Fifties Professionals

Fifties Professionals (오십프로)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 1

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝟱𝟬 𝗣𝗥𝗢 (𝗙𝗶𝗳𝘁𝗶𝗲𝘀 𝗣𝗿𝗼𝗳𝗲𝘀𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹𝘀) 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟬𝟲 𝗛𝗠𝗔𝗫-𝗧𝗩𝗜𝗡𝗚 𝗪𝗘𝗕
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟔:𝟏𝟐 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
official_release
hbo_max_synced
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-06-07
ഡൗൺലോഡുകൾ: 23
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No
FPS: 25

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

- Bos. Itu belum kedaluwarsa. - Begitu rupanya.

Kau biasanya tak membuat kesalahan.

Apa terjadi sesuatu kemarin

terkait CCTV?

Kemarin, aku bertemu Jeong Ho-myeong.

Kau bertemu Jeong Ho-myeong?

Pria itu.

Tapi dia bukan hanya mengenalku. Dia juga mengenalmu dengan baik.

Jeong Ho-myeong...

- Dia mengenal aku? - Benar.

Tapi bukan hanya sekadar kenal wajah kita.

Dia tahu alasan kita datang ke Pulau Yeongseon sepuluh tahun lalu.

Dia tahu semua tentang kita.

Bos, aku...

- Ada yang ingin aku sampaikan. - Katakan.

Apa yang enak di sini?

Di toserba nasi kotaknya enak. Kau mengharapkan makanan mewah?

Kenapa? Mau kubukakan dan kujejali?

Aku ke sini bukan untuk nasi kotak, tapi untuk bicara.

Kau membuangku di jalan, dan sekarang mau bicara?

Kita bukan teman yang menumpang mobil, bukan?

Hentikan omong kosong dan dengarkan.

Mulai sekarang, aku memberimu tawaran yang tak bisa kau tolak.

Aku sudah berbaik hati

untuk menerima kalian.

Apa?

Jika kau ikuti perintahku, aku akan membantumu balas dendam.

Omong kosong apa ini?

Kau yang biasanya penuh omong kosong.

Presdir Jeong!

Bagaimana kau tahu itu?

Kau pasti sudah sadar tak bisa melawan Yoo In-gu sendirian.

Jadi, kau mencari cara lain, mencoba menemui Jaksa Gang kemarin.

Karena cara itu sudah gagal, sekarang kau tak punya pilihan lain.

Kau tahu apa sampai banyak bicara begitu?

Kau pikir aku akan bekerja sama?

Bukan bekerja sama, bekerja untukku. Pastikan kau mengerti itu.

Aku yakin Gong-bok mungkin akan berpikir lain.

Perkataan Presdir Jeong...

Bagaimana kalau kau pertimbangkan?

Ma Gong-bok.

Presdir Jeong, kenapa kau begini? Seharusnya kau memberiku isyarat.

Sekarang aku sedang memberikannya.

Aku sudah selesai bicara. Sisanya kalian yang putuskan.

Batas waktunya sebelum tengah malam. Terlambat semenit, kesepakatan batal.

Putuskan baik-baik.

- Kau mengkhianatiku? - Mengkhianatimu?

Bos, apa kau hanya memercayaiku sejauh itu?

Presdir Jeong...

- Kau terlihat akrab dengannya. - Kami tak akrab.

Aku berniat memberitahumu. Baru-baru ini dengan Presdir Jeong...

Aku mengenal dia melalui Yoo In-gu. Terjadi begitu saja.

Yoo In-gu?

Kau janji melupakan segalanya, bukan?

Bos, apa kau bisa melakukannya?

Pengkhianatan sepuluh tahun lalu

dan penghinaan yang kita alami?

Aku tak bisa melupakan satu pun.

Bahkan saat tidur, aku masih mendengarnya.

- Seharusnya kau cerita. Aku bosmu. - Kalau aku cerita?

Bos, sejujurnya, apa kau berani menutup toserba ini?

Lihatlah. Toserba bodoh ini...

Kau bahkan tak bisa merelakannya. Bagaimana kau bisa membalas dendam?

- Astaga. - Kita harus bekerja sama dengannya?

Kenapa tak boleh?

Daripada hanya mengejar mereka

dan menyia-nyiakan kehidupan kita di toserba ini

lebih baik mencobanya, meski dengan Jeong Ho-myeong.

Jangan hanya menolak.

Cobalah lebih berpikiran terbuka.

Belum lama ini, kau melawan Yoo In-gu sendirian...

- Kau ingat dipukuli? - Apa katamu?

Kau juga sudah menua.

Kau tak bisa melakukan apa pun sendirian lagi.

Maksudmu masaku sudah habis?

Bukan itu maksudku.

Kalau bicara begitu, pergi saja. Mengerti?

Pergilah ke Jeong Ho-myeong yang kau bela mati-matian!

Kau juga sudah menua.

Kau tak bisa melakukan apa pun sendirian lagi.

Di belakangmu!

- Ini. - Ya.

- Hei, Chow Yun Fat. - Ya.

Karena wajahmu sudah dikenali oleh Geng Bamnabi.

Akan sulit untuk bekerja sebagai pelayan.

- Kau punya tempat tujuan? - Aku...

Jika kau mau menerimaku, aku ingin menjadi bawahanmu.

Bawahanku?

- Kenapa? - Aku...

Aku ingin menjadi seperti kau.

1.000.000 WON

10.000 WON

Aku berterima kasih atas bantuanmu hari ini.

Tapi hubungan kita berakhir di sini.

Ambil uang ini.

- Tempuh jalanmu sendiri. - Apa yang harus kulakukan?

Kau bilang mau jadi seperti aku?

Untuk apa?

Kau akan jadi preman yang hanya bisa berkelahi.

Jangan berkhayal. Mulailah lagi dari awal.

Chow Yun Fat!

Setelah Chow Yun Fat

kau adalah orang Korea pertama yang ingin aku tiru.

Bukan karena aku berkhayal.

Ke mana pun kau pergi aku hanya ingin mengikutimu

dan menjadi seperti kau.

Tolong terima aku.

Jaksa Gang, ikutlah denganku. Hei, tangkap dia!

Bajingan-bajingan itu.

Baiklah.

Mari kita lihat sampai di mana akhirnya.

Ya.

Begini, para anggota kami ingin bertemu denganmu.

- Anggota? - Orang-orang di penampungan ini.

Maaf karena terlambat menyapamu. Terima kasih sudah menyelamatkanku.

Begini, aku tak melakukannya demi ucapan terima kasih

tapi aku mau bertanya.

Kenapa kau tenggelam di laut?

- Apa kau benar-benar seorang jaksa? - Hei!

- Maaf. - Aku hanya penasaran.

Dia punya lencana jaksa, tapi dia melarang kita melapor.

Apa ini akan masuk berita? Kita harus tahu.

Aku sedang menyelidiki kasus kejahatan serius.

Aku mengalami kecelakaan saat melakukan penyelidikan.

Jika lokasiku terungkap sekarang, itu akan mengganggu penyelidikan.

Aku tahu ini permintaan yang merepotkan

tapi bolehkah aku

menumpang di sini secara rahasia selama beberapa hari?

Tentu. Tentu saja.

Pengintaian, operasi jebakan. Seperti itu. Benar.

Aku juga tahu, karena aku seorang polisi.

- Tapi apa tidak apa-apa kau di sini? - Tentu saja.

Bong Je-sun sudah memberitahuku tempat seperti apa ini.

Kalian bantu korban yang propertinya dirampas Heaven Capital

dan orang-orang yang tak punya tempat untuk dituju.

Kalian orang-orang hebat. Tentu aku bisa memercayai kalian.

Astaga. Kami hanya menolong tetangga. Tidak perlu menyebut kami hebat.

Jadi, begini...

Kudengar kalian mengumpulkan data terkait Heaven Capital di sini.

Selama tinggal di sini, bolehkah aku memeriksa data itu?

Si berengsek Yoo In-gu itu...

Tidak, bukan itu maksudku. Mengenai Heaven Capital

tindakan ilegal apa yang mereka lakukan.

Sepertinya aku bisa meneliti data tentang itu.

Ingatanmu baru pulih. Tidakkah kau memaksakan diri?

Apa yang kau khawatirkan? Kau ada untuk dia.

- Apa? - Awasi saja Bu Jaksa

agar dia tak perlu berbuat apa pun.

Tapi aku lelah.

Tidak apa-apa. Aku ingin melihat data itu sendirian.

Jangan. Kau masih kesulitan bergerak.

Biarkan Je-sun membantumu sedikit lagi.

Benar.

Aku bergadang kemarin.

TOKO TUTUP SEMENTARA. AKAN KEMBALI DENGAN LEBIH BAIK

Hei.

Kau bisa melakukannya?

Apa?

Membangun kembali Sekte Hwasan setelah sepuluh tahun

apa kau yakin bisa mengalahkan Kelompok Ingu dan Han Gyeong-wook?

Bos.

Setelah istirahat sepuluh tahun, tubuhku menjadi kaku.

Jika kau mengeluh, "Apa yang bisa aku lakukan?"

Aku akan meninggalkanmu di sini sekarang juga.

Aku tak akan pernah begitu.

Selama sepuluh tahun, aku terus menunggu hari ini.

Aku akan berusaha sebaik mungkin.

Ceritakan apa yang terjadi dengan Yoo In-gu dan Jeong Ho-myeong.

Mulai sekarang, jangan sembunyikan apa pun. Serta...

Apa pun yang kita lakukan, kita bersama sampai akhir.

- Baik, Bos. - Serta...

Gong-bok, kau benar. Aku juga sudah tua.

- Kurasa bukan itu maksudku. - Tidak, kau benar.

Untuk melawan Kelompok Ingu, aku tak akan sanggup jika sendirian.

Hubungi Jeong Ho-myeong dan sampaikan pesanku.

- Aku ingin segera bertemu dengannya. - Baik.

Hei, Presdir Yoo. Kau tampak senang. Kau tampak baik.

Bagaimana? Apakah masalahnya sudah beres?

Sudah kubereskan dengan rapi.

Hebat. Benarkah? Cepat sekali, Presdir Yoo.

Cara apa yang kau pakai? Beri tahu aku rahasiamu.

Ini rahasia yang tak bisa kau tiru, jadi jangan macam-macam.

Jaga saja mulutmu di depan Kepala Han. Mengerti?

Baiklah, aku mengerti.

Menurut survei Wali Kota Imcheon, Kim Seon-jung dan Han Gyeong-wook...

- Aku sudah datang. - Membentuk persaingan dua kekuatan.

- Kau sedang apa? - Dalam rentang eror dua persen.

Kau sedang menonton TV.

Kekuatan Kim Seon-jung adalah dia sudah lama mengakar di Imcheon

dan membangun citra sebagai pendidik yang bersih.

Sebagai penantang kandidat.

Han Gyeong-wook di Kota Imcheon

tingkat dukungannya baru-baru ini meningkat tajam...

Kau memeriksa berita dengan sangat teliti.

Untuk apa menonton berita? Isinya hanya omong kosong.

Omong kosong?

Mereka bisa terus mengoceh, tapi demi Proyek Pulau Yeongseon kita.

Kepala Han harus terpilih, bukan?

Bagaimana, Pimpinan Do?

Aku tak ragu Kepala Han akan terpilih

Fifties Professionals subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Fifties Professionals

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left