ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
LEMBAH SAN PEDRO 1859
Mereka sedang apa?
Itu permainan.
Mereka berdirikan kayu besar,
mengikat tali panjang itu,
dan dimana menaruh kayu kecil itu.
Kenapa mereka bermain di sini?
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE
Sepertinya aku salah jalan.
Aku tak tahu ini dimana.
Bisa berbahasa spanyol?
Aku tak bisa.
Baguslah. Aku juga cuma tahu sedikit.
Tempat yang kau cari itu 4,5 mil dibelakang dari sini.
Oh, jadi aku kelewatan.
Kau kelewatan.
Itu tak jauh ke arah timur.
Sudah kubilang bukan di situ.
Kau bisa kembali lewat jalan tadi.
Kalau sudah sampai di sungai, lihatlah.
Dan kotanya akan terlihat di sana?
Jangan kira seolah itu keajaiban.
Baiklah.
Hei, bro, kau sudah makan hari ini?
Pergilah. Aku bukan saudaramu.
WILAYAH MONTANA
James Sykes.
Pergi!
Pergi!
Cepat. Pergi.
Jalan!
Ayo!
Cepat.
Dimana dia?
Kalau dia masih hidup, kau bisa tanyakan sendiri.
Caleb, bawa Gratton dan cari kudanya.
Tidak, aku mau kejar gadis itu.
Hei.
Joon, dia tahu.
Oke. Lepaskan.
Tapi aku mau sarapan dulu.
Jangan memukul siapapun lagi.
Kakakmu suruh temukan kuda itu.
Cepat cari!
Sebelum dimakan sesuatu.
Masuklah. Rawat dia.
Orang yang merasa dirinya bermoral,
disaat hidup berkecukupan,
akan terlihat belangnya saat mengalami kesulitan.
Dia akan berbalik melawan saudaranya...
dan akan saling bertikai memperebutkan tanah yang gersang.
Bagus, 'kan, sayang?
Ya, ibu.
Air akan naik melalui tanah. Memang begitu.
Seperti minyak di sumbu lampu.
Joseph!
Makanya tanah perlu digemburkan...
biar airnya keluar dan nanti jadi hujan lagi.
Tidak. Itu...
Itu salah.
Tidak, pak. Hujan selalu mengikuti bajak, nak.
Tapi tak selalu.
Pasti selalu.
Hujan itu mengikuti bajak.
- Mereka akan tahu? - Oh ya.
Ayo. Ayahmu tak mahir berdansa.
Tidak.
Benarkah, Nat? Tidak?
Tidak.
Ny. Kittredge?
Terima kasih, Tom.
Lihat dia? Pria sejati.
Hati-hati! Ada pelurunya.
Hati-hati!
Kalian yang harus lebih hati-hati.
Awas!
Nat, mereka pergi.
Nat? Mereka bilang cepatlah.
- Itu tak baik. - Diam.
Apa? Jangan bilang begitu.
Nat! Jangan bilang begitu.
Lumayan, kan?
Kau menari tadi! Aku lihat. Benarkan, Fran?
Aku memegang Dr. Bowman...
sampai ada yang bawakan kursi.
Kecuali kau anggap itu menari.
Pria yang kuajak menari malah menolakku.
Benar. Rasanya mau menangis.
Siapa yang menolakmu?
Aku tak mau bilang, tapi dia lagi mengincarmu....
dengan senapannya, James.
Kau tak mau menari dengan Ibumu?
Aku tak mau menari sama siapa pun.
Nat, kau penari hebat.
Anak cowok menari dengan ibunya sangat norak.
Aku tadi menari.
Aku menari, Ayah.
Kau memang bintang pesta.
Nat.
Apa?
Musiknya berhenti.
Ada orang di pekarangan.
Ada orang di pekarangan. Ada orang...
Tak apa.
Lizzie?
Nat. Tak apa.
Kita baik-baik saja.
Nat.
Di lemari.
Senjata dan peluru itu.
Nat. Di situ, nak.
Ibu!
Takkan apa-apa, sayang.
Tetaplah di sini.
Oke? Jangan takut.
Ambil kuda itu! Awas!
Tidak!
Tolong!
Ayo. Ayo.
- Apa yang kau lakukan? - Astaga!
Singkirkan itu.
Apa?
Tidak, aku tak mau duduk diam selagi mereka...
Kalau kau tak suka, Malcolm, jangan lihat,
tapi jangan serahkan kami karena ini.
James!
James, aku Bill Landry dan beberapa lainnya.
Oke. Hati-hati. Turunkan dia pelan-pelan.
Ayo. Turunkan dia.
Ada air di sini, Bu?
Ada.
Basahi karpet dan selimut.
Cepat, atapmu mau runtuh.
Kita bisa memakunya begitu mereka selesai...
memasang selimutnya dan orang kita turun.
Tak ada lagi yang datang?
Tak ada lagi yang datang?
Banyak.
Tapi tak ada yang kau izinkan masuk.
Tidak. Kau di atas. Ayo.
Putramu lihat.
Awasi saja, Nak. Kita akan lewati ini.
Terima kasih.
Taruh di sini.
Oke, bagus.
Tak apa, sayang.
- Aku bisa mengambilnya. - Tak apa.
- Tidak, biar kuambil. Tapi... - Tak usah, sayang.
Singkirkan dia.... dariku!
Singkirkan dia!
Nat!
Hei! Fran, ke sini. Keluarkan mereka.
Sekarang!
Nat, sini!
Nat!
Pergi, cepat!
Ayah?
Ayo. Cepat!
Masuk, sekarang!
Masuk.
Terima kasih.
Ini, Bu.
Oke, Nat, ayo. Nat.
- Nat. - Tak apa.
Aku akan bersama ayah.
Tidak! Natanael!
Natanael! Tidak!
Ibu?
Tetap di belakangku. Oke?
Ayo.
Oh Tuhan.
Oh Tuhan.
- Ibu? Aku tak bisa bernapas. - Oh Tuhan.
Aku tak bisa bernapas.
Berhenti.
Hentikan! Bisa runtuh.
Oke, mundur.
Percaya Ibu, sayang.
Oke.
Hentikan. Berhenti.
Ayo.
Ayo.
Ibu sudah bersama Lizzie.
Aku akan di sini bersama Ayah.
Maaf.
Maaf tadi aku todongkan senjata ke Lizzie.
Anak baik.
Bernapaslah, Sayang.
Giliran ibu lagi, Sayang.
Astaga.
Mereka pergi?
Tak kusangka mereka sebanyak itu.
Siap, nak?
Siap, Ayah.
Sekarang, Ibu akan matikan lampunya, sayang.
- Tidak! Tidak, Ibu, tolong. - Ya, percayalah Ibu.
Kau harus percaya Ibu.
Kau harus percaya Ibu.
Tuhan menyediakan hidangan bagiku,
di hadapan musuh-musuhku.
No comments yet. Be the first to leave one.