ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Tuhan hanya ada satu.
Namanya adalah Kebenaran.
Dia Sang Pencipta.
Dia tak punya rasa takut.
Dia tak punya rasa benci.
Dia tak pernah mati.
Dia tak pernah dilahirkan dan mati. Dialah sang pencerahan.
Dia menjelmakan dirinya dalam bentuk Cahaya.
Sebut namanya. Dia selalu dalam kebenaran.
Dia selalu benar.
Dia juga benar sekarang.
Nanak bilang dia tak pernah terkalahkan.
6 bola, 6 lemparan! 6 bola, 6 lemparan!
Taruh uangmu! Taruh uangmu!
Dalam lima menit, dua kali, dua kali lipat, uangmu akan berlipat ganda!
Pasang taruhanmu! Pasang taruhanmu!
6 bola dan angka 36! Oye, 6 bola dan angka 36!
Keluarkan uangmu cepat, cepat!
Bertaruh dan menang! Bertaruh dan menang! Bola 6
Ya, Pak?
Pakaian pertunjukan Fancy. / Halo, Pak.
Aku Amritsar yang serba bisa.
Ya, Pak, selamat datang, Pak.
Musim ini larian 1.800
dan 117 pemain tak ada yang bisa mengalahkanku. / Sangat bagus, Pak!
Prem Roshan. / Ya, Pak.
Huh, 6 lemparan!/ Ya, pak!
Ambil ini!
Mana pemainmu yang bisa memukul 6 lemparan 6 bola?
Aku, Veera Kaur.
Pemukul kanan dan kiri.
Dia akan memukul 6 lemparan?
Ya, Pak!
Ada apa?
Jangan lihat tangan gadisnya, lihatlah pemukulnya pasti kau ketakutan?
Kau perempuan dan kau akan bermain bersama kami?
Kalau kau ingin bermain, bermainlah di tim gadis.
Pergilah...!
Disini mana ada tim perempuan?
Bahkan kalau ada...
Kenapa aku harus bermain di tim perempuan
akupun bisa memukul 6 lemparan bola dari cowok?
Jika tangan halus ini bisa memukul 6 lemparan...
Sumpah demi Tuhan.
Lupakan uang...
Prem Roshan akan 'mencukur bersih' kumisnya!
Manusia tak bisa memahami Tuhan...
dengan hanya merenungkannya.
Bahkan dengan diam dan bermeditasi...
ketenangan pikiran takkan tercapai.
Bola mati!!
Apa katamu tadi?
Amritsar serba bisa?
Ayo, kau juga akan ingat...
Veera akan memukul bolamu lagi.
Giliranmu bola terakhirmu.
Kau jangan lempar ke kanan tapi lempar ke kiri.
Jika aku tak bisa memukulnya.
Kau yang menang taruhannya.
Memang gila, dunia memang gila.
Dimana kekhawatiran adalah akar dari semua masalah
Sebab itulah kami...
tidak mengkhawatirkan apapun.
Hidup adalah permen karet, terus mengunyahnya.
Hidup adalah pompa air, teruslah memompanya.
Memeras tetesan terakhir dari hidup.
Dan tinggalkan kekhawatiran
Tak ada beban diatas kebahagiaan
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Di tahun 1983, Punjabi mengangkat Piala Dunia.
Pak, tahun 2011 Punjabi yang lain
Veera-mu, akan mengangkat Piala Dunia juga!
Hore! Hore!
Bagaimana kabarmu, Tendulkar saudaraku?
Kakiku juga 5 inci.
Aku juga akan menjadi pemukul utama!
O Veera, ayo cepatlah, saatnya pertunjukan!
Aku datang, paman, aku datang!
Oh, Bu!
Namaku adalah Shanno.
Saat sahabat karib aktris Dance Company...
berdiri di depanmu...
siapa yang butuh figuran?
Antara tari dan pertandingan sangat berbeda...
dan kalian berdua pasti tak bisa melakukannya. Hah!
Tak ada rumah mewah dan tak ada uang.
Bahkan kecantikanmu...
akan masuk ke liang lahat bersamamu.
Jadi buang pemikiran semacam itu.
Tak ada rumah mewah dan tak ada uang.
Bahkan kecantikanmu...
akan masuk ke liang lahat bersamamu.
Jadi buang pemikiran semacam itu.
Nimatilah kebahagiaanmu
Dengan kedua tanganmu
Kanan dan kiri
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Oye, Kukira kau melupakan hari ini!
Paman, kita berdua adalah tim.
Aku pemukul Dan kau pelari. / Aku.
Selama 18 tahun aku tak pernah melupakannya...
jadi mana mungkin aku melupakan hari ini?
Biarkan matamu menunjukkan semua itu.
Saat kau bersama seseorang yang istimewa.
Mainkan permainan, dan kau akan terkenal
Dengan genderang hatimu
Oye, Veera...!
Kau mencuci pakaian atau merobeknya, huh?
Oye...! Pak Dhoni takkan menugguku seumur hidupnya...
"Kakak Veera bilang, kini cuci bajumu disini..."
"...selanjutnya cuci bajumu di Australia!"
Jangan bicara omong kosong!
Di Derby atau di Dhaka
Tuhan akan selalu mengawasimu
Jika kau mejalaninya dengan nalurimu
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
Jadi lupakanlah kekhawatiranmu, perlihatkan ketegaran hatimu.
Dan berseru Hadippa!
15 Agustus.
Di hari kemerdekaan itu, satu lagi perayaan yang unik...
di Wagah Border.
Harusnya cuma tiga warna yang berkibar di Red Fort.
Tapi hari ini warnanya...
terlukis dihati semua orang dua negara dalam satu warna...
warna perdamaian.
Dan ini karena persahabatan dua orang...
bahkan perbatasan tak bisa menghalanginya.
Persahabatan mereka terjalin sejak dahulu...
mereka adalah Chaudhary Vikramjeet Singh
dan Pathan Liyaqat Ali Khan...
Vicky dan Lucky.
Oye, sahabatku!
Pak Vicky dan Pak Lucky.
Salam./ Satu dari Amritsar dan yang satunya lagi dari Lahore.
Beritahu kami rahasia persahabatan ini.
Kriket!
Kriket?
Dengar, faktanya adalah kita mengangkat pemukul bersama
belajar melempar bola
dan juga mulai berburu cewek bersama.
Namun di tahun 1947, lapangan seperti diabaikan
perjalanan hanya satu jam antara Lahore dan Amritsar
butuh waktu 40 tahun untuk menyelesaikannya.
Tapi dua negara ini
India dan Pakistan
adalah anak-anak dari satu ibu.
Mereka tidak bisa menolak kenyataan itu.
Jadi, begitu perbatasan dibuka
kita berpikir bahwa India dan Pakistan
harus merayakan kemerdekaan
kenapa kita tidak merayakannya bersama-sama?
Jadi kriketlah, sekali lagi, mempersatukan kami.
Tanggal 14 agustus.
Hari Kemerdekaan Pakistan.
Dan pada tanggal 15 agustus.
Hari Kemerdekaan India.
Ya, tahun ini di Pakistan dan tahun depan di India.
Untuk memperebutkan piala Aman, tim kami bertanding di olah raga Kriket.
Piala Aman?
Ya, Nona.
Selama 8 tahun piala ini menjadi kebanggaan Lahore!
Oye, biarlah.
Sepertinya orang-orang Amritsar terlihat...
sangat mencintai kekalahan.
Oye, kau sedang beruntung!
Jika di pertandingan hari ini kami tak bisa mengalahkan tim mereka
maka namaku bukan Vikramjeet Singh!
Ayo anak-anak!
Ayo anak-anak!
Jadi seperti yang baru saja kau lihat
meskipun nama Piala ini Aman (perdamaian)
semangat tersebut sama dengan saat menghadapi peperangan!
Dari lapangan Amritsar Jagdev Kallan
kami ucapkan selamat datang bagi para penggemar Kriket.
Pertandingan Piala Aman ini akan berlansung antara...
Vikramjeet Singh Indian Tigers
dan Liyaqat Ali Khan Pakistani Champs.
Sebentar lagi pertandingan akan segera dimulai.
Hari ini, untuk pertama kalinya, pertandingan Piala Aman ini...
takkan terjadi 50 babak...
tapi hanya 20 babak.
No comments yet. Be the first to leave one.