ആദ്യത്തെ 124 വരികൾ.
Mimpi, ya?
Apa itu tadi?
Agar yang lain cepat memahamimu,
pertama kau harus lebih dekat dengan batinnya.
Contohnya, saat memanggil seseorang dengan namanya.
Tak terlalu akrab bila memanggil dengan memakai "Kak" atau "Dik".
Kau tak akan bisa dekat dengan mereka.
Kau bisa saja bertaruh
dan memanggil mereka dengan nama depannya saja,
atau mencoba memakai nama panggilan atau panggilan hormat.
Jika kau melakukannya, orang lain akan merasa lebih akrab denganmu
sebagai orang yang spesial.
Jadi begitu.
Oh, ketemu.
Eh? Bukankah itu Sai?
Icha Icha Paradise adalah...
Apa kau ke sini mencari buku rujukan melukis?
Sakura?
Kau juga suka membaca buku, ya?
Ya, sedikit.
Jadi, Sai juga punya sisi manusia, ya?
Setelah ini, Naruto dan aku akan pergi
untuk menjenguk Guru Kakashi di rumah sakit.
Mau ikut dengan kami?
Guru Kakashi?
Kau juga bagian Tim Kakashi, jadi, sebaiknya menemuinya dahulu.
Balas dendam adalah segalanya bagiku.
Selama aku dapat melakukannya.
Aku tak peduli apa yang terjadi padaku maupun pada dunia ini.
Namun, jika dengan memberikan tubuhku untuk Orochimaru,
dan dapat kekuatan untuk membunuhnya,
maka dengan senang hati aku berikan hidup untuknya.
Aku dapat melihatnya sekarang,
jadi, ini kekuatanmu yang tersembunyi, ya?
Siapa sangka...
ada hal semacam ini di dalam tubuhmu.
Kenapa aku bermimpi seperti itu?
Naruto!
Apa? Sai juga ikut, ya?
Aku kebetulan bertemu di perpustakaan.
Astaga, padahal aku berencana biar bisa kencan denganmu.
Mumpung berduaan dan bisa menyusun rencana kencan.
Jika seluang itu,
sebaiknya belajar atau berlatih saja.
Belajar, ya?
Bagaimana bisa kalian betah di tempat pengap begitu?
Kau juga harus sedikit melatih otakmu, bukan cuma tubuhmu.
Soalnya kau ini sangat bodoh.
Sudah kuduga, Sakura memanggil Naruto hanya dengan nama depannya.
Itu kejam sekali, Sakura.
Naruto, Sakura...
Boleh aku bergabung dengan obrolan kalian?
Oh! Jadi begini, aku membaca sebuah buku.
Cara untuk lebih akrab, begitu.
Disarankan untuk memanggil dengan nama depannya saja
atau memakai nama panggilan dan panggilan hormat.
Dengan begitu, akan terasa lebih ramah
dan menjadikan lebih akrab.
Oh, jadi kau sedang memikirkan hal seperti itu, ya?
Karena itu kau ada di perpustakaan?
Ya.
Aku sedang memikirkan nama panggilan dan panggilan dekat untuk kalian.
Namun, aku tak terpikir yang bagus,
jadi, aku panggil dengan nama depan saja.
Tak kusangka dia akan serius dengan hal semacam ini.
Kau tak perlu memikirkan hal semacam itu.
Nanti akan berjalan sendirinya.
Untuk nama panggilan atau panggilan hormatnya,
cukup lihat dari karakter orang bersangkutan saja.
Sebagai contohnya, kalau berbicara dengan Naruto...
Naruto bodoh! Atau, Naruto bego!
Sakura, itu menusuk sekali!
Jadi begitu. Karakter, ya?
Ternyata Sai seperti ini.
Dia sangat berbeda saat pertama kali bertemu.
Apa?
Kau tak perlu memandangku seperti itu.
Terima kasih. Aku mulai paham sekarang.
Busuk.
Sai, itu terlalu kelewatan!
Hah? Apa maksudmu?
Sakura, kenapa aku yang kena pukul?
Begitu. Jadi, kau anggota baru tim.
Sai, senang bertemu denganmu.
Ya.
Sakura, ke sini sebentar.
Mereka berdua terluka, apa mereka berantem lagi?
Aku tak kaget kalau soal Naruto yang mudah marah.
Bukan, tak terjadi apa-apa. Mereka akrab saja.
Oh, jadi begitu. Kalau begitu, bukan masalah.
Dialah Kakashi Hatake, orang yang kudengar saat dalam Divisi Pelatihan Anbu.
Naruto.
Ya.
Guru Kakashi, mengenai misi kami sebelumnya...
Aku sudah dengar semuanya dari Yamato.
Mengenai Sasuke juga.
Kita tak punya banyak waktu.
Jika terus begini, dia akan...
Dengan kekuatan sekarang, kami tak akan bisa membawa Sasuke.
Dia sudah jadi terlalu kuat.
Kalau begitu, cukup jadi lebih kuat lagi, 'kan?
Namun, kecepatan perkembangan Sasuke sangatlah luar biasa.
Menurut Nyonya Tsunade,
mungkin mereka memakai jurus terlarang atau obat-obatan.
Kabuto juga bersama mereka.
Mungkin mustahil mengetahuinya dari buku seperti ini.
Bagaimana cara pikir orang yang membuat manusia jadi percobaan?
Artinya, kita harus jadi lebih kuat dengan cepat.
Namun, caranya?
Aku di sini tak hanya santai berdiam diri.
Aku selalu memikirkannya.
Aku sudah dapat ide.
Akan tetapi, latihan ini sangatlah cocok untuk Naruto,
atau bisa bilang, hanya Naruto yang bisa melakukannya.
Dalam latihan ini...
Jika berhasil, mungkin kau akan melampauiku.
Aku akan melampaui Guru Kakashi?
Benar.
Aku akan sepanjang waktu mendampingimu dalam latihan ini.
Ini latihan yang berbeda dari biasanya.
Latihan seperti apa?
Kita akan menciptakan ninjutsu baru untukmu.
Dengan kata lain,
kau akan mempelajari ninjutsu yang akan melampaui Rasengan.
No comments yet. Be the first to leave one.