Vinyl

Vinyl

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Vinyl S01E01 all hdtv bluray
കമന്ററി എഴുതിയത് mbendholz
IDFL™ SubsCrew

ടാഗുകൾ

HDTV
hdtv
BluRay
HD
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2017-04-26
ഡൗൺലോഡുകൾ: 63
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Coba periksa dia.

Kau tersesat?

Mencari kokain.

Satu hal soal mata²....

Selalu mencari model terbaru.

Aku bukanlah intel. Aku hanya ingin seperdelapan ons.

Baiklah.

Tidak, buat jadi seperempat ons.

280 dolar.

Segitulah harganya.

Tidak apa?

Tentu saja.

Ambil saja kembaliannya.

Kerja di Wall Street ?

Memangnya aku seperti pegawai Wall Street ?

Produser rekaman.

Produser rekaman.

Setidaknya sampai sekarang.

Apa yg terjadi?

Apa kau menulis buku?

Pergilah dari sini.

Sialan!

Bagian Pembunuhan. Detektif Voehel.

Detektif Voehel.

Detektif Voehel.

Halo?

Halo?

IDFL™ SubsCrew

mbendholz

Ada yg bawa tiket?

Bawa tiket? Masuklah.

- Masuk, masuk. - Siapa yg bawa tiketku?

Terimakasih.

Tiketnya dulu. Tn. Finestra, bersihkan hidungmu.

Tidak apa. Biarkan dia masuk. Masuklah.

Tiketnya dulu. Siapa yg bawa tiket?

Ketika aku mulai berbisnis macam begini,

rock and roll menjelaskannya seperti ini...

Dua orang Yahudi dan satu orang Ghana merekam empat kulit hitam satu lagu.

Sekarang sudah banyak berubah, bahkan tak bisa dikenali

sebagai salah satu hal yg dulunya ditakuti orang-orang.

Itu bukanlah anggapan.

Aku selalu berusaha memberikan yg diinginkan para pendengar

dan balasannya mereka membuatku menjadi kaya.

Kau mungkin begitu membenciku karena itu, tapi sebelum kau benci,

ingatlah ini, dasar sirik.

Aku mendapatkan hak ku untuk dibenci.

Aku memulainya dari bawah saat bekerja di setiap klab di New York.

Mengepel lantai, mengelap asbak, mengangkut tong.

Kau pikir kau bekerja keras?

Mencoba membersihkan muntahan Chubby Checker

dari dalam toilet.

Di awal tahun 60-an,

aku memulai perusahaan rekaman sendiri.

Lalu kubangun perusahaan itu menjadi label rekaman.

Kemudian label itu menghabisi label milik orang lain.

Melahap mereka.

Aku punya telinga emas, berlidah perak,

dan sepasang "bola" kuningan.

Tapi masalahnya datang dari hidungku

dan apapun yg kumasukkan kesitu.

Tambahkan saja sebagai bencana para seniman

dan di tahun 1972 label mengalami pendarahan.

Benar² krisis uang.

Persetan, itulah gunanya punya rekan.

Zak Yankovich, tangan kanan dan tukang suapku.

Maksudku, promotor.

Mitch, kawanku

- Zakovich. - Apa kabarmu, kawan?

Senang jumpa denganmu.

- Sama². - Kubawakan sesuatu untukmu.

Bukankah kau selalu begitu?

Hyman Weiss menyepakati 100 dolar di tahun 50-an

Tapi di tahun 1971...

Entah kenapa ini ada disini. Maaf.

...Zak bisa menaikannya hingga 5,000 dolar

dan satu gram kokain asal Bolivia.

- Dapat salam dari Richie. - Sampai segitunya.

Kenapa dengan gadis di depan?

Gadis yg punya bibir seksi itu.

Baiklah. Tahu tidak? Terserah

Masa bodoh.

- Jagalah kami sekarang. - Sebuah kehormatan.

Kau kira lagu² hanya bisa dimainkan karena mereka bagus?

Zak.

Pernah dengar serigala berbulu domba?

Zak pergi ke penjahit yg sama.

Skip Fontaine, ketua penjualan dengan kumis ajaibnya.

Aku benci pekerjaan itu.

Semua rekaman yg tidak terjual di toko dikembalikan lagi ke kami

dengan uang penuh, Skip membuatnya menghilang.

Hal² hutang piutang yg jatuh tempo 90 hari, langsung dihilangkan dalam perjalanan.

Pekerjaan seperti itulah.

Intinya adalah, bencana yg mendadak menjadi keuntungan.

Tetap saja, menjual semua buku-memasak di dunia

di dunia tidak akan menyelamatkan perusahaan.

Sudah waktunya membuang dan kabur.

Begitulah kisahku yg ditutupi dengan hilangnya sel² otak,

membesarkan diri, dan mungkin sedikit membual,

tapi bagaimana bisa hal itu bukan bagian dalam hidup ini?

Kau tahu tidak?

Biar aku tutup mulut saja, merekammu,

memutar piringan, dan mengeraskan volumenya.

Tn. Finestra.

Semuanya sudah dibaca?

Tn. Finestra?

Apa ada masalah dalam berkasnya?

American.

Maaf?

Perusahaanku namanya American Century .

Kau lupa mencantumkan American .

PolyGram adalah sebuah perusahaan besar internasional.

Bagi kami, menghilangkan tulisan American secara logika masuk akal.

Uang yg mereka bayarkan, sebutannya dunia Nazi.

Siapa yg peduli?

Kau pembelinya, bukan?

Richie hanya sedikit terharu, itu saja.

- Tadi itu nama band ayahku - American Century ?

Band Jazz. Memainkan terompet.

American band.

Apa ayahmu masih memainkannya?

Mungkin kita harus mengontraknya untuk rekaman, bukan begitu?

Dia meninggal dalam perang.

Okinawa.

Pearl Harbor ...

sangat kejam.

Memang mengerikan.

Bagaimanapun juga,

kelihatannya kau orangnya begitu cepat kaya.

Dan bagaimana dengan kesepakatan dengan Led Zeppelin ?

Lebih baik dibanding Hindenburg .

Anak buah kami di Amerika, dia yg mengurus Zeppelin sekarang.

Tepat saat kita bicara sekarang. Kesepakatan itu sudah selesai.

Baguslah. Sementara itu, Tn. Finestra,

kami dan rekan asal Belanda kami berharap kau serius mempertimbangkan

penawaran untuk menggabungkan divisi strategi kami di New York.

Akan kupikirkan lagi soal itu.

Sebagai formalitas akhir, bila tidak keberatan,

pengacara kami ingin meninjau neraca terakhir kalinya.

Mungkin minggu depan saja di New York lebih nyaman.

Tentu. Kami bisa. Tidak masalah.

- Tentu saja. - Tuan².

Kita punya cara agar kau mau menandatangani berkas²nya!

Kita sangat dekat, aku bisa menciumnya.

Menciumnya? Itu gadis Jerman yg kau bawa tadi malam.

Aku benci kumis itu.

Biar kucukur dan ku ubah menjadi kumis Hitler.

Ayo, hanya bila Krauts sudah datang.

Minggirlah.

Mereka akan memilihku jadi pemimpin , bukan kau.

Aku akan menjadi pemimpin , bukan?

Aku tidak sabar.

Terus saja menempel di pantat para Nazi itu.

Tapi banyak pengacara.

Sudah berapa kali pengacara mereka harus melihat ini?

Aku tidak suka itu, Rich.

Tepatnya sok teliti. Itu saja.

Orang Jerman yg teliti. Harusnya aku bisa tidur nyenyak sekarang?

Aku orang Yahudi. Kau bilang orang Jerman begitu teliti,

kami pergi ke loteng dan mulai menulis buku harian.

- Lelucon macam apa itu? - Hanya basa-basi.

Terlalu cepat.

Tidak juga. Apa maksudmu?

Kita sudah di angkasa selama satu setengah jam.

Dengar, dibuat tenang saja. Santai.

- Bagaimana? Semuanya akan baik² saja. - Semoga saja.

Sebelum kita memotong cek ke Zeppelin .

Tidak bakalan ku kubur cek sebesar itu.

Orang² ini bermain musik klasik,

mereka tidak memahami bisnis rock.

Kontrak ditandatangani oleh Zeppelin.

Tidak sabar.

Aku akan sangat merindukan pesawat ini.

Itulah salah satu alasan kita telibat dalam kekacauan ini.

Kita nikmati saja kokainnya.

Keluarkan.

Kita mulai.

Malam ini kita gabung Klab Mile High . Tadi malam di pesawat.

Aku anggota tetapnya. Kau sendiri?

Aku tidak. Kau sendiri.

Tampaknya tidak tepat bagiku.

Kejutannya, sebenarnya, dia mendahuluimu.

Tidak, tidak tepat saja bagiku. Aku pernah sekali blowjob di bis.

Aku di klab Four Foot High .

Anton Chekhov.

"Uncle Vanya."

- Aku tidak tahu... - "Cherry Orchard."

Kalian ini bicara apa?

- Kedengarannya soal paman-nya. - Nona², sini.

Kemari, kemari. Duduklah sini.

- Kami membicarakan Chekhov. - Siapa itu?

Bersenang-senang dulu, Chekhov kemudian. Duduklah.

Bukan, Chekhov. Tahu, "The Seagull."

Kau harus mengetahui sesuatu. Akulah camarnya.

Di dalam diriku ada semangat Alexander yg perkasa,

ada Napoleon,

ada Caesar,

ada semua orang² hebat ini yg hidup dalam diriku.

Aku makhluk universal.

Punyaku sudah tegak.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left