ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Bernapas dengan berat
Aku berlari ke arahmu
Dahulu kau menatapku penuh cinta
Jangan pergi terlalu jauh
Kutelusuri kembali dalam kenanganku
Kembali ke tempat aku dulu berjalan denganmu
Aku mendoakanmu
Aku takkan kehilanganmu sekejap pun
Aku ingin kau
Ya?
Semua orang di sana?
Aku hampir sampai.
Baik.
Sampai bertemu.
"GOOD MORNING, PARIS"
Kerja bagus, semua.
Kau juga.
Sampai jumpa.
- Dah, Sang-i. - Dah.
- Dah. - Sampai jumpa.
ANDA MENERIMA 1.353.800 WON
Busnya tiba.
Kenapa mengantarku hari ini?
Kau akan memaksaku bekerja lagi?
Sampai jumpa. Terima kasih untuk hari ini.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Permisi.
Hei, Kang In-su.
Jangan lupa cek videonya.
Jangan terlalu kaget.
Baik.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Terima kasih.
KOTAK MUSIK IN-SU
"WISH YOU: VERSI ORISINAL"
Terima kasih atas kerja keras kalian hari ini.
Mari bekerja keras untuk proyek yang sedang berjalan juga.
- Baik. - Setuju?
Mari lakukan!
Mari bersulang.
- Kerja bagus! - Kerja bagus!
Ayo minum.
- Habiskan! - Kasihani aku.
Aku bisa pingsan.
Ayo datang kerja tepat waktu besok!
Astaga.
- Apa maksudmu? - Kau sangat kejam.
Aku akan mengawasi kalian semua.
Kasihanilah kami.
Kau tahu itu sulit.
Benar. Gyeong-sik.
- Sudah kubilang. - Aku…
Aku keluar terlalu lama?
Siapa pria di video itu?
Dia tampan.
Namanya Kang In-su. Aku suka lagu-lagunya belakangan ini.
- Mau dengar? - Tentu.
- Lumayan. - Benar, 'kan?
Bisa kirimkan video ini untukku?
Tentu, akan kukirim.
Kau tahu tidak, Sang-i?
Kau sangat manis.
Menyenangkan menggodamu.
Aku akan kembali ke dalam.
Mari minum lagi!
Kami boleh terlambat bekerja besok, Bu?
Tentu saja tidak!
Bu!
Tunggu aku.
Ayolah.
Sang-i. Mau ke tempat lain?
- Sungguh? - Ya.
Aku mengejutkanmu lagi? Tentu saja aku hanya bercanda.
Maafkan aku.
Kau bekerja sangat keras.
Saat aku bekerja paruh waktu, aku hanya mengisi waktu.
Aku suka pekerjaanku.
Itu sebabnya aku bekerja keras.
Perlu kuminta bosku agar mempekerjakanmu purnawaktu?
Aku akan setia.
Oh.
Sang-i.
- Sang-i? - Ya?
Kau tidak pergi?
Maaf.
Di mana Gyeong-sik?
Ayo makan ini!
Lagi? Astaga, aku sudah muak.
Maaf, Bu.
Maaf…
Tapi bolehkah aku…
Kau boleh pergi.
Akan kukarang alasan untukmu.
Dapatkan tanda tangannya atau berfotolah dengan dia.
Dapatkan nomornya juga jika bisa.
Terima kasih.
Ini yang terbaik saat sedang frustrasi, 'kan?
Kau frustrasi tentang apa?
Hei. Saat melihat jumlah tontonannya,
kau tak kasihan padaku?
Aku bekerja keras demi kau.
Hei. Itu salahku?
Itu karena kau payah dengan videonya.
Bisanya berkata begitu pada kawanmu? Astaga.
Terserah. Minum saja.
- Permisi. - Kami pesan sebentar lagi.
Maaf. Bukan begitu.
Aku…
Sepertinya barangku tertinggal di sini.
Permisi.
Kau sedang apa?
Tidak ada di sini.
Maaf.
Ada apa dengan dia?
Sang-i! Di sini.
Ya.
Semua orang sudah pulang?
Ya, mereka sudah selesai.
Bagaimana tadi?
Kau berfoto dengannya?
Kau memang pemalu, ya?
Bukan begitu.
Aku kembali ke sana.
Tapi dia sudah pergi.
Aku kecewa.
Tentu saja.
Aku juga kecewa.
Semoga kau bisa berpapasan dengannya lagi.
Bibi, tolong bawakan segelas bir!
Minumlah.
Baik.
Hei. Kau sedang bekerja?
Akan kukirimkan sebuah video.
Tonton sekarang dan mari bicara.
Ya. Aku ingin tahu pendapatmu tentang itu.
Sampai jumpa.
In-su.
Mari bekerja sama?
Aku suka lagumu.
Atau mari berteman.
Bagaimana?
Bernapas dengan berat
A minor dan G.
Kurasa itu.
Baik.
Jangan pergi terlalu jauh
Bagus.
Kutelusuri kembali dalam kenanganku
Kembali ke tempat aku dulu berjalan denganmu
Aku mendoakanmu
Aku takkan kehilanganmu sekejap pun
Aku ingin kau
Nama kita yang indah memukau
Kita saling tertarik bagai takdir
Kita langsung saling mengenali
Aku merasakan
Namamu dan namaku
Menjadi satu
Halo?
Hei!
Permisi!
Maafkan aku.
Hei, jangan bernyanyi keras selarut ini.
Jangan membuatku mengulangi ini.
Tolong jangan berisik, ya?
Baik. Aku minta maaf.
Tolong jangan berisik. Ya ampun!
Bagaimana kabarmu? Sudah lama tak jumpa
Senang melihatmu tersenyum Setelah sekian lama
Semoga kau baik saja Sebab kau dalam mimpiku
Kurasa aku takkan pernah
Cukup.
Bagaimana menurutmu?
Terdengar familier. Lagu seperti ini pasaran.
Tidak akan cocok dengan selera siapa pun. Benar, bukan?
Katakan sesuatu. Hanya aku yang beranggapan begitu?
Baik. Selanjutnya.
Akan kuputar yang selanjutnya.
Aku tak apa-apa
Inilah surgaku
Jangan melanggar batas
Tetaplah awasi aku
Hentikan!
Aku tak apa-apa
Bu.
Tolong dengarkan…
Hei. Kau pikir aku amatir?
Intronya sama dengan refrain. Aku harus berharap apa lagi?
Kalian tak muak selalu mendengarkan hal yang sama?
Cobalah ambil risiko. Mengerti?
- Bu. - Silakan.
- Sang-i. - Ya?
Bisa putar video Kang In-su?
Ya.
Bernapas dengan berat
Aku berlari ke arahmu
Dia berpotensi, tapi masih perlu diasah,
tapi aku suka dia.
Dia punya pesona yang khas.
Kurasa kita harus mencoba bekerja sama dengan dia.
No comments yet. Be the first to leave one.