ആദ്യത്തെ 108 വരികൾ.
"Minggir!"
"Putriku yang meninggalkan kota pada pagi hari pembukaan..."
"...Jalur kereta Pantai Kitasanriku..."
"...akhirnya kembali dalam 24 tahun."
"Aki."
"Bersama dengan cucuku."
"Apa kau mau makan uni?"
"Aku seorang Ama dari Sodegahama."
"Ini yang dikatakan cucuku ketika pertama kalu melihatku."
"Kakkeh~ (Keren sekali)!"
"Aku tidak tahu artinya tapi..."
"...tampaknya itu sebuah pujian."
- "Aku ingin menjadi seorang Ama!" - "Apa?"
~Selalu bermimpi~
"Akhirnya untuk pertama kalinya dalam 24 tahun..."
"...seorang Ama pemula berumur 16 tahun dilahirkan."
Minggu 2: "Aku tidak ingin kembali ke Tokyo!"
Penulis: KUDO Kankuro
Musik: OTOMO Yoshihide
'Amano Aki' NOUNEN Rena
'Amano Haruko' KOIZUMI Kyoko
'Kurokawa Masamune' OMI Toshinori
'Omukai Daikichi' SUGIMOTO Tetta
'Adachi Yui' - HASHIMOTO Ai 'Young Haruko' - ARIMURA Kasumi
'Konno Atsushi' - SUGAWARA Daikichi 'Mayor' - KITAMI Toshiyuki 'Young Daikichi' - HIGASHIDE Masahiro
'Sugawara Tamotsu' FUKIKOSHI Mitsuru
'Oda Ben' SHIOMI Sansho
'Osanai Rokuro' DENDEN
'Osanai Katsue' KINO Hana
'Kumagai Misuzu' MIHO Jun
'Konno Yayoi' WATANABE Eri
'Amano Natsu' (Narator) MIYAMOTO Nobuko
Penanggung jawab produksi: KURUBE Kei KASHI Hiroshi
Sutradara: INOUE Tsuyoshi
"Tentu saja, seorang pemula tidak diharapkan untuk segera menyelam."
"Pada awalnya, dia harus membersihkan pantai dan membuah cangkang uni..."
"Ya... itu semua kegiatan rutinnya."
Aki, apa yang kau lakukan?
lemparkan semua sekaligus.
"Dan kemudian, jamulah pelanggan."
"Tunggu pelanggan untuk sup mamebu dan semua keramah-tamahan..."
"Seperti mengambil gambar dengan sebuah kamera..."
- Apa kau yakin kau dapat gambarnya? - Ya, sudah.
"Ketika tidak ada pelanggan, aku akan mengajari bagaimana mengambil uni dari cangkangnya."
Pegang dengan lembut di telapak tanganmu.
Jangan genggam terlalu kencang, jadi kau tidak terkena durinya.
- Oww oww~! - Ah... - Aku tertusuk!
- Banyak durinya, Obaa-chan. - Jangan menangis!
"Ketika jam kerja selesai akhirnya dia diajari bagaimana caranya menyelam.
Pertama-tama, harus terbiasa dengan temperatur air.
Baiklah~... masuk.
- Sangat dingin! Sangat dingin! - Benar sekali!
Itulah kenapa kita ini Ama utara.
"Seorang veteran tidak masuk begitu saja..."
"Dia akan membasahi tubuhnya sedikit demi sedikit sampai dia terbiasa dengannya."
Cobalah untuk berenang terlebih dulu!
Jika kau melakukannya seperti itu, kau akan tenggelam.
Luruskan tanganmu! Luruskan di dalam air!
"Dia berenang sampai petang hari..."
"Dan dia harus mengeringkan dan membersihkan kostum dari para Ama-san yang lebih senior."
"Jika dia harus bergabung berbincang di koperasi pemancingan, maka itu sampai larut malam."
Eh?
Hei, Aki, ada masalah apa? Kau masih belum selesai makan.
- Apa masalahnya? Aki! - Dia capek.
- Hah? - Biarkan dia tidur.
Tidak dapat ditolong...
Berikan... Ini dia~
- Jadi? Apa yang akan kau lakukan? - Eh?
Kau dan Aki akan kembali ke Tokyo?
- Itu benar. Mana stempelmu? - Stempel? Mau dipakai untuk apa?
Untuk proses cerai.
Kurasa, aku memutuskan untuk bercerai.
Jeh!
Oh, kau tidak tahu tentang itu, hah?
- Kau juga tidak memberi tahu kalau kau menikah. - Aku paham.
Tentu saja~.
Aku menikah dengan seorang sopir taksi.
Dia orang yang sangat baik tapi aku telah hidup terpisah dengannya.
Itu cara tersingkat menjelaskannya.
Aku tidak terganggu. Kitasanriku...
..terkenal dengan rasio perceraian dan panen rumput laut.
Itulah dia.
Jadi karena orang ini alasan kenapa kau tidak kembali ke Tokyo.
Dalam kasus itu, maka tidak apa-apa bagimu dan Aki untuk tinggal di sini.
Bahkan begitu, jika kau tinggal di rumah ini...
...kau harus membantu membayar biaya hidup di sekitar sini.
- Kau ingin aku bekerja di sini? - Di kedai kudapan.
Aku akan menggajimu sebagai seorang mama di kedai kudapan Rias mulai besok.
Tidak tidak tidak... tidak masalah bagiku untuk bekerja. Tapi jangan di kedai kudapan.
Orang yang kenal denganku tapi aku tidak ingin bertemu ada semua di sana. Aku jelas- jelas tidak ingin menemui mereka.
Apa yang kulakukan jika mereka mulai membicarakanku?
Mereka semua telah membicarakanmu. Berjalan-jalan sambil menarik kopermu...
Nongkrong di tempat pachinko setiap hari.
Jika demikian, bisa juga minta uang dari orang yang membicarakanmu.
- Ibu... - Baiklah, sudah ditentukan.
Sekarang, aku, Yayoi dan Misuzu bergantian menjaga toko, tapi...
...kami semua menjadi terikat ketika musim Ama dimulai.
Bagaimana selama 3 minggu? Seribu (yen) per jam?
- Ada keluhan? - Tidak, kurasa.
"Seminggu setelah dia pulang..."
"Haruko akhirnya menunjukkan wajah dari seorang anak... untuk beberapa saat."
"Ya Tuhan... Benar-benar anak yang susah diatur."
- Akan memeperkenalkan pekerja baru. - Mohon kerja sama~.
- Omong-omong, dia hidup terpisah. - Jangan berkata demikian.
Tapi bukankah itu kabar gembira? Seorang Ama pemula lahir setelah 24 tahun.
Ah, nda.
Kekurangan generasi penerus adalah masalah yang serius.
Dia bukanlah penerus. Aki hanya melakukan hal ini selama liburan musim panas.
No comments yet. Be the first to leave one.