuanya.
Itu percuma, Biola, jika polisi mengincar kita.
Bahkan jika mereka tahu kau incar mobil berzirah, mereka tak awasi semua.
Aku bisa periksa dengan Sueli untuk lihat perusahaan yang dia cari.
Jadi, kalian ikut?
Ya, tetapi kita tak bisa lupakan Pemakan Bangakai.
Dia juga harus menerima gagasan itu.
Ada dua orang lagi untuk berbagi hasil...
Ide bagus itu ide bagus.
Kita tak ada waktu membuat laporan.
Jadi, Cris...
Bisa kupercayai Sueli 100%?
Ya, tentu.
Maka, aku akan memercayaimu.
Kalian berdua ikut.
Ada lagi soal perampokan untuk diberi tahu dia?
Tanggal? Lokasi? Apa pun yang berguna.
Tanya Pemakan Bangkai. Kapan kalian bisa bertemu?
Aku akan mengobrol dengan gadis di sana.
Baik.
Hei.
Kita harus bicara.
Berdua saja.
Kini ada rahasia antara kakak-adik?
Aku tak tahu.
- Ada, Cris? - Tidak.
Tak ada rahasia lagi sejauh yang kuketahui.
No comments yet. Be the first to leave one.