iBoy

iBoy

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

iBoy 2017 ALL-WEBRIP
കമന്ററി എഴുതിയത് IGR
Terjemahan manual. Selamat menikmati, vote dan komennya ditungu. Terima kasih :)

ടാഗുകൾ

webrip
web
BRip
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2017-01-28
ഡൗൺലോഡുകൾ: 81
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Dan sepertinya semuanya sudah ada disini.

- ...bocah 15 tahun... - Halo?

...peningkatan dalam pendanaan, intervensi dari polisi telah gagal

untuk memprovokasi penurunan yang signifikan dalam statistik kejahatan.

...budaya akan kekerasan.

Silahkan coba lagi.

Tom.

- Tom, apa kabar? - Bagaimana denganmu sendiri, Danny?

Yo, jangan bilang aku tak pernah melakukan apapun untukmu.

Oh, keren.

- Gambar siapa ini? - Aku tak mengatakan kalau barangnya tak bekas.

Pagi ini, kita akan memeriksa lembar tugas revisi kalian

dan melihat hasilnya sebagai tes persiapan ujian.

Jika kalian tak mencapai tingkat lulus 60 persen,

kita akan menghabiskan lebih banyak waktu mencari lowongan pekerjaan.

Jadi, Tom, bagaimana kau mengerjakan tugasmu?

Tom.

Uh...

- Segitiga? - Apa?

Oke, Eileen, bagaimana denganmu?

Biasa saja. Satu hal yang tak kumengerti...

Terkadang menyedihkan melihatmu seperti itu.

- Apa? - Ini.

Semua orang tahu kalau kau naksir dengan Lucy Walker sudah sejak lama.

Berani dan hadapilah, oke?

Ooh, dia datang. Ini bisa jadi kesempatan terbesarmu untuk membuatnya terkesan.

Jadi, pastikan kau mengatakan sesuatu yang benar-benar keren.

- Pergilah. - Tom.

- Hey. - Uh, apa ujian sainsmu direvisi?

- Yeah. - Tidak, maksudku apa kau mengerti?

- Oh, apa aku mengerti? Yeah, aku pikir begitu. - Keren.

Lihat Tommy. Dia basah karena hanya berbicara dengan seorang gadis.

- Masih brengsek, Eugene? - Apa yang kau lihat?

Pergi dari sini.

Jadi, um, revisi sains.

Aku ingin tahu apa kau bisa membantuku karena aku sudah mencobanya,

dan kemudian aku teringat aku tak pernah memperhatikan sains, sejak 2011.

Aku akan coba membantumu.

Maksudku, aku hanya bisa mengerjakan dengan data yang kupunya. Kau bukan tipe mahasiswa teladan.

- Apa kau meragukan kecakapan akademisku? - Ya benar.

Baiklah, aku akan melihat Charlie setelah pulang dari sekolah, tapi nanti datang ya?

Tentu.

- Charlie Gibbs atau Charlie Penford? - Uh, Charlie Gibbs. Seperti dalam film Charlotte?

Aku belum pernah melihat Charlie Penford sebulan ini.

Benar, tentu saja. Maksudku, aku tau itu bukan urusanku, yang jelas.

Sampai jumpa nanti.

Sampai jumpa lagi, Lucy... Sampai jumpa lagi, Lucy.

Investigasi polisi terhadap...

Apa yang membuatmu gelisah seperti itu?

Jika seseorang mengatakan padamu untuk datang nanti,

menurutmu itu jam berapa?

- Nanti kapan? - Dari jam sebelumnya.

Seperti jam 8, mungkin?

Itu lebih cepat dari yang sebelumnya.

- Apa yang sedang kau buat? - Sebuah novel roman.

- Itu semua novel roman. - Ya, benar.

Kau ingin mendengarnya?

Aku pikir tidak.

- "Philip..." - Oh, Nan.

"...tutup pintu belakangnya dan bukalah kancing kemejanya.

Dia melepaskan tali pinggangnya dan mengeluarkan... "

Oh, astaga. Aku pergi.

Lucy?

Cepatlah, kawan.

Hei! Berhenti!

Layanan darurat.

Nan?

Ini ponselmu.

Apa didalam otakku tak kehilangan apa-apa?

Well, ini otaknya,

sehingga kita cenderung untuk memikirkan semuanya sebagai hal yang penting.

- Tapi itu akan baik-baik saja? - Kami harap begitu.

Fragmen ini dan ini kehilangan lobus temporal

dan pendengaran kompleksnya sekitar...

Apa temanku disini?

Lucy sudah pulang, sayang. Dia sudah boleh pulang seminggu yang lalu.

Kau tak sadarkan diri selama hampir sepuluh hari, Tom.

Saat ini,

diotakmu tak ada hal-hal yang membuat kami khawatir.

- Kau benar-benar beruntung. - Apa akan ada efek sampingnya?

Kami akan mengawasimu, tetapi jika ada sesuatu yang tidak biasa terjadi,

Aku ingin kau langsung memberitahuku.

- Tidak biasa, seperti bagaimana? - Sesuatu yang tidak biasa.

Aku harusnya melakukan sesuatu.

Kau melakukan satu-satunya yang kau bisa, sayang.

- Apa kau melihatnya? - Tidak.

Sepertinya kau belum boleh mengunjunginya dulu.

Apa kau menemukan sesuatu yang menarik terhadap cucuku?

- Tidak. - Berhenti menatapnya, kalau begitu.

Dia seperti habis berperang.

Terima kasih atas pendapat medis yang kau berikan.

Mungkin lain kali, aku akan menyuruh dokter yang mengantar kami dan kau yang melakukan operasi.

- Bagaimana? - Tenang, sayang.

Ini hanya observasi saja.

Jadi, bagaimana perasaanmu?

- Bagaimana kepalamu? - Baik-baik saja.

- Bagaimana kelihatannya? - Sudah kelihatan lebih baik.

Kita harus memotong rambut sebelah sini juga.

Kau tahu, jika kau sudah siap, mungkin nanti kau bisa mengunjungi Lucy.

- Tidak, dia tidak mau bertemu denganku. - Tentu saja dia mau.

Aku kabur, Nan.

Siapapun bisa dimaafkan karena lari dari apartemen itu, Tom.

Tapi seseorang yang terus berlari ketika dia benar-benar membutuhkan bantuan?

Itu disebut pengecut.

Maksudku, benar-benar orang bodoh. Siapa yang mengatakan itu?

Maksudku, ayolah. Dia bilang dia akan menelponku.

Kemudian, saat aku melihatnya, dia bilang pulsanya habis.

Aku tahu. Dia di kontrak.

Ya, aku tahu pasti dia sedang dalam kontrak.

- Benar kan? - Oh Tuhan, dasar bajingan.

Sekarang, ada anak laki-laki yang sedang menatapku.

- Oh, sialan, itu anak yang tertembak. - Bagaimana keadaannya?

Tidak bagus.

- Lantai berapa? - Lima.

Bunga yang bagus.

Untuk pengasuhmu?

Oh, kau terlihat seperti sampah.

Sampaikan salam kami untuk Lucy, ya?

Biar aku periksa dulu dia, oke?

Shaw passing bola kepada Pogba.

Rooney.

Kau baik-baik saja, Ben?

Kau baik-baik saja, Tom?

Lamela. Kembali ke Walker.

Dia di kamarnya, Tom.

Diblok oleh Lingard.

Aku lega kau tidak mati.

Terima kasih.

Sama-sama.

Mereka memberimu banyak obat?

Yeah, begitulah. Sesuatu agak sedikit kacau.

- Maafkan aku, Lucy. - Tidak apa-apa.

Tidak, Itu... tidak apa-apa.

Mereka tak akan lolos begitu saja.

Sepertinya mereka sudah melakukannya.

Aku seharusnya bisa melakukan sesuatu.

- Yeah? Seperti apa? - Aku seharusnya tidak kabur.

Tidak ada yang marah denganmu karena tidak menjadi pahlawan.

Tom?

- Tom? - Aku baik-baik saja, Nan.

Kau membuatku takut.

- Aku akan menghubungi dokter. - Aku baik-baik saja, serius.

Aku hanya butuh istirahat.

- Ini dia. - Selamat pagi.

- Kau cukup tidur, sayang? - Yeah, cukup.

Baiklah. Kau kelihatan lebih baik.

Bagaimana keadaan Lucy kemarin?

Berbeda.

Yeah. Begitu juga denganmu.

Coba pikirkan jika ibumu masih bersama kami,

dia akan keluar sana, menendang pintu,

mencari bajingan yang melakukan hal itu terhadapmu.

Tom!

- Apa yang kau lakukan? - Ini hari senin.

Kau baru saja ditembak di kepala.

Aku kira pihak sekolah memberimu libur untuk sementara waktu.

Hari ini ujian... atau bakal kacau.

Menjaulah dari masalah.

Tom.

Pelan-pelan.

Sialan. Kau ditembak dikepala dan kau sudah bisa berjalan.

Apa benar mereka harus menarik komponen ponsel keluar dari otakmu?

- Aku kira, sebagian besar tertinggal didalam sana. - Kawan, aku...

Aku senang kau tidak seperti sayuran.

- Terima kasih, Danny. - Tunggu, aku tahu kau tak akan pergi ke sekolah.

- Aku berpikir untuk masuk. - Trauma pada kepalamu masih belum sembuh, kawan.

Danny, bisakah aku bertanya sesuatu?

Aku tak tahu apa-apa tentang hal itu. Tak ada yang tahu.

Ya, tapi...

Bro, lupakan itu semua dan move on.

Aku pikir Eugene berada disana.

Eugene? Yang benar saja, kawan.

Orang itu memang ingin menjadi anak nakal, tapi dia punya batasannya, kau tahu?

- Yeah, tapi bagaimana jika dia disana? Apa yang aku lakukan? - Dengar, dia tak berada disana.

Itu saja. Ayolah.

- Tom? Tom! - Huh?

Apa kau mendengar yang aku bilang? Ada pesta malam ini.

- Oh. Aku belum mendengarnya. - Yeah, mungkin dia tak mengundangmu.

Semua orang masih berpikir kau masih koma sekarang.

- Tentu saja. - Tapi kau harus datang.

- Apa? Kau tak pergi ke sekolah? - Mereka sudah melakukan semua yang mereka bisa, nak.

- Tapi, sampai jumpa disana, ya? - Baiklah.

Tidak!

Tidak!

Ah, sial.

- Eugene, simpan ponselmu sekarang juga. - Diam!

Semuanya, harap tenang.

- Lucu ya? - Eugene.

Kau tahu apa lagi yang lucu? Aku tahu dimana kau tinggal, dasar kau...

- Bro, kau datang. - Yeah.

Bagaimana keadaanmu? Bagaimana kepalamu?

Apa yang kau lihat, Tom?

Apa yang kau lihat, Tom?

- Apa yang kau lakukan...? - Baiklah, Eugene.

- Tenang bro, Hei, tenang saja. - Bawa dia keluar dari sini sekarang.

- Santai. Tenang sedikit. - Bawa dia kembali ke neneknya, bro.

- Aku akan menanganinya. Tenang saja. - Yeah tangani itu, Danny.

Ada apa denganmu?

Apa kau ingin ada lubang lagi dikepalamu?

Jika kau memulai perkelahian disana, kau tak akan menang.

More Indonesian subtitles for iBoy

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left