ആദ്യത്തെ 199 വരികൾ.
Jadi, aku bawa daftar tamu, amplop.
Aku engga tahu apa aku bawa pulpen yang bagus.
Apa kita akan minum anggur
dan anggur kelas 2 buat tamu kita?
Yah!
Ya?
Itu akan menghemat uang kita.
Benar sekali!
Lihat betapa indahnya.
Aku ada sedikit kejutan buatmu saat kita sampai di sana.
Apa yang akan kau lakukan?
Tidak, tidak, tidak. Hanya untukmu dan aku.
Astaga.
Itu sebabnya aku tak mau keluar kota.
Sungguh menarik!
Tentu saja, itu gay B&B.
Oke...
Saat pertama kali aku lihat foto penismu di Grindr,
Tak kusangka itu akan membawa kita kemari.
Aku tak pernah posting foto penisku secara online, terima kasih.
Malu-malu.
Apa itu?
Entahlah.
Oke, tak usah kau periksa.
Mungkin itu beruang.
Kau tahu, aturan nomor satu dalam pramuka
jangan ikuti suara kedalam hutan.
Aku dikeluarkan dari pramuka.
Jelaslah.
Scott?
Sial.
Scott?
Ahh!
Jangan, jangan!
Tidak, jangan...
Kau pasti bisa, Renee.
Kau wanita terampil, kuat, cerdas
yang bisa membuat secangkir kopi.
Yah...
Hei.
Selamat pagi.
Pagi.
Mm...
Terima kasih.
Mm-hm.
Maaf.
Aku tak tahu cara gunakan mesin kopimu,
semuanya.
Oh, jadi kau menyerah begitu saja?
Ada hal yang patut dicoba.
Mm...
Jadi, kurasa,
mungkin sebaiknya aku tinggal di kota akhir pekan ini.
Bekerja di bar.
Serius?
Seriuslah.
- Tidak. - Mm-hm.
Tidak, tidak adil. Tidak.
Oh, ayolah.
Tidak, aku sudah pergi ke acara itu akhir pekan lalu dengan teman-temanmu.
Ya, tapi itu festival musik
yang kita semua mau hadiri.
Kau mau pergi.
Ini rencana memundurkan pernikahannya.
Apa itu?
Sejujurnya, apa selanjutnya?
Uh, pelayaran pengungkapan jenis kelamin bayi?
Mereka begitu bersemangat.
Dan itu-itu romantis.
Lihat, ini bosku.
Dia baru saja kirim SMS.
Aku harus kerja atau aku akan dipecat, selamanya.
Um, sedikit lebih meyakinkan jika ini Hpmu.
Jangan khawatir. Mereka akan menyukaimu.
Bagaimana jika aku menyuapmu?
Mm-hm, mm-hm...
Ayo.
Lihat kau tepat waktu.
Ini untuk teman-teman
Wow. Mereka sesuatu yang lain.
Jangan menertawakan balonku.
Biar aku yang ambil ini.
Kau sedang apa? Bekerja atau belanja?
Apa? Aku senang.
Oh, Tuhan. Kau tinggal di mobilmu?
Lucu.
Setidaknya aku akhirnya melihat apartemenmu.
Yah.
Hei.
Oke...
Oh, lihat, makanan ringan.
- Mmm. - Lihat.
Kita harus dapatkan ini.
Kembalikan.
Baiklah, berikan padaku.
Hei, aku ambil ini,
dan 30 dolar untuk mobil merah di luar sana.
Aku mau ke kamar mandi.
Ini.
Terima kasih, sebentar.
Oke.
Akan kuisi bensin mobilnya.
Terima kasih.
Hei.
Hai.
Kita pernah bertemu sebelumnya.
Apa aku mengenalmu?
Belum.
Tapi tentu saja aku mau mengenalmu.
Oh, wow. Berani sekali.
- Tidak juga. - Kenapa?
Ketahuilah kita pernah bertemu, kita saling kenal.
Oke.
Pasti akhir pekan yang indah.
Kau, um, kau tinggal dekat sini?
Uh, yah. Kurasa tak jauh dari sini.
Temanku, kami sudah lebih dari 16 tahun.
Aku bisa mengajakmu jalan-jalan jika kau mau?
Uh, sebenarnya, aku di sini dengan...
- Teman. - ....pacarku
Sebenarnya bibi. Aku bibinya.
Aku bercanda.
Baiklah kalau begitu.
Eh, mau pergi?
Ya. Sampai jumpa.
Hei, semoga akhir pekan kalian menyenangkan, oke?
Ya, kau juga.
Sampai jumpa.
Bibi buyutmu?
Ya, terserah.
Apa?
Kenapa kau peduli apa yang dia pikirkan?
Aku tak peduli apa yang dia pikirkan.
Aku hanya tak mau dia tahu urusan kita.
Kenapa kau sangat aneh soal itu?
Aku tak aneh soal itu.
- Kau emang aneh. - Tidak, aku engga aneh.
Sudahlah.
- Aku engga aneh. - Kau aneh.
Oke, ceritakan sedikit soal tempat yang akan kita tuju.
Oke.
Oh, ini tuan rumah kita, Randy dan Steve.
Pemilik B&B gay yang luar biasa.
Pengen rasanya berkomentar soal kumisnya.
Menurut profil mereka,
Randy dan Steve membeli 20 hektar tanah di pedesaan
agar mereka punya tempat pelarian dari kepenatan kota.
Hmm, bagus.
Biar kutebak, mereka bersemangat untuk berbagi
bagian terkecil surga mereka.
"Kami begitu senang berbagi oasis kecil kami."
Astaga!
Apa itu?
Sial.
Tidak apa-apa.
Itu sebabnya aku tak mau keluar kota.
Oke, tahun berapa mobilmu?
Aku tak tahu. Apa kita harus telpon jasa tarik kendaraan?
Tidak, aku hanya meminta petunjuknya.
Untuk apa?
Emang kau bisa betulin ban kempes.
Frank17 bilang siapa pun bisa melakukannya.
Baiklah, jika Frank17 bilang aku harus ganti ban,
aku akan ganti bannya.
Kau harus ganti bannya!
Oh!
Tidak!
Tidak.
Oh!
Val, maafkan aku.
Lagipula, balon-balon itu ide bodoh.
Maafkan aku.
Kami sudah sampai!
Sini, biar kuambil.
Aku mengerti.
Sini.
Tidak apa-apa, oh.
Connor! Scotty?
Connor?
Mana mereka?
Uh, entahlah.
Jalan-jalan?
Ini hari yang indah.
Wow, tempat yang bagus.
Mm-hm.
Pasti ulah Scotty.
Connor selalu aneh saat kuliah.
Baiklah, baik, kenapa aku tak, uh...
ambil barang-barang kita dari mobil.
Kurasa kamar kita di lantai atas.
Oke.
"Rumah kami, rumahmu."
Ew!
Hei, ini Connor, tinggalkan pesan!
Dia tak angkat.
Itu karena dia sedang liburan.
Dan begitu juga kau.
Kau benar.
Ayo kita menjelajah?
No comments yet. Be the first to leave one.