The Unspoken

The Unspoken

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

The Unspoken 2015 WEB-DL x264-FGT
കമന്ററി എഴുതിയത് Zolren
Untuk request, donasi dan download kunjungi xtnn-subs.blogspot.co.id

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2016-11-01
ഡൗൺലോഡുകൾ: 52
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Subtitle Indonesia oleh XTNN Subtitles

Astaga!

Aku butuh bantuan secepatnya di 166 Jalan Briar.

Di sini ada sebuah TKP yang masih aktif.

Kemungkinan 187, tersangka masih ada di lokasi.

Kuulangi, tersangka masih ada di lokasi.

Halo? Ada orang di bawah sana?

Aku dari kantor sheriff!

Diam di tempat, mengerti?

Kau tidak memberiku pilihan lain selain menembakmu!

Siapa yang ada di dalam sana, kita bisa bicarakan ini!

Tolong, tolong, kita harus pergi dari sini!

Kau baik-baik saja!

Tidak, kau tidak mengerti!

Kita harus pergi sekarang juga!

Dapat sesuatu?

Ibu, ayah, dua orang anak, menghilang tanpa jejak.

Kau mendapat sesuatu darinya?

Tidak, dia dalam kondisi yang cukup buruk.

Aku masuk SMA yang sama dengannya.

Dia bilang dia pengurus rumah di sini.

Terkadang dia membantu mengurus anak-anak.

Darah di wanita itu bukan darahnya.

Bukan darahnya?

Lalu darah milik siapa?

Aku tidak tahu. Itu pekerjaan kalian bukan?

Astaga, apa yang terjadi di dalam sana?

Entahlah, bos.

Dia sudah tergantung di sana saat aku masuk.

Hei, pergi dari sini!

Pergi dari sini, pak.

Segel tempat ini!

Tidak ada yang masuk tanpa ijin dariku

sampai kita tahu apa yang terjadi dengan keluarga ini.

17 tahun kemudian

Listrik dimatikan.

Maafkan aku bertanya, tapi apa kau yakin ingin melakukan ini?

Tempat ini benar-benar dalam keadaan berantakan.

Aku menghargai rasa pedulimu, Tn. Walker.

Tapi kami akan baik-baik saja.

Kami akan baik-baik saja.

Benar bukan, Adrian?

Ayo.

Jangan khawatir, dalam beberapa hari, tempat ini terasa seperti rumah kita.

Hei.

Jangan berkeliaran. Ini hari yang sibuk.

Maaf!

Aku tidak menyadari seberapa jauh kau tinggal dari kota.

Aku menghabiskan 30 menit mencari jalan masuknya.

Maafkan aku.

Tidak apa-apa, kami sendiri juga baru tiba.

Oke.

Permisi.

Adrian, kukira kita sudah sepakat.

Jangan berkeliaran.

Cookie? Kau baik-baik saja di dalam sana?

Hanya sebuah mimpi. Semua baik-baik saja.

Itu pasti mimpi yang sangat buruk.

Aku tidak ingat terakhir kali kau mengalami mimpi buruk.

Mereka tidak menelepon?

Tidak, belum.

Tapi Jim bilang padaku tempat penggilingan baru saja dapat pesanan besar

dan mereka akan segera memulai shiftku lagi.

Sudah lewat dua bulan.

Ya, aku tahu. Tapi kita sudah menghabiskan banyak waktu bersama bukan?

Benar.

- Selamat pagi, Angela. - Selamat pagi, Ruby.

Punya waktu sebentar?

Ya. Semua baik-baik saja?

Ya, ya. Aku...

Aku tahu keadaan kalian sedang berat karena ayahmu sedang tidak bekerja.

Kalau kau tertarik, ada pekerjaan paruh waktu

membantu mengurus seorang anak laki-laki berusia 9 tahun.

Aku tidak yakin tentang kondisinya tapi sepertinya ibunya butuh bantuan.

Tapi ini...

Aku tahu.

Jarang ada lowongan pekerjaan seperti ini,

terutama di daerah sini, dan bayarannya cukup baik.

Sebaiknya aku kembali.

Kau tidak membutuhkanku hari ini?

Kami selalu membutuhkanmu, sayang, tapi kau harus ke sana.

Setidaknya kunjungi dia, lihat secara langsung.

- Terima kasih. - Kabari aku bagaimana hasilnya.

Doakan aku.

Bagus sekali.

Hei, Angie, kau mau ke mana?

Kita punya urusan, kau ingat?

Tidak perlu cerewet, aku tidak pergi jauh.

Aku tidak mengerti kenapa kau bergaul dengan orang-orang aneh itu.

Kau tahu apa yang disukai oleh Luther bukan?

- Dia hanya iseng saja, tidak serius. - Bukan itu yang kudengar.

Hei, Pandy, bawa temanmu kemari. Kita akan bersenang-senang.

Dalam mimpimu.

Kukira kau tidak bisa bersamaku hari ini karena kau ada di tempat penitipan anak.

Aku tadi ada di sana.

Ny. Harris, salah satu guru di sana mendapat sebuah wawancara pekerjaan untukku.

Di dekat sini? Bekerja untuk siapa?

Apa? Ini sebuah rahasia?

Tidak, ini...

Mengasuh anak di rumah Briar.

Yang benar saja.

Aku sedang dalam perjalanan ke sana sekarang.

Orang yang masih waras tidak akan mau pindah ke tempat ini.

Tidak setelah apa yang terjadi.

Itu terjadi sudah lama sekali.

Lagi pula tidak ada yang tahu apa yang terjadi.

Keluarga itu menghilang begitu saja.

Lenyap.

TV masih menyala, mobil ada di belakang, makanan di atas meja.

Apa pun yang terjadi di sana, itu bukan hal yang baik.

Aku tidak ingin kau pergi.

Mereka membayar cukup mahal.

- Kau tahu ayahku sedang tidak bekerja. - Angela, tolong.

Setidaknya biarkan aku ikut denganmu.

Yang barusan kulihat itu tidak nyata bukan?

Jangan menyentuhku lagi, kau dengar?

Sudah kubilang padamu aku tidak seperti itu.

Kau payah.

Kau benar-benar wanita yang kacau, kau tahu itu?

Itu tadi cukup panas, Pandy.

- Ya, benar-benar panas. - Diam kalian berdua!

Ada apa ini, Pandy?

Gadis itu tidak beres, kau ingin aku bilang apa?

- Kalian saling bertukar surat cinta? - Ini sebuah alamat.

Dia dapat wawancara kerja.

Tidak mungkin di rumah Briar.

Dia bilang seseorang baru saja pindah.

Omong kosong, kita baru dari sana.

- Tidak ada yang tinggal di... - Diam, Rodney!

Dia bilang dia akan bertemu dengan siapa di sana?

Kenapa kau tiba-tiba tertarik?

- Dia bilang akan bertemu dengan siapa? - Kau menyakitiku!

Siapa, Pandy?

Aku tidak tahu, oke? Mereka mencari seorang pengasuh!

Semuanya masuk ke dalam truk.

Kita akan lihat secara langsung.

Maaf.

Ada yang bisa kubantu?

Aku...

Semua baik-baik saja?

Hai.

Uh...

Ny. Harris di tempat penitipan anak, dia bilang kau butuh orang.

Oh, kau pasti Angela.

Terima kasih telah datang kemari.

Bagaimana jendela basementnya, Tn. Walker?

Seseorang menendangnya dengan keras, mungkin perbuatan anak-anak.

Harus diganti.

Mau kututupi dengan kayu tripleks sekarang juga?

Apa pun yang menurutmu terbaik.

Oke.

Dia pria yang cukup mengerikan, tapi...

...dia satu-satunya tukang yang bisa kupanggil keluar sini.

Dia tidak hanya menyeramkan, dia sangat menyeramkan.

Ayo, biar kukenalkan kau dengan Adrian.

Ny. Harris bilang kau pandai dalam mengurus anak-anak,

tapi asal kau tahu saja, Adrian tidak seperti anak berusia 9 tahun biasanya.

Maaf, aku...

Aku menghabiskan seluruh hidupku mendengar banyak cerita tentang tempat ini

dan aku tidak pernah menduga akan masuk ke dalam.

Cerita macam apa?

Hanya cerita-cerita yang konyol. Itu tidak penting.

Tidak, ayolah. Aku ingin tahu.

Saat kami membeli tempat ini,

mereka bilang pihak bank menyita tempat ini karena pemilik sebelumnya tidak bisa membayar.

Itu masuk akal. Aku yakin itu yang terjadi.

Menurut semuanya bukan itu yang terjadi.

Orang-orang di sekitar sini memikirkan tentang banyak hal,

tapi tidak ada yang benar-benar tahu.

Mengambil jam istirahat? Padahal belum siang.

Kami semua tidak bisa sepertimu, Portia.

Yang satu ini mengatakan yang sebenarnya bukan?

Portia, ini Angela. Dia akan membantu mengurus Adrian.

- Senang bertemu denganmu. - Sama-sama.

Mungkin kau mau memberikan ini padanya? Ini adalah kesukaannya.

Tentu, terima kasih.

Ayo.

Sebelum kita masuk, kau harus tahu...

Putraku berhenti bicara sekitar dua tahun lalu,

tepat setelah suamiku meninggal.

Seolah-olah sesuatu di dalam dirinya mati pada saat bersamaan.

Para dokter tidak bisa membantu,

jadi kupikir membawanya keluar kota mungkin sesuatu yang baik.

Sepertinya itu tindakan yang tepat.

Ya, pindah ke rumah yang bahkan tukangku sendiri takut memasukinya.

Mungkin itu bukan hal yang buruk.

Mungkin tidak.

Adrian?

Dia suka bersembunyi.

Keluarlah.

Adrian?

Kau ada di dalam sini?

Adrian?

Kami akan menemukanmu.

Adrian?

Adrian?

Adrian?

Ibu akan menemukanmu.

Shoo, shoo! Pergi!

Dia sudah ada sejak kami tiba.

More Indonesian subtitles for The Unspoken

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left