ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
BERDASARKAN NOVEL FIRE & BLOOD KARYA GEORGE R. R. MARTIN.
Tenang.
Tenang.
Berlutut.
Aku bisa membuat ini cepat, atau...
Bisakah setidaknya aku tahu tuduhannya, Pangeran?
Di mana dia?
- Siapa? - Saudaraku. Sang Raja.
Di ruangannya.
Kau pengkhianat kerajaan.
- Aku memberimu hukuman mati. - Tidak!
Pangeran!
Tampaknya Lord Larys juga kabur dari Benteng.
Aku butuh susu opium.
Sayangnya, karena keberangkatan kita yang tergesa-gesa
aku lupa membawanya.
Sakit sekali.
Kumohon.
Kumohon.
Beranikan dirimu, Raja.
Ini masa-masa kelam, tapi...
Hari-hari yang lebih cerah menanti.
Tidak.
Aku bukan raja apa pun.
Dengan takhta kotoran gagak
dan orang lumpuh sebagai pelindung.
Aku sangat menyedihkan.
Sial.
Pakai tudungmu.
Tiarap!
Tetap di tempatmu!
Tunggu.
Siapa kau?
Orang-orang sederhana yang melayani Kota Tua.
Kami akan membawa gagak-gagak ini ke White Harbor.
Kalian berada di tanah Ratu.
Jika ingin lewat, pertama kalian harus mencela perebut takhta
berlutut, dan bersumpah setia kepada Yang Mulia
satu-satunya ratu sejati, Rhaenyra Targaryen.
Kami mencela perebut takhta
dan bersumpah setia pada Yang Mulia, Rhaenyra Targaryen.
Ayo, Kawan. Tegaskan kesetiaanmu agar kita bisa pergi.
Kapten menyuruhmu berlutut.
Persetan kau.
Maafkan temanku. Dia bisa sangat keras kepala.
Mereka bawahan Aegon.
Bunuh mereka.
Ini hari yang sangat beruntung bagimu, Tuan.
Alasan pria ini tak mau bersumpah setia kepada Rhaenyra
adalah karena dia Aegon Targaryen.
Apa?
Tidak. Itu...
Apa maksudmu, Kawan? Selalu bercanda.
- Benarkah itu? - Tidak.
Tidak. Tentu saja tidak. Itu bohong.
Dia terbakar api naga oleh Rhaenys Targaryen
dan naganya di Pertempuran Rook's Rest.
- Temanku selalu pintar membuat... - Aku penasihat setia Yang Mulia
- penguasa Harrenhal, Larys Strong. - kebohongan yang keterlaluan!
Ada yang berbohong.
- Mahkotanya. - Tidak.
Rambut yang indah.
Penggal kepala mereka.
Mereka akan jadi hadiah besar untuk Ratu.
Maafkan aku, Tuan, tapi kau akan kehilangan kepalamu sendiri
karena kesalahan seperti itu.
Ini sang penantang itu sendiri.
Kau bisa sebutkan hargamu untuk mengantarkannya
dan orang kepercayaannya, kepada Ratu.
Sebagai sandera hidup.
Lalu, siapa mereka?
Bukan siapa-siapa.
- Di mana pelabuhan terdekat? - Duskendale.
Kurung mereka di dalam. Kita bawa mereka ke sana.
Sewa kapal ke Dragonstone.
Aku harus percaya
bahwa tawaran Alicent tulus.
Itu tipuan, terselubung dalam persahabatan kosong.
Risiko yang dia ambil untuk datang ke sini tidak diragukan lagi.
Lalu, risiko yang kini dia minta kau ambil?
Terbang ke benteng Hijau hanya berdasarkan ucapannya?
Ini jebakan, Ibu.
Untuk memancingmu dan Daemon ke dalam rahang Vhagar.
Tidak. Vhagar dan Aemond sudah pergi. Mereka terbang ke Harrenhal.
Lalu, Aegon terbaring sakit.
Aku bisa merebut Aegon dan takhta dalam satu serangan.
Tidak.
Kau tak bisa memercayainya.
Ibu.
- Alicent datang ke Dragonstone. - Alicent?
- Di bawah panji perdamaian. - Tentu ini mustahil.
Kelompok Hijau sudah tahu kekalahan mereka sudah dituliskan.
Aemond terbang dengan Vhagar
untuk bergabung dengan Cole di Riverlands.
Dengan kepergiannya.
Alicent akan membuka gerbang Benteng Merah
dan menyerahkan Aegon kepadaku.
Lalu, aku akan mengambil kepala dan takhtanya.
Apa syaratnya, Yang Mulia?
Bahwa dia, Helaena, dan Jaehaera diampuni
dan perang ini berakhir tanpa pertumpahan darah lagi.
Itu harga yang rendah.
- Kau yakin dia bisa dipercaya? - Kabari Lord Corlys di Gullet.
Aku butuh kapal
untuk mengirim pasukan yang cukup guna mengamankan kota.
Yang Mulia, aku memprotes tindakan ini dengan...
Lalu, Daemon harus segera kembali.
Aku akan menyuratinya.
Kita akan terbang ke Landasan Raja dalam dua hari
dan merebut kota.
Selamat pagi, Tuan. Ratu. Raja ingin bertemu.
Ke ruang takhta, Yang Mulia.
Aemond.
Kenapa kau di sini?
Aegon telah turun takhta.
Turun takhta? Apa maksudmu?
Kabur dari Landasan Raja dengan si jelek itu, Larys.
Tidak, Aegon terbaring sakit. Itu...
Ke mana dia pergi? Kenapa?
Karena kebodohannya lebih besar daripada rasa takutnya.
Kita harus mengirim tim pencari. Dia harus segera ditemukan.
Dari mana saja kau, Ibu?
Sudah berhari-hari kau tak terlihat di Benteng.
Aku dari Kingswood, Aemond.
Belakangan ini aku merasa tak berguna di sini.
Bagaimana dengan Harrenhal?
Kau dan Vhagar seharusnya terbang menemui Ser Criston
dan menantang Daemon bersama.
Aegon tak memberiku pilihan
selain tetap di sini dan mempertahankan kota.
Namun, bantuan akan datang.
Lord Ormund dan 15.000 prajurit Hightower
sedang menuju Mander
bersama Daeron dan naganya.
Lalu, tak lama lagi armada Triarki akan menyergap blokade
dengan kekuatan tiga kali lipat Ular Laut.
Kita hanya perlu mengulur waktu.
Klan Lannister sudah tersebar, Pangeran.
Barisan depan terpukul, barisan belakang hancur dan kabur.
Bagaimana dengan Lord Lannister yang gemilang?
Kabur saat kavaleri keluar barisan.
Pengintai kita yakin mereka mungkin berkumpul kembali di dekat Gods Eye.
Kita lanjutkan pertempuran di sana. Kita harus kejar mereka sampai akhir.
- Gali kuburan untuk yang tewas. - Baik, Tuan.
Caraxes akan membereskan mayat-mayat ini dengan cepat.
Daging yang terbakar tidak membawa wabah.
Itu bukan cara kita.
Kaum Riverlands harus kembali ke lumpur.
Tuan.
Ambil senjata! Bentuk barisan!
Kami datang untuk mati demi Ratu Naga.
Bagus sekali.
Ada lebih banyak singa untuk diburu.
Selamat pagi, Tuan Tangan Kanan.
Ada kabar dari Pangeran Aemond?
Belum ada.
Dia dan Vhagar seharusnya bergabung dengan kita di Antlers.
Kita maju, jika terekspos.
- Jika dia tak datang... - Dia harus datang.
Ada masalah lain.
Salah satu orang kita telah melecehkan seorang gadis desa.
Aku menyaksikannya sendiri.
Sesuatu harus dilakukan.
Gantung dia jika mau.
Aku bukan komandannya.
Hukuman harus diberikan, ya.
Namun, pernyataan juga kepada pasukan
bahwa kita bukan binatang buas, tapi kesatria dan tentara kehormatan.
Lihat sekelilingmu, Ser Gwayne.
Lihat ke langit.
Ke cakrawala.
Malapetaka dan kehancuran mengelilingi kita.
Kita semua akan menjadi binatang buas sebelum tewas.
Hanya jika kita mengabaikan prinsip kita.
Aku tak pernah mengenal ibuku.
Sama seperti kebanyakan tikus got.
Ditendang lebih dari anjing kampung.
Aku lebih sering berharap mati daripada hidup.
Namun, ada pendeta dari Essos.
Dia menyukaiku.
Membayarku
untuk melakukan banyak hal.
Dia bilang aku punya darah raja.
Bahwa aku lahir untuk suatu tujuan.
Aku suka cerita itu.
Jadi, aku percaya.
Ulf si Benih Naga.
Si jalang merah itu benar.
Bagaimana denganmu?
Dari mana kau dapat darah nagamu?
Kau dengar sesuatu?
Aku tak suka tempat ini.
Hanya menunggu.
Vhagar seharusnya sudah tiba.
Kita harus menunggu sampai dia datang.
Ratu tak bilang apa pun soal menunggu.
Dia bilang, "Kemarilah, bunuh Aemond."
Aku tak akan terlalu ingin bertemu Vhagar.
Dia dan si Mata Satu sudah membunuh setidaknya dua naga.
Namun, pertarungan akan sepadan.
No comments yet. Be the first to leave one.