ആദ്യത്തെ 171 വരികൾ.
Rosemyne berhasil mengumpulkan bahan musim seminya.
Sementara itu…
Komandan, terima kasih untuk semuanya.
Kau harus bekerja keras meskipun sebagai pedagang, Otto.
Baik.
PEGAWAI PERUSAHAAN GILBERTA OTTO
Otto bekerja untuk Perusahaan Gilberta?
Ya, sepertinya Corinna dan Benno
sudah memintanya untuk membantu di toko mereka.
Kudengar berkat Myne, koneksi mereka dengan para bangsawan bertambah.
Itu kata Lutz padaku.
Dewi Air, Futhrale…
Fruhtrane.
ISTRI OTTO CORINNA
Dengan aliran kebenaran…
Dengan aliran suci Fruhtrane, Dewi Air.
Dengan aliran suci Fruhtrane, Dewi Air,
terima kasih atas kehormatan…
Dia bisa menghafal semua ini?
Myne sungguh luar biasa.
-Nona Rosemyne! -Nona Rosemyne!
EPISODE 16 PAKAIAN DAN MESIN CETAK BARU
Berkat bantuan Nona Rosemyne,
perdagangan dengan bangsawan meningkat secara drastis.
Aku sungguh berterima kasih.
Maksudnya dia bekerja mati-matian, ya?
Benno, aku tak paham jika kau tak bicara langsung,
jadi boleh kutanya pendapatmu sebenarnya?
Aku sudah memberi terlalu banyak pekerjaan untuk Perusahaan Gilberta, 'kan?
Kalau terlalu berat, apa kuserahkan ke pedagang lain saja?
Hei! Jangan coba-coba!
Nanti semua orang mengira kau memutus hubungan dengan kami.
Kau ingin membuat kami dalam kesulitan?
Tentu saja tidak.
Kalian berdua,
tolong jaga ucapan kalian.
Aku minta maaf.
Tapi kalau kalian sesibuk itu,
pasti mustahil bagi kalian untuk ke Illgner.
Illgner?
Ya. Kudengar ada banyak pohon di sana, dan industri kayunya maju.
Aku berencana pergi ke sana untuk melihat-lihat…
Sepertinya akan sulit.
Personel yang bisa kukirim sekarang hanyalah Lutz,
tapi dia tak bisa sendiri saja.
Bagaimana dengan Otto?
Di surat terakhir Ayah yang kuterima dari Lutz,
dia menulis bahwa Otto berhenti sebagai prajurit
untuk menjadi pedagang.
Selain berdagang dengan rakyat biasa,
Otto belum kuizinkan bertemu dengan para bangsawan.
Bagaimana kalau seperti Lutz dulu,
bawa Otto kemari untuk dilatih di sini?
Kau bisa melakukannya, Fran?
Bisa saja.
Karena Zahm sudah resmi menjadi pengawalmu,
aku punya waktu untuk melatihnya.
Untuk meringankan tugas Fran,
aku meminta Zahm, pelayan Kepala Pendeta,
agar dipindahkan untuk melayaniku.
Kalau begitu, mohon bantuanmu.
Aku cuma bisa mengajarinya etiket.
Tidak,
tidak banyak orang yang bisa mengajar soal etiket bertemu bangsawan.
Aku sungguh berterima kasih.
Nona Rosemyne, ada panggilan dari Monika.
Wah, cantiknya!
Kau cantik dengan gaun itu, Brigitte.
Aku suka lenganku leluasa bergerak
karena tak ada kain yang menutupi bahuku.
Bisa kututupi dengan batu sihir kalau diperlukan.
Aku lebih suka dia memikirkan
apa dia bisa memikat suami yang baik dengan gaun itu
daripada memikirkan praktisnya…
Brigitte, boleh kupanggil Damuel kemari?
Aku ingin mendengar pendapat pria.
Benar juga.
Aku ingin tahu apa pendapatnya tentang kesatria wanita
jika memakai gaun ini.
-Damuel. -Ya.
Pendapat yang jujur?
Ya, Brigitte memaksakan dirinya
memakai gaun yang tidak dia suka demi aku.
Aku tak bisa membiarkan Brigitte dipermalukan
hanya karena seleraku yang aneh, 'kan?
Aku mengerti.
Aku akan masuk bersama Damuel.
Ya, silakan masuk.
Damuel?
Aku sedang menyaksikan seorang pria yang jatuh cinta.
Damuel, bagaimana menurutmu?
Kurasa itu bagus.
Katakan lebih jelas!
Dia tak tahu kau memujinya kalau tak bilang langsung.
Ayo. Kau pasti bisa, Damuel.
Apa kau akan merekomendasikan kesatria wanita lain
untuk memakai gaun seperti ini?
Mungkin…
Terima kasih atas pendapatmu, Damuel.
Sekarang pergilah.
Damuel mudah ditebak, ya?
Baru kali ini ada pria yang memandangku seperti itu.
Aku jadi sedikit malu.
Brigitte, bagaimana pendapatmu tentang Damuel?
Kurasa dia pria yang baik.
Kalau begitu…
Perbedaan mana kami terlalu besar. Dia bukan pilihan.
Begitu rupanya.
Mana seorang anak
sangat dipengaruhi oleh ibunya.
Anak hanya bisa dikandung jika kapasitas mana kedua orang tua sama.
Terlalu menyedihkan bagi Damuel jika ditolak
begitu dia jatuh cinta.
Tunggu.
Kalau tak salah,
berkat dariku pernah menambah kapasitas mana Damuel…
Meski masa pertumbuhannya sudah berakhir,
dia masih bisa tumbuh perlahan lewat latihan.
Mungkin ada sedikit harapan jika perbedaan mananya teratasi.
Semangat, Damuel.
Terakhir, Lutz dan Gil ingin melaporkan sesuatu kepadamu.
Mesin cetak baru sudah selesai.
Astaga!
Tintanya juga sudah kami pesan.
Jika sudah ada naskah, pencetakan bisa segera kita mulai.
Hore! Doa untuk para dewa!
Luar biasa.
Aku akan langsung ke bengkel
dan mengajari kalian caranya.
Nona Rosemyne, itu…
Membuat mesin cetak adalah tujuanku selama ini.
Aku ingin jadi yang pertama memakainya.
Nona Rosemyne tak bisa dihentikan.
Dia akan tenang setelah mencobanya sekali.
Setelah itu, demi uji coba mesin cetak,
aku segera menulis sebuah kisah kesatria.
Tolong jadikan Kepala Pendeta sebagai model ilustrasinya.
Kepala Pendeta bisa memarahimu lagi.
Tidak apa.
"Cerita ini adalah karya fiksi,
semua organisasi, tokoh, dan unsur hanyalah fiktif."
CERITA INI KARYA FIKSI
Kita akan mencetak itu di bukunya.
Astaga.
Kau sudah memikirkan semuanya.
Nona Rosemyne, kau mau membuat buku bergambar yang baru?
Kali ini ceritanya seperti apa?
Cerita seorang kesatria yang kudengar dari seorang anak bangsawan.
Aku menantikan
hari di mana kalian bisa menulis sendiri buku baru kalian.
-Ya! -Ya.
Sepertinya agak kekecilan, apa tak masalah?
Tak apa. Hanya ini pakaianku yang boleh kotor.
Ternyata pakaian ini tetap mereka simpan.
Lutz, maaf menunggu.
Myne? Maaf, aku salah.
Jadi ingat dulu, ya?
Membingungkan sekali.
Jadi, di mana alat penyusun huruf dan spasi antarbarisnya?
Cantiknya…
Lalu kami menyusun huruf ceritanya untuk persiapan uji cetak besok.
Baiklah, mari kita mulai menguji mesin cetak barunya.
Akhirnya aku bisa membuat buku dengan dua halaman
yang sebelumnya mustahil dicetak.
Hasil cetaknya bagus.
Kalau tidak, kita bisa dalam masalah.
Inikah pencetakan itu?
Hebat.
Ingo, Zack, Johann.
Berkat kerja sama kalian bertiga,
kalian sudah membuat mesin cetak yang luar biasa.
No comments yet. Be the first to leave one.