ആദ്യത്തെ 89 വരികൾ.
Subtitled by ~ Rahmat Khan Akbar Sikumbang ~
Kau tidak memiliki hak ke Yang Mulia Ratu.
Untuk itu, Yang Mulia Ratu
harus kau menangkan dalam permainan ini.
Aku mempertaruhkan istriku
anak dari Raja Kashi
Bhanumati dalam putaran permainan ini!
Duduk, budak Yudhishthira.
Kau masih bermain dalam ronde yang lain
dari permainan.
Duduk.
Bangun, Yang Mulia. bangun.
Pertahankan kehormatanmu selagi masih ada waktu
Tidak, Vrushali.
Tidak seorangpun yang dapat merebut kehormatan seseorang
Kita hanya bisa menyerah.
Dan Aku bisa menyerahkan hidupku
tapi tidak kehormatanku.
Kau harus pergi, Vrushali
dan berdoa untuk melindungi kehormatan suamimu.
Bagaimana aku berpegang pada kendali benang, Govind?
Dimana kau?
Mustahil!
kak Yudhishthira, kau tidak dapat mempertaruhkan0 Panchali dalam permainan.
kak Yudhishthira
jangan biarkan firasatku menjadi kenyataan.
Duduk dan mulailah permainan, budak Yudhishthira.
Ini adalah perintah
dari tuanmu, Yang Mulia Duryodhana.
Duduk.
Aku tidak dapat mempertaruhkan Panchali dalam permainan.
Jangan katakan padaku sekarang
bahwa suami tidak memiliki hak terhadap istrinya.
Jika kemerdekaan dari sauara-saudaramu
adalah sesuatu yang kau akui
maka kau juga mengakui bahwa kau berhak
atas kemerdekaan istrimu.
Itu adalah tradisi dari wilayah Arya
Bahwa seorang suami
mempunyai hak atas istrinya.
Pergi dan bermainlah, budak Yudhishthira.
Pertaruhkan istrimu
dalam ronde permainan ini!
Jangan main, Kak Yudhishthira.
Hal ini tidak benar.
Kebenaran tidak berada dalam tradisi
tetapi tidak semua tradisi adalah benar.
Jangan main
jika benih perang besar akan ditaburkan
di istana Hastinapura hari ini.
Kak, jika kau kehilangan Drupadi dan kehormatannya hari ini
maka tangan yang melempar dadu dalam permainan harus terbakar!
Aku bersumpah
bahwa aku akan membakar tanganmu dengan tanganku sendiri!
Aku memberikanmu perintah
untuk bermain budak Yudhishthira!
Main!
Dia tidak akan mampu untuk bermain
kaena dia memiliki hak atas istrinya
tetapi juga penting mengambil kebanggaan dalam dirinya.
Dan bagaimana bisa seseorang
mengambil harga diri dari seorang wanita?
Duryodhana!
Duryodhana!
Aku mengutukmu
di hari kau mati
kau akan berdoa untuk kematianmu!
Kau tidak akan dapat hidup
Dewa Yama juga akan memberikanmu kematian!
Kutukan ini untukmu
tidak membuatku takut, Yang Mulia.
Tapi kutukan ini pasti memberikan hasil, Duryodhana.
Hanya setelah menyatakan kematian tujuh kali kau akan mati!
Semua kejahatan itu
akan memikul bentuk rasa sakit dan penderitaan
dan mengelilingi jiwamu di saat-saat akhirmu, Duryodhana!
Dan Putra Mahkota benar.
Dia seperti saudaraku
karena dia adalah anak dari teman ayahku.
Wanita yang menikahi lima pria
dan berhubungan dengan kelimanya
adalah seseorang yang aku akan malu untuk memanggilnya adikku!
Ashwatthama
walau kau bukan anakku
Aku akan mengutukmu.
Sebagai hukuman karena mengucapkan kata-kata seperti
Aku akan mengutukmu.
Mungkin seluruh tubuhmu penuh dengan serangga.
Memang harus begitu!
No comments yet. Be the first to leave one.