ആദ്യത്തെ 153 വരികൾ.
Yomi no Tsugai: Pasangan dari Alam Baka
Danji, kamu itu...
Tsugai, kan?
Bukan manusia.
Berarti kamu juga
telah menipuku selama ini.
Inilah wujudku sebenarnya.
Kami adalah sepasang Zashiki Warashi.
Jadi Kyouka juga menipuku?
Sudah tidak ada lagi
orang desa yang bisa kupercaya.
Apa?
Jangan mengganggu! Aku sedang banyak pikiran, tahu!
Dasar bodoh.
Terlalu banyak orang dan hal di dataran rendah.
Jadi sulit buat menyendiri.
Padahal di desa, cukup pergi ke gunung kalau mau sendirian.
Aku bisa berpikir sendirian tanpa gangguan.
Bandit, binatang buas, dan medan terjal.
Gunung selalu dipenuhi hal mematikan.
Kondisi itu memaksaku fokus bertahan hidup.
Mencari cara apa pun untuk selamat.
Dengan begitu, semua hal rumit di kepala akan berubah jadi jawaban sederhana.
Makanya aku suka ke gunung.
Tapi orang itu... Danji selalu merengek minta ikut.
Katanya, "Bagaimana kalau ada apa-apa di gunung?"
Menyebalkan sekali.
YURU DAN DANJI
Ayah dan Ibu
pergi meninggalkan aku dan Asa.
Ayah dan Ibu
menghilang.
Aku...
Aku akan selalu bersamamu.
Sial!
Aku jadi teringat hal tidak penting gara-gara kamu.
Bukannya dia bilang ingin sendiri?
Anjing itu hewan, jadi tidak dihitung.
Sekarang aku tahu alasan kalian menyayangi tuan yang itu.
Tsugai maupun manusia...
Kamu sok akrab banget!
tidak bisa hidup sendirian.
Lo? Mana Danji?
Dia baru saja pergi.
Selamat datang, Tuan.
Katanya dia ada urusan.
Urusan?
Sepertinya pasangannya ada di dataran rendah.
Maksudmu, Asa palsu?
Dia turun gunung juga?
Danji mau mencarinya.
Mencarinya sendirian?
Ikatan antara sepasang Tsugai itu kuat, tenang saja.
Meski terpisah jauh, mereka bisa merasakan satu sama lain.
Dih, malah pergi seenaknya.
Padahal banyak yang ingin kutanyakan.
Karena tidak mau banyak alasan,
dia cuma memintaku menyampaikan maaf padamu.
Sudah mulai gelap, kami izin pamit dulu.
Oke, sampai jumpa.
Kami selalu ada di sekitar sini.
Berkunjunglah kapan saja.
Baiklah!
Tsugai yang bisa diajak kompromi memang luar biasa.
Danji.
Kami akan membantu mencari pasanganmu.
Jangan, tidak perlu repot-repot...
Tidak apa-apa.
Kebetulan kami lebih tahu daerah ini,
mencarinya bersama akan lebih efektif.
Selain itu...
Kami senang bisa berteman dengan legenda lainnya.
Zashiki Warashi sangatlah terkenal.
Mau ke mana dulu?
Biar kami antar.
Eh, kok malah menangis?
Entah apa alasannya, tapi maafkan kami!
Terima kasih!
Apaan, nih?
Kok bisa begini?
Dera, selamat datang.
Wah, berewokmu dicukur?
Oshirasama, bagaimana kamu bisa kemari?
Lewat jalan tol.
Bukan itu maksudku.
Dan kuda seharusnya tidak boleh lewat jalan tol.
Waduh, aku melanggar aturan lalu lintas?
Lah, kalian makan hotpot tanpa aku!
Terima kasih makanannya.
Hei, Yuru! Katanya mau makan bareng?
Habisnya, kata Hana...
Situasi bisa genting kapan saja, sebaiknya makanlah selagi bisa.
Takut keburu basi juga.
Terima kasih makanannya.
Menurutku itu masuk akal.
Setuju banget.
Salah sendiri tidak kumakan selagi bisa.
Kamu tidak makan di luar?
Aku niatnya mau makan di barnya Jin,
tahunya cuma dikasih kopi kaleng.
Nih, dari Jin.
Titipan untukmu.
Ini gambar Ayah dan Ibu!
Asa menjanjikannya waktu di wisma Kagemori.
Ternyata dia masih ingat.
Diam-diam dia menyelundupkan gambarnya sendiri.
MATANYA DIEDIT
Menjengkelkan.
Kamu bertemu Jin di bar Kagemori?
Iya, tapi Asa tidak ada.
Berarti,
ada kabar baru soal Ayah dan Ibu?
Aku benci anak jeli sepertimu.
Begitu, ya.
Ternyata Asa palsu itu Zashiki Warashi,
dan dia disandera bersama anak desa, ya.
Siapa anak desa yang diculik?
Entah.
Berapa orang yang diculik?
Entah.
Aku ditunggu, ya.
Licik sekali pakai sandera segala.
Kita tidak mungkin asal menghampiri, kan?
Iya.
Karena bisa menangkap Asa palsu, pasti musuh kita pengguna Tsugai.
Ini akan merepotkan.
Biarkan para bandit maju duluan saja.
Mereka memang tampak ingin bertarung, sih.
Dasar orang-orang emosian.
Selagi musuh dan para bandit bertarung, kita bisa menolong anak dari desa.
Sekalian, Asa palsu juga.
Kalau ada Asa palsu, pasti Danji muncul.
Mereka akan kutanyai habis-habisan soal desa!
Tentu saja soal Ayah dan Ibu juga.
Jangan cengar-cengir, Penjaga Ilahi Sayuu!
Kemungkinan besar, musuh kita pengguna Tsugai, kan?
Berarti, kehadiran Penjaga Ilahi Sayuu bisa dideteksi.
Musuh akan mengira aku bersama mereka, kan?
Kalau begitu, Penjaga Ilahi Sayuu harus ada di gudang tempat janjiannya.
Kita di mana?
Di tempat anak panahku bisa menjangkau.
Berarti di gedung seberang sini.
Kalau di sini bagaimana?
Lebih tinggi dari yang ini.
- Lokasi paling ideal. - Hana, mereka...
Tutup telingamu kalau tidak mau kena masalah.
Aku agak khawatir kalau Yuru jauh.
Kamu yakin?
Aku akan langsung kabur kalau ada bahaya.
Tolong aku kalau itu terjadi, ya.
Penjaga Ilahi Sayuu.
Yomi no Tsugai: Pasangan dari Alam Baka
Aku kangen Kakak.
No comments yet. Be the first to leave one.