Sulutan

Sulutan

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Sulutan 2026 WEBRip id
കമന്ററി എഴുതിയത് Kudalumping
01:12:07

ടാഗുകൾ

webdl
manually_transcribed
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-01-20
ഡൗൺലോഡുകൾ: 181
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Lagi!

Lagi!

Lebih keras!

- Lebih keras! - Lagi?

Enak sekali!

Goyang terus!

Kau suka?

Goyang terus!

Seperti ini!

~ MARKAS138 ~ Kandang Para Juara

Ada yang tampak senang nih!

Kau pasti sudah tak sabar menunggu hari besar kita!

Aku sedang memikirkan apa aku sudah membuat pilihan yang tepat.

Tentu saja, ya!

Yang penting akulah yang kau pilih.

Aku akan menjagamu dan membuatmu seperti seorang putri.

Dan kau akan jadi perempuan paling bahagia di seluruh dunia.

- Aku pergi kerja sekarang. - Hati-hati.

- Hai! - Hai!

Selamat pagi, Kak!

Aku menerima undangan pernikahanmu.

Aku juga sudah menandai tanggalnya.

Kupikir kau tidak bisa datang.

Marco bersikeras agar kalian datang ke pernikahan kami.

Itu sangat berarti bagiku.

Terima kasih!

Dia seharusnya menjagamu dengan baik.

Jika dia membuat kesalahan,

aku akan memastikan membantumu.

Tapi,

calon suamimu sangat tampan.

Sempurna!

Baiklah, ayo bekerja.

Bukankah orang yang menggantikan Mercy mulai bekerja hari ini?

Ya.

Kau tahu apa?

Menurut sumber terpercayaku,

dia dari Manila.

Mereka bilang dia berjiwa bebas dan agak tak biasa.

Apa yang membuat dia berbeda?

Aku tak bertanya.

Mereka hanya bilang dia berbeda.

Bertingkah sok perkasa dan angkuh.

Kurasa namanya Nena.

Lena.

Bukan Nena.

Oh!

Lena, Hai!

Selamat datang!

Ngomong-ngomong, namaku Regine!

Ini akan jadi mejamu, Lena.

Jika kau punya pertanyaan atau permintaan, silakan datang dan temui aku di mejaku.

Terima kasih!

Hai!

Kenapa kau masih di sini?

Sekiranya kau membutuhkan bantuan.

Aku baik-baik saja. Kau bisa pulang.

Mau makan sesuatu?

Apa kau kenyang hanya dengan itu?

Tentu saja!

Kau hanya punya ini, tapi, kau masih membagikannya?

Jelas sekali, agar kita bisa menikmati bersama!

Hei!

Itu tidak apa-apa, oke?

Kau tahu apa?

Aku sangat mengerti perasaanmu.

Mungkin kau malu pulang lebih

cepat karena kau masih baru.

Tentu saja.

Jadi, kau tidak sendirian.

Nyatanya,

kau satu-satunya yang masih bekerja.

Kau baik sekali.

Namaku Mara.

Lena.

Ehm, apa sebaiknya kita pulang bareng?

Baik, ayo.

Apa kau biasanya datang ke sini?

Aku biasanya mampir ke sini sepulang kerja.

Kau?

Hanya lewat saja, tapi lalu aku melihatmu.

Kau tinggal di mana?

Tepat di sekitar sini.

Hanya satu kali naik kendaraan saja.

Apa kau menyewa tempat?

Lalu kenapa kau meninggalkan Manila?

Bukannya ada banyak peluang di sana.

Aku mencari tempat yang tenang.

Dan, ini adalah kota kelahiran ayahku.

Sejak orang tuaku meninggal,

aku berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain.

Selamat datang.

- Mau makan sesuatu? - Tentu.

Maaf.

Tidak apa-apa.

Tidak masalah.

Aku tahu itu tak sengaja.

Baiklah, ayo makan.

Oke.

Jadi kita bisa menikmati bersama.

Hei!

Itu tidak apa-apa, oke?

Ugh! Ini menyebalkan.

Mara mencapai kuota lagi!

Dia sungguh luar biasa!

Seolah dia memberi makan selusin orang sendirian.

Dia menduluiku.

Tapi, targetku sebenarnya Pak Morales.

Kenapa kalian bergosip di mejaku?

Agar mereka tidak mendengar kita.

Kau tahu Mara membenci posisimu karena kau menyebalkan baginya.

Kau luar biasa!

Kaulah yang mencuri klien darinya!

Hei!

Kalau dipikir-pikir lagi,

Pak Morales sebenarnya kerabat tetanggaku, yang juga temanku.

Hah?

- Terima kasih, Pak. - Sama-sama.

- Hati-hati. - Baik.

Sangat sulit merebut klien dari agen yang bagus.

Apa kau yakin tentang itu?

Sepertinya kau berhasil menangkap ikan besar, Mara.

Ayo bergabung makan di luar.

Mungkin nanti. Aku masih ada urusan.

Oh wow.

Kau sungguh luar biasa.

Kau tidak berhenti meski sudah waktu makan siang.

Kau terlalu membesar-besarkan promosi ini.

Pernikahan akan segera berlangsung.

Kau dan Marco perlu menabung.

Benar 'kan, Mara?

Kau berkirim pesan dengan siapa?

Aku bertanya.

Pendeta dari gereja.

Aku mengurus segala hal untuk pernikahan kita.

Benarkah?

Pendeta?

Membalas bahkan di jam segini?

Apa sih masalahmu?

Hah?

Kalau begitu, tanyakan saja pada pastor besok!

Kau penuh curiga!

- Berikan ponselmu. - Jangan berani-berani.

Aku hanya mau memastikan apa benar pendeta yang kau ajak bicara.

Hentikan, Mara!

Pernikahan kita akan segera tiba.

Dan sekarang kau bersikap seperti itu?

Aku tidak bisa mengantarmu besok.

Aku akan pergi lebih cepat.

Halo Pak?

Apa kau yakin dengan kesepakatan yang kau buat tadi?

Aku mau menawarkanmu lahan yang lebih murah dengan lokasi yang lebih baik.

Oh tidak!

Agen itu.

Harganya terlalu mahal.

Hah?

Benarkah?

Kau sudah menandatangani kontraknya?

Baiklah.

Sampai jumpa.

Kau bicara dengan siapa?

Sudah larut malam.

Masih belum ada penjualan?

Nol.

Sebenarnya kau bicara dengan siapa?

Kliennya Mara, 'kan?

Kau tahu apa?

Kau terlalu banyak bicara, untuk orang yang belum menjual apa pun.

Apa yang terjadi dengan yang kukatakan?

Berikan yang ini dulu.

Berhenti jual mahal. Aku tahu kau menginginkan ini.

Bagaimana rasanya mencoba menghibur Marco dan aku sekaligus?

Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan.

Bukankah kau sudah mengirimkan video padaku?

Hei! Hapus saja!

Dan jika tidak?

Kenapa harus repot-repot dengan video?

Kapan...

Kita bisa melakukannya Mara.

Tunggu.

Mungkin masih ada orang di sana.

Sekarang sudah tidak ada orang, mereka sudah pergi.

Hanya kita.

Kau seharusnya melihat ekspresinya saat Pak Morales menandatanganinya.

Lubang hidung temanmu jadi sangat besar.

Persis seperti ini!

Setidaknya sudah selesai.

Sejujurnya, kupikir Regine memenangkan hatinya.

Apa memang seperti itu kalian para agen senior?

Brengsek.

Dia bahkan diundang ke pernikahanmu, ya?

Sekarang aku tahu kau hanya berpura-pura.

Lagipula aku memang tak mau mengundangnya.

Tapi Marco bersikeras.

Jadi, rekan kerja kami yang lain pun diundang.

Hah?

Itu aneh.

Apa Regine dan tunanganmu berteman baik?

Aku tidak yakin.

Omong-omong,

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left