Vincenzo

Vincenzo (빈센조)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

빈센조 Vincenzo E05 NEXT NF ❤️
[E05] Vincenzo - WEBRip NF ❤️
കമന്ററി എഴുതിയത് ParkMinYoung
‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏𝗦𝗼𝘂𝗿𝗰𝗲: 𝐍𝐄𝐓𝐅𝐋𝐈𝐗‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏‎ ‎‏‏ • 𝗧𝗮𝘂𝘁𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗹𝗲𝗴𝗿𝗮𝗺 ➧ t.me/ParkMinYoungSubs

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2021-03-06
ഡൗൺലോഡുകൾ: 26
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

Sebenarnya siapa bedebah itu?

Hal itu sedang diinvestigasi. Kita harus tunggu hasilnya.

Farmasi Babel pasti rugi besar.

Bahkan lebih daripada itu. Ini seburuk diterjang tsunami.

Bagaimana cara kita atasi ini?

Baik. Mari kita bicarakan besok.

Ada apa lagi ini?

Bos, beri aku satu kesempatan untuk balas dendam.

Aku akan cari tahu

dan hancurkan pelakunya.

Hei!

Kau bisa lakukan apa?

Jangan berlagak,

dan lakukan perintahku dengan baik. Ya?

Aku tahu ada hal yang bisa aku lakukan!

Kenapa kau berteriak?

Aku jadi kaget.

Maksudku…

- Han-seo. - Ya, Bos.

Jangan merasa terlena hanya karena kau

selalu dipanggil "direktur."

Bukan begitu, Bos.

Bos…

Kau hanya bonekaku.

Ya.

Jadi, jangan pernah berpikir sendiri.

Paham?

Aku paham, Bos.

Penyebab kebakaran ini adalah korslet, bukan disengaja.

Namun, ini pasti berpengaruh terhadap harga saham kita.

Kumpulkan anggota direksi untuk rapat darurat besok.

Benar juga.

Sampaikan ke Wusang perintahku tadi.

Ya?

Baik, Bos.

Han-seo, sekarang pergilah.

Untunglah aku hanya boneka.

Aku hanya perlu memutuskan hubungan.

EPISODE 5

Bersulang!

Aku senang kita sudah memulai semua ini,

tetapi jika terus buat kebakaran, kita akan segera tertangkap.

Karena itulah kita harus ubah cara pendekatan kita.

Kembali kepada hukum dan persidangan. Dua cara yang kita pahami.

Namun, mereka lebih unggul di bidang itu.

Kita harus kalahkan musuh di bidang yang mereka ungguli agar lebih puas.

Namun, Vincenzo…

kau tak bisa bekerja di Korea.

Ada kau, pengacaraku.

Jadi, aku harus jadi tamengmu?

Lalu mati sendirian?

Aku akan menyerang mereka lebih dahulu.

Sekarang, fokus pada langkah selanjutnya.

Haruskah kutebak apa tujuanmu selanjutnya?

Sejak kapan kau bisa baca pikiranku?

Mustahil. Kau pikir aku peramal?

Aku pengacara yang paling paham

tentang semua kelemahan Babel. Aku!

Kalau begitu…

beri tahu apa yang kau tahu.

Anak perusahaan paling rentan Babel,

yang paling sering memainkan harga saham

dan paling tak bermoral.

Anak perusahaan yang mana?

ALKEMIS MASA DEPAN SAINS

KIMIA BABEL

KIMIA BABEL

- Hei. - Apa?

Jujur. Kau belum bersujud 108 kali, bukan?

Hitunganmu bohong, bukan?

Mana mungkin aku begitu?

Kau anggap agama itu main-main?

Bukankah kau diam-diam makan sosis? Ya, bukan?

Atau mungkin samgyeopsal juga?

Tutup mulutmu, Bereng…

Diamlah. Ampuni aku, Buddha.

Hei. Ayo makan di luar lain kali.

Kita bertemu sebulan sekali, dan selalu makan makanan kuil.

- Hei! Kau mimisan! - Astaga.

Kau baik-baik saja?

Berat badanmu terus menurun, juga terus mimisan.

Hei. Aku tak apa-apa.

Sungguh.

Padahal 15 tahun lalu kita berdua sangatlah kuat.

Benar.

Namun, kau dahulu sangat takut kepadaku.

Kau berani sekali sekarang.

Jangan bercanda, Berengsek.

Kau bahkan tak bisa menatapku dengan baik waktu itu.

Aku akan beri kau pelajaran hari ini.

- Kau membuatku jadi diriku yang dahulu. - Konyol. Ayolah.

Aku harus… Jangan mengumpat.

Awas. Berat.

Kau harus lebih hati-hati.

Bukankah kau…

Direktur Jang Han-seo?

Ya.

Biar aku saja yang lakukan.

Hebat sekali.

Aku penggemar beratmu.

Boleh aku bersalaman?

- Ya. - Terima kasih.

Silakan minum ini.

- Terima kasih. - Ya.

Rupanya kau berolahraga di sini.

Dahulu, kau pernah berkata saat wawancara,

"Tak ada hal yang mustahil bagi Babel."

Aku menjadi penggemarmu karena filosofi pantang menyerahmu itu.

Maafkan aku.

Itu karena inovasi adalah nyawa sebuah perusahaan.

"Destruksi kreatif. Inovasi adalah pendorong pembangunan ekonomi."

Apa kau terinspirasi dari George Soros?

Apa?

Soros. Aku memang sangat menghormati dia.

Sudah kuduga. Jika kulihat investasi anak perusahaanmu,

kau tampaknya membereskan masalah dengan fleksibel.

- Itu pengaruh Joseph Schumpeter, bukan? - Benar. Joseph…

Ya, kau benar. Dia inspirasiku. Rupanya kau tahu.

Kau pintar sekali.

Benar. Kemarin… Biar aku saja.

Kemarin, aku lihat kebakaran Farmasi Babel di berita.

Bagaimana bisa itu terjadi?

Sangat disayangkan.

Itu hanya kecelakaan kecil.

Namun, sebenarnya…

aku tak tahu apa boleh bicara begini,

tetapi ada rumor di pasar saham bahwa itu sengaja dibakar.

Siapa bilang begitu? Jangan percaya rumor seperti itu.

Sepertinya kau tak tahu,

tetapi kadang rumor itu benar.

- Hei. - Dan aku…

- memiliki saham Farmasi Babel. - Pergi!

Pergilah, Pak. Aku mau berolahraga.

Begitu. Aku terlalu mengganggu, ya?

Kalau begitu aku mau jual saham Farmasi Babelku.

- Sahamnya tak berharga. - Hei, Pak.

Ini punyaku.

Ada apa dengannya?

Ada rumor apa lagi sebenarnya?

Kau bukan bosnya.

Para pemegang saham Farmasi Babel mengalami kerugian lagi.

Ada rumor bahwa kebakaran yang terjadi semalam di gudang penyimpanan

bahan baku obat Farmasi Babel adalah pembakaran disengaja.

Senang karena tak ada aku, bukan? Tak ada yang mengomelimu sekarang.

Aku merindukanmu dan omelanmu

sejak hari kau keluar kantor.

Tunggulah sampai jadi rekanan dan kau tak bisa bersantai begini.

Kau lihat berita kebakaran Farmasi Babel?

Tentu saja. Kenapa bisa begitu?

Kudengar semua bahan baku terbakar.

Mungkin mereka sedang dihukum

karena sering berbuat jahat.

Kurasa juga begitu.

Bak pepatah, "Apa yang kau tabur, itulah yang kau tuai." Benar?

Kau benar.

Ototku keram.

Astaga. Nanti aku telepon lagi.

Baik, Cha-young. Dah.

Rupanya itu hukuman darimu.

Aku sudah beri tahu jadwal Pak Jang.

Jadi, traktir aku kopi ini.

Harga ini sebanding dengan kualitas informasimu.

Kenapa kau pergi menemuinya?

Hatiku merasa lebih tenang saat sudah melihat wajah bos lawan

sebelum bertarung.

Caramu menenangkan diri unik.

Bagaimana Pak Jang?

Bisa saja Pak Jang…

bukan bos sesungguhnya.

Dia bahkan tak tahu saat aku menukar kutipan George Soros

dan Joseph Schumpeter.

Dia memang tak terlihat pintar.

Jika benar begitu, lantas siapa pemimpin sesungguhnya?

Di dunia mafia, jika terjadi peperangan,

lawan akan memberi tahu siapa dalang di belakangnya.

Dalang harus diketahui agar bisa membuat pertemuan,

dan selesaikan masalah secara diplomasi.

Dan cara tertepat untuk mengetahui dalangnya adalah…

Dengan menghancurkan bonekanya.

Rupanya kau tahu banyak soal mafia.

Sudah kukatakan bahwa orang-orang di sini sama seperti Mafia.

Untuk mengetahui identitas Pak Jang sebenarnya,

aku akan mengusiknya terus

sampai tahu semuanya.

Kau pikir aku akan menuruti perkataanmu?

Kau bebas melakukan apa pun.

Namun, tentu akan ada ganjaran dari kebebasan itu.

PENGACARA CHOI MYUNG-HEE

Dia sangat bersih. Sungguh bersih.

Maksudku, pengacara Italia yang bersama Hong Cha-young,

Vincenzo Cassano.

Namanya Vincenzo Cassano?

Ya. Aku sudah menelepon Asosiasi Pengacara Italia,

dan dia sempurna tiada cela.

Kau baru di bidang ini?

Terlalu bersih pun aneh.

Aku tahu kau akan bicara begitu.

Jadi, aku sudah minta temanku di BIN untuk cek latar belakangnya.

Menurutku, ada sesuatu yang aneh di sini.

More Indonesian subtitles for Vincenzo

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left