The Mentalist

The Mentalist

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 3

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The Mentalist S03E06 Pink Chanel Suit NF WEB-DL WEBRip
കമന്ററി എഴുതിയത് LinKy

ടാഗുകൾ

webdl
netflix_synced
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-08-20
ഡൗൺലോഡുകൾ: 1
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Lahan Sebring Atherson, California

Penghormatan terakhir Terhadap Ethel Black Sebring

Sophie...

Bisa kau bujuk adikmu untuk sekadar muncul saja?

- Aku tidak yakin. - Kumohon, cobalah.

- Tentu, Bu. - Baiklah.

Apa kabar? Senang melihatmu.

Abs?

Abs?

Abby, kau sudah bangun?

Baik. Aku menuju gerbang depan. Di mana posisimu?

Hai, Bos.

Nama korban Austin Marr, 23 tahun, dengan banyak luka tusukan.

Terbunuh di pondok tamu itu sekitar pukul 02.00 dini hari tadi.

Ada apa dengan sekuritinya?

Pondok tamu ini milik hakim federal, Pauline Fitzwilliam.

Ibunya baru saja tiada.

Banyak orang penting datang untuk acara penghormatan.

Sungguh pengamanan yang kaku untuk sebuah penghormatan.

- Di mana Jane? - Entahlah.

Dia mungkin akan menyusul saat tiba di sini.

Benda logam harap dimasukkan ke wadah plastik.

Aku sedang mencari Abby.

Aku bahkan tak tahu Austin ada di sini.

- Dia tak tinggal di sini? - Tidak. Dia kekasih Abby.

Dia baik dan lembut.

Siapa yang tega lakukan ini padanya?

- Tetaplah fokus denganku, Sophie. - Baiklah.

- Austin punya keluarga di sini? - Tidak.

- Kau tahu di mana dia bekerja? - Aku tak yakin. Dia...

- Dia ilustrator buku anak-anak. - Bagaimana hubungannya dengan Abby?

Mereka saling mencintai. Austin perlakukan dia layaknya emas.

- Kapan terakhir kau melihat adikmu? - Kemarin sore.

Di mana dia? Apa yang terjadi padanya?

Itu yang sedang kami cari tahu.

Kami akan langsung kabari begitu kami tahu sesuatu.

- Terima kasih atas waktunya. - Dia baik-baik saja, 'kan?

- Karena dia adikku. - Akan kami kabari.

Baiklah.

Aku sudah bicara pada sekuriti.

Mereka sudah menutup perimeter sekitar lokasi.

Tak ada yang bisa keluar masuk tanpa melewatinya.

Abby datang kemarin pagi pukul 08.40, tapi tak tercatat dia pergi.

Jadi dia masih di dalam?

Itu dia. Kepolisian setempat dan sekuriti menyusuri semua tempat.

Setiap gedung dan ruangan, tapi mereka tak menemukannya.

- Mungkin pergi dengan orang lain. - Sekuriti bilang tidak.

Mereka sudah periksa semua yang pergi dan bahkan juga mobilnya.

Jadi Abby menghilang, tapi sekuriti bilang dia tak pernah pergi?

Hari yang sungguh aneh.

Cho, periksa semua tentang Austin.

Rumah, pekerjaan, dan teman-temannya.

Van Pelt, minta pada sekuriti nama orang-orang yang ada saat kejadian.

- Aku ingin bicara kepada mereka. - Segera kulakukan.

Dan jika kau lihat Jane, bilang kepadanya dia sudah terlambat.

Harap letakkan semua benda logam di wadah plastik ini.

Harap mundur dan kosongkan saku Anda.

Aku dari CBI dan kini terburu-buru, aku langsung lewat saja.

Mana lencanamu?

- Kau menarik tanganku. - Mungkin kau tak mendengarku.

Aku Markus Whiteside, kepala penjaga di sini. Mana lencanamu?

- Ini lencanaku. - Baiklah.

- Silakan lewat gerbang ini. - Mana lencanamu?

- Kau mau buat masalah di sini? - Tidak. Aku hanya bertanya.

- Lewat gerbang ini. - Aku orang baik, Bung.

- Aku ke sini untuk membantu. - Keluarga, teman, CBI lewat sini.

- Kau mengerti? - Ya, aku mengerti.

- Berarti kau akan lewat situ juga? - Tentu saja.

Silakan, Markus, kau duluan. Hanya ini yang bisa aku lakukan.

Bolehkah aku... Terima kasih.

Tampaknya berhasil.

Secicip saja.

- Aku hanya minta secicip. - Tidak boleh.

- Mungkin harus kuambil sendiri. - Ambil saja.

- Aku sangat mencintaimu. - Aku juga mencintaimu.

Kalian dengar itu? Dia mencintaiku.

Aku tahu apa yang terjadi.

Apa itu, Ibu Hakim?

Tiga bulan lalu aku menghukum pria bernama Raymond Tubbs...

Selama 40 tahun tanpa pembebasan bersyarat.

Dia penganut supremasi kulit putih dan mengepalai geng...

Yang selama ini merampok bank di sekitar pesisir.

Tn. Tubbs bersumpah akan membunuhku dan keluargaku.

Jadi jelas seseorang yang bekerja padanya...

Membunuh Austin yang malang dan menculik Abby.

Tapi tim sekuritimu bilang tak ada yang memasuki kompleks.

Kata mereka pun Abby masih di sini. Mereka mencari tapi tak menemukan.

Jadi jelas mereka keliru dalam beberapa hal.

- Di mana Tubbs dipenjara? - Folsom.

Tapi itu tak menghentikannya.

Bulan lalu dia kirim anggota gengnya untuk membobol rumah kami.

Saat itulah aku tingkatkan keamanannya.

Apakah tim forensikmu menemukan sesuatu dari TKP?

Bu, kami tak bisa berikan detail penyelidikan sebelum selesai.

Agen, aku pernah jadi jaksa wilayah selama 12 tahun.

Aku bisa menelepon untuk cari tahu apa yang sudah kaudapatkan...

Atau kau bisa langsung memberitahuku.

Sidik jari sebagian terdapat pada senjata pembunuhnya di darah Austin.

Kami sedang memeriksanya.

Baik. Itu pasti milik anak buah Tubbs.

Jika kau melacaknya, kau akan temukan Abby.

Kami akan memeriksa Tubbs, tapi ada yang perlu diselidiki.

Contohnya?

Bu, sesuai prosedur, kami periksa latar belakang Abby.

Dia punya masalah alkohol dan narkotika.

Itu dulu.

Sudah berbulan-bulan dia bersih. Apa kaitannya dengan kasus ini?

Orang tua tak selalu pertama tahu soal kambuhnya kembali.

Pengedar narkoba adalah teman yang berbahaya.

- Abby bersih dan sadar. - Bagaimana dengan Austin?

Dia pun begitu.

Bagaimana hubungan mereka belakangan ini?

Baik-baik saja.

Ada banyak luka di wajah Austin.

Bekas cakaran seperti mereka telah bertengkar sesaat sebelum terbunuh.

Menurutmu, Abby bertengkar dengannya lalu membunuhnya?

Seperti yang tadi kubilang, ada hal lain perlu diselidiki.

Agen, jika putriku terluka karena kau buang waktu...

Memeriksa berkas pribadinya, kariermu akan segera berakhir.

Kau mengerti maksudku?

Bu, aku paham kau tertekan menghadapi keadaan ini.

Kami akan selidiki hal apa pun. Itu tugasku.

- Ada yang bisa kubantu? - Tergantung.

- Siapa kau? - Ed Saban.

- Dan kau adalah... - Patrick Jane, CBI.

Aku sudah bicara dengan rekanmu, kurasa namanya Van Pelt.

Apa itu artinya kau sudah bosan ditanya?

- Bukan. Maksudku... - Bagus. Di mana kau semalam?

Di sini. Di ranjangku.

Aku lelah bekerja seharian, lalu minum obat tidur.

Sebenarnya aku bukan polisi.

Aku semacam penasihat.

- Lucu. - Tidak.

Kau punya kesan medis yang jelas. Apa kau dokter keluarga?

Aku dokter yang menangani Ethel. Aku merawatnya sekitar setahun ini.

Usia Ethel 93 tahun. Kurasa dengan menilik semua hal...

Kami telah memberinya akhir yang damai.

Menurutmu apa yang terjadi pada Abby?

Siapa?

Abigail Fitzwilliam, cucu Ethel.

- Ya, Abby. Kenapa dia? - Bukankah dia menghilang?

Benarkah? Polisi tahu itu?

- Kau bercanda lagi. - Ya.

Bagaimana kau mendeskripsikan Abby?

Gadis yang baik hati, penuh semangat, dan lincah.

Permisi.

Tolong pegang ini.

- Halo, Lisbon. - Jane, di mana kau?

Aku sedang bicara dengan dokter keluarga di sini.

Katanya gadis itu tukang mabuk berhasrat seks tinggi. Menarik, ya?

- Aku tak bilang begitu. - Ya, dengan meneriakkannya.

- Aku di pintu depan. Temui aku. - Ya. Aku segera ke sana.

Terima kasih atas waktumu.

Tak ada tanda-tanda gadis itu?

Tidak. Kata sekuriti dia tak mungkin pergi tanpa sepengetahuan mereka.

Kita harus periksa apakah dia tidur dengan salah satu sekuriti itu.

Bisa dipertimbangkan.

Ibunya bilang Neo-Nazi yang menjadi dalang kasus ini.

Tapi kata sekuriti tak ada yang memasuki lahan ini.

- Pecahkan itu. - Beri aku semenit.

Cho, tolong periksa Tubbs. Dia ada di penjara federal Folsom.

Bicaralah kepadanya. Tanyakan apa yang dia tahu soal Fitzwilliam.

Jika ada kabar soal sidik jarinya, kabari aku.

- Sudah semenit. Apa jawabannya? - Belum semenit, 30 detik kurang.

Agen Lisbon.

Katamu akan mengabariku jika tahu sesuatu. Sudahkah?

- Belum, Sophie. Maafkan aku. - Aku sudah dapat.

Kau memintaku memecahkannya, maka kupecahkan.

Apa? Apa itu?

Tak ada tuntutan penebusan, jadi tak mungkin penculikan.

Tinggal tiga pilihan perihal menghilangnya adikmu.

Satu, dia dibunuh dan tubuhnya dipindahkan dari kompleks ini.

Dua, dia dibunuh dan tubuhnya disembunyikan di kompleks ini.

Atau tiga, dia membunuh Austin dan kabur.

- Itu tak mungkin. - Kau menyembunyikan sesuatu.

Apa? Tidak.

- Sesuatu tentang adikmu. Apa itu? - Tak ada.

Ayolah. Kau bisa bilang padaku.

Kau tak kenal Abby. Dia tak akan menyakiti Austin.

Kau ingin percaya itu, tapi kau tahu itu tak benar, 'kan?

Kau pernah menyadari adanya perasaan fisik tak enak...

Saat kau harus mengakui perbuatan yang tak kaulakukan?

Jantung berpacu cepat, pusing, dan sakit punggung.

Kau akan segera merasa lebih baik jika sekarang katakan sebenarnya.

Saat ini juga.

Kemarin aku ke pondok tamu untuk menemui Abby.

Austin ada di sana dan mereka sedang bertengkar.

Aku tak pernah lihat mereka seperti itu.

Abby mencoba pergi dan Austin mulai mengguncangnya.

Dia membentak dan mengguncang tubuh Abby.

- Lalu apa yang dilakukan Abby? - Dia memukul wajahnya.

- Austin berdarah. - Lalu apa yang terjadi?

Entah, aku langsung pergi.

Permisi.

Tentu saja. Terima kasih, Sophie. Itu sangat berarti.

Sebaiknya kau istirahat, mungkin perbanyak waktu tidurmu.

Baiklah.

Saat bangun nanti, kau akan merasa jauh lebih baik.

Terima kasih.

Forensik dapat kecocokan sidik jari dari pisau yang digunakan.

More Indonesian subtitles for The Mentalist

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left