Men on a Mission

Men on a Mission (아는 형님)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

아형---Knowing---Brothers---E289 210717 540p-NEXT
കമന്ററി എഴുതിയത് KURIRMALAM
Subtitle by VIU

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2021-07-19
ഡൗൺലോഡുകൾ: 62
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

"Direkam sesuai dengan kebijakan pencegahan COVID-19"

"Di musim panas yang terik ini"

"Seseorang membersihkan kelas"

Ini tidak terhapus.

"Hari musim panas ini, seseorang membersihkan kelas"

"Menggosok"

Soo Geun.

Soo Geun, kenapa kamu bersih-bersih?

- Soo Geun, ada apa? - Bukankah itu tugas

Petugas Piket, bukan kamu?

- Soo Geun, kamu mengecat rambutmu? - Kenapa kamu memakai wig?

- Hai. - Mereka mengundang tetangga?

- Kamu Sung Woon. - Lama tidak bertemu, Kawan-kawan.

Ada apa ini?

Aku di sini menggantikan Yeong Cheol.

Dari belakang, kamu mirip Soo Geun.

- Dia mirip Soo Geun. - Mereka mirip dari belakang.

- Benarkah? - Mereka memang mirip.

Pengganti Yeong Cheol hari ini sangat bagus.

Kalau begini,

Yeong Cheol tidak akan bisa kembali.

- Mereka mengambil paspornya? - Tunggu, saat dia menerima

- panggilan dari Amerika... - Kenapa kalian berisik sekali?

- Kita harus mulai sekarang. - Itu Soo Geun.

- Hei, Doppel. - "Doppel".

Soo Geun berusia 20-an.

Kenapa kamu di sini?

Kukira aku melihat diriku sendiri.

Sungguh mengejutkan.

- Cepat masuk. - Dia menyebabkan kegemparan.

Kenapa kami sangat mirip?

- Ini seperti foto lamaku. - Tidak sampai seperti itu.

- Sungguh. - Apa maksudmu? Ini bukan lelucon.

- Apa maksudmu? - Ayah Sung Woon memanggilku putra,

- mengira aku putranya waktu itu. - Benarkah?

- Kamu tidak ingat? - Apa maksudmu, Nak?

Kami doppelganger.

Jadi, pengganti hari ini adalah Sung Woon.

- Ya, Sung Woon. - Senang berada di sini.

- Selamat datang, Sung Woon. - Selamat datang.

- Mari bekerja dengan baik hari ini. - Mohon bantuannya.

Hee Chul, kamu memotong rambutmu?

Ya, kenapa?

Kenapa wajahmu pucat sekali?

Kamu pucat, seperti alami gangguan pencernaan.

- Mungkin hanya karena rambutnya? - Wajahnya tampak lelah.

Memotong rambutmu berarti...

Ada perubahan psikologis.

Kamu tidak boleh lemah, Hee Chul.

- Benar. - Aku tidak boleh lemah?

Kalau begitu, Jang Hoon dan Sang Min seharusnya pingsan sekarang.

Kumpulkan kekuatanmu dan lakukan yang harus dikerjakan.

- Tentu saja. - Aku akan terus bekerja keras.

Ada lebih banyak perpisahan daripada pertemuan di kelas ini.

Tidak ada cinta di dunia ini.

- Tapi itu... - Hai, semuanya.

- Tapi itu... - Hai, semuanya.

Baby V.O.X, Shinhwa.

Ya. Shinhwa, Baby V.O.X.

- Shinhwa dan Baby V.O.X. - Semuanya, mulai.

"Bangun, bangun, bangun"

"Ayo, ayo"

- Kamu melakukan bagian itu? - Aku sudah melakukannya.

Kamu harus melakukan bagian "ayo."

Ada apa ini?

- Ada apa ini? - Astaga.

Aku merasa seperti naik mesin waktu ke "X-Man".

- Benarkah? - Kami akan memperkenalkan diri.

- Ya, silakan. - Perkenalkan kita.

Kami pindahan dari SMA Kami Idola Sejati

dan Selamanya.

Aku kekasihmu selamanya,

- Kan Mi Youn dari Baby V.O.X. - Yoon Eun Hye.

Aku selalu berjalan lurus seperti komet. Aku Junjin.

Aku Andy.

"Pencipta tarian hati sebenarnya, Andy"

Para idola asli telah kembali.

- Astaga. - Para idola sudah kembali.

Para idola sudah kembali.

- Para idola asli telah kembali. - Saat ini,

melihat Ho Dong, Soo Geun, dan Sang Min,

aku tiba-tiba merasa seperti kembali ke 20 tahun lalu.

- Aku mengingatmu di masa-masa awal. - Aku hampir menangis tadi.

- Sekarang. - Benar.

Aku merasa sangat aneh sekarang, tapi di mana Yeong Cheol?

- Dia dipecatkah? - Dia akan pergi ke Amerika Serikat.

- Dia pergi ke Amerika Serikat? - Ya, untuk memasuki pasar AS.

Sebenarnya dia masih di Korea.

- Dia di Korea? - Dia sedang dikarantina.

Tapi ini memang terlihat bagus.

Benar, Junjin.

Begitu kita mulai, Junjin terus membicarakan Yeong Cheol.

Aku bisa melihat dia cukup menyukai Yeong Cheol,

tapi apakah kamu merasa tidak nyaman berada di dekat Sung Woon?

- Benar. - Kami tinggal di area yang sama.

- Benarkah? - Kamu tinggal di area yang sama?

- Mereka tetangga? - Ya, di sana.

Aku tahu dia bekerja sangat keras. Dia hebat dalam pekerjaannya.

- Dia sangat canggung. - Dia sangat tidak nyaman.

Aku banyak mendengar tentangnya. Kudengar dia penari yang hebat.

Sung Woon pasti merasa agak sedih karenanya.

- Wajah Sung Woon merah. - Panutannya

- adalah Shinhwa. - Benar.

Dia juga bilang anggota favoritnya adalah Junjin.

- Benar. - Benar.

Aku bahkan menyiapkan sesuatu untuk hari ini.

Sung Woon tidak datang dengan tangan kosong hari ini.

- Benar. - Untuk menunjukkan kepadamu.

- Benarkah? Astaga, bagaimana ini? - Benar sekali.

Ini acara kejutan yang tidak akan kita lihat jika bersama Yeong Cheol.

- Astaga. - Jika dia, pasti "Ring Ring".

"Tetap saja 'Ring Ring'"

- Benar sekali. - Lakukan sesukamu.

Maafkan aku. Kamu harus melakukan semua yang kamu inginkan.

- Akan kutunjukkan. - Baiklah.

- Mau kutunjukkan sekarang? - Apa yang kamu siapkan?

Dia paling menghormati Junjin.

Dia bahkan membuang kunci "R"-nya, agar mobilnya tidak mundur.

- Apa yang terjadi? - Ini rekan-rekannya.

Mereka anggota klub tari di sekolah kita, bukan?

- Bukannya kalian sedang tes? - Bukankah mereka terkenal?

Klub tari.

- Apa yang akan dia perlihatkan? - Apa ini?

Kru produksi, tolong musiknya.

Tinggi mereka sama.

- Astaga. - Lagu ini.

"Lagu ini"

- Astaga. - Lagu ini...

"Brum"

Mereka berjalan lurus ke depan.

Aku merinding.

- Kamu baik-baik saja? - Ada apa?

Astaga, yang ini.

"Penampilan cover 'Wa' oleh Ha Sung Woon"

- Baiklah. - Dia Junjin yang baru.

Ayo.

"Ambil semuanya, Sayang"

"Aku sangat menginginkanmu"

Apa itu tadi? Itu tariannya?

Jadi, itu memang lagu yang bagus.

Benarkah?

- Hebat. - Astaga.

Mengesankan.

- Hei, klub tari, ambil ini. - Itu sangat mengesankan.

Terima kasih, klub tari.

- Terima kasih. - Itu terasa sangat baru.

- Luar biasa. - Aku sungguh merinding.

- Mereka mengesankan, bukan? - Ya, teman-temanmu mengesankan.

Jadi, lagu ini

- sebenarnya lagu yang bagus. - Lagunya selalu bagus,

- tapi gayaku saat itu - Tapi orang kerap mentertawakannya.

agak terlalu futuristik.

Masalahnya adalah orang-orang terus tertawa saat lagu itu diputar.

- Tapi itu lagu yang bagus. - Entah kenapa mereka tertawa.

- Benar sekali. - Benar.

Junjin yang kukenal

tidak akan pernah diam saja

setelah menerima hadiah seperti tadi.

Dia selalu memberi sebanyak yang dia terima.

- Hebat! - Aku yakin dia punya sesuatu.

- Ayo, Junjin. - Aku menyiapkan sesuatu,

tapi jika kutunjukkan,

maka dua orang di sini

akan sangat terharu hingga bisa menangis.

- Benarkah? - Sungguh.

- Itu semacam serenade? - Baiklah.

Kru produksi, mulai musiknya.

- Ada apa? - Dua orang akan terharu?

Tunggu, ini lagu kita, bukan?

"Tunggu, ini lagu kita, bukan?"

Lagu itu, bukan?

- Ya, ini lagu kami. - Ini "Hanryang".

- Benar. Ini "Hanryang". - "Hanryang".

- Mereka kembali. - Dia mengubahnya?

Tapi aku sudah memberi mereka kopiku.

"'Hanryang' sebagai remix tarian"

- Astaga. - Ini remix.

Dia tampak sangat mengesankan.

- Dia masih penari yang hebat. - Aku tahu.

- Junjin. - Junjin.

"Aku selamanya idola"

"Beginilah idola asli yang memiliki kekuasaan"

Dia tampak sangat mengesankan.

"Tatapan memesona di matanya"

Jadi, itu memang lagu yang bagus.

Astaga, itu untuk kami berdua, aku dan Kyung Hoon.

"Penampilan kejutan untuk Universal Hip Hoppers"

Itu lagu kami.

Aku...

"Memberi kopi"

- Astaga. - Baiklah.

"Memberi kopi"

Aku menyiapkan itu untuk Kyung Hoon dan Hee Chul.

Mengharukan sekali.

Kita tidak bisa diam saja setelah ini.

Kyung Hoon, persembahkan yang sudah kamu siapkan untuk Baby V.O.X.

- Baby V.O.X. - Dia menyiapkan sesuatu?

Dia menyiapkan sesuatu?

- "Get Up". - Dia melakukannya lagi.

- "Get Up". - Ayo, bangun.

More Indonesian subtitles for Men on a Mission

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left