Due Justice

Due Justice

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Due Justice 2023 BLURAY
കമന്ററി എഴുതിയത് comelmuewa

ടാഗുകൾ

bluray
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2024-09-25
ഡൗൺലോഡുകൾ: 117
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Bangsat.

Ada yang kempesin banku.

Rishi, tak masalah.

Kan masih ada mobil trailer di rumah.

- Ya, Bos. - Oke.

Pete, ambil mobil SUV-ku,

juga trailernya, dan jemput dia.

Kenapa aku?

Kenapa ini salahku?

Kenapa?

Kenapa kau selalu bantah?

Ambil mobilku dan trailernya,

dan jemput dia.

Tidak lucu, Ellis.

Kau bilang apa?

Ini tak lucu.

Benar, Tommy.

Rishi, ikut kami.

Tommy saja yang tunggu Pete.

Tunggu, apa?

Kenapa?

Agar kau pikirkan ulang...

sampai kau tutup mulutmu lagi.

Kalau sudah antar,

bawa mobilnya ke rumahku,

parkir, kunci pintunya,

taruh kuncinya di kotak surat,

dan jangan nyetir kayak tukang balap.

Jangan ganggu tetangga.

Mengerti?

Mengerti.

Kau mengerti?

Mengerti.

Ayo.

Hei.

Jaga omonganmu.

Ayo.

Tolong, kuncinya.

Jika tergores, akan kubotakin...

kepalamu saat tidur, mengerti?

- Junior. - Aku tak main-main.

Ayo.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO BONUS DEPO 100% 50K+50K = 100K, KETIK BEBAS69 DI GOOGLE

Sialan!

Apa yang kau lakukan?

Siapa, hei.

Diam.

Oke.

Tadi kau ke rumah di Queen Anne.

Kau bunuh pria dan wanita.

Ada seorang gadis.

Dimana dia?

Aku tidak tahu.

Aku cuma sms.

Bagus.

Itulah yang harus kau lakukan.

Aku bisa mengingatnya.

Tak usah.

Aku cuma butuh tanganmu.

Bagaimana dengan penculikan anak-anak...

di kawasan kota?

Sejak presiden ini...

melemahkan militer kita,

kita mengirimkan pesan kepada dunia...

kalau mereka bisa berbuat apapun...

dan kita cuma duduk dan pasrah saja.

Tunggu.

Apa ada hubungannya antara presiden dengan penculikan ini?

Jika kita terlihat lemah,

para penjahat biasanya memanfaatkan itu melawan kita.

Sekarang mereka menginginkan anak-anak kita.

Kalau kau, Roger?

Menurutmu?

Aku tak setuju dengan Martin.

Ini bukan soal geopolitik.

Tapi sesuatu yang lebih parah dari itu.

Misalnya?

Aku yakin ini masalah imigran.

Tahu tidak?

Begitu kita tiba di sana, kau yang pergi.

Aku tak mau bertemu dengan orang gila itu.

Apa?

Tak mau bicara dengan pecandu narkoba.

Ada yang harus kukerjakan.

Hei.

Hei.

Apa?

Aku Detektif Santiago.

Aku kemari mau bicara dengan Wendy Osborne...

soal bocah 2 tahun yang hilang itu.

Ya.

Apa?

Kau temukan dia?

Baik, Wendy,

akan kuberitahu soal kehidupan...

di luar gubukmu ini yang dipenuhi para pecandu.

Saat kau menelepon polisi,

polisi menanggapi panggilan tersebut.

Dan membuat laporannya.

Lalu detektif, aku sendiri,

melakukan penyelidikan untuk...

menyelesaikan masalah itu.

Dan sayangnya, itu sama saja mengajukan...

pertanyaan bodoh sama orang bodoh.

Bisa kau pahami maksudku?

Aku paham.

Oke.

Katanya anakmu hilang...

saat kau pulang belanja, itu benar?

Ya.

Selain itu.

Taruh di sini.

Taruh di mana saja.

Oke.

Sudah selesai?

Aku bingung.

Saat kau laporkan anakmu hilang...

Itu dia.

Dia yang nelpon.

Dia yang menelepon polisi.

Orang itu, dia selalu mengangguku.

Sudah kubilangi itu bukan urusannya.

Kalianlah yang binatang.

Kau yang binatang.

Dimana anak manis itu?

Mungkin kau sudah gadaikan dia untuk beli narkoba.

Dia harusnya dipenjara.

- Tidak, kaulah yang harus ditangkap! - Tidak!

Dan dibawa ke rumah sakit.

Kau dan vagina keringmu akan berakhir di penjara.

Mereka akan memenjarakanmu.

Kau kira dirimu lebih baik dari orang lain.

Bagiku,

sepertinya aku sangat dibenci orang-orang.

Memang begitulah adanya.

Tapi, ya, begitulah, pastinya sial.

Jadi kita akan menang.

Ini lebih mudah...

dan Jim serta Carol akan sangat senang.

Kerjamu bagus hari ini.

Ini hasil kerja tim.

Sue nelpon, boleh aku angkat ini?

Tak masalah.

Kau mau aku pesankan sesuatu?

Kopi.

Oke, salam sama keluargamu.

Akan kusampaikan.

Hei, sayang.

Kau di mana?

Aku baru mau makan siang dengan bos.

Semua baik-baik saja?

Kau lupa hari ini kau pulang cepat.

Sial, aku lupa.

Apa dia marah padaku?

Baik-baik saja disini.

Mau bicara sama dia?

Mungkin saja dia mau memaafkanmu.

Ya, tentu saja.

Hai, Ayah.

Ayah minta maaf, lupa menjemputmu hari ini.

Tak apa, Ayah.

Kau takut?

Aku tahu ayah pasti lupa.

Kau lagi ngapain?

Lagi menggambar.

Ayah akan datang ke latihan pemandu sorakku?

Sayang, Ayah mau sekali.

Tapi Ayah harus lembur...

dan menyelesaikannya sebelum akhir pekan.

Ayah selalu sibuk kerja.

Bagaimana kalau Ayah pulang nanti malam,

membacakanmu buku, bukan Ibu, tapi ayah?

Oke, daaah Ayah.

Oke, daah sayang.

Aku menyayangimu.

Sudah cukup, Ayah.

Sangat ramai.

Hei Rishi, katanya kau isap anu seperti...

Apa kabar?

Perkenalkan Jerry.

Ellis titip salam.

Senang bertemu kalian.

Ellis menyuruhmu?

Ya.

Silahkan duduk.

Hei, Rishi, makanlah udang itu?

Tidak.

Tak suka udang?

Aku tak makan makanan Kroasia.

Kau bilang apa?

Kubilang aku tak makan makanan Kroasia.

Hei, Rishi, akan kumakan semua makanan Kroasiamu.

Maksudmu makanan anjing krustasea?

Aku tak makan kecoak laut.

Kenapa kau pesan udang kalau tak mau makan?

Di menunya tertulis udang.

Kukira udang itu kayak ayam atau apalah.

Udangnya enak.

Bisa saja rasanya kayak tante berpayudara besar,

tapi aku tak makan itu.

More Indonesian subtitles for Due Justice

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left