ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Boneka?
Hadiah untuk Nanami. Kau ulang tahun, kan?
Kau ingat...!
Aku tahu kau suka boneka.
Maaf, ini murahan. Sulit mencari pekerjaan.
Tidak kok. Makasih, Sabu-chan!
Jarang ada pekerja paruh waktu yang nongkrong di klub dia bekerja.
Yah, aku dapat lumayan banyak uang.
Apa kau tidak kepanasan berpakaian seperti ini?
Kalau pakai kostum, pakai yang cakep, dong.
Hmph! Bagiku ini sudah cukup cakep.
Tapi ya, aku ini monster baik.
Dan kalau aku monster jahat, aku akan sembunyi di tempat gelap.
Seperti ini!
Hentikan! Duh! Kappa mesum!
Tapi akhir-akhir ini tidak ada lagi tempat gelap.
Karena itulah monster masa kini bersembunyi di kegelapan hati kita.
Pria itu memaksa ingin menyentuhku...
Jadi tolong, Manajer, untuk beri dia peringatan.
Apa-apaan perkataanmu itu?!
Menahan itu semua adalah pekerjaanmu.
Sana lanjut kerja!
Hei, Nanami. Berhentilah bawa boneka itu.
Itu aneh.
Katanya itu hadiah dari pacarnya.
Oh ya, kalian tinggal bersama, kan?
Um, ya...
Boneka itu akan membuatnya mengingat pacarnya...
dan menyemangatinya saat bekerja. Benar?
Kau gila, lelaki yang tak mempermasalahkan pacarnya melakukan pekerjaan seperti ini...
mana mungkin orang baik.
Itu salah. Sabu-chan sungguh pria baik...
Jangan bodoh!
Sudah tugasnya pelacur untuk bersikap manis walau hatinya tidak.
Tidak benar!
Miiko, hentikan itu.
Wah? Mau pulang?
Besok hari libur, jadi kami akan pergi minum hingga pagi.
Aku pulang cepat.
Mereka tidak tertarik dengan uang...
jadi aku bisa memakainya sesukaku.
Untung sekali, kan?
Terima kasih kerja kerasnya.
Terima kasih.
Tidak pergi minum?
Bo... Boneka itu. Aku yakin tadi...
Pangeran Iblis
ENMA
SmilyMADman Subs
Produksi
Kazumi Kawashiro
Perencanaan
DYNAMIC PLANNING
Ah, sudah kubilang jangan main gim semalaman...
Cerita Asli
Go Nagai
Naskah
Takawo Yoshioka
Kau bilang dia takkan pulang sampai pagi.
Duh, harusnya kabari kalau mau pulang cepat.
Tapi Sabu-chan, bahkan setelah aku terus bekerja keras untukmu...
Yah, mau gimana lagi.
Desain Karakter
Toshiyuki Komaru
Desain Monster/Sutradara Animasi
Ryo Tanaka
Keluar! Keluar dari sini!
Desain Artistik
Tomoyuki Aoki
Pengarah Artistik
Kazuhiro Arai
Penata Warna
Sachiko Harada
Mati sana!
Mati saja! Sabu-chan dan wanita itu! Semuanya mati saja!
Sinematografi
Keisuke Takahashi
Penyunting
Takeshi Seyama
Wajah anak itu kaget sekali, ya.
Dia cewek yang suka ngomel. Sudah saatnya aku akhiri.
Musik
Kayo Konishi
Yukio Kondo
Produser Musik
Shunji Inoue
Boneka?
Siapa yang meninggalkan ini di tengah jalan?
Boneka ini...
Kenapa?
Bukan apa-apa.
Penata Suara
Katsunori Shimizu
Efek Suara
Mutsuhiro Nishimura
Ayo jalan!
Produser Lini
Kicho Minami
Tatsuyoshi Kobayashi
Asisten Produser
Ichinao Nagai
Kenapa?
Produser
Yashima Tokuhara
Satsuki Mizuno
Yoshihiko Fujisawa
Tadi itu terbalik, kan?
Jangan! Ada yang aneh dengan itu!
Itu cuma boneka!
Sutradara
Mamoru Kanbe
Lagi!?
Ah. Yuki-chan, aku mau bilang sesu...
Kau tak pernah berubah, ya?
Kalau mau lihat, bilang saja dan akan kutunjukkan kapanpun.
Tapi sikap mesum itu tidak bisa diterima!
Dia membuat masalah lagi?
Bodoamat.
Boneka?
Ya, sepertinya dia melirikku dan tersenyum...
Cuma sepertinya, kan?
Cuma begitu kau sebut iblis? Hah?
Kapaeru sepertinya terlalu cepat memutuskan.
Mmm?
Baik! Kalau kalian seperti itu, aku akan pergi cari tahu sendiri!
Tak ada yang bilang tak mau ikut denganmu.
Penyebab kematian?
Lemas akibat pencekikan. Tapi...
Apa ini?
Tanda ini terlalu kecil untuk tangan manusia.
Selain itu...
Jenis darah ini tampaknya berbeda dari milik korban.
Dan yang tersisa dari TKP sepertinya hanya jejak kecil ini.
Pertama jejak tangan, lalu jejak kaki.
Aku benar-benar kebingungan.
Ini punya bau yang serupa.
Kukira aku sudah membuangnya...
Maaf ya... Padahal bukan salahmu.
Ini milik Sabu-chan...
Kali ini aku sungguh membuangnya.
Jubah hitam...!
Mulai hari ini, kau tinggal di rumah.
Di sini ya?
Um, ya, ini tempat kerjaku...
jadi tolong jangan gegabah di dalam.
Sepertinya tempat yang seru.
Kau cantik, aku serius.
Akan kubuatkan kau minum.
Kubelikan kau boneka yang lebih bagus.
Bagaimana...?
- Apa? - Bukan apa-apa.
Umm... orang ini adalah abangku... dia...
Wah, imutnya!
Aku sepupu Kapaeru... bukan... Aku sepupu paman Kawae, Enma.
Terima kasih sudah berteman dengannya.
Kau anak baik, berbeda dari Kawae...
Hei, ayo kemari!
Aroma Kakak enak.
Imutnya...
Hei, Enma-kun. Ayo kemari juga.
Ya~
Oh abang... kau ini...
Hei Kawae-san, ngelamunin apa?!
Pergi ambilkan Enma jus atau sesuatu...
Duh, tanganku kepleset...
Duh, mesumnya.
Enak dan empuk...
Duh, sudah dibilang jangan.
Heh, maaf.
Dia lebih buruk dari iblis...
Kawae-kun, kau ya? Yang bawa anak kecil ke sini?
Yah itu...
Ha ha ha! Enaknya!
Oh Enma-kun, mesum.
Kau ingin bisnis ini berakhir?
Hei! Ngapain kau? Lepasin aku!
Ya, ya.
Duh, gak seru.
Datang lagi ya, Enma-kun.
Begini tak apa, kan?
Kita seharusnya bekerja. Kau paham?
Ya, aku paham. Ayo, masuk lagi.
Beneran paham gak sih...
Wah, tampannya!
Kakaknya Enma-kun?
Sudah saatnya aku mewakilinya.
Abang!
Bonekanya.
Ayolah! Itu cuma boneka!
Yang lebih penting, sake! Bawakan sake!
Sial! Kalau begitu, aku juga!
Adik kakak pakaiannya sama.
Keren, kan?
Suka Gotik?
Tapi topi itu, bukannya agak jadul?
Ya, seperti topi nenek sihir.
Begitu?
Gimana kalau gini?
Tak apa?
Tak apa-apa.
No comments yet. Be the first to leave one.