House of David

House of David

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

House Of David S01E07 David and Goliath Part 1 AMZN WEB H264-SuccessfulCrab
കമന്ററി എഴുതിയത് tedi
Retail AMZN | 57:14

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2025-03-27
ഡൗൺലോഡുകൾ: 189
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

SEBELUMNYA DALAM HOUSE OF DAVID...

Sudah berminggu-minggu. Kukira kau tak akan datang.

Bersama, kita bisa balas dendam.

Satu syarat. Takhtamu.

Biar kuperlihatkan kebebasan.

Masa depanku tak berada di tanganku.

- Kau mau pergi? - Aku tak berguna di sini.

Salam dari Dinasti Saul.

Goliat!

Biar kulawan Raja itu.

Bangsa Filistin telah bersatu.

Kita lakukan seperti biasa.

Kita lawan!

Wahai Israel

Allah Tuhan kita

Tuhan

Maha Esa

- Kumohon, Ayah. - Netaneel.

Kau tahu Raja memanggil semua yang mampu.

Aku tak mampu.

Bukan pejuang.

Ayah, aku akan mati pertama.

Kau punya saudara-saudaramu.

Ada apa?

Ayah mengirim kami berperang.

Perang? Perang apa?

Bangsa Filistin.

Mereka menyerang kita.

Ayah, ini gila. Aku tak akan pergi.

- Kugantikan dia. Kirim aku. - Dia gantikan aku.

- Kirim dia. - Tak boleh.

Kenapa? Kata Ayah semua orang.

- Dia belum dewasa. - Aku juga.

Jika ada perang, aku ikut.

Dengarkan Ayah, pergi kepada Raja. Daud tetap dengan Ayah.

- Netaneel. - Tidak.

Lepaskan aku.

Ayah.

Ayah kirim aku ke liang kubur demi raja yang Ayah benci.

Netaneel, kemarilah.

Kau akan berjuang bersama saudaramu.

Demi Tuhan dan Israel.

- Mengerti? - Ya.

Pergilah.

Sudahlah. Jangan mempermalukan diri.

Kenapa?

Jangan.

- Jawab aku. - Jangan sekarang, Daud.

- Semua putraku baru pergi berperang. - Aku juga putra Ayah.

Bukan itu maksudku.

Aku pantas...

Apa yang menurutmu pantas kau dapatkan, Daud?

Kau pantas dapat apa?

Kejujuran.

Sekali ini saja.

Aku berhak tahu alasan Ayah menahanku di sini.

Sudah Ayah katakan berkali-kali.

Samudra memanggil samudra.

Bukankah begitu?

Samudra memanggil samudra.

Aku tahu dalam hatiku bahwa Ayah tak pernah jujur kepadaku.

Tidak.

Kumohon.

Kumohon.

- Uruslah domba, Daud. - Tidak.

Biarkan aku pergi!

LEMBAH ELAH PERTEMPURAN MELAWAN FILISTIN

Hari yang telah lama kuimpikan.

Mimpi macam apa itu?

Pasukan kita bersatu.

Kita lihat saja nanti.

LEMBAH ELAH PERKEMAHAN ISRAEL

30 tahun.

30 tahun orang-orang ini kulayani dan kupimpin, juga berperang untuk mereka.

Aku sudah lelah.

Apa yang Anda pikirkan, Saul?

Aku sedang berpikir.

Anda mengeluh.

Apa tak boleh?

Tidak, tentu boleh.

Tentu boleh.

Namun, kuharap Anda selesai sebelum musuh kita tiba.

Kali ini jumlah mereka banyak.

Kau tak akan menyemangatiku seperti sebelumnya?

Kurasa aku juga bisa lelah.

Katakan, Abner.

Katakan siapa aku.

Anda Saul Sang Penakluk.

Raja pertama yang memerintah Israel, pemersatu suku-suku.

Bukan.

Katakan siapa aku...

Bagimu.

Rajaku, Anda ubah ketakutan bangsa kita menjadi suatu kepastian.

Apa pun yang terjadi, Anda tak goyah.

Anda selamatkan aku dari hidup yang mencengkeramku.

Memberiku tujuan.

Aku akan mati dengan sukarela jika Anda berkehendak.

Itulah Anda bagiku, Rajaku.

Kenapa aku dinobatkan sebagai raja?

Demi hari ini.

Apa itu cukup?

Lumayan.

Aku senang kau bersamaku, Kawan Lama.

Selalu, Rajaku.

Ada lebih dari 150.000 bangsa Filistin sejauh ini.

Terus bertambah.

Jumlah mereka tiga kali lipat kita.

Tampak tak adil, bukan?

Kita tak perlu keadilan.

Kita bunuh sepuluh untuk setiap satu dari kita.

Dan aku, secara pribadi, akan sangat menikmatinya.

Tidak.

Bangunlah.

Pedang yang bagus.

Apa boleh?

Ayahku merebutnya dari bangsa Filistin, 20 tahun lalu.

Pada kemenangan pertama ayahmu.

Ya, aku ingat.

Siapa namamu?

Eleazar, suku Asyer, anak...

Simeon.

Ya.

Lurus dan kokoh.

Suku Asyer telah lama melayani kami.

Aku bangga bertarung denganmu.

Eleazar?

Kau tak perlu takut.

Tuhan bersama kita.

Akankah Samuel datang?

Untuk memberkati perang seperti biasa?

Jika Tuhan izinkan.

Kenapa beri dia harapan palsu?

Lebih baik daripada tidak.

Keberanian, Saudara-Saudara.

Keberanian.

Siapa yang bisa melawan kita?

Siapa?

Rajaku, seperti biasa, kami datang untuk berperang.

Aku dan 25.000 orang dari suku Yehuda.

Kami belum lupa, Raja...

tetapi hari ini, kita berjuang bersama.

Kita berjuang bersama.

Bersama.

Saudara-Saudara, inilah Raja!

Terima kasih, Tuhan, atas banyaknya berkat kami.

Untuk rumah ini, untuk makanan kami, untuk keluarga ini.

Terima kasih atas semua pemberian-Mu.

Izinkan kami tetap rendah hati,

agar Kau berjaya dalam setiap perbuatan kami...

dan agar kami terus meyakini-Mu dalam hari-hari kehidupan kami.

Amin.

Tuhan, kami adalah anak-anak-Mu.

Kami mohon bimbingan-Mu, kekuatan-Mu,

dan kehadiran-Mu selalu menyertai kami.

Amin.

Samuel.

Halo, Daud.

Kukira kau di medan perang.

Kukira kau juga akan ke sana.

Namun, kita ada di sini.

Pada awal hari yang baru.

Bawa aku kepada ayahmu.

Baiklah. Ayah di dalam.

Senang melihatmu.

Senang melihatmu juga.

Aku akan lebih senang melihatmu sambil duduk.

Maafkan aku, Yang Mulia.

Aku tak bisa memberi banyak.

Kepunyaanku yang terbaik telah kukirim kepada pasukan Raja.

Benarkah?

Berkati buah pohon ini yang mengenyangkan kami

sembari kami kuduskan diri dengan buah ini demi tujuan-Mu.

Pohon zaitun itu.

Di musim dingin, dahannya memberi kehangatan,

di musim panas, naungan. Lalu minyak dari zaitun itu,

adalah penyambung kehidupan.

Selalu ada tujuan atas segalanya.

- Samuel... - Daud.

Aku mau berperang.

Ayahku...

Apa kau tahu bahwa ada pohon zaitun di puncak Nob di depan rumahku,

yang konon berusia 1.000 tahun?

Ya. Aku membayangkan Yosua beristirahat di bawahnya

saat memasuki Tanah Suci.

Apa kau tahu bahwa istriku, Hila,

memakai minyak dari zaitun itu untuk merapikan rambutnya?

Dia mengajari aku caranya.

Bagaimana menurutmu? Berhasil?

Penilik Suci, jika boleh bertanya, kenapa Anda kemari?

Aku senang kau bertanya, Putra Obed.

Aku datang untuk memenuhi janjiku terakhir kali kita bertemu.

Aku akan berkurban.

Untuk menebus dosa-dosa rumah ini.

Menghapusnya.

Akhis dari Gath memimpin.

Dia tampak marah.

Ingat perbuatan Ayah kepada ayahnya di medan perang?

Aku juga akan marah.

Kau akan memimpin dengan strategi, bukan emosi.

Ashkelon bersatu.

More Indonesian subtitles for House of David

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left