ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sudah ada ikan yang terpancing.
Seekor ikan besar.
Ikan ini sangat kuat.
Sangat ganas.
Lao Qian!
Tolong!
Tolong!
Lao Qian!
Cepat tangkap!
Tolong!
Cepat!
Cepat tangkap!
Cepat sedikit!
Keluar.
Ayo keluar!
Bunuh saja aku.
=KILLER SHARK=
Kak Wei!
An Jie!
Sudah lama tidak bertemu.
Sudah lama tidak bertemu.
Bukankah kalian baru kembali besok lusa?
Padahal aku ingin menjemput kalian.
Mendadak mengubah penerbangan.
Benar, Kakakku mendadak ingin bertemu denganmu.
Jangan bicara sembarangan.
Mari aku perkenalkan.
Ini teman baikku, Su Fei.
Halo.
Apa kabar?
Ini pacarku, Ouyang Xiaomin.
Selamat datang di pantai.
Kalian tunggu aku sebentar.
Aku ganti baju dulu.
Baik.
An Qi.
Ini mantan pacar kamu, ya?
Lumayan juga.
Sangat tampan.
Badannya juga bagus.
Aku suka.
Kalau kamu tidak suka.
Berikan padaku.
Pergi sana.
Gendut!
Bisakah kamu berhenti panggil aku gendut?
Semakin kamu panggil, semakin...
A Hui.
Sudah lama tidak bertemu.
An Qi.
Selamat datang kembali.
Sudah lama tidak bertemu ya gen...
Bukan.
Kak Hui.
Ayo, naik ke kapal.
Siapa itu?
Sepertinya dia sangat menyukaimu.
Jangan bicara sembarangan.
Teman main dari kecil.
Dia anak orang kaya.
Maukah aku perkenalkan padamu?
Boleh.
An Qi.
Sebenarnya, aku paling suka dengan pria gendut.
Ini baru sahabatku.
Aku bersalah, aku bersalah.
Sangat indah. Ini pertama kalinya aku pergi ke laut.
Benarkah? Aku juga pertama kali.
Aku temannya An Qi. Namaku Su Fei.
Namaku Li Zhihui.
Su Fei.
Tidak perlu.
Kamu tidak berenang?
Aku tidak suka berenang.
Bukankah dulu kamu paling suka berenang?
Sekarang aku sudah tidak suka berenang, tidak boleh?
Genit.
Pergi sana.
Kak Hui!
Bisakah bantu aku mengoleskan tabir surya?
Itu...
Tanganku bau amis ikan.
Lebih baik kamu oleskan sendiri.
Tidak apa-apa.
Kamu pergi cuci tangan saja.
Maaf ya.
Aku masih memancing ikan.
Kak Hui.
Apakah aku cantik?
Cantik.
Lalu, kenapa kamu tidak berani melihat aku?
Tidak.
Apakah kamu pernah dengar kalimat seperti ini?
Daripada menyukai seseorang yang tidak mencintaimu...
...lebih baik...
...cari seseorang yang mencintaimu.
Bukankah kalian semua menyukai...
...yang badannya bagus dan tampan?
Mana mungkin menyukai orang seperti aku ini.
Siapa yang bilang?
Aku paling suka yang gendut seperti kamu ini.
Sangat nyaman...
...untuk disentuh.
Maaf, aku ingin buang air kecil.
Kak Hui, kamu mau ke mana?
Pemandangan di sini terlalu indah.
Aku baru menyadarinya setengah tahun yang lalu.
Pada saat suasana hatiku buruk...
...aku akan sendirian...
...mendengarkan suara laut.
Mendengarkan cerita laut.
Kakak!
Sudah dengar,'kan?
Kak Wei sangat kasihan sendirian di sini.
Cepat kembali untuk menolong dia.
Dasar anak kecil.
Kamu yang tahu segalanya?
Apakah masuk ke dalam mata?
Lihatlah.
Kamu tidak apa-apa,'kan?
Tidak apa-apa.
Bisakah kamu kembali?
Apakah kamu berencana untuk tinggal di sini...
...menjadi penyelam untuk orang lain selamanya?
Di sinilah tempat kita dibesarkan.
Aku suka laut.
Suka kehidupan yang bebas.
Apa bagusnya kota besar?
Hidup dengan lelah setiap hari.
Hanya orang yang tidak memiliki tujuan...
...baru akan berkata seperti kamu ini.
Aku suka kebebasan.
Kamu suka materi.
Apa hakmu mengatai aku seperti ini?
Benar.
Memangnya kenapa kalau aku suka materi?
Bukan hanya kalian para lelaki yang punya tanggung jawab.
Aku punya adik yang masih sekolah.
Masih ada orang tua yang perlu dirawat.
Apakah kamu pikir aku juga ingin hidup kelelahan seperti ini?
Kak Wei.
Apakah aku boleh mencoba ini?
Boleh.
Serius?
Letakkan kedua tanganmu pada roda kemudi.
Kemudian berlayar lurus.
Begitu saja.
Sangat keren.
Sangat geli.
Kamu jangan ganggu aku, aku sedang mengemudi kapal.
Nahkoda cantikku, sangat berdedikasi.
Tentu saja.
An Jie, jangan mengganggu!
Liu Wei!
Xiaojie!
Liu Wei!
-Xiaomin! -An Jie.
An Jie!
Xiaojie!
An Jie!
Xiaomin.
Di mana Xiaojie?
Xiaojie!
Kak!
Xiaojie, kamu tidak apa-apa,'kan?
Tidak apa-apa,'kan?
aku sangat takut.
Sakit sekali.
Tolong!
Su Fei!
Tolong.
Sakit sekali.
Sakit sekali.
Sakit sekali.
Tolong aku.
Tolong aku.
Cepat naik ke kapal.
Di mana gendut?
Di mana gendut?
Dia sepertinya masih di kabin kapal.
Apakah ada orang?
Kak Hui!
Kamu tidak apa-apa,'kan?
Apakah ada orang?
Apakah ada orang?
Kak Hui.
Di mana Kak Hui?
Gendut.
Aku datang.
Cepat bantu aku buka pintu.
Aku terjebak di dalam.
Tidak bisa.
Tunggu sebentar.
Mari.
Sakit tidak?
Mengapa keluar begitu banyak darah?
Di mana Kak Wei?
Di belakang.
Apakah akan meninggalkan bekas luka?
Kaki Su Fei terus mengeluarkan darah, cepat.
No comments yet. Be the first to leave one.