ആദ്യത്തെ 156 വരികൾ.
subtitle by ++++ SonOfGotham ++++
Aku takkan melewatkan musik country itu di pagi hari.
Kau pasti akan kangen aku, kan?
Semoga aku punya kesempatan.
Kau akan jadi pengganti Dolly Parton!
Bisakah kakimu diam?
Aku akan naik banding, jadi itu akan mati sebelum dipakai.
Ketika nyala, kau tak boleh meninggalkan alamat terdaftar...
setelah jam 7.00 malam sampai 7.00 pagi.
Itu aku?
Sialan!
subtitle by ++++ SonOfGotham ++++
- Dia sedang mandi. - "Halo, Rose-Lynn.
Kau mau secangkir teh? Apa kabar?"
Berpakaianlah, demi Tuhan!
Berpakaianlah!
Jauh-jauh dari Glasgow, Skotlandia,
mari kita sambut gadis kecil bernama Rose-Lynn Harlan...
ke Opry.
Rose-Lynn Harlan, Saudara-saudara,
tampil untuk pertama kalinya di Nashville, Tennessee.
- Whoo! - Luar biasa.
Baik, sampai jumpa.
Kapan?
Kapan?
Ibu!
Oh, hai.
Ayo, Lyle. Ayo.
Ibu pikir ibu mau ke mana, siap seperti makan malam ikan?
Astaga, dia menirumu.
Mengkhawatirkan. Jangan lakukan itu.
Ibu tak ke mana-mana Ibu makan dengan kalian.
Dia tak bisa diam, kau tak mau bicara.
Ada apa ini? Diam bersponsor?
Kau kangen Ibu?
Rose-Lynn?
Kukira tadi ibumu.
Pasti sudah 12 bulan. Waktu cepat berlalu.
Iya.
Halo, Marion!
Selamat malam, kalian.
Dia terlihat cantik. Amanda.
Iya. Sudah seharusnya. Waktunya banyak.
- Dia masih berbaring di atas matras timah? - Oh, iya.
Ketika ada matahari dan dia memakai bikini.
- Suatu hari dia minta mentega. - Mentegamu?
Melumuri badannya. "Ini alami, Marion."
Iya, alami kalau kau roti gulung.
Mary akan menemui malam ini,
tapi radang sendinya parah, jadi...
- Oh, kasihan. - Iya.
Itu di lututnya jadi dia harus pensiun.
8 pound per jam, hari libur.
Katanya dia akan menemuimu, mungkin kau cocok.
Jadi ART, ya? Ya, sangat bagus.
Mengapa, apa yang kau pikirkan?
Berpikir? Tidak.
Aku tak berpikir. Aku baru keluar. Jangan khawatirkan aku.
Aku tak khawatir. Aku memikirkan anak-anakmu.
Aku akan ke Nashville.
Berharap saja gelang tahananmu bisa lolos pihak keamanan.
Pertama aku akan ke Opry dan mengambil pekerjaanku kembali...
dan aku akan berusaha keras.
Aku takkan berhasil di sini.
Di sana aku bisa mengasah bakatku, tampil setiap malam.
Mengasah bakat...?
Tidakkah kau berpikir kau sudah berkorban untuk khayalan itu?
- Apa kita belum cukup berkorban? - Kau anggap itu khayalan?
- Hanya itu kemampuanku. - Belajarlah berdagang.
- Kuliahlah. - Kau tak mendengarkan.
Aku tak peduli pekerjaanmu, tapi bekerjalah.
Aku punya bakat dan akan kumanfaatkan.
Kau tak menonton TV? Tak kekurangan orang yang bisa bernyanyi.
Persetan!
Kita mulai. Melangkah dan berputar.
Ayo, Sandra. Perhatikan kakimu!
Oh, Lone Ranger datang ke kota.
Bisa ambilkan aku bir, Jackie?
Perhatikan aku! Jangan tetanggamu!
Lihat aku. Jangan tetanggamu!
Aku ketinggalan apa?
Ada tikus sebelumnya?
- Iya. - Kalau begitu,
tak ada yang baru.
Kudengar kau bebas bersayarat.
Tak boleh kentut sembarangan.
Ya, tapi aku naik banding, jadi akan bebas beberapa minggu lagi.
Jumat dan Sabtu, dor.
Jumat dan Sabtu kami ada Mississippi Tundra.
Siapa?
Astaga, kau pasti putus asa.
Tak ada yang mau melihat pelaku kejahatan di sini.
Orang-orang ke sini untuk menghindarinya.
Johnny Cash juga pelaku kriminal, dasar bodoh.
Omong-omong kembalilah ke jebakan tikusmu.
Aku butuh pekerjaan ini, Jackie, dan itu band-ku.
Itu band kafe. Kaulah musuh terburukmu.
Aku tak setuju. Ada kompetisi ketat.
- Persetan kau! Enyahlah! - Keparat sialan!
- Kau merampas pekerjaanku, bukan? - Lepaskan!
- Lepaskan aku! - Keluar.
- Aku kerja di sini 10 tahun. - Ya, kau dilarang.
- Keluar! - Kafe payah!
Kau binatang. Binatang!
Bangsat!
Aku tak tahu kau masuk pagi.
- Bagaimana anak-anak? - Tanya lagi besok.
Dia tinggal di bagian bawah rumah.
Ada rumah lain di atas.
Temanku Andy tinggal di situ.
Lalu mereka membeli rumah di sampingnya.
Lauren tinggal di sebelah dengan balkon kecil.
Sialan!
Mereka punya CCTV,
yang kau lakukan di gerbang itu, bisa dilihat dari sini.
Gerbangnya tak kuapa-apakan.
Kau memaksa masuk.
Lepas sepatumu.
Ah, manis sekali.
Oh, ya, tak apa-apa.
Silahkan duduk.
Aku harus pergi. Ada orang di sini.
Ah. Oke.
Sampai nanti. Dah.
Halo! Aku Susannah.
- Hai. - Terima kasih sudah datang.
Jadi... sebelum ini kau kerja di mana?
Dia kerja di Stirling. Benar bukan, Rose-Lynn?
Tapi dia tak ingin kembali.
- Sangat indah di sana. - Megah.
Ya.
Baik, aku mau belanja.
Jadi, £12 per jam.
Duabelas? Sebenarnya, Mary mendapat...
8 pound? Benar, tapi... dia bisa menerima serendah itu...
karena dia juga minum.
Dia minum?
- Kupikir Mary tidak minum. - Tidak, tidak.
Minum, maksudnya, menerima jatah.
- Benarkah? - Ya, ya.
Aku tidak seperti itu.
Tahu maksudku?
Jangan membuat dia malu dengan menyinggungnya.
Kau perlu pemutih lagi, Susannah.
Nanti akan kuberikan bonnya.
Oke. Terima kasih
Rose-Lynn?
- Astaga! - Rose-Lynn? Maaf.
Aku akan keluar dan...
- akan kembali sejam lagi, oke? - Oke.
Atau... mungkin kurang.
Aku keluar masuk jadi tak tahu kapan kembali. Jadi...
Bagus.
Baik, sampai nanti.
Hei!
Astaga! Sial!
No comments yet. Be the first to leave one.