Thirst Street

Thirst Street

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Thirst Street 2017 720p WEB-DL DD5 1 H264-FGT
കമന്ററി എഴുതിയത് Bandar1

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2018-03-23
ഡൗൺലോഡുകൾ: 9
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Kebanyakan penumpang hampir tak perhatikan Gina di pesawat.

Mereka tak melihat saat dia berikan petunjuk keselamatan,

Menghindari kontak mata saat ia menerima pesanan minum mereka,

Dan mengabaikan permintaan halusnya...

...untuk menutup meja kecil dan menegakkan sandaran kursi.

Sampai jumpa. Semoga harimu indah./Terima kasih banyak.

Meninggalkan pesawat, mereka berjalan melaluinya

Melanjutkan tujuan berikutnya tanpa sedikit pun memikirkan dia.

Sampai jumpa./ Terima kasih.

Tapi Paul berbeda.

Dia bertemu Paul dalam penerbangan menuju Boston,

Dimana dia dalam perjalanan menuju konferensi akademik.

Paul suka kehangatannya, senyumnya yang sedih.

Dalam perjalanan, dia sangat merindukan Paul.

Dia mengirimkan Paul pesan dari semua tempat baru yang dia kunjungi,

Lalu membawa kembali cinderamata untuk menghias rumah mereka bersama.

Gina berpikir itu percintaan sebenarnya,

Sesuatu yang selalu dia impikan,

Seperti halnya pada acara musikal zaman dulu.

Tapi Paul berada di dunia lain.

Ditinggal sendiri di rumah mereka yang kosong,

Dikelilingi kenang-kenangan dari Gina,

Ia menjadi semakin terpuruk dan terobsesi.

"Gina tersayang," isi surat Paul untuk Gina,

"Aku tahu kau tak mencintai aku lagi."

"Mungkin kau tak pernah mencintaiku."

"Hadiah-hadiah dan kartu pos tak bisa sembunyikan kebenaran.

"Kau hanya bepergian untuk terlepas dariku.

"Aku tidak menyalahkanmu."

"Aku pribadi berharap bisa terlepas dari diriku sendiri."

"Mungkin sekarang aku akhirnya bisa."

"Selamat tinggal. Paul."

Paul? Paul?

Maaf aku terlambat.

Paul?

Gina segera kembali melakukan pekerjaannya.

Dia tak tahu harus ke mana lagi atau harus bagaimana lagi.

Rekan kerjanya, Lorraine dan Faye,

Telah menjadi temannya satu-satunya.

Gina tak pernah beritahu mereka jika Paul bunuh diri,

Hanya jika ia telah meninggal.

Mereka berusaha bersikap seolah semuanya normal,

Tapi secara diam-diam takut akan kewarasannya.

Halo./Halo.

Baiklah, sampai nanti.

Sampai bertemu pukul 07:00./ Baiklah.

Paul?

Paul?

Gina, kau biarkan pintunya terbuka. Kenapa kau belum ganti baju?

Ayo, kami siap untuk pergi.

Ayo, cepat.

Pada waktu singgah mereka,

Mereka memaksa Gina keluar untuk satu malam di kota.

"Kejutan istimewa," ujar mereka.

Yang tidak Gina ketahui adalah...

...jika teman-temannya menyuap peramal sebelum momen itu,

Meminta dia memberikan Gina ramalan yang bagus.

Jadi, aku melihat pria baru untukmu di masa mendatang.

Pilih kartunya.

Itu terlihat sangat buruk.

Itu iblis. Kau melakukan apa yang kau inginkan dengan itu.

Itu berbahaya, tapi kau bisa manfaatkan itu,

Mengubahnya menjadi yang kau inginkan.

Satu lagi, ini.

Matahari.

Apa ini bagus?/ Ya, kartu terbaik di dunia.

Jadi, ini adalah cinta.

Dan ini adalah permulaan.

Ini akan menjadi cinta baru.

Berikan aku tanganmu.

Pria itu punya sesuatu di matanya.

Sesuatu di matanya...

Apa maksudnya itu?

Meski dia tak suka berbicara soal itu,

Atau apapun yang bersifat pribadi lagi,

Gina selalu membaca dan mempercayai ramalan bintangnya...

...setiap pagi sejak kematian Paul,

Dan ingin percaya kepada takdir,

Bahwa semuanya memang ditakdirkan seperti seharusnya.

Kami sudah bosan dengan pertunjukkan Koboi dan Indian, benar?

Dua tahun melakukan rutinitas yang sama, kami bosan.

Jadi Charlie punya ide bagus./ Sangat inisiatif.

Kau tahu lukisan terkenal itu?

Dengan vagina perempuan didepannya?

Gustave Courbet./ Itu dia.

"The Origin of the World."/ Benar!

Semua orang tahu itu./ Kami melihatnya di Facebook.

Kami ingin membuat pertunjukkan lebih berkelas.

Jadi ada kanvas di panggung...

Charlie pelukisnya, dan aku model lukisannya.

Aku merentangkan kakiku hingga membentuk bingkai.

Apa kami melihat vaginanya?/ Ya, ya...

Itu intinya.

Buku panduan Lorraine menyarankan ke Green Inn,

Tempat mewah untuk kabaret Prancis yang otentik.

Tapi bukunya sudah sangat ketinggalan.

Dan kelab itu menjadi sangat berbeda seiring berganti tahun.

Kau mau Pinot Grigio?

Kau mau Pinot Grigio?

Dari mana asalmu?/ Amerika.

Dan kau di sini untuk liburan?

Kami sedang singgah bersama salah satu maskapai pesawat.

Kru maskapai.

Pramugari.

Baiklah, kau bekerja di pesawat.

Kau sudah keliling dunia?

Kurang lebih.

Juga bulan?/ Masih belum.

Suatu hari./ Ya.

Aku suka seragam pramugari,

Karena itu sangat seksi.

Tidak, aku serius?

Berikan aku tanganmu.

Yang ini.

Aku bisa lihat...

Di sini.

Kita bisa naik taksi bersama dan pergi ke tempatku,

Tempat yang paling indah di Paris,

Dan ini adalah tempatku, di sini.

Ini tempatmu?/ Benar, itu tempatku.

Aku punya sampanye segar di tempatku,

Dan kita, aku bisa...

Kita bisa, kau tahu, kau dan aku, dan kau?

Dan kita bisa, kau tahu?

Ya.

Kita bisa mendapatkan malam yang sangat indah bersama.

Tapi aku bekerja besok.

Pagi hari./ Fajar.

Kau tak bisa pergi ke tempatku,

Karena kau... Di mana kau tinggal?/ Hotel.

Dimana? Hotel apa?

Mungkin itu karena ramalan,

Mungkin karena alkohol, mungkin juga karena Paris,

Tapi saat ia melihat Jerome,

Untuk pertama kalinya sejak Paul bunuh diri,

Gina merasakan sesuatu.

Jerome, kondom?/ Apa?

Apa kau punya kondom?

Aku lebih suka alami.

Apa aku membangunkanmu?

Siapa kau?

Aku bercanda.

Itu lelucon.

Apa kau lapar?

Aku pesankan kau sarapan.

Ya.

Ya.

Terima kasih.

Baiklah.

Sarapan untukmu?

Aku akan makan di bandara.

Sempurna.

Apa?

Matamu. Itu terlihat sangat buruk.

Mataku?

Aku akan pakai kacamataku.

Kau harus pergi sekarang?

Ya, aku harus segera pergi,

Tapi kau bisa tetap di sini hingga jam 11:00.

Tidak, aku tak apa. Aku juga harus pergi.

Aku pergi.

Aku terbang ke Paris sebulan ini./ Sungguh?

Ya, sebulan penuh./ Bagus.

Aku beri kau nomorku.

Kau punya pena?

Karena aku tak punya pena.

Jangan hilangkan itu.

Aku takkan hilangkan itu.

Baiklah.

Seandainya aku masih di sana.

Hai./ Hai, ada yang bisa aku bantu?

Bisa aku minta pil KB?

Tentu, pil KB.

Baik, silakan.

Kau mau minyak untuk matamu?

Tidak, terima kasih.

Kau yakin?/ Ya, tak apa.

Hei, apa kau terima pesanku?

Sakit mata Jerome menular ke matanya Gina.

Membuatnya merah, bengkak, dan berair.

Itu menjadi kabur dan dia tak bisa melihat dengan jelas lagi.

Untukmu, aku mengenakan seragam pramugariku.

Untukmu, aku mengenakan seragam...

...seragam pramugari.

Siapa yang suka rasa minuman ini?

Aku suka sedikit.../ Baiklah.

Semuanya perlu dibersihkan.

Tapi ini malam yang bagus.

Jerome./ Gadis Amerika. Halo.

Apa kabar? Baik?

Aku mengenakan seragam pramugariku.

Ya, aku suka itu. Itu seksi. Sangat seksi.

Aku ingin mengikuti penerbangan.

Tapi aku tak punya tiket.

Maaf./ Astaga!

Kau baik-baik saja?/ Ya, kami akan urus itu.

Kau mau minum? Ya./ Maaf.

Tidak, tak apa./ Bukan apa-apa.

Terima kasih.

Thirst Street subtitles in other languages

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left