ആദ്യത്തെ 144 വരികൾ.
Itu turnamen yang luar biasa.
Sayang sudah berakhir.
Rumah itu...
Sangat membosankan.
Hei.
Kau bisa ikut denganku.
Kita akan berburu dengan elang
berlayar, bersenang-senang.
Akan kuasah pedangmu agar kau tak mempermalukan dirimu lain kali.
- Kau pernah ke Tarth? - Pria ini sekarat, Tuan.
- Apa? - Lukanya sangat parah.
- Ini di luar kemampuanku. - Yang benar saja.
"Di luar..." Bokong gatal itu di luar kemampuanmu, Temanku.
Pergilah, Penyihir.
- Enyahlah kau. - Baik, Tuan. Segera.
Jalang. Tak apa. Kau baik-baik saja. Dia maester yang buruk.
Dengar.
Ikut aku ke Storm's End
dan aku akan menyayangimu seperti saudara.
Jalang.
Jika tidak...
Persetan denganmu, aku akan membencimu seperti saudara.
Tawaran yang bagus, Lyonel.
Tapi hanya ada rasa sakit
dan penderitaan bagi orang di sekitarku.
Kau telah berbuat baik bagi Kerajaan. Kau akan lihat suatu hari nanti.
- Naga yang baik adalah naga mati. - Yang benar saja!
Baelor berjuang untukku. Dia mengorbankan nyawanya.
Bisa bicarakan dia dengan sedikit hormat?
Persetan itu, dan persetan kau!
Aku berjuang untukmu.
Hardyng, Beesbury, bocah apel itu.
Kami berjuang untukmu.
Pangeranmu berjuang untukmu melawan orang yang bersumpah melindunginya.
Dia tak mempertaruhkan apa pun!
Para dewa tak menyukai penipu.
Lalu kenapa mereka mendukungku?
Ini bukan dukungan, ini...
Ini ejekan.
Akan ada perang.
Kita bisa menjadi kekuatan, kau dan aku.
Kau akan mempertimbangkannya?
Bagus.
Karavan berangkat setelah pembakaran.
Baelor dari Klan Targaryen.
Pangeran Dragonstone.
Ahli waris Takhta Besi.
Tangan Kanan Raja Daeron yang Baik.
Penguasa Tujuh Kerajaan.
Serta Pelindung Kerajaan.
Semoga para dewa menjaganya.
Pangeran.
Ayahmu, dia...
Dia pria yang hebat.
Dia tewas dalam zirahku.
Banyak putra yang tewas dalam zirah ayahnya.
Berapa banyak ayah yang tewas dalam zirah putranya?
Aku tidak tahu.
Dia masih muda.
Dia mampu menjadi raja yang hebat.
Yang terhebat sejak Aegon si Naga.
Kenapa para dewa membawanya dan meninggalkanmu?
Aku juga penasaran.
Pergilah, Ser Duncan.
Ser Duncan!
Dunk!
Kami pergi ke kampmu, tapi kau tak ada.
Aku mulai khawatir.
Kau datang dari pemakaman Baelor?
Aku tak percaya kau pergi.
Kupikir aku berutang kepadanya.
Semua orang...
Semua orang menyalahkanku atas kematiannya, bukan?
Aku tidak.
Baiklah.
Steffon mengambil tendaku.
Katanya aku mengkhianati keluarga dengan meninggalkannya.
Kau percaya itu?
- Tidak diberikan apa-apa. - Maaf, Raymun.
Tidak perlu. Dia hanya marah karena kalah.
Sidang tujuh orang pertama dalam ratusan tahun
dan Lord Steffon Fossoway dikalahkan oleh adik sepupunya.
Lagi pula
lebih baik menjadi apel hijau mentah daripada apel merah busuk.
Cocok untukmu.
Kurasa aku mematahkan salah satu rusuk sepupuku.
Selamat pagi.
Selamat pagi.
Ser Duncan, ini Rowan.
Dari Apel Hijau Fossoway.
Istriku.
Senang bertemu denganmu, Ser Duncan.
Ya.
Senang bertemu denganmu juga, Lady Rowan.
Dia menonton persidangan. Dia bilang aku bertarung bak banteng liar.
Serta dengan keanggunan banteng.
Aku tak punya pengawal untuk merawat lukaku.
Dia menawarkan untuk membantuku melepas zirahku.
Dia bilang aku membuatnya hamil
jadi, kupikir kami harus menikah.
Sepertinya anak laki-laki.
Kau dengar itu, Ser Duncan? Anak laki-laki.
Itu...
Ser Duncan.
Pangeran Maekar ingin bicara.
- Ikut kami. - Dia tidak akan ke mana-mana.
- Dia sudah cukup menderita. - Tidak apa-apa.
Aku akan baik-baik saja.
Selamat.
Aku mengirim Aerion ke Timur.
Beberapa tahun di Kota-kota Merdeka
mungkin bisa mengubahnya menjadi lebih baik.
Beberapa orang akan bilang aku berniat membunuh saudaraku.
Para dewa tahu itu bohong
tapi aku akan mendengar rumor sampai aku mati.
Kau mengayunkan gadanya, Tuan.
Tapi Pangeran Baelor tewas untukku.
Kau juga akan mendengar mereka bergosip.
Raja sudah tua.
Saat dia mati
tiap kali kalah perang atau gagal panen
orang akan berkata, "Baelor pasti takkan membiarkannya terjadi."
"Tapi kesatria pagar itu membunuhnya."
Andai aku tak bertarung
kau akan memotong tangan dan kakiku.
Aku duduk di bawah pohon pagi ini
dan bertanya, bisakah aku memotong satu?
Maksudku, bagaimana bisa kaki sepadan dengan nyawa pangeran?
Jawaban apa yang diberikan pohonmu?
Tiap hari saat senja
Ser Arlan akan berkata, "Entah apa yang akan terjadi besok."
Mungkinkah hari esok akan datang saat aku membutuhkan kaki itu?
Saat kerajaan butuh kaki itu, bahkan lebih dari nyawa pangeran?
Tidak mungkin.
Kerajaan memiliki kesatria pagar sebanyak gelandangan.
Putra bungsuku tampaknya mulai menyukaimu, Ser.
Sudah saatnya dia menjadi pengawal.
Tapi dia bilang tidak akan melayani kesatria selain kau.
Dia anak yang sulit diatur, seperti yang kau lihat.
Dia anak yang baik.
Hanya butuh ketegasan.
Kau mau menerimanya?
Aku?
Ada tempat untukmu di Summerhall.
No comments yet. Be the first to leave one.