ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Selamat pagi, Emapi.
Mari jalani hari dengan baik, ya?
Terima kasih banyak!
20 keping CD Emapi!
Terima kasih atas dukunganmu!
20.000 Yen!
Terima kasih banyak!
Ini dia.
Terima kasih banyak!
Asahi!
Baiklah, waktunya tiba.
Baik.
Radical Lily Pop!
Mari lakukan yang terbaik!
Lagu kami berikutnya!
Kami akan bernyanyi sekuat tenaga!
Jadi maklumi kami, ya!
"Semua adalah cinta"
Kubilang aku suka es krim yang agak cair
Kau tertawa dengan raut bingung
Tak perlu pusing memikirkan bentuknya
Tak ada bedanya, nikmati saja
Entah kau laki-laki atau perempuan
Tak peduli berapa usiamu
Tak ada yang tahu masa depan
Jadi nikmati saja sekarang!
Sekarang
Sekarang
Sekarang
Sekarang
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Kau adalah cintaku
Guru, aku punya pertanyaan!
Apa pisang termasuk camilan?
Guru, aku punya pertanyaan!
Kenapa kita tak boleh lari di lorong?
Guru, apa aku normal?
Guru, apa itu kebahagiaan?
Guru, kenapa kau tak menganggap
kami sebagai individu?
Karena itu yang termudah!
Jangan membantah guru dan lakukan saja!
Paham?
Bodoh! Bodoh! Bodoh!
Yang mana yang harus kupilih?
Kenapa aku tak bisa punya keduanya?
Jalan ini dan itu buntu semua
Tapi selama kau hidup, itu cukup
Si bodoh itu selalu main-main
Bertindak tanpa beban apa pun
Selama jantungmu berdetak, cukup
Hidup dengan penuh semangat!
Sekarang
Sekarang
Sekarang
Sekarang
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Kau adalah cintaku
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Aku mencintaimu
Kau adalah cintaku
Oshi sedang mekar sepenuhnya!
Kau akan datang ke pesta klub penggemar?
Tidak tertarik.
Aku harus pulang dan membalas
unggahan media sosial Emapi.
Dan Minori juga.
Kenapa dia juga?
Karena dia kekasih Emapi.
Mustahil.
Tentu saja.
Bagaimanapun, datanglah ke pestanya?
Tak ada yang lebih seru daripada
mengobrol dengan penggemar lain!
Seperti tentang video kemarin?
Oh, itu manis sekali!
Dua bunga lili yang jatuh cinta.
Begitu ya...
Ada apa?
- Aku mendukungmu. - Terima kasih.
- Dan aku menonton siaran langsungmu. - Terima kasih.
Waktunya habis.
Datanglah lagi!
- Senilai empat token. - Itu 20 detik.
- Asahi! - Emapi!
Terima kasih untuk hari ini.
Bagaimana aku mengatakannya...
Ada apa?
Kau sangat manis hari ini!
Terima kasih!
Tapi kau lebih manis.
Sama sekali tidak.
- Umm. - Ada apa?
Santai saja.
Waktunya habis.
Terima kasih untuk hari ini.
Gadis itu terus-menerus membeli
CD hanya untuk menemuinya.
Bukankah dia manis?
Bagaimana bisa kau katakan itu?
Bukankah hari ini panas?
Sangat terik!
Apa kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja!
Cuaca akan memburuk mulai besok.
Begitu ya?
Pita presipitasi linear.
Umm...
Terima kasih atas dukunganmu.
Aku akan beli lebih banyak lain kali!
Jangan memaksakan diri, ya?
Aku merasa terhormat atas perhatianmu.
Tak perlu mengkhawatirkanku.
Dukunganmu adalah nutrisi hatiku.
Kau terlalu baik padaku.
Waktunya habis!
Mari buat pesta klub penggemar yang
ajaib lagi hari ini!
Lily Pop!
Lily Pop!
Baik semuanya, perkenalan diri.
Sebutkan nama dan alasan mengapa kau
menyukai anggota favoritmu!
Merepotkan.
Tidak kok!
Tidak juga.
Benar!
Mulai dari Nanami!
Namaku Nanami Saijo.
Aku belum memutuskan favoritku.
Ema dan Minori sangat manis.
Dia tak boleh memanggil idola dengan
nama depan mereka!
Tidak apa-apa, kan?
Aku juga terkadang mencobanya.
Dalam hatiku.
Jangan berani-berani memanggil Emapi
dengan nama aslinya.
Kau bukan penggemar sejati Minorin
jika memanggil nama aslinya!
Baik, baik, giliranmu selanjutnya.
Asahi berikutnya!
Umm...
Aku Asahi Matsuyama dan Emapi
adalah favoritku.
Aku tak ingat alasan mengapa aku
menyukainya.
Semuanya sangat... samar.
Hanya dia yang kulihat.
Emapi adalah sosok berharga yang
hidup di dalam hatiku!
Itu sedikit menyeramkan.
Jangan membuat masalah, ya?
Kau pikir begitu?
Aku mengerti perasaanmu.
Aku mengamati setiap bagian untuk
menentukan "idola sejati".
Bagimu, Manami adalah "idola sejati".
Bagimu, Rinon.
Bagimu, Emapi.
Kau harus memikirkan apa yang membuat
mereka menjadi "idola sejati".
Aku ingin buang air kecil.
Silakan.
Sepertinya ada yang baru pergi.
Sumber energi idola adalah mentalnya.
Jika kau meyakinkan diri sendiri bahwa
kau tak perlu buang air kecil.
Air senimu akan menguap begitu saja!
Aku harus pergi!
Permisi! Sama seperti tadi!
Kau mau ikut?
Ikut ke mana?
Ke toilet, tentu saja.
Aku mau ikut!
Apa maksudnya itu?
Halo lagi.
Maaf mengganggumu.
Aku ingin meninggalkan dunia ini.
Apa yang terjadi padamu?
Aku ingin melihat Emapi.
Aku ingin melihat Emapi!
Aku ingin melihatnya!
Aku ingin melihat Emapi!
Aku ingin melihat Emapi.
Aku ingin...
Asahi.
20.000 Yen.
Hai.
Halo.
Berapa banyak yang kau beli hari ini?
15 CD Emapi, tolong.
Aku akan beli punya Emapi juga.
Tidak!
Aku ambil semuanya.
No comments yet. Be the first to leave one.