The Hamiltons

The Hamiltons

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The Hamiltons 2006 1080p 720p Bluray id-A Mussoullini
കമന്ററി എഴുതിയത് A.Mussoullini

ടാഗുകൾ

BluRay
720p
720
1080
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2019-04-14
ഡൗൺലോഡുകൾ: 59
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

A.Mussoullini Bandung, 28 Oktober 2017.

Tidak. Tidak, tidak!

Tidak, Trevor!

Trevor, sayang, tidak.

Halo?

Ada orang di sana?

Ada orang di dalam sana?

Apakah ada seseorang yang masih hidup di dalam sana?

Hei.

Apa kau baik-baik saja?

Apa kau baik-baik saja?

Aku akan mengeluarkanmu dari sana.

Bertahanlah!

Apa artinya kebahagiaan?

Untuk bisa bahagia dengan dunia sekitarmu?

Ibu selalu bilang kebahagiaan itu adalah keluarga.

Bahwa keluarga adalah jantung dari segala hal, bahkan kehidupan.

Tanpanya, tak ada apa-apa.

Dia selalu memiliki jawaban-jawaban sederhana...

...yang terkadang terdengar begitu luar biasa.

Dan kemudian dia meninggal.

Ayahku meninggal bersamanya.

Tak lama setelah itu, kakakku David harus menjual peternakan...

...tempat kami dibesarkan.

Kini kami hanya berusaha menjadi keluarga biasa.

Berusaha mencari tahu tempat yang cocok untuk kami di dunia.

Dan bagiku...

Aku berusaha mencari tahu tempat yang layak untukku,...

...saat ini juga.

Entahlah, Ayah. Bagaimana menurutmu rambut hitamku?

Ayolah, ini beda.

Ini berbeda dari biasanya./ Ini cantik, ya 'kan?

Oh, ya. Ya, ya, pastinya...

Di sana, di sana.

Lihat bayi ini, dia bagian dari keluarga kita.

Hei, ini dia./ Baiklah, Ayah.

Aku tak mau mendengarnya, Darlene.

Pekerja sosial akan ke sini besok.

Aku tak mau tempat kita terlihat berantakan seperti ini.

Terserah apa katamu, Ayah./ Itu tak lucu, Darlene. Paham?

Aku sedang berusaha melakukan yang terbaik di sini.

Oh, Ya Tuhan. Kau tahu, aku bukan anak kecil lagi...

...dan kau tak perlu bersikap menyebalkan soal ini!

Bisakah tolong kau bereskan kamarmu...

...dan mungkin tak usah memakai riasan mata seperti itu lagi besok?

Persetan denganmu, David!

Francis, matikan benda itu sekarang juga!

Oh, ayolah, David, ini adalah tugas sekolah.

Jangan merekam masalah pribadi, paham?/ Tugasku tentang keluarga kita.

Aku butuh hal seperti ini./ Matikan!

Enyahlah dari pandanganku sebentar saja.

Kakakku David adalah yang paling tua.

Dia mengambil alih semua tanggung jawab setelah Ayah dan Ibu meninggal.

Dulu kami sangat dekat...

Tapi setelah dia menjual peternakan kami, dia berubah.

Dia menjadi seperti salah satu gambar seukuran manusia yang kau lihat di toko,...

...mencoba memberikan pemahaman bahwa semuanya baik-baik saja.

Tapi sungguh, semuanya sudah tak seperti dulu lagi.

Kami terus berpindah dari satu kota ke kota lain...

...melarikan diri dari kenyataan,...

...menunggu hingga ajal kami tiba.

Ini adalah rumah keenam kami dalam dua tahun.

Oh, ya, semuanya.

Wow, itu keren.

Baiklah, semuanya, aku harus pipis.

Jangan, tunggu./ Aku harus pergi. Tidak, ayolah.

Sam, tetaplah di sini./ Aku harus pergi. Aku akan segera kembali.

Jangan lama-lama./ Tidak akan.

Sam, kemarilah dan hisap ganja ini.

Ini malam yang indah. Ayolah, menarilah di bawah hujan.

Tidak mau! Masuklah ke dalam mobil sekarang juga, nona.

Ayolah. Tidak!

Ya! Ow! Masuklah./ Ayolah!

Aku kembali.

Jadi, apa kalian bersenang-senang?

Ya./ Kau bercahaya.

Tidak.

Jadi, Wendell, apa kesibukanmu?

Aku bekerja untuk kakakku.

Mencarikan sesuatu untuknya, hal semacam itu.

Tak begitu seru./ Kedengarannya keren.

Jadi, selanjutnya kalian akan menuju ke mana?

Seattle, kurasa.

Kami hanya akan terus berpergian dari satu kota ke kota lain...

...sampai uang kami habis.

Hidup yang menyenangkan./ Tidak, kami hanya berkemas lalu pergi!

Tak ada seorangpun yang bahkan tahu dimana kami.

Apa?/ Hush.

Kita tak perlu khawatir soal Wendell, pahlawan kita.

Wendell adalah Superman.

Wow, lihat itu.

Lihatlah bintang-bintang yang indah itu.

Mana?/ Kurasa maksudmu tetesan air hujan.

Setidaknya kau bisa pura-pura menyukainya, mengerti?

Hei, maaf aku sudah membentakmu kemarin.

Aku tak bermaksud.

Kita baik-baik saja?

Ya. Tapi, David, aku tak terlalu bersemangat hari ini.

Kau harus pergi sekolah, paham?/ Aku rasa aku hanya tidak--

Aku tak mau mendengarnya. Kau harus sekolah.

Selamat pagi, tukang tidur. Kau mau ikut sarapan?

Kenapa kau repot-repot melakukannya?

Karena itulah yang biasa dilakukan keluarga. Mereka sarapan bersama.

Manis sekali, David. Omong-omong, Besok Kitty akan menginap.

Siapa uh--/ Aku memberitahumu dari sebelumnya,...

...seperti yang kau pinta./ Kitty itu siapa?

Entahlah, seorang gadis dari Ohio.

Baiklah. Ingat, pekerja sosial akan datang jam 5 sore ini untuk makan malam.

Kau sungguh harus berhenti memasak, David.

Aku berangkat, dan kau harus pergi sekolah.

Aku sungguh tak cocok di sana.

Dengar.

Aku tahu ini sulit untukmu.

Tapi, bisakah kau setidaknya mencoba?

Kenapa? Bukan salahku bila kita selalu pindah.

Kau benar, Francis. Ini salahku.

Aku minta maaf, semuanya.

Aku tahu aku emosian. Aku harus bagaimana lagi?

Beberapa orang bilang mungkin aku bipolar.

Selamat pagi, Francis. Bagaimana kabarmu, kawan?

Apa yang kau baca?

"Dibutuhkan pendonor sperma gay untuk pasangan lesbian."

Hentikan./ Kau yang mulai.

Kau sudah memberi makan Lenny?/ Jangan lihat aku. Lihat Franny.

Oh, ayolah, aku sudah melakukannya 2 hari lalu.

Baik, aku harus pergi kerja.

Bisakah kau lakukan saja?/ Aku akan melakukannya sebelum berangkat sekolah.

Kau mau ke mana? Oh, ya, kau harus melakukan urusanmu. Lupa, maaf.

Bersenang-senanglah. Semoga harimu menyenangkan.

Si kembar. Mereka selalu jauh dari keluarga.

Wendell adalah alasan utama kenapa kami sering pindah.

Dia baru saja keluar dari penjara karena menggigit telinga seorang pria sampai putus...

...di sebuah restoran Pizza.

Darlene sama kejamnya, tapi lebih halus.

Seperti saat kami masih kanak-kanak, dia pernah mengunciku di dalam lemari...

...hanya untuk mendengarku menjerit. Lalu, dua jam kemudian...

...dia akan mengeluarkanku, berpura-pura seolah dialah yang menyelamatkanku.

Dan aku masih saja tertipu.

Keluarkan aku dari sini!

Tolong! Kumohon!

Kumohon.

Seseorang tolong bantu kami!

Oh, tidak, sudah banyak pekerja sosial yang berkunjung...

Tapi baru anda yang mau diajak makan malam.

Jadi, Francis, bagaimana kabarmu malam ini?

Biasa saja./ Ada yang ingin kau bicarakan?

Apa saja, masalah sekolah, mungkin? Entahlah...

Jika ada, katakan saja, ya?

Ya, pagi tadi dia bilang padaku dia tidak enak badan.

Oh, turut prihatin.

Oh, terima kasih, Darlene.

Penampilanmu terlihat sangat kreatif, nona.

Kau menyebutnya apa?/ "Kematian."

Ah, "kematian". Itu manis sekali.

Ceritakan padaku, David, apakah kau dan Wendell...

...masih bekerja di Del Rancho?

Aku tak yakin jika aku bisa bekerja di tempat penjagalan.

Ya, Ayahku memiliki sebuah peternakan...

...saat kami kecil dan dia melakukan hal yang sama.

Jadi semuanya datang secara alami.

Jadi, seperti, mereka memintamu mengerjakan apa di sana?

Maksudku...

Kau tak membunuh binatang dan hal semacam itu, kan, David?

Tentu saja tidak. Tidak, tidak, aku hanya memprosesnya.

Aku mengeluarkan bagian organnya, menyiapkannya, hal semacam itu.

Ya, David sangat ahli melakukannya.

Terima kasih, Darlene.

Jadi, sayang sekali tak ada...

Tak ada permintaan di pasar gelap untuk organ dalam sapi.

Kalau ada kau pasti sudah kaya sekarang.

Jangan saat di meja makan, kumohon, Francis.

Aku minta maaf, Paul. Dia selalu mengikuti kami dengan benda itu...

...sudah beberapa hari ini. Semacam tugas sekolah...

...atau lainnya./ Tak apa, aku tak keberatan.

Kurasa itu cukup keren. Francis, ceritakan padaku tentang tugasmu.

Ini...

Aku harusnya menulis laporan tentang keluargaku.

Keluarga kami.

Dan aku malah bertanya apa aku boleh merekam video.

Bagus. Itu ide yang bagus. Itu ide yang hebat.

Aku benci menulis. Aku benci itu./ Aku juga.

Sungguh.

Hei, semuanya./ Hei, Wendell.

Hei./ Bagaimana kabarmu?

Baik, Paul. Bagaimana kabarmu?/ Baik, terima kasih.

Apa aku telat?

Menurutmu, Wendell?

David, boleh aku permisi?

Kita belum selesai makan./ Tidak, tidak, biarkan dia pergi.

Dia mungkin bosan.

Kau mau ke mana, Francis?/ Aku memiliki dua adik laki-laki.

Jadi, aku mengerti hal semacam ini.

Mereka susah diatur.

Ini makan malam yang enak sekali, semuanya. Terima kasih banyak.

Aku tahu aku bukan koki yang hebat, tapi aku mencoba.

Tak usah khawatir. Kau mungkin tak pernah mencicipi masakan istriku, ya?

Aku akan beres-beres di dapur.

Kau dengar itu?

Oh, itu mungkin kucing...

...sedang kawin.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left