ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sebelumnya di Star Trek Strange New Worlds...
Tugaskan saja orang lain.
Kau tidak ingin aku yang memimpin kapal itu.
-Kau melihat masa depan. -Aku melihat kematianku sendiri.
Petugas pertamamu tidak
bekerja dengan baik, Chris.
-Kapten. -Samuel Kirk.
Nah, kau ditempatkan di bagian Penelitian Ilmu Kehidupan,
dan dia adalah bos barumu.
Kapten Pike.
Letnan La'An Noonien-Singh. Kepala Keamanan.
Ah, si anak ajaib. Kadet Uhura?
-Apa misinya? -Kita mengeksplorasi.
Kita mencari kehidupan
baru dan peradaban baru.
Kita dengan berani pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi orang sebelumnya.
Catatan kadet.
Stardate 2912.4.
Enterprise sedang mensurvei sistem
Persephone, dimana para awak akan mempelajari
perilaku sebuah komet tua, C/2260-Quentin.
Aku sedang melakukan rotasi
dalam protokol kesiapan tim pendaratan,
yang sama sekali tidak
melibatkan komet tua atau benda angkasa lainnya,
jadi tugasku cukup santai saat ini.
Kecuali, tentu saja, untuk undangan makan malam
yang baru saja kudapatkan di kabin kapten,
sehingga Letnan Ortegas segera memerintahkan diriku
untuk segera membersihkan seragamku.
Kau mengatakan harus formal.
Sebenarnya, yang ingin kukatakan adalah...
kau mungkin ingin memakai pakaian seragammu.
Apa kau bercanda? Ini ada salah satu jenis bercandaanmu?
Ya gitu deh...
Aku akan mengganti baju lagi.
Kau tidak boleh terlambat datang ke undangan kapten.
Tenang, Kadet. Ini adalah tradisi.
- Perpeloncoan pemula? - Semua akan menyenangkan.
Kami bosan. Ini adalah kapal kecil.
Kau tahu, sebenarnya tidak.
Ayo.
Anggap saja kotak lengkap
pertama kau di Enterprisebingo.
Kau tahu tentang itu?
Aku juga pernah menjadi kadet, Kadet.
Jadi, kira-kira seperti apakah itu?
Pertama, mereka bukan hanya awak komando.
Kapten menginginkan, agar orang biasa bisa
mendengar apa saja yang sebenarnya terjadi di kapal,
jadi dia mungkin akan mengajukan pertanyaan kepadamu.
Hebat..
Apakah itu masalah?
Bagaimana aku harus menjelaskan ini?
Ayahku pernah berkata jika
aku tidak pernah terbebani oleh batasan percakapan.
Jadi, ini akan menyenangkan untukmu.
Letnan Ortegas, Kadet Uhura, sela...
Kau memakai seragam, ya? Ambillah minuman.
Aku harus memanggang tulang rusuk.
Ortegas, ayo bantu isi
ulang minuman. Kadet Uhura,
- Senang melihatmu. - Kau juga.
Adakah yang bisa aku bantu?
Tidak.
Kau baru saja menyinggung Hemmer, Chief Engineer baru kita.
Aku tidak bermaksud menyinggungmu.
Aku dibesarkan untuk menawarkan bantuan
kepada siapa pun dengan gangguan sensorik.
- Jika aku... - Kata itu lagi.
Pak?
"Terganggu."
Seorang manusia dalam kondisiku mungkin menganggap diri mereka cacat.
Hemmer mungkin tidak bisa melihat, tetapi indranya yang lain mengimbanginya.
Mengimbangi?
Mereka lebih unggul.
Aku telah membaca jika di antara banyak hal,
Bangsa Aenar memiliki bentuk kemampuan prekognitif.
Aku tahu kau akan menanyakan itu.
Karena kau merasakan pertanyaanku sebelum aku menanyakannya?
Karena semua orang selalu menanyakan itu.
Benar.
Kau mengirimkan lemparanmu, secara telepati.
Memang niatku, untuk memberi contoh kasus.
Ini adalah tentang perpeloncoan, bukan?
Kalian main-main.
Kalian, perlu berusaha lebih keras.
Serius.
Aku perlu minum.
Aku suka dia.
Memang.
Jadi, aku mengeluarkan phaserku, dan,
di ujung jalan, terlihat Nausicaan yang sedang kami kejar.
Lari, tanpa celana.
Aku bergerak mengejarnya, hanya saja aku tersandung, jatuh tertelungkup.
Aku berteriak, "Diam di tempat!" Tapi Nausicaan terus berlari.
Aku mencoba berdiri, tapi kakiku tersandung sesuatu,
dan kemudian aku tersadar...
Aku tersandung celananya.
Jadi, setelah itu, letnanku
menarikku ke samping dan berkata,
"Mungkin Keamanan bukan yang paling cocok untukmu, Letda."
Aku tidak pernah memahami kecenderungan manusia
untuk menertawakan kemalangan orang lain.
Rasanya... tidak sopan.
Makanya lucu.
Karena melanggar harapan sosial?
Terkadang, Mr. Spock, keadaan menjadi sangat
buruk sehingga kau hanya perlu tertawa.
Apa yang kau senandungkan, Kadet?
Maaf. Kebiasaan buruk.
Itu adalah lagu rakyat tradisi dari desaku di Kenya.
Aku sudah beberapa kali mengunjungi Danau Simbi Nyaima.
Di sana sangat indah.
- Rumahku hanya beberapa km jauhnya. - Betulkah?
Kau tahu, Enterprise hanya mendapatkan
beberapa kadet setahun dari Starfleet.
Kau pasti cukup mengesankan hingga bisa bertugas di sini.
Terima kasih Pak.
Aku mendengar kau bisa berbicara 12 bahasa.
37 bahasa, Pak..
Baiklah. Wow.
Eh, di Kenya kami memiliki 22 bahasa daerah.
Aku menemukan sejak awal bahwa, jika aku ingin dipahami seseorang,
yang terbaik adalah berkomunikasi dengan bahasa asli orang itu,
jadi aku mempelajari bahasa mereka.
Semudah itu?
Bagiku mudah, Pak.
Aku perhatikan kau berada di rotasi tim pendaratan berikutnya.
Aku tahu berpindah dari satu departemen
ke departemen lain bisa sangat membingungkan.
-Benar, Nomor Satu? - Untuk pertama kalinya.
Aku yakin kau telah memilih spesialisasi yang kau inginkan.
Bagaimana prediksimu tentang dirimu sendiri
sepuluh tahun yang akan datang?
Apakah kau bertanya kepadaku apa yang
aku inginkan ketika aku dewasa, Kapten?
Tentu.
Aku...
...pikir sejujurnya adalah, aku tidak terlalu yakin
jika aku sebenarnya ingin menjadi perwira Starfleet.
Aku belum pernah mendengar hal seperti itu dari seorang kadet.
Kau bekerja cukup keras untuk sampai ke sini.
Kau mengalahkan, berapa banyak, seribu pelamar?
Beberapa ribu.
Dan sekarang kau tidak yakin apakah kau ingin berada di sini?
Aku selalu ingin belajar bahasa asing.
Aku punya telinga untuk bahasa mereka.
Dan bakat untuk meremehkan.
Aku kuliah di Universitas di Nairobi.
Kedua orang tuaku mengajar di sana.
Mm-hm.
Sekitar seminggu sebelum
aku mulai kuliah, mereka...
tewas dalam kecelakaan pesawat ulang-alik.
Kakak laki-lakiku juga.
Aku turut berbelasungkawa.
Setelah kejadian itu, aku jadi...
tidak mampu untuk pergi ke kampus.
Ketidakhadiran mereka terasa...
di mana pun.
Aku kemudian tinggal dengan nenekku,
tapi aku merasa...
aku merasa jika
aku tidak cocok di manapun.
Bagaimanapun, dia bertugas di Starfleet ketika
dia masih muda, dan dia selalu membicarakannya,
jadi yah, aku tidak tahu harus berbuat apa lagi.
Jadi kau kabur ke Starfleet?
Ya.
Itu adalah kisah yang mengesankan sekaligus memilukan, Kadet.
Itulah aku.
Baiklah, Kadet, aku menghargai kejujuranmu,
dan aku sangat berharap kau menemukan tempat
di mana kau bisa merasa cocok,
di mana pun itu.
Kurasa aku kurang berhasil di sana tadi, ya?
Tidak sama sekali, Kadet.
Kapten menghargai kejujuran, begitu juga diriku.
Tetapi...?
Tapi aku akan mengatakan kepadamu, jika Starfleet
telah menjadi impian seumur hidup bagi banyak orang,
Termasuk bagiku.
Jika itu bukan jalanmu, kau mungkin harus mempertimbangkan
untuk memberi jalan bagi orang lain yang ingin menempuhnya.
Aku melihat kau telah menanyakan
pertanyaan itu pada kadet ratusan kali.
Malam ini terasa berbeda.
Apakah karena apa yang kau katakan kepadaku
tentang apa yang kau lihat di Boreth?
Ternyata, mengetahui masa depanmu
tidak menyenangkan dari yang dibayangkan.
Chris, apakah kau sudah mempertimbangkan
bahwa mungkin takdirmu tidak tertulis?
Dusty Swender.
T'quiel Dawn. Muliq Al Alcazar.
Yuuto Hoshide. Andrea Lopes.
Aku bisa menyebutkan lainnya. Itu nama anak-anak yang kuselamatkan ketika itu terjadi.
Kau tahu nama mereka.
Akhir-akhir ini, aku telah mengatakannya
No comments yet. Be the first to leave one.