The Bear

The Bear

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

സീസൺ 5

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗕𝗘𝗔𝗥 𝗦𝟬𝟱𝗘𝟬𝟯 𝗗𝗦𝗡+ 𝗪𝗘𝗕 𝗜𝗗
കമന്ററി എഴുതിയത് Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟐𝟑:𝟐𝟒 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑫𝑺𝑵+ || *𝑪𝒓𝒆𝒅𝒊𝒕 𝒕𝒐 𝘛𝘳𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘈𝘳𝘵𝘪𝘴𝘵𝘺 (𝑷𝒆𝒏𝒆𝒓𝒋𝒆𝒎𝒂𝒉) || ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-06-26
ഡൗൺലോഡുകൾ: 25
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No
FPS: 25

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

- Ini bukan balapan. - Benar, bukan.

Aku baru tahu kalau kita bisa menariknya di sini, dan di sini.

Tarik ke belakang, lebih cepat.

- Terima kasih. - Ya.

- Lima jam… - Lima jam…

- Maaf, aku salah, Chef. - Tidak masalah.

Lima jam sebelum pelayanan, Chef.

Baik.

Aku berpikir, mungkin, kapan pun kau mau

memberi tahu seluruh kru tentang keputusan kita,

mungkin bagus jika kau yang sampaikan.

Sebagai pemimpin, tapi itu keputusan yang kita buat bersama.

Ya. Tentu saja. Terima kasih.

- Itu bagus. - Bagus.

Ted! Vakumnya tak menyedot!

Diam, Ted!

Apa? Ini siulan keluarga kami.

- Ya, aku akan menunggu. - Natalie.

Maaf.

Tak apa. Sedang menunggu. Ada apa?

Aku butuh protofonku. Boleh kuminta kembali?

Berhenti menggaok.

- Aku dengar. - Aku tidak.

Aku sedang menuruni tangga.

Aku tak bisa di air sedalam ini sendirian.

Boleh kuminta kembali?

- Ini soal kerjaan, sumpah. - Richie. Kau janji…

Aku janji.

- Banyak pekerjaan. - Ini tak menyedot.

- Aku harus apa? - Dorong.

Dorong airnya.

Itu tak ada gunanya.

- Berikan saja kepadaku! - Baiklah.

- Dapat! Hei, Fak, saatnya beraksi. - Astaga, aku sudah menyesal.

Bagaimana menurutmu?

Kita nyalakan satu.

Entahlah, Bung. Kurasa akan kacau.

Bung, kita berdua tahu betul hidangannya.

Kita yang ciptakan dan kembangkan.

Menurut kita hidangan itu hebat, jadi pendapat ayahmu tak penting.

Aku harus percaya kalimat itu.

- Apa kalimatnya? - Kalimat futbol.

Yang biasa dikatakan pelatihku.

Semua orang menjalankan rute mereka, melakukan tugas dan permainan mereka.

Jaz tercipta karena kerja sama.

Percayalah pada rekan tim dan prosesnya.

Aku suka itu.

Percayalah pada lilinnya.

- Hei. - Chef, kabar buruk.

Kita sangat kekurangan sendok.

- Seharusnya tidak. - Ada yang menimbunnya.

Tentu saja.

Seharusnya aku menduganya. Ada pencuri di antara kita.

Hiena yang serakah, tapi aku rubah.

Benar sekali.

Habisi bedebah itu.

Bisa tolong cek iganya setelah selesai?

Chef, ya.

Mau kutambah kecap ikan.

Jangan.

Ya, tidak jadi. Maaf.

Kenapa mau ditambah kecap ikan?

Hanya saja…

Sausnya agak encer.

Baiklah, nanti juga menyusut.

Ya, benar.

Ted, di mana kau? Ganti.

Entahlah. Ganti dan selesai.

Bukan "ganti dan selesai".

Ganti dan lakukan tugasmu.

Semua plafon di sini tampak sama, Richie. Hujannya cukup deras.

Ganti dan selesai.

Bukan "ganti dan selesai", Ted. Kuhajar kau.

Ganti dan selesai.

- Chef? - Ya?

Aku harus mengencerkan purenya.

Air putih atau kaldu?

Mentega.

Baik.

- Apakah bukan mentega? - Benar, mentega.

Karena kau melirik dan kurasa kau pikir aku tak menyadarinya.

Tapi aku melihatmu. Jika itu mentega, bilang mentega.

Sydney, itu mentega.

Ya, aku tahu.

Mau kusiapkan bumbunya?

Semua sudah selesai?

Ya, aku mulai duluan.

- Chef. - Tidak.

Ya.

Bisa bahas hitungan?

- Ya, aku mau selesaikan… - Pergilah. Akan kuurus ini.

- Jangan. - Kau tak bisa berhitung.

Maksudku udangnya. Kau yang berhitung.

KECAP IKAN.

- Baik, jangan lemas. - Ada apa?

Jadi, ada jeda kosong di antara pergantian hidangan gurih dan manis.

Karena kita tak menyajikan kaviar,

apa menurut kalian hidangan delapan dan sembilan bisa digabung jadi satu?

Maksudku bukan diturunkan kualitasnya.

Menurutku justru ditingkatkan.

Kita buat spektakuler.

Kita benar-benar…

- Kita kejutkan mereka. - Kita manjakan mereka.

- Benar. - Benar.

Sebenarnya, kita ingin mereka cepat pergi

agar kita semua bisa cepat pulang.

Umpan untuk pencuri sendok.

Selamat datang di New Jack City.

Tamat riwayatmu, Bedebah.

Ada orang di atas plafon?

Rich, kami mematikan saluran utama.

Kau bisa dengar ini? Ganti.

Aku tak bisa dengar. Aku akan berimprovisasi.

Improvisasi? Ganti.

Aku akan nekat, Rich.

Aku terpaksa. Aku akan berimprovisasi.

Tidak, jangan berimprovisasi!

Itu perintah langsung!

Jangan berimprovisasi!

Permisi.

Maaf.

- Permisi. - Ya.

Biar aku yang potong.

Ini dia.

Ini.

- Terima kasih. - Ya.

Kurasa kau harus menghaluskan pinggirannya.

- Bukan begitu? - Ya.

Ini baru permulaan. Aku harus sampai ke bawah dulu.

Ya. Aku hanya… Kau tahu…

Detail.

Baik.

- Maaf. - Tidak apa-apa.

Aku…

Kau tahu?

- Ya? - Mungkin…

- Akan kupindahkan ke dekatmu. - Oke.

Boleh kita lebarkan jaraknya sedikit lagi?

- Ya. Tentu saja. - Bagus.

Secara fisik, jadi lebih banyak ruang.

Aku merasa mungkin kita terlalu rapat secara fisik.

- Lebih berjarak. - Oke.

Ya, bagus. Terima kasih.

Hanya…

Oke.

Jadi, jika kita mau gabungkan sesuatu dengan lilinnya,

maka tak boleh…

Tak boleh terlalu manis.

- Benar. Ya. - Ya.

- Yang menyegarkan. - Min.

Min itu bagus. Aku suka itu.

Mungkin dengan cokelat hitam?

Oke. Saat masih kecil, aku dan keluargaku sering pergi

melihat pohon di Marshall Field's sebelum Macy's merusaknya.

Macy's merusak Marshall Field's atau merusak pohonnya?

Keduanya.

Mereka mulai membuat tiruan murahannya dan…

Sebenarnya, warnanya juga jadi rusak.

Coba cari di internet. Mereka menambahkan warna pastel aneh.

Warnanya pink jelek.

Intinya, ada pohon raksasa setinggi 21 meter,

dan di bawahnya, orang bisa…

Orang kaya bisa makan malam, dan mereka menyediakan permen min.

- Jadi, semacam piring. - Ya.

- Ya. Pohonnya jadi rusak. - Ya.

Siapa yang melakukan itu?

Jadi mirip Whoville.

Apinya terlalu besar.

Kau bahkan tak lihat.

Aku bisa mendengarnya.

Oke, aku sedang memanaskan penggorengan.

Carm, hujannya akan deras, seperti kadal.

- Kurasa maksudmu anjing. - Dan kucing.

Hei, mau lewat.

Syd, kata Marcus delapan dan sembilan akan digabung.

- Ya, bagus. - Oke.

Airnya juga mati, seperti saat air berubah menjadi darah.

Sayang, kau harus berhenti menonton film horor.

Itu bukan film horor, tapi Alkitab.

THE BEAR - PATRONS Restoran & Bar.

PERHATIAN - MENUNGGU - RESERVASI

Sial.

Jimmy, apa itu hak ruang udara?

Hak. Ruang udara.

- Hak untuk memakai udara. - Terima kasih.

Terima kasih banyak. Aku dengar.

Aku cuma tak paham apa itu.

Kau manis sekali.

- Jadi, kau tak ingat pernah menjualnya? - Tidak, Jimmy.

Aku belum pernah dengar kedua kata itu diucapkan bersamaan.

Sial.

D, ini satu-satunya kesempatanku. Paham?

Tolong fokus untukku.

Sial…

Jimmy, nanti kutelepon lagi.

Habislah kita.

D.

D.

Sial.

Mungkin akan gelap dulu, lalu datang wabah bisul.

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left