Girl X Girl

Girl X Girl (소녀X소녀)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Girl by Girl
കമന്ററി എഴുതിയത് Vieatoz
Two students fall in love with the same guy--one is a model student, and the other is a troublemaker... (Imdb)

ടാഗുകൾ

other
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2011-02-23
ഡൗൺലോഡുകൾ: 43
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: Yes

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Girl by Girl

Yun-mi!

Bagaimana kalau kita pergi nonton sepulang sekolah?

Yong-nam, aku harus selesaikan ini dulu. Kita ketemu lagi nanti.

Nama gadis itu Ohm Yun-mi. Aku mencintainya.

Yun-mi adalah siswa yang sangat pintar.

Dia peringkat 2 di sekolah.

Sebelumnya dia selalu juara 1.

Baginya, menjadi nomor 1 semudah seperti bernafas.

2 Maret 2005. Ohm Yun-mi.

Semua siswa dan pengajar mengaguminya.

Selain pintar dia juga berkepribadian baik.

Namun semuanya berubah sejak kedatangan Choi Ji-hye.

1 Choi Ji-hye 2 Ohm Yun-mi

Sebelumnya tidak ada yang mampu mengalahkan Yun-mi.

- Aku yakin orangtuamu akan bangga. - Ya.

Untuk si emas Yun-mi, perak tidak ada artinya.

Logikanya, dia akan melakukan apapun agar bisa kembali ke posisi teratas.

Kau tampak tak sehat. Kau perlu istirahat.

Yun-mi mendedikasikan segalanya untuk belajar, dan perlahan mulai kehilangan senyumnya.

Ah, Yun-mi. Malangnya.

Kita cukupkan perkenalan tentang Yun-mi.

Waktunya untuk menampilkan seorang gadis lainnya.

Ini adalah Oh Se-ri.

Dia bertubuh pendek, namun paling disegani di seluruh distrik.

Dengan selera tinggi dalam bergaya dan berpakaian. Astaga, mengerikan sekali!

Apa?

Mereka adalah 'Mawar Hitam'.

Dan musuh terbesar mereka adalah Oh Se-ri.

Hari ini aku melepaskanmu karena aku punya urusan yang lebih penting.

Mereka adalah 'Tujuh Puteri'. Kenapa mereka dipanggil begitu...?

Mari kita kembali ke awal...

Mulai hari ini, kita dijuluki 'Tujuh Puteri'.

Tapi kita cuma berempat?

Tujuh puteri...

Tapi...

Tiga orang lagi, tiga lagi, tiga lagi...

...yang kita butuhkan, sedang dipenjara.

Umumkan.

Bersama 'Tujuh Puteri', Se-ri tak takut apapun.

Se-ri adalah teror bagi para siswa. Tidak ada seorang laki-lakipun yang berani mendekatinya.

Tapi Se-ri naksir pada salah satu dari mereka.

Dia datang, dia datang.

Dia adalah...

Dia adalah... Park Ki-chan.

Sebuah kesalahan Tuhan, lelucon takdir, seorang bintang masa depan.

Laki-laki yang bahunya hancur akibat latihan keras.

Laki-laki yang mengalami banyak penderitaan. Park Ki-chan.

Se-ri, melalui Ki-chan, belajar mengenal cinta.

Kenapa kau tidak membersihkan diri? Menurutmu terlihat tampan itu adalah segalanya?

Hei Ki-chan!

Bagi Se-ri, itu bukanlah sekadar rengekan.

Tiap kali dia bersamanya, Se-ri bersikap manis.

Terima kasih.

Se-ri melakukan pendekatan dengan hati-hati.

Dan takdir menjadikan mereka teman sekelas.

Tapi hari ini...

Ki-chan, kau di posisi berapa?

Oooh, kau mengalami sedikit kemajuan. Kulihat kau sudah belajar... sedikit.

Sebagai hadiah maukah kau berkencan denganku?

Setidaknya aku tidak di urutan terakhir.

Aku tak suka kata-katamu barusan.

Apa?

Lihatlah dirimu.

Apa yang salah dengan diriku?

Dia memberikan kesan yang lebih baik.

Kau menyukainya?

Kalau iya kenapa?

Apa yang kau sukai darinya?

Dia lebih baik daripada seseorang dengan kepala yang kotor.

Apa maksudmu?

Aku pergi, kepala batu.

Ki-chan, sang pria menawan.

Se-ri, sang gadis nakal.

Yun-mi, sang siswa teladan.

Ini adalah cerita tentang ketiga orang ini.

Dia cantik karena dia seksi. Dan dia berbahaya karena dia cantik.

Akan seperti apakah takdir mereka?

- Kau bicara dengan siapa? - Eh?

Ini bukanlah seperti pecundang di kelas yang dipaksa melakukan bunuh diri.

Selalu Choi Ji-hye.

Jadi yang kedua di sekolah sudah hebat.

Aku akan sangat bahagia menjadi nomor dua.

- Kau seharusnya bahagia. - Kau peringkat 23 di kelas.

- Lagipula... Kau sudah...? - Aku sudah mengerahkan seluruh upaya.

Aku pikir aku tidak bisa melakukan lebih. Aku menyerah.

Kenapa kau hidup seperti ini?

Apa kau akan menghabiskan seluruh masa remajamu membaca buku? Sungguh sia-sia.

Pernahkah kau pergi ke warnet?

Kenapa? Aku punya komputer di rumah.

Melakukan senam? Atau pergi ke pantai atau ke pegunungan? Kau bisa pergi dengan seseorang.

Apa katamu?

Lihat sekelilingmu. Kau bisa mencari ke semua tempat sesuatu yang berharga bagimu... tapi mungkin saja sebetulnya ia ada di sebelahmu.

Jangan takut.

- Anakku, ada kiriman yang harus diantar. - Bu, aku lagi belajar.

- Dua untuk apartemen 5, satu untuk apartemen 7. - Aduh, masa remajaku.

- Aku cuma ingin menikmati masa remajaku. - Cepatlah.

Kenapa kau pergi? Tinggallah dulu sebentar lagi.

Aku harus pergi ke perpustakaan.

- Makanlah dulu sebelum pergi. - Lain kali saja.

- Baiklah. - Aku pergi. Daah.

Hati-hati.

- Kau hendak mendaftar? Hei? - Ya. Begitulah.

Ijinkan aku memesan ini.

Kemarilah!

- Berapa? - 100 won??? Pelit sekali.

- Mintalah 200. Dia tidak tahu harga pasaran. - Mintalah 200 lebih sedikit. Jangan terkesan seperti tawar menawar.

- Tidakkah itu merepotkan? - Aku tidak ikut... segitu tidak layak.

Apa? Kau lihat apa?

Apa kau tak mengacuhkanku?

Lihatlah dia, kelihatannya dia tidak menghargai kehidupannya.

Gadis-gadis cantik macam begini sungguh menjijikkan. Coba lihat sendiri, dia seperti orang tolol.

Kau mau mati?

Cewek begini membosankan, aku tak punya waktu untuk mereka. Bagaimana kalau kita kerjain dia?

- Hentikan. - Apa kita bermain?

Siapa ini?

Hari yang luar biasa!

Kau pikir siapa dirimu?

Pangeran Menawan, mana kuda putihmu?

Bukankah itu Park Ki-chan?

- Apa kau menolongnya karena kalian di sekolah yang sama? - Hentikan gangguan kalian, dan tinggalkan dia.

Aku tidak mengganggu siapapun! Sungguh. Tapi silahkan percayai apa yang kau ingin percayai.

Ayo, kita pergi.

- Dia kan cuma sendirian. - Ya tapi itu Ki-chan.

- Memangnya siapa Ki-chan? - Sebaiknya kita jangan ganggu dia atau kita akan berhadapan dengan Se-ri.

Ya, sebaiknya kita jangan ganggu dia.

Terima kasih.

Apa kau haus?

Ini teh dingin.

- Apa? - Terima kasih untuk kemarin.

Terima kasih untuk tehnya.

Sama-sama.

Dinginnya.

- Se-ri. Se-ri. - Aku akan kasih dia pelajaran.

Ada apa? Kau bilang di dalam sekolah kita tidak boleh bikin masalah.

Dia sudah bikin aku marah.

- Kita selesaikan sama-sama. - Aku akan selesaikan sendiri.

Aku akan mengembalikan harga diriku. Balik sana.

Se-ri.

Kau tahu kalau Ki-chan bakalan tahu.

Akan lebih baik kalau kita ubah dia menjadi gadis nakal.

Ini, ambillah.

Oi!

- Maafkan aku. - Sudahlah.

Maafkan aku. Maafkan aku.

Baiklah!

Maafkan aku.

Duduklah.

Aku butuh bantuan.

Apa itu?

Bantu aku belajar. Aku ingin melanjutkan ke universitas.

Sulit sekali bagiku untuk memutuskan ke mana aku akan melanjutkan.

Oi!

Ya.

Orang bilang kalau kau adalah siswa terpintar di sekolah.

Kemarin aku buka buku dan aku tidak belajar sesuatupun.

Siswa nomor satu adalah Ji-hye. Aku cuma nomor dua.

Buatku sama saja.

Siswa nomor satu adalah Ji-hye. Aku cuma nomor dua.

Kalau kau mau, aku bisa menyingkirkannya.

Aku juga bisa menyingkirkanmu kapan saja.

Kau mau itu?

Tidak, aku akan membantumu.

- Kalau begitu kita berteman. - Baiklah.

Astaga, panas sekali.

Oi, Nomor 2!

Kau bisa bawa motor kan? Sampai nanti.

Selama 12 tahun aku tinggal di sini, baru hari ini aku tahu kalau ini adalah sebuah sekolah.

Ayo.

Kita akan lihat orang-orang yang pergi ke sini.

"Sumo wrestling is a traditional sport in Japan".

Arti dari "traditional sport" di sini adalah olah raga tradisional.

"Sumo wrestlers weight from 100 to 160 Kg"

Artinya, pesumo punya berat badan antara 100 dan 160 kg.

Kau mau menyerangku?!

Menyerang adalah 'attack', good question...

Apakah seorang pelajar tugasnya hanya belajar? Mereka juga harusnya pergi ke klub malam setiap bulannya.

Dan sebelum jam 9 pagi di pub, tersedia minuman gratis untuk cewek-cewek. Kita harus memanfaatkannya.

- Itulah kenapa ini sama dengan ini. - Sekarang coba kau jelaskan.

Baiklah, kau bilang A lebih besar dari B kuadrat. Maka ini pindah ke sini. Dan ini 2? Apa mereka kembar?

Itulah kenapa aku tidak menyukainya, mereka menyuruhmu mempelajarinya tapi kau tidak tahu kenapa.

Kau sedang lihat apa?

Hei kau! Kau baru saja tiba. Kembali belajar. Sekarang!

Begitulah kelakuan anak muda sekarang. Mereka tak bisa duduk diam bahkan untuk satu jam saja.

Bagaimana kalau kita minum kopi?

Apa yang akan kau lakukan di universitas?

Aku cuma mau masuk. Aku lelah hidup seperti ini.

Apa?

Siapa itu?

Ah, aku lupa mengganti fotonya. Ini Ki-chan.

Kenapa kalian bertengkar waktu itu?

Ah, dia sedang memintaku untuk kembali bersamanya. Itulah kenapa dia harus berprilaku manis.

Apakah kalian berpacaran?

Dia baik dan tubuhnya bagus. Aku bersenang-senang. Apa kau tertarik dengannya?

Tidak, cuma penasaran.

Mengenai teh hijau itu...

- Apa? - Teh hijau.

Ah, aku cuma berterima kasih padanya. Dia menolongku waktu ada seorang cewek yang menggangguku.

Sial, dasar bandot.

Apa?

Girl X Girl subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left