ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Dia disini.
BALAS DENDAM
Ya Tuhan!
Guruji!
Ikuti dia.
Itu dia!
Ikuti..
Jangan bergerak.
Aku akan menembakmu.
Cepat, mundur.
Kembalilah.
Kembalilah.
Aryaa, hentikan.
Kau mengalami serangan lain.
Belum cukup memberi masalah pada ayahmu?
Hai Bu!
Phussh
Hei, tangkap gadis gila ini.
Hei, tangkap gadis gila ini.
Ya, ya, aku gila - bawa aku ke rumah sakit, beri aku suntikan -
tapi aku menolak untuk tetap diam!
Aku menolak untuk tetap diam!
Jai Guruji
Dil ki purani sadak par Di jalan lama hatiku
Badla toh kuch bhi nahi Tak ada yang berubah seperti itu
Mujhe thaam, kar chal raha hai Memegang tanganku, di setiap tempat
Tu hi bas tu hi har kahin Hanya Engkau yang berjalan bersamaku
Dil ki purani sadak par Di jalan lama hatiku
Badla toh kuch bhi nahi Tak ada yang berubah seperti itu
Mujhe thaam, kar chal raha hai Memegang tanganku, di setiap tempat
Tu hi bas tu hi har kahin Hanya Engkau yang berjalan bersamaku
Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Instagram: @alifakbarb
Naye phool dil ki zameen pe khilenge Bunga baru akan mekar di dataran hatiku
Hai milna humein phir se mil ke rahenge Kita pasti akan bertemu lagi
Sitaare wahi hai, wahi aasmaan hai Dengan bintang, dan langit yang sama
Meri dhadkanon mein, teri daastan hai Dalam detak jantungku, kisahmu masih hidup
Main aawara lamha, tu mera makaam Saat aku tak sadar, kau adalah tujuanku
Kaise juda hote hum tum Mana bisa kita terpisah
Bichhde hi jab hum nahin Kita takkan pernah berpisah
Mujhe thaam, kar chal raha hai Memegang tanganku, di setiap tempat
Tu hi bas tu hi har kahin Hanya Engkau yang berjalan bersamaku
Jangan Ravi
Jangan Ravi, Jangan, Misha akan datang
Kau bisa diam tak?
Hah?
Tak ada yang datang ke sini Pooja, tak ada
Aku tak mau jadi seorang Ayah
Misha akan datang!
Misha tak akan datang
Aku akan datang Pooja,
Aku akan datang kepadamu
Ravi! Ada apa, Ravi?
Ravi.. Ravi?
Pakiya, seseorang bisa membayar hutang, tapi jika balas budi tidak bisa
Pria ini telah mengembalikan hidupku
Tak bisakah aku melakukan ini untuknya?
Jangan khawatir, aku akan mengurus semuanya
Tak ada yang terjadi padaku Pooja, aku baik-baik saja
Lihatlah..
Sekarang mereka akan membawaku masuk
dan memberiku suntikan, disini
Itukan yang kau mau?
Sirkus apa ini?
Aku pergi duluan.
Diam dan duduklah
Aku bukan Pakiya.
Ambil ini dan berikan pada Dokter.
Apa-apaan ini?
Kenapa kau melakukan ini?
Kau tak ditakdirkan mati seperti itu, temanku.
Kau harus hidup. Bagaimana pun caranya.
Untuk siapa aku hidup?
Seseorang yang memberiku makna dalam hidupku telah tiada,
sekarang untuk siapa aku hidup?
Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Instagram: @alifakbarb
Kau masih meneteskan air mata saat melihat orang lain kesakitan.
Banyak orang yang mati di dalam dan banyak juga orang hidup yang merasa mati
Tapi kau belum mati total, Ravi.
Ravi Kishore ji, silakan masuk.
Masuklah sobat
Sebentar lagi aku akan ketinggalan pesawat.
Dengan susah payah aku berhasil mendapatkan pekerjaan itu di Ranikhet.
Kau harus masuk ke rumah sakit jiwa kami.
Tuan Ravi, kau berbahaya bagi dirimu sendiri.
Tak ada yang mendengarkanku.
Aku harus pergi ke tempat lain, Dokter.
Katakan padaku,
Jika rumahmu terbakar dan aku mencoba memadamkan apinya,
maukah kau membantuku?
Tidak,
Aku akan menuangkan lebih banyak bensin ke api itu
sampai rumah terbakar menjadi abu.
Karena aku tak bisa tinggal di rumah yang setengah terbakar tanpa Pooja-ku.
Terima kasih dokter
Nandini!
Hati-hati
Nandini!!!
Ada apa, Yogesh?
Ayah,
Aku tahu kau akan mengkhawatirkanku, tapi tenang saja aku akan kembali.
Aku pasti kembali.
Kau harus diselamatkan dari Gyaan Prakaash dan Nandini Maa.
Dia adalah penyakit, kau harus selamatkan diri darinya Ayah
Aku sangat mencintaimu, jaga dirimu dan
aku akan segera kembali. Aku janji.
Ya Tuhan,
dia kabur bahkan dari rumah sakit?
Bukannya sudah kubilang?
Bukannya sudah kubilang untuk nginap dengannya? Selama satu malam?
Bukannya sudah kubilang?
Aryaa benar.
Kau adalah penyakit.
Penyakit.
Jangan bilang gitu Yogesh, jangan bilang gitu.
Sekarang hentikan dramamu, hentikan. Hentikan.
Hentikan.
Sekarang aku tak tahu harus mencarinya ke mana.
Aku tak tahu harus berbuat apa, dan harus mencarinya ke mana,
ke mana..
Ssst.. tenanglah, tenanglah..
..ini, lihat ini. Ayo
Ayo kita lihat Bhagwaan.
Jai Guruji
Hanya dia yang bisa mengeluarkan kita dari kegelapan ini
Lindungi anakku, Oh Guruji, Jai Guruji
Jai Guruji
Jai Guruji
Diterjemahkan oleh: Alif Akbar Badarudien Instagram: @alifakbarb
Iya?
Dengar, aku telah menutup bisnisku
Aku tak mengerti kenapa tak ada yang baca papan tulis di luar
Tanpa pikir panjang menggedor pintuku di tengah malam
Ambil ini
Apa?
Aku sudah pesan untuk pergi ke Kailash dari sini.
Kau akan menemukan pengemudi lain di kota ini
Maafkan aku.
Aku tak ingin bicara denganmu.
Telepon dia
Siapa?
Pemilik tempat ini...
,yang telah meyakinkanku saat membuat pesanan, katanya..
..seseorang akan membawaku pergi kemanapun, bahkan jika dari Himalaya ke Kanyakumari.
Telepon dia, dan tanyakan padanya bilang begini atau tidak.
Dengar
Lalu apa gunanya melakukan booking selama 3 bulan?
Katakan padaku!
Itu tak mungkin
Hanya ada satu hal yang bisa kau lakukan.
Kau akan menemukan deretan mobil yang diparkir di luar.
Pilih saja salah satu dari itu dan pergilah, kau bahkan tak usah mengembalikannya.
Oke?
Dia gila.
Apa kau mengharapkanku untuk mengemudi sendiri ke Kailash?
Panggil dia, tolong, telepon dia.
Bukannya sudah kubilang kalau aku tak bisa meneleponnya?
Sekarang pergi, pergilah.
Hei!
Tasku..
Aku siap pergi kemana saja bahkan kepadamu.
Tapi kenapa kau ambil pesanan dari gadis gila ini?
Sekarang teruslah menungguku!
Apa itu?
Aku tak menginginkan uangmu
Dan aku tak punya orang lain untuk dituju
Kau takkan mengerti, tapi aku punya kewajiban tertentu.
Kewajiban apa?
Aku tak bisa memberitahumu, tapi aku tak punya banyak waktu. Kumohon.
Oh, kau mau kehabisan waktu?
Kau telah melarikan diri dari rumah sakit, kan?
Tunggu, aku akan menelepon rumah sakit
Satu tusukan jarum, dan kau akan segera kembali ke sana
Jangan bergerak.
Jika kau menelepon rumah sakit,
Aku akan memotong urat nadiku sendiri.
Silakan, kenapa diam saja?
Halo? Ada yang bisa dibantu oleh Rumah Sakit Kota?
Halo?
Kau gila?
Kenapa melukai diri sendiri?
Ini salahmu
Kau tadi bilang silakan jadi kulakukan saja
Tapi kenapa kau berdiri di sana seperti patung?
Apa kau hanya ingin berdiri di sana dan melihatku mati?
Tidak tidak!
Kalau begitu lakukan sesuatu!
Oh ho, ini sepertinya kasus bunuh diri.
Aku harus menelepon polisi.
Polisi.. polisi!
Kenapa kau menelepon Polisi?
Hentikan pendarahannya dulu
Aku harus memberi tahu polisi jika ada kasus bunuh diri
Kumohon
Halo, ini Dr. Dastoor.
Kenapa kau terus-terusan menyebut ini bunuh diri?
Dengar, dia marah karena ayahnya mabuk.
Dia mencoba mengambil botolnya dan melukai dirinya sendiri. Begitu.
Apa dia putrimu?
Ya, dia putriku.
Nama?
No comments yet. Be the first to leave one.