ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Nacho! Nacho!
Nacho! Nacho! Nacho! Nacho!
Alih Bahasa A.Mussoullini
Untukmu.
Satu untukmu.
Untukmu.
Satu untukmu.
Satu untukmu.
Kenapa kita tidak pernah makan selada?
Bersyukurlah, Juan Pablo.
Khusus hari ini makanannya enak.
Anak-anak, tersenyum serta berbahagialah,...
...karena Tuhan telah memberkati kita dengan kehadiran guru baru.
Beliau berasal dari Oaxaca Parish Convent...
...of the Immaculate Heart Sisters Lady Mountains...
...of Guadalupe.
Suster Encarnacion.
Terima kasih, Bruder.
Anak-anak, hari ini Suster mau bercerita suatu kisah tentang Isabel.
Baik, main baru lagi.
Ambil!/ Hei, itu bolaku!
Suster.
Aku Ignacio.
Semoga Tuhan menyertaimu, Ignacio.
Begini, aku ingin tahu apakah kau bersedia...
...ke tempatku nanti malam untuk makan roti panggang.
Cari kegiatan lain sana!
Ada seorang pria yang sedang sakit flu, jenguklah dia.
Tapi, aku dan Suster--/ Kau selalu mengeluh...
...karena tak pernah ditugasi seperti pendeta.
Nah, sudah kuberi tugas yang kau mau.
Sekarang, pergilah,...
...agar aku dan Suster bisa membahas hal-hal suci.
Aku suka sapimu.
Di mana yang bersangkutan?
Ya Tuhan, terimalah Almarhum di kerajaan-Mu.
Terima kasih atas kehadirannya.
Almarhum telah menjalani hidupnya dalam kesenangan.
Almarhum memiliki istri yang cantik,...
...kebun yang subur,...
...serta koleksi boneka khas Rusia.
Semoga Almarhum dapat beristirahat dengan tenang.
Oke.
Hei!
Ramses...
TURNAMEN GULAT PEMULA
HADIAH UTAMA $200
DAFTAR SEKARANG
Nacho! Nacho! Nacho! Nacho! Nacho!
Oke.
Apa kabar?
Ini sudah larut sekali, Ignacio.
Sebentar.
Roti panggang yang enak.
Aku dengar, yang lainnya menjulukimu "blasteran".
Ibuku merupakan misionaris Lutheran dari Skandinavia...
...sedangkan ayahku, diaken dari Meksiko.
Mereka berusaha saling membuat pindah agama,...
...tapi malah jadi menikah.
Lalu, mereka meninggal.
Tak usah basa-basi lagi.
Ceritakan padaku tentang dirimu.
Baik, warna favoritku adalah coklat muda.
Hewan favoritku adalah anak anjing.
Kegemaranku mengabdi pada Tuhan.
Mendaki gunung.
Bermain bola voli.
Kau pasti bercanda.
Semua yang baru kau katakan adalah kegiatan favoritku...
...setiap hari.
Jadi, kau senang hidup di sini?
Aku menyayangi anak-anak di sini. Merekalah jantungku.
Tapi, jujur saja, bruder-bruder yang lain menugasiku memasak,...
...tapi aku tak diberi uang untuk membeli bahan-bahan makanan segar.
Mereka juga berpikir aku tidak tahu banyak soal Pewarta Rahayu, tapi nyatanya tidak begitu.
Paham?
Tadi, aku melihat seorang pria di kota.
Orang-orang menyawerinya bunga serta memberinya bingkisan.
Terkadang, aku ingin rasa hormat semacam itu.
Siapakah dia?
Jujur saja, dia adalah pegulat.
Bermain gulat itu perbuatan yang dibenci, Ignacio.
Orang-orang memang bersorak untuknya, tapi dia idola palsu.
Terserahlah.
Bersabarlah, Bruder.
Cobaan ini akan berlalu.
Apa ini?
Sisa-sisa makanan.
Selamat menikmati.
Tak ada rasanya.
Tak ada bumbunya. Mana keripiknya?
Ada yang mencurinya.
Kau tak memberi tahu kalau itu keripik milik Tuhan?
Tadinya mau...
Kau tidak berguna, Ignacio./ Tenang, Bruder-bruder.
Ini hidangan makan siang terburuk yang pernah kusantap.
Tugasmu hanya memasak.
Apa kau tidak sadar kalau aku menderita diare sejak Paskah?
Oke.
Mungkin aku memang tidak cocok mengemban tugas ini.
Tugas memasak. Tugas yang berkaitan dengan orang meninggal.
Mungkin sudah saatnya aku mencari tugas yang lebih baik.
Menurutku makanan buatanmu enak.
Akulah yang menjaga gerbang takdirku,...
...dan akan kusongsong masa kejayaanku di teriknya sinar matahari.
Kau setuju?
Sampai nanti.
Hei! Dengarkan aku! Hei!
Tenanglah. Aku butuh bantuanmu.
Lumpuhkan kakinya!
Dengarkan aku!
Hari ini, ada kesempatan sekali seumur hidup untukku, tapi sebelum itu aku perlu seorang pria.
Lepaskan aku!
Tidakkah kau mengerti?
Kemampuan kita berdua digabungkan di atas ring, tag team .
Kau gila!
Apa kau tidak lelah terus-terusan dihina orang?
Kalau aku, lelah!
Tak maukah kau mengecap sedikit rasa kejayaan?
Supaya tahu seperti apa rasanya?
Tidak mau!
Kalau menang, kita dapat uang 200 peso!
Chancho!
Chancho!
Chancho, aku pinjam pakaian.
Apa kau mau minggat?
Tidak, Chancho, aku takkan meninggalkanmu.
Aku cuma mau pinjam pakaian.
TURNAMEN GULAT PEMULA
Rambutnya. Kami mempertaruhkan rambutnya.
Apa?
Kau lawan yang besar.
Aku lawan yang kecil.
Aku tak mungkin bergulat dengannya.
Kau tinggi dan cepat seperti gazel. Kau pasti bisa.
Mintalah kekuatan kepada Tuhan.
Aku tak percaya Tuhan, tapi sains.
Kau belum pernah dibaptis?
Hei. Apa kabar?
Temanku hebat.
Halo!
Aku bicara padamu. Nanti aku ke sana.
Sisakan jagungnya untukku.
Sisakan jagungnya untukku makan nanti.
Hei. Santai.
Ayo, Esqueleto!
Oke.
Tidak masalah. Kami sedang menari.
Tidak terasa sakit!
Dan aku pun menghilang!
Rasakan. Ya! Aku akan menarikmu.
Jurus injakan sepatu!
Jurus perasan Anaconda.
Oke.
Nacho! Nacho! Nacho! Nacho! Nacho!
Semental! Semental! Semental! Semental!
Mereka ternyata lemah, ya?
Rambutku dijenggut sampai pitak!
Tampangku jadi jelek./ Ayolah, Sayang.
Kau mengijinkan mereka menyakitiku seperti ini.
Aku tak boleh membiarkan siapa pun melihat wajahku, Steven, ayolah.
Malam ini, dapat kurasakan sesuatu dari dalam lubuk hatiku,...
...yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Ingatkah kau waktu para penonton meneriakkan namaku...
...lalu kugunakan kekuatanku untuk merobek baju ini?
Ya.
Aku juga melihat kau dihajar sampai pingsan.
Apa ini?
Uang. Memangnya apa lagi?
Tapi, kami kan kalah.
Kita semua kebagian jatah.
Dengar, para penonton menyukai kalian.
Kembalilah minggu depan, akan kusiapkan pertarungan lagi untuk kalian.
Chancho.
Bila sudah dewasa,...
...terkadang kita suka memakai celana ketat...
...di kamar sendiri.
Iseng-iseng saja.
Jangan khawatir. Aku takkan bilang siapa-siapa.
Saat ini, aku sedikit khawatir.
Tentang keselamatanmu dan lain hal.
Kenapa kau belum pernah dibaptis?
Belum sempat saja.
Entah mengapa aku harus selalu dihakimi...
...hanya karena aku cuma percaya pada sains.
Malam ini, kita akan melawan Satan's Cavemen.
Kupikir alangkah bagusnya bila kau...
Terpujilah Tuhan!
Hei, kita tak diperbolehkan menonton gulat.
Hei! Hei!
Ganti!
Apa? Kau sedang apa?
Jangan, jangan! Jangan!
Ignacio.
Jangan! Jangan, jangan! Jangan!
Apa yang...
Menyingkir!
Tarung! Tarung! Tarung! Tarung!
Tarung! Tarung! Tarung! Tarung! Tarung! Tarung!
Chancho! Turunkan dia!
No comments yet. Be the first to leave one.