ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
" Cherry " Alih bahasa : Nerd ian
Amma!
Terima kasih.
Sudah menemukannya.
Ibu tak pernah menyayangimu.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Mau kopi?
Ada vanili Prancis di kantong hampa udara.
Tidak, terima kasih.
Aku mungkin harus pergi. Hari ini sibuk.
Bagaimana nanti malam?
Aku punya rencana.
Kecuali kau mau kumpul dengan mantan pemandu sorak SMU.
Kau bisa lihat siapa diriku jika aku tinggal di Wind Gap.
Kau tidur memakai baju?
Jika mau, aku punya flanel berusia 14 tahun.
Sepertinya kau ingin bertanya sesuatu.
Tidak. Itu hanya tawaran biasa.
Tawarkan yang lebih baik lagi...
...selain secangkir kopi dan kemeja flanel tua.
Hati-hati di luar sana. / Kapol.
Ada apa?
Jangan lakukan apapun sampai aku tiba di sana.
Kau lihat Alan?
Tidak, kenapa? Ibu butuh tumpangan?
Tidak, terima kasih. Ibu hanya mau ke apotek.
Biar kuantar. Aku juga mau beli krim.
Untuk bekas sayatanmu? / Untuk tanganku.
Ibu bisa belikan untukmu. Habiskan saja sarapanmu.
Ini pertama kalinya kau makan sejak tiba di sini.
Kenapa?
Kau beritahu Ibu.
Alan?
Bagaimana? / Millie, kau cantik.
Bu, boleh kugigit dia?
Seperti Ceri berisi dan berair.
Terima kasih.
Mau kemana? / Hanya jalan-jalan.
Bukannya aku mau sok menasehatimu.
Tapi setelah kemarin, kau harus pelan-pelan.
Aku akan baik-baik saja.
Hanya lecet biasa.
Tutupi lukamu itu.
Lihat.
Lihat ini. Jika keduanya kusambung, aku bisa buat "C" untuk "Camille."
Tidak lucu.
Aku tidak serius.
Jangan ulangi lagi, paham? / Tidak akan.
Baik.
Terima kasih sudah mencariku semalam.
Kadang aku suka bercanda.
Sedang mendoakan?
Kau baik sekali.
Lumayan mengurangi dosaku.
Mungkin tak ada gunanya. Tapi ini menyenyakkan tidurku.
Kurasa gadis muda lebih suka bunga aster.
Adora selalu suka mawar.
Tapi ini seperti gambaran anak-anak.
Menggemaskan.
Ya.
Boleh bertanya sesuatu?
Adora bilang Camille baru-baru ini kambuh.
Itu menarik.
Aku tak suka bicarakan hal pribadi seseorang.
Tidak saat aku sadar.
Sikapmu semakin hangat, Detektif.
Bukan hanya karena ada pelacur di gereja hari ini.
K.C.P.D. / Hei, itu Willis.
Tolong periksa 522. Catatan masuk, RSUD.
Baik, siapa namanya?
Camille Preaker.
Nanti kutelpon kembali
Kapol.
Aku menuju kesana.
Terima kasih.
Siapa yang menemukannya?
Pekerjaku.
Bob, maaf kau terpaksa kemari.
Maaf. / Apa ini milik Ann?
Mungkin. Entahlah.
Kita bersihkan.
Jangan. Mungkin masih ada bekas sidik jarinya.
Bob, apa kau bisa mengenali kursinya?
Warnanya putih. Motif bunga di atasnya.
Ini.
Maaf, Bob.
Aku turut berduka.
Aku turut berduka.
Kami butuh catatan kerja semua pekerja di sini...
...selama lima tahun terakhir.
Ayo gosok aku.
Di mana Ashley?
Latihan Pemandu sorak.
Jam berapa dia pulang?
Kenapa?
Karena hanya ada kau, aku, dan rumah kosong.
Aku mengingatkanmu pada siapa?
Gadis kecil jelek yang mengira dirinya manis.
Berhentilah memperhatikanku.
Kau tahu bagaimana Ashley saat cemburu.
Aku suka memperhatikanmu, Amma.
Ketahuilah aku selalu mengawasimu.
Tentu saja.
Harimu akan tiba.
Segera.
Hai.
Semua baik-baik saja? / Tidak juga.
Kata Ibuku kau bawa masalah kemanapun kau pergi.
Kedengarannya benar.
Ada tempat terapi.
Kau tahu itu, 'kan?
Mungkin suara di kepalamu bisa bicara dengan seseorang.
Kami tak ingin gadis kecil tak bergigi bertambah.
Amma.
Aku sangat kasar.
Kau sudah menunggu lama? / Tidak.
Bagus.
Hai, semua!
Jodes, Ibu memintamu menelponnya.
Bisa ambilkan kami limun?
John.
Silahkan masuk.
Maaf berantakan.
Kau cocok jadi model.
Aku sangat meragukan itu. / Tidak, kau bisa.
Aku selalu ingin menjadi sepertimu saat aku dewasa.
Kau legenda di sini.
Ada wanita yang jauh lebih baik jadi contoh.
Tidak di Wind Gap.
Aku sering memikirkanmu.
Aku membayangkanmu di puri beratap coklat.
Dan suami bankir investor.
Kedengarannya bagus.
Apa yang bisa kau ceritakan tentang gadis-gadis itu?
Tak suka basa-basi, ya?
Ya.
Baik.
Mereka di sukai.
Perilaku sangat baik. Mereka manis.
Seakan Tuhan memetik semua gadis terbaik dari Wind Gap...
...untuk dibawa ke surga.
Kenapa kau matikan?
Karena kau hanya menyita waktuku.
Tidak. Baiklah.
Aku hanya mencoba melindungi John.
Dia sudah cukup terluka.
Kenapa dia butuh perlindunganmu?
Kau pikir dia melakukannya?
Tentu saja tidak.
Dia tidak akan pernah melakukan hal seperti itu.
Kenapa kau berkata begitu?
Karena itu akan membuatnya terkenal.
Terima kasih, John.
Kau rindu jadi pemandu sorak?
Sial.
Kram. / Kau datang bulan?
Betisku.
Terima kasih.
Setelah kau selesai mengurutnya, aku lagi.
Diam, Katie.
Sudah, Becca. Terima kasih.
Yakin itu bukan kram?
Hai.
Mau saus buatanku dengan pasta dan anggur merah?
Ada kemajuan.
Katakan saja kapan.
Buatan sendiri. Artinya kau akan memasak?
Tentu saja. Di dapur mewahku.
Jika kau tidak keberatan makan malam di ranjang.
Meyakinkan sekali.
Coba tebak apa yang kami temukan hari ini?
Bekat ibumu.
Bahkan rumput pun tidak aman darinya.
Apa perlu kuminta dia memindahkannya?
Untuk apa cari ribut?
Krim tanganmu di kamar mandi.
Ibu membelinya. / Tentu saja.
Sebelum atau sesudah sepeda Ann Nash ditemukan di pabrik?
Itu masalah bisnis.
Bukan urusanmu.
Bukti materi pertama...
...dalam pembunuhan ganda tentu saja mengkhawatirkanku.
Kini kau sudah tahu. Tak usah marah pada Ibu.
Camille, Ibumu ingin kau memindahkan mobilmu.
Panggilan pertama pekerja ke polisi atau ke Ibu?
Katanya Bob Nash ada di sana.
Apa reaksinya saat dia melihat sepedanya?
Kau mewawancarai Ibu?
Ya, kurasa begitu.
Aku Ibumu.
Ibu bukan narasumber. Pasti ada cara lain...
...untuk mendapatkan informasimu.
Terima kasih krim tangannya.
Sama-sama.
Dia sudah lama tinggal di sini.
Kau sudah sangat toleran.
Terima kasih.
Tolong beritahu dia perasaanmu tentang itu.
Hai, aku ada janji dengan Dr. Hafia.
No comments yet. Be the first to leave one.