ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Kini saatnya untuk malam hiburan spiritual,
berikan tepuk tangan dan bukalah hatimu.
Mari kita sambut Michael Vaughn.
SANG PENIPU
Brian memintaku untuk memegang tanganmu. Bolehkah?
Anakmu pencinta binatang, kan?
Ya, dia menunggang kuda sepanjang hidupnya.
Sampai saat dia meninggal.
Dan aku lihat, dia menunjukkan seekor kuda,
bulunya gelap dan mengkilat, mungkin warna coklat atau hitam.
Saat masih kecil, dia punya kuda betina bernama Indy.
Hewan yang cantik.
Kau bisa melihat Indy?
Tak mungkin aku tidak melihat kuda itu.
Brian menungganginya setiap hari.
Dan kau tahu selain itu?
Kau tak pernah melihat Brian tersenyum selebar itu.
Tak ada sakit, cuma ada kegembiraan.
Tapi saat aku lihat kegembiraan itu, aku juga melihat tembok batu.
Dan saat aku lihat tembok atau pagar, itu biasanya berarti
ada hubungan yang tertutup, ada hal yang belum tersampaikan.
Ada banyak cinta, tapi jarang diungkapkan.
Datang kesini ini bukan idemu, ya kan Earl?
Bukan.
- Cynthia. - Tidak apa-apa.
Kamu memang tipe orang skeptis.
Kamu seorang pragmatis, tidak nyaman dengan orang asing yang banyak omong
yang mencampuri urusan pribadimu.
Tapi ketika kau membiarkan Cynthia mengajakmu kesini malam ini,
itu menunjukkan kau orang berhati besar, Earl.
Kau mau melakukan hal apapun untuk keluargamu.
Brian juga tahu itu,
dan itu sangat berarti baginya karena kau mau hadir disini.
Karena Brian sudah ada disini,
adakah yang ingin kau katakan kepada anakmu?
Aku menyayanginya.
Katakan langsung padanya.
Aku menyayangimu, Brian.
Katakan dengan sunggguh-sungguh, Earl.
Seperti saat sebelum dia meninggal.
Aku menyayangimu, Nak. Dan aku sangat merindukanmu.
Brian juga menyayangimu.
Tapi kau harus singkirkan tembok penghalang itu.
Bukan cuma demi Brian, tapi juga demi anakmu
yang sekarang masih hidup.
Kau punya anak yang lain, kan?
Ya, dua anak perempuan.
Kau harus lakukan itu untuk putrimu, Earl.
Ya.
Dan untuk cucu laki-laki
yang akan segera hadir dalam keluargamu.
Kau melihat cucu laki-lakiku mau lahir?
Mungkin aku terlalu banyak bicara.
Terima kasih untuk kalian berdua sudah datang malam ini.
Aku merasakan sekali kehadiran roh pria
untuk seseorang di bagian sini.
Namanya berawalan seperti "jah".
Jadi mungkin J atau G. Mungkin saja John, atau Jeffrey, atau Jim.
Pak, apa ini berhubungan denganmu?
Kamu yakin?
Dia seorang Ayah, atau bertipe kebapakan. Jacob. George.
Yang jelas dia hadir untuk seseorang di ruangan ini.
Ada banyak gambaran berkelebatan.
Baiklah, kita tinggalkan dulu tentang itu.
Aku rasa dia akan kembali nanti.
Ada banyak yang mau disampaikannya.
Teman-teman, aku ingin bantu kalian berhubungan dengan orang yang kalian sayang
tapi aku tak bisa melakukannya kalau kalian tidak membuka diri.
Jadi tetaplah terbuka dan siap menerima hubungan.
Setuju?
Ada roh wanita lanjut usia yang datang
untuk seseorang di bagian sini.
Mereka ingin berbicara dengan Debbie atau Darlene.
Ada yang bernama itu disini?
Namaku Debra.
Debra, kenapa roh ini menunjukkan sebuah sampul album
berjudul "the Mamas and the Papas"?
Ya Tuhan, nenekku bernama Cassy.
Kami selalu memanggilnya "Mama Cass".
Kalau begitu, sapalah Mama Cass, dia bersama kita di ruangan ini.
Kau punya bukuku?
Penerbit bilang agak kesusahan memenuhi banyaknya permintaan.
Apakah aku bisa beli online agar lebih murah?
Begini saja, ini gratis untukmu.
Sungguh?
Tapi kau harus janji untuk mengajak suamimu datang
ketika aku datang lain kali.
Tentu saja.
- Terima kasih banyak. - Sama-sama.
Mike.
Bagaimana kabarmu?
Tak ada yang dikeluhkan.
Dimana Ibu?
Dia di rumah, bersiap untuk besok.
Kami ada 2 pelayanan ibadah pada pagi hari.
Tak ada istirahat untuk keluarga Pendeta.
Dia melewatkan momen yang bagus.
Saat dia sedang punya koneksi kuat.
Ingin membelikannya suvenir?
Kalender dengan foto wajahku?
Penerbit bilang akan mengirimkanmu
beberapa buku ini. Kau sudah dapat?
Sepertinya sudah.
Baiklah.
Kau sudah dengar kabar dari saudaramu?
Dia bilang sudah meninggalkan banyak pesan.
Ya, aku belum membalasnya.
Aku sedang sibuk. Tour, dan buku.
Dia dan keluarganya bepergian selama Paskah.
Sepertinya dia kewalahan dengan pekerjaanya.
Dia bilang mungkin dia bisa memakai seseorang dengan bakat sepertimu.
Benarkah?
Apa sekarang dia jualan rumah untuk orang mati?
Mungkin kekuatan pikiranmu yang dia butuhkan.
Senang dia memikirkanku, tapi aku sudah cukup sibuk.
Banyak kota yang harus kudatangi,
banyak orang yang berharap bantuanku.
Mike, saat kau jadi pesulap acara ulang tahun,
setidaknya orang-orang itu tahu mereka sedang dibohongi.
Jangan lupa yang ini.
Akan kusampaikan salammu pada Ibu.
Hei, double scotch pakai es.
Merk apa?
Yang termurah saja.
Halo Tuan Vaughn, acaramu malam ini sungguh luar biasa.
Menginaplah di kamarku malam ini.
Terus terang sekali kamu, tapi aku takut aku...
Hentikan omong kosongmu, Chelsea.
Apa maumu?
39.
Bisakah kita melakukan ini di tempat lain?
Kita berhasil mendatangkan 39 orang malam ini.
Itu perlu dirayakan.
Yang datang cuma sedikit. Ini pertama kali kita kesini.
Dan untuk yang terakhir disini.
Tidurlah Michael.
Akui saja usahamu itu gagal.
Kita sudah cetak kalender. Kita sudah cetak buku.
Tapi tak ada yang beli.
Pada saat ini John Edward muncul di TV setiap hari dalam seminggu.
Orang yang suka membandingkan, adalah orang yang putus asa.
Dan orang yang bicara seperti puisi yang menyebalkan itu kamu.
Mana pelayan'nya?
Dengar, kau akan berhasil.
selama kau mengikuti jalur yang benar.
Dan itu berarti mengikuti aturan.
Misalnya, jangan seret aku dalam acara tadi, kecuali memang kau sudah kewalahan.
Aku kewalahan.
Kita sama-sama berusaha dalam hal ini.
Kau tak boleh menyerah hanya karena Ayah tidak bilang bangga padamu malam ini.
Mau pesan apa lagi?
Tambah anggur putih lagi, Bu?
Tidak, sudah cukup.
Belum cukup. Aku masih minum.
Aku ingin double scotch pakai es.
Baiklah.
Maafkan aku. Maafkan aku telah berkata seperti tadi.
Menginaplah bersamaku.
Jangan bahas itu lagi.
Ayolah, ini akan jadi perpisahan terakhir kita. Penutupan yang indah.
Jangan mabuk waktu bangun pagi ya.
Perjalanan ke Tucson masih jauh.
Aku tak pergi ke Tucson.
Jam 8:00 pagi. Aku tunggu di lobi.
Aku senang sekali, Nona Mills.
Terima kasih, Debra,
telah hadir di malam hiburan spiritual.
Sialan!
Maaf, kawan, apakah aku melempar mobilmu?
Halo?
Ada apa ini?
Kau baik-baik saja?
Ada apa ini? Apa yang terjadi?
Ingat malam tadi? Jim?
Oh, aku minta maaf, tidak ada itu Jim.
Dia memberitahumu apa yang terjadi. Aku tahu itu.
Jadi begini, aku tak melihat apapun,
karena aku tidak bisa berkomunikasi dengan orang mati.
Tidak. Tak mungkin itu.
Baiklah, acara yang kulakukan tadi, atau pernah kulakukan tadi, semua sudah selesai.
Kau tak bisa berhenti begitu saja jadi paranormal.
Aku kasih tahu ya. Aku bukan paranormal.
Aku lihat pertunjukanmu tadi.
Aku tahu kamu bisa itu.
Baiklah, kau tahu bagaimana aku bisa dapat nama "Jim"?
Michael.
Karena hampir semua orang mengenal orang bernama awal J.
Ini fakta statistik!
Sudah cukup!
Aku bermain kemungkinan
sampai ada penonton termakan omonganku.
Jangan main-main denganku!
Sudah selesai mempermainkanku?
Maaf, aku minta maaf.
Mungkin aku terlalu lelah dengan semua ini.
Tapi kau tahu?
Aku mulai ingat beberapa gambaran yang diberikan Jim padaku.
Gambaran apa?
Dia bilang ada masalah,
yang belum terselesaikan antara kalian berdua.
No comments yet. Be the first to leave one.