Gilmore Girls

Gilmore Girls

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 6

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

GilmoreGirls-SixthSeason(2005)-NetflixRetailCompleted
കമന്ററി എഴുതിയത് Chesapeake_Ripper

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2022-03-12
ഡൗൺലോഡുകൾ: 76
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

-Apa? -Luke.

-Maukah kamu... -Ya.

-Kamu tidak harus menjawab jadi... -Ya.

-Kita bisa ambil waktu sebentar untuk... -Tidak.

Jadi, sekarang bagaimana?

Entah. Ini baru buatku.

-Kita harus melakukan sesuatu yang resmi. -Resmi?

Ya. Sesuatu untuk mengenang momen ini.

Maksudku, kita akan menikah, Luke.

Menikah,

Kau dan aku.

Luke Danes "Table for One"

dan Lorelai "Si Pencari Forklift Industri

untuk Beban Emosionalku" Gilmore akan menikah.

-Kita bisa bersulang. -Bersulang. Ya. Itu bagus.

Bersulang dengan apa?

Aku tahu kamu tidak punya sampanye,

mungkin anggur, bir, atau lainnya?

-Aku tidak punya apa-apa. -Kamu pasti punya sesuatu.

Jus anggur, Worcestershire.

Sama-sama tidak meriah.

Aku bisa memotongnya dengan saus tomat.

Tidak. Kita butuh sesuatu yang gemerlap.

-Ayo. -Mau ke mana kita?

-Ke Funkytown. -Hei, tunggu.

Apa? Kamu berubah pikiran?

Kenapa aku mengacaukannya begitu cepat? Apa ke Funkytown terlalu bercanda?

Karena kupikir kamu menyukaiku.

-Tetapi jika... -Bukan. Funkytown tidak masalah.

Aku cuma...

Apa kau yakin mau merayakan sekarang?

Maksudku, satu menit lalu, saat kamu datang ke sini...

Aku cuma ingin bahagia saat ini juga.

-Oke? -Oke.

Bagus.

-Sekarang, ayo. -Mau ke mana?

-Hei, apa aku melakukannya dengan benar? -Apa?

Lupakan.

Itu hebat, Kek. Santai saja. Aku tidak berumah tangga.

Sudah enam jam aku berdiri di sini menunggu selesainya lomba konyol ini.

Oke, cukup. Lombanya selesai.

Aku mau kamu membongkar ini semua.

Jika mejanya tidak kembali sebelum tengah malam, aku harus bayar satu hari lagi.

Kita belum memberikan piala ke para pemenang.

Siapa yang peduli tentang pemberian piala?

Tidak ada siapa pun di sini yang melihat pemenang mendapatkan piala.

kecuali yang kalah, yang aku yakin, tidak terlalu peduli

apakah pemenangnya dapat tropi atau tidak.

Apa aku harus memasukkannya kembali di bubble wrap atau...

Berikan saja padaku. Hei, siapa yang pertama?

-Di sini. -Selamat.

-Siapa kedua? -Sebelah sini.

-Ini. Ketiga? -Aku bukan yang ketiga.

Siapa peduli, bodoh.

Oke, semuanya, dengarkan!

Aku mau lapangan ini dikemasi dan dibersihkan dalam 10 menit.

Hei, kami tutup.

Pasarnya sudah tutup! Ada apa dengan orang-orang malam ini?

-Tutup. -Jam kota kecil.

Aku benci jam kota kecil.

Setelah menikah kita harus pindah.

Hei, kalian berdua. Sedang apa di sana?

-Bagus. Kami mau masuk. -Kami buka jam 6 pagi besok.

Oke, dengar. Kamu akan jadi yang pertama mendengar berita besar.

Harus kudengar sekarang? Ada banyak hal yang harus aku...

-Luke dan aku bertunangan. -Sungguh?

-Beberapa menit lalu. -Yah, kamu nggak pernah tahu.

Menurutku lebih besar peluang semua anggota Beatles bersama lagi

daripada kalian berdua cukup tenang untuk bertunangan.

Keajaiban dan mukjizat, bukan?

-Bisa kamu buka pintunya? -Kamu perlu apa di toko?

Kami butuh sesuatu untuk merayakan momen ini.

-Alkohol? -Ya.

Kamu tahu, Lorelai, jika kamu merasa harus mabuk untuk bersamanya,

-mungkin kamu... -Bisa kamu buka pintunya saja?

Yah, baiklah.

Baiklah.

-Di mana kamu simpan sampanye? -Di sebelah sana. Rak atas.

-Di mana? -Rak atas.

Di sini?

Aku sudah berkali-kali bilang rak atas, Lorelai.

Taylor, ini $5.99.

Iya, tidak mahal, tetapi kamu masih merasakan desisnya.

-Luke, sudah menemukan sesuatu? -Tidak ada.

Tidak ada anggur, bir, sherry masak.

Sepertinya Dylan Thomas baru saja meledakkan kota.

Maaf. Para pembalap sepeda itu menghabiskan semuanya.

Mereka mungkin terlihat sehat, tetapi malah menurunkannya.

-Taylor, kamu pasti punya sesuatu. -Lorelai, maafkan aku, tapi...

Oh, tunggu. Sepertinya aku punya sekotak Zima di belakang.

Sungguh? Luke, dia punya Zima di belakang. Ada Zima di belakang.

Ya. Babette memintaku menyimpannya untuk sementara.

Aku menggunakannya sebagai pijakan, tapi aku yakin ini masih oke.

-Kami ambil ini. -Ayo kita ke Woodbridge saja.

Mereka punya Liquor Barn.

Tidak mau. Aku mau merayakan sekarang.

-Pria tidak boleh minum Zima. -Bayari pria itu.

Abaikan pajaknya. Anggap saja ini hadiah pertunangan.

Terima kasih, Taylor. Ayo, ambil Zima-nya.

Masukkan meja-meja itu ke truk! Cepat!

-Kamu mau pergi ke mana? -Aku tahu tempat sempurna untuk bersulang.

Jauh?

Siapa di antara kita yang tidak punya semangat romantis?

Orang yang mengepit sekotak penuh bir cewek.

Hai.

-Di sini. -Di sini?

-Di sini. -Oke.

Oke, jadi...

-Ini untuk kita. -Untuk kita.

Taylor!

Petugas penerangan akan datang dalam lima menit!

Taylor, nyalakan lagi lampunya!

Oke. Ternyata ada sumur minyak di tengah Stars Hollow

yang tidak diberitahukan siapa pun padaku.

Nyalakan, Budgie!

Oke.

Aku yakin kita sampai di sana.

Sungguh? Kamu akan menciumku sekarang Kamu sangat mudah ditebak.

Apa kasur ini selalu senyaman ini?

Sepertinya begitu.

Rasanya jauh lebih nyaman.

Kita harus minum Zima dan bercinta setiap malam.

-Oke. -Oke.

-Selamat malam. -Selamat malam.

Saat kubilang, "Bagaimana anak-anak?" bukan berarti, "Bagaimana anak-anak kita."

Maksudku, ya, tentu saja, bagaimana dengan anak-anak kita?

Tapi bukan berarti kita sudah punya banyak anak karena memang tidak.

Tetapi, kita bisa.

Aku hanya tidak mau kamu berpikir

aku memberikan semacam mandat.

Maksudku, anak-anak itu bentuk jamak. Jadi terdengar banyak,

tetapi kita bisa punya satu anak.

Satu oke. Atau lebih, kalau kamu mau.

Atau kita tidak harus punya anak. Kita bisa cuma...

pelihara tanaman.

-Apa? -Bukan apa-apa.

Oke.

Aku beli rumah. Rumah Twickham. Aku beli untuk kita.

Ini bukan punyaku lagi. Aku mungkin bisa mendapatkannya lagi.

Tetapi kupikir kamu harus tahu bahwa aku membelinya

untuk anak-anak yang tak harus kita punyai.

Rumahnya besar dan kita tidak harus memenuhinya dengan anak-anak.

Kita bisa isi dengan perabot,

belanja sofa atau meja kecil.

Aku benci belanja perabot. Buatku lebih mudah diisi anak-anak.

-Aku suka belanja. -Tidurlah.

Oke.

Apa ini benar-benar terjadi?

Ya. Ini sungguhan.

-Kamu beli rumah tanpa memberitahuku? -Apa?

-Rumah? Rumah itu besar. -Ya, aku tahu. Karena itu aku cerita.

-Rumah penuh anak-anak? -Dan tanaman. Jangan lupa tanamannya.

Tolong jangan lakukan itu, oke?

Maksudku, pengambilan keputusan besar,

-tolong libatkan aku. -Tentu. Aku minta maaf.

Tidak akan kuulang lagi.

Oke.

Aku minta maaf.

Anak-anak boleh juga.

Oke, panekuk blueberry dan telur orak-arik.

Aku tidak minta blueberry.

Ini harinya antioksidan. Siapa mau kopi?

Ini, Trudy. Hei, selesaikan itu, Mack?

Bagaimana dengan, secangkir joe, Joe?

-Ke mana dia? -Di sana.

-Dia di sana. -Kamu kemarilah.

Tidak bisa kupercaya.

Kamu akhirnya melakukannya, anak bodoh.

Kamu ke sana dan berhasil.

-Kamu butuh waktu lama. -Kemarilah.

-Baiklah. Tenang. -Ayo.

-Kami sangat marah padamu. -Kenapa?

Karena kami tahu dari orang lain kamu dan Lorelai bertunangan.

-Eastside Tilly. -Dia menyebarkan berita ke seluruh kota

seolah-olah dia akan jadi pengiring pengantin wanita atau semacamnya.

-Tilly takkan jadi pengiring pengantin. -Tapi kalian bertunangan, kan?

-Benar. -Benar.

-Kami mau dengar cerita lengkapnya. -Seluruh detilnya.

-Bagaimana terjadinya? -Bagaimana kamu melakukannya?

-Melakukan apa? -Bagaimana kamu melamar Lorelai?

-Oh, itu... -Apa kamu berlutut satu kaki?

-Kamu bawa dia ke tempat spesial? -Kamu sembunyikan cincin dalam sesuatu?

Seperti segelas sampanye atau cannoli?

Sebenarnya, aku masih mengusahakan cincinnya.

Jadi lamarannya spontan?

Kamu tahu, lamaran yang spontan itu yang terbaik.

Ya. Morey melamarku secara spontan.

-Aku pernah menceritakannya? -Tidak.

Saat itu malam musim gugur yang dingin. Morey ada di atas.

-Tunggu, aku di atas. -Apa?

-Tunggu, Stoney Morrison di atas. -Babette.

Kami bermain Twister. Sudah kusebutkan?

-Tidak. -Mungkin sudah.

Yah, cukup tentang kami, sayang.

Ayo, Luke. Beritahu kami. Bagaimana kamu melamar?

Sebenarnya, bukan aku. Lorelai melamarku.

Kalian modern.

Itu tetap bukan masalah, sayang.

Yang paling penting kalian akan menikah.

Kami sangat bahagia untukmu, Luke.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left