ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
STARS HOLLOW DITEMUKAN TAHUN 1779
- Kumohon, Luke. - Kau sudah minum berapa cangkir?
- Belum. - Ditambah?
Lima, tapi kopimu lebih enak.
- Kau punya masalah. - Ya.
- Pecandu. - Malaikat.
Kau punya sayap, Sayang.
Luke's.
Ya.
Kau buat itu tampak enak.
Memang enak. Kopi terbaik di sini.
- Sungguh? Aku akan beli. - Rencana bagus.
Aku belum pernah ke sini. Kebetulan
lewat dalam perjalanan menuju Hartford.
Seperti Jack Kerouac.
Ya.
- Boleh duduk? - Sebenarnya aku menunggu seseorang...
- Aku Joey. - Baik.
Kau tak punya nama?
Punya, tapi aku sedang menunggu seseorang.
Kurasa aku harus pergi.
- Secepat itu? - Apa?
Aku bercanda. Senang bertemu.
- Selamat menikmati Hartford. - Nikmati kopimu, wanita misterius.
Aku suka itu.
- Cuacanya dingin sekali. - Kau butuh apa? Teh panas, kopi?
Pelembap bibir.
Vanila, cokelat, stroberi, dan marshmallow panggang.
Ada yang tak mirip rasa sereal?
Ya.
Tak beraroma, tapi warnanya menyesuaikan perasaan.
- Alat rias RuPaul tak sebanyak ini. - Pemarah.
Maaf. CD Macy Gray-ku hilang dan aku butuh kafein.
- Ini CD-mu. - Pencuri.
Maaf, akan Ibu ambilkan kopi.
Apa? Bukan untukku, tapi Rory. Sungguh.
- Kau tak tahu malu. - Opsir Krupke,
dia ada di meja sana.
Bagus.
Dia berani sekali.
Terima kasih.
- Aku belum pernah ke sini. - Pernah.
Hai.
- Kau suka mejaku, ya? - Aku hanya...
Berkenalan dengan putriku.
- Kau... - Kau ayah baruku?
Kau tak tampak tua untuk punya anak. Sungguh.
Kau tak tampak seperti anak-anak.
Kau baik sekali. Terima kasih.
Jadi,
anak.
Aku bepergian dengan teman.
Dia 16 tahun.
- Sampai nanti. - Hati-hati.
- Ini. - Terima kasih.
Independence Inn, aku Michel.
Tidak, maaf. Tak ada kamar.
Ada pesta pernikahan.
Tak ada yang bisa kulakukan.
Ya, aku yakin.
Pasti.
Aku tak perlu mengecek, Nyonya. Ya, tentu akan kulihat.
Tidak, maaf. Kami penuh.
Tidak. Jangan bergerak.
Abaikan wanita kecil yang dorong instrumen seberat 90 kg.
Ini bagus. Aku suka. Mungkin setelah ini aku akan angkat piano.
Bagus, Nyonya. Ikat tali sepatumu.
Jangan cemas. Akan kutunggu.
- Hai, Drella. - Hai.
Aku ingin tahu apa kau bisa lebih baik pada tamu?
Maaf. Kau butuh pemain harpa?
- Ya. - Kau butuh pemain harpa hebat?
- Ya. - Baiklah.
Aku pemain harpa hebat.
Ini harpa hebatku, paham?
Jika butuh orang yang akan ramah pada tamu,
cari pemain harmonika atau pria bersiul lewat hidung.
Paham?
Itu lokasi tepat untuk meja. Dekoratornya genius.
Nyonya, kau tak tahu betapa aku mau membantu,
tapi berarti aku harus membangun kamarmu dan aku tak biasa bekerja dengan tangan.
Jadi saran terbaikku, ubah akhir pekannya.
Yang mana saja.
Ya, bagus. Tanggal 21. Tunggu, akan kulihat.
Maaf, kami penuh.
- Tukang leding sudah ke kamar 4? - Ya. Dia tak lakukan apa pun. 100 dolar.
Halo, Marco. Lorelai.
Ceritakan soal kamar 4. Ada masalah apa?
Kukira sudah kau ganti.
Kau bilang begitu. Aku tak pernah lupa.
Jadi, kau yang bayar, 'kan?
Senang berbisnis denganmu.
- Anakmu sedang apa? - Butuh perangko. Boleh minta?
- Tidak. - Ambil.
- Kenapa pakai muumuu? - Hentikan.
Jangan pakai bahan logam, kalau ada orang yang punya sinar-X?
Kini kita berpamitan.
Biar Michel periksa tugas bahasa Perancismu dahulu.
Maaf?
- Itu bagus. - Tidak.
Ayolah, Michel. Akan kuberi tahu semua wanita bahwa kau pria hebat.
- Aku yakin semua orang tahu itu. - Ayolah, Michel.
Kumohon. Aku akan berhenti bicara seperti ini.
Taruh saja. Akan kuperiksa jika sempat.
Dikumpulkan besok. Perhatikan tata bahasanya.
Aku benci kau.
Kapan kau beri tahu orang tuamu kalau kau suka musik rok jahat?
Astaga, kau remaja Amerika.
Jika orang tuaku masih mencemaskan soal porsi besar makanan Amerika,
kurasa aku tak akan ada kemajuan dengan Eminem.
- Aku harus ke situ. - Wagon jerami? Kau bercanda.
Aku dijodohkan dengan putra rekan bisnis orang tuaku.
Dia akan jadi dokter.
- Berapa usianya? - 16 tahun.
Dia akan jadi dokter 100 tahun lagi.
Orang tuaku visioner.
- Kau harus naik wagon jerami dengannya? - Dan kakaknya.
- Kau bercanda. - Orang Korea serius soal calon dokter.
Kau tak akan pergi, ya?
Tidak.
Apa enaknya duduk dua jam di tengah cuaca dingin
- dengan seikat tongkat di bokongmu. - Entahlah.
Bagi yang belum menyelesaikan bab akhir Huckleberry Finn,
selesaikan sekarang.
Bagi yang sudah, silakan kerjakan esai.
Apa pun pilihannya, kerjakan dengan tenang.
- Mungkin itu surat cinta. - Atau buku hariannya.
Mungkin buku gosip.
Itu tugas.
- Bagus, 'kan? - Indah.
Beri aku tip.
Bawa tasnya ke Kamar 314.
Pastikan tirai tertutup, ada sabun ekstra,
- dan dia mau permen sekarang. - Ya.
- Sookie! - Aku tak apa.
Apa yang kau lakukan?
Kenapa kau tak awasi dia?
Tidak. Dia gila. Pikirannya kacau.
- Tolong lebih hati-hati. - Aku tahu. Maaf.
- Kuperbaiki saus persik. - Kenapa kau berdarah?
Jahitanku terbuka. Terlalu banyak sirup maple.
- Buahnya terendam. - Kapan kau dijahit?
Jumat malam. Karena hiasan lobak.
Baik, jangan bergerak.
Baik. Sookie, kumohon lebih hati-hati.
Aku mau meminimalisasi kecelakaan.
Ya Tuhan, rasanya luar biasa!
Kutuang di wafel untuk sarapan besok.
- Aku kupakai mandi. - Akan kubuat lagi.
Saat kita buka losmen sendiri, penderita diabetes akan antre untuk makan saus ini.
- Bagus. - Ya.
Kunci untuk meraih impian itu adalah kau harus tetap hidup
agar kita bisa buka losmen sendiri, paham?
- Ya, aku paham. - Baik.
Ayo bangun dan ke dokter dalam hitungan ketiga. Satu, dua, tiga.
Apa?
Aku menginjak jempolku. Aku tak apa. Hitungan ketiga. Baik.
- Warnanya bagus? - Berkilauan.
Saat kering aromanya seperti permen karet.
Mark Twain tak akan bisa menyainginya.
TOKO BARANG ANTIK KIM
Ibu, kami pulang!
- Kau dengar sesuatu? - Entahlah.
Ibu di rumah?
Kami buka. Semua setengah harga.
Ada kontak.
- Ibu? - Lane?
Lane.
- Ibu di mana? - Lane, di mana kau?
Di sini.
Di sini.
Kurasa ibumu di situ.
- Kami sudah dekat? - Ibu dekat meja.
Ibumu bercanda, 'kan?
Dengar, kita bertemu di dapur.
- Apa? - Dapur!
- Siapa itu? - Rory, Bu.
Aku bisa dengar kekecewaannya dari sini.
Astaga. Hentikan.
Menyebalkan, sampai sekarang ibumu masih benci aku.
- Ibu tak benci kau. - Ibumu benci ibuku.
- Ibu tak percaya wanita lajang. - Kau lajang.
Aku pergi dengan calon ahli proktologi. Aku berpotensi.
Naiklah. Ada teh.
Ada muffin. Tanpa susu, gula, dan gandum.
Celup teh agar lembut saat digigit, tapi itu sangat sehat.
Jadi...
Bagaimana sekolahmu?
- Tak ada gadis hamil dan keluar? - Sepertinya tak ada.
Jika dipikir, Joanna Posner tampak bersinar.
- Apa? - Tidak, Bu. Dia bercanda.
- Lelaki tak suka gadis lucu. - Akan kuingat.
Halo! Ada orang?
Ada. Kami datang.
Muffin-nya terbuat dari benih gandum. Tahan 24 jam.
Semuanya setengah harga!
- Di mana kau? - Sebelah sini.
- Di mana? - Dekat kursi.
Kursi apa?
- Hati-hati! - Aku tak apa.
No comments yet. Be the first to leave one.