Mr Inbetween

Mr Inbetween

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 3

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Mr Inbetween S03E06 720p WEB H264-GOSSIP
കമന്ററി എഴുതിയത് edoe
Retail resync for TFPDL. Duration: 00:28:54

ടാഗുകൾ

web
720p
720
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2022-07-17
ഡൗൺലോഡുകൾ: 46
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 197 വരികൾ.

Dengar, Sobat, apa yang kau bicarakan?

Uang tunai.

Tak ada uang di sini.

Tak ada uang, oke?

- Uang, tidak ada. Robbo? - Tak ada uang.

Kuberi tahu kau,

kau cari dari tempatmu duduk ke pintu depan.

Kau tahu yang kusadari?

Sebelum jadi sutradara,

nonton film seperti orang lain,

seperti anggota penonton.

Tetapi sekarang aku nonton film dengan berbeda.

Sekarang aku melihat pencahayaan, sudut pengambilan kamera,

cara kamera pindah dan lainnya.

Aku mau buat film suatu hari nanti.

Film serius.

- Seperti film Hollywood? - Ya.

Ya, kau akan cocok di sana.

Ya? Menurutmu?

Ya, mereka semua mesum.

Sialan kau.

...sekarang, 'kan?

- Ambil lapnya. - Lupakan lapnya, Nak.

Ambil uangnya, bisa?

Minggu ini reuni sekolah.

- Sungguh? - Ya.

Aku tak diundang.

Itu karena kau berengsek.

- Untuk apa mereka undang kau? - Betul juga.

Mereka tak punya kontakmu,

tak bisa hubungi kau.

- Kau boleh datang. - Biar. Aku tak datang.

Kau akan datang.

Tidak.

Kau bisa bercinta.

Itu alasanmu datang?

Ya.

Aku lajang dan siap cari pasangan.

Itu baik untukmu.

Mungkin membantu menenangkan pikiranmu.

- Tidak, Sobat, pergilah. - Kau harus datang.

- Butuh teman nongkrong. - Aku tak datang.

Cukup.

"Selamat datang, Kelas angkatan 96."

Lihat, ada Jai.

- Ingat Jai? - Ya.

Gazza?

- Carrie! - Ya, ampun.

- Apa kabar? - Kau keren sekali.

Lihat dirimu. Senang bertemu kau.

Luar biasa bertemu kau.

- Ya, astaga. - Hei.

- Hei, Carrie. - Hai.

- Ray. - Ray. Ray.

- Shoesmith. - Shoesmith.

- Ya. - Ya.

Apa kita pernah satu kelas?

Ya, sekitar dua tahun.

- Oke. - Ya.

Dia berbeda tanpa seragam sekolah.

Benar.

- Ray! Ya. - Ya. Ya, senang bertemu kau.

Senang bertemu kau. Kau keren.

- Ya, kau cantik. - Keren, Ray.

- Ya. - Kau masih dengan Dave?

- Tidak. Ampun. - Dave McGrath.

Ingatanmu luar biasa.

Kalian berpacaran sejak kelas tujuh

sampai kelas 12.

- Ya. - Tak terpisah.

- Bagai pasangan menikah. - Tidak.

- Ya, tidak, tak bersama? - Tidak.

- Tak ingat Ray? - Tidak.

- Bisa minta Scotch dan Coke? - Ya.

Bisa aku minta Bourbon dengan gula diet?

Terima kasih.

Tak ada, sejak... Sejak tahun 1996.

- Ya, coba membuatnya sempurna. - Oke.

- Ya. - Ya. baik. Oke.

- Tetapi, kau terlihat keren. - Bagus. Ya.

Terima kasih. Aku berdandan.

Lapar, mau ambil makanan. Nanti aku kembali.

Ya, oke. Baik.

- Ini. - Bagus.

Bersulang.

- Sial. - Apa?

Lihat.

- Si pirang? - Ya, Meaghan Clarke.

Dia biasa saja.

Biasa?

Bung, aku sangat tertarik padanya.

Dia, yang pertama bagiku. Cinta pertamaku.

Steffi Graf. Cinta pertama.

Steffi Graf?

Kenapa Steffi Graf?

- Hidungnya besar. - Aku suka hidung besar.

- Menambah karakter. - Cukup adil.

Bung, pertama aku melihatnya...

saat itu liburan sekolah dan dia naik kuda putih besar

di pedok belakang rumah kami.

- Ya. - Cinta pandangan pertama.

Lalu saat masuk sekolah, ada dia,

tetapi kami tak pernah, satu kelas.

Aku hancur saat itu.

Apa itu setelah aku pergi?

Tidak.

Kau tak cerita soal itu.

Aku tak cerita ke siapa pun.

Ya... Pergilah.

Apa?

Bicaralah dengannya.

Tidak. Aku mau bilang apa?

Kau pengecut?

Doakan aku berhasil.

Meaghan?

Meaghan Clarke?

Gary... Thomas.

Ya.

- Kau ingat. - Ya.

Ya, ampun.

- Tidakkah ini gila? - Ini aneh.

Gila, melihat wajah-wajah tua itu.

- Aku tahu. - Membuatku merasa tua.

- Semua memori itu kembali. - Benar.

Apa kerjamu...

Apa kegiatanmu?

- Hanya bekerja. - Ya?

- Ya. - Oke. Kau kerja apa?

- Aku di perumahan. - Oke. Ya, bagus.

- Ya. - Ya.

Itu lucu. Kebetulan aku ingin membeli.

Ya. Aku kerjakan penyewaan.

Oke, sebenarnya aku berniat menyewa.

- Hei. - Hei.

Waktunya berhenti.

Ya.

Kau guru, 'kan?

Betul. Sekarang kepala sekolah.

- Ya. - Kau dahulu sekolah di sini?

Ya.

- Siapa nama belakangmu? - Shoesmith.

Kau?

- Hurley. - Hurley?

Kau yang biasa membawa anak-anak ke lapangan Lithgow?

Ya.

Kau pernah di kelasku?

Tidak. Tetapi aku ingat kau.

Aku menyulitkanmu, ya?

Ya, sedikit, Bung.

Ya.

Ketika muda aku sedikit keras.

Aku biasa menyeret kakiku.

Maaf?

Saat berjalan, aku biasa menyeret kakiku.

Satu hari, aku berjalan di aula.

Kau mulai berteriak padaku.

Katamu, "Angkat kakimu saat berjalan."

Ya?

Jika kau memintaku dengan baik,

itu bukan masalah.

Tetapi karena kau jahat, aku mulai jalan di aula seperti ini.

Lalu kau menyeretku ke kelas penuh anak kelas enam,

menyuruhku naik turun di depan mereka.

Tak ingat?

Tidak.

Ya, mereka pikir itu lucu. Kau juga tertawa.

Aku tak ingat melakukan hal seperti itu.

Untuk apa diingat?

Maksudku aku tak ingat itu sekarang.

Bukan berarti itu tak terjadi.

Aku bilang tak ingat itu.

Tetapi... Jika itu terjadi...

Dan aku yakin itu mungkin...

Maka aku minta maaf.

Banyak kebaikan untukku.

Ya, mungkin.

Maaf soal itu.

Tetapi...

Itu sudah, berapa, 30 tahun lalu?

Lalu?

Ya...

Jangan tersinggung, tetapi kau ingat hal buruk selama itu,

itu tak baik untukmu.

Itu yang dilakukan orang. Menyimpan kenangan buruk.

Karena itu hati-hati memperlakukan orang.

- Ya. - Ya.

Cukup adil.

Dengar, atas rasa sakitmu, dan aku tahu ini tak banyak,

aku minta maaf.

Saat mulai mengajar, jujur,

berurusan dengan anak-anak...

Itu membuatku agak takut.

Jadi, aku selalu berpikir harus jadi pria keras.

Padahal, sebenarnya, aku lembut.

Cukup adil.

- Sutradara film? - Ya.

Aku baru mulai perusahaan produksiku.

More Indonesian subtitles for Mr Inbetween

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left