ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Serial drama ini fiksi.
Aktor anak dan hewan direkam dalam kondisi aman.
16 TAHUN LALU
Di kamar suite, ada satu naratama, dua anggota keluarganya, dan tiga teroris.
Habisi mereka jika kau bisa atau kami kirim tim J.
Dimengerti.
Angkat tangan.
Sayang, kita akan keluar dari sini dengan selamat, kan?
Keluar.
Sandera dan musuh lebih banyak dari dugaan.
Ada sandera dari Korea dan negara lain.
Kita tak bisa lanjut seperti ini.
Prioritas utama kita adalah mengamankan naratama Jepang.
Kemungkinan ada teroris yang menyamar menjadi sandera.
Kau yakin?
Kita tak bisa menunda operasi ini lagi cuma karena informasi yang belum pasti.
Kita bisa menyingkirkan lima teroris dengan mudah.
Bisa, kan?
Ayo pergi.
Masuk.
Jangan! Berbahaya!
Jika tidak, korban jiwa akan bertambah.
Masuk.
J, jangan! Jangan masuk!
- Kami masuk. - Kubilang jangan!
Tetap di sini. Aku akan kembali.
Aku ingat.
Jeong Jinman.
PROFIL RAHASIA DMITRY IVANOVICH PETROV
Hotelku di dekat sini.
Jadwalku agak ketat.
Mau berhenti?
Tidak. Tolong lanjutkan.
Ketat itu bagus.
Ada pepatah Rusia.
Bertemanlah dengan beruang…
Tapi tetap pegang kapakmu.
Baru kali ini aku bertemu wanita Jepang yang tahu pepatah Rusia.
Aku suka beruang.
Mereka liar, tapi manis.
Seperti kau, Dmitry.
Seharusnya kau tak mencuri dari Babylon, Dmitry.
Jalang sialan.
Obatnya berfungsi atau tidak?
- Disjoki hari ini biasa saja. - Setuju.
Pinjam lipstikmu.
Suara apa itu? Suara pria?
Pergi ke hotel sana!
Kenapa? Aku suka bercinta di sini.
Serius?
Serius. Mereka sedang apa?
Ini toilet wanita.
- Ayo kita cari pria juga. - Ayo.
Urusan di sini sudah selesai. Tolong bereskan sisanya.
Direktur menyuruhmu segera kembali.
Baiklah.
PROFIL RAHASIA JEONG JINMAN
PROFIL RAHASIA JEONG JIAN
Jian?
Operasi ini gagal!
Prioritas utamanya adalah menyelamatkan sandera.
SANDERA
Kau ketua tim. Kenapa malah di depan?
Sementara kau berlagak jadi pahlawan,
seluruh timmu dihabisi.
Omong-omong, kenapa dia yang dijadikan sandera?
Bukankah sanderanya anak-anak?
L.
Kenapa kau tidak menyelamatkan M?
Maaf, Q membunuhku.
Kak!
Kau bukan anggota operasi. Kenapa ikut campur?
Sebagai ketua, kau harus siap menghadapi situasi tak terduga.
Itu berlebihan.
Ada misi baru.
J, L, M,
X, dan Marco.
Besok kalian harus sudah tiba di Bandara Kansai pukul 09.00.
Pengarahan operasionalnya dilakukan setelah tiba.
Jika butuh senjata api, akan kukirim lewat perusahaan, jadi kabari aku.
Di mana area operasinya?
Korea.
A SHOP FOR KILLERS 2
EPISODE 03, MASA LALU ADALAH MASA LALU, MASA KINI ADALAH MASA KINI
murthehelp KAPAN PAKETNYA BISA DITERIMA?
Belakangan ini, ada beberapa laporan penyelundupan.
Penyelundupan? Untuk apa?
Kenapa menyelundupkan barang ke pulau yang sepi?
Aku sudah selesai memeriksa. Tak ada apa-apa.
- Baiklah, ayo pulang. - Ya, Pak.
Itu pacarmu yang dibicarakan ibu-ibu?
Kalian berkencan malam-malam?
Pacar apanya? Cepat pergi.
Salam kenal, Nona!
- Pergilah. - Kalian mesra sekali.
- Sampai jumpa. - Baik. Terima kasih atas kerja kerasnya.
Nona Arin.
Situs web ini dalam perbaikan.
MURTHEHELP, CARI.
CARA MENGUNDUH MURTHEHELP
BROTHER, JEONG JINMAN, GURU PASIN
JEONG JINMAN
Nona Arin, sebenarnya…
Aku tak butuh penjelasan. Aku tak mau tahu.
- Tapi… - Kubilang tak usah.
Aku tak penasaran sama sekali.
Baiklah. Aku mengerti.
Jian, kau pikir kabur seperti itu bisa mengubahnya?
Aku harus bagaimana?
Jian, mulai sekarang, kau harus bertahan hidup sendiri.
Lalu tas ini… Bukalah saat kau di tempat aman.
Saat kau sendirian.
BACA BAIK-BAIK, JIAN
1. PASANG SEMUA CCTV MINI DI TEMPAT-TEMPAT PALING GELAP…
WOOJIN
Apa yang Jeong Jinman telah lakukan sampai mereka harus memanggil kita?
Baru-baru ini kau membunuh seseorang di Korea, kan?
Ya.
Misi seharian melelahkan naik kapal.
Dulu dia bos Jeong Jinman.
Sepertinya di masa lalu Jeong Jinman menjadi pengkhianat.
Begitu rupanya.
Dia dipaksa keluar dari perusahaan.
Ini karma.
Karma?
Apa maksudmu "karma"?
Dulu kau yang merekomendasikan Jeong Jinman ke Babylon.
Katamu kita harus merekrutnya.
Tapi sekarang kita malah ditugaskan menangkapnya.
- Itu sebabnya kubilang karma. - Kau ini.
Tanpa Jeong Jinman, kau sudah mati.
Masa lalu adalah masa lalu, masa kini adalah masa kini.
Di sana tempatnya?
Tetap di sini. Aku akan kembali.
Tetap di sana!
Duduk saja!
Ada berapa orang?
Dua tewas, sisa tiga.
Dua di luar, satu di dalam.
Jun.
Jun!
Umpan!
Diam!
Tolong lepaskan kami.
Sayang, bagaimana ini?
Kami dari Korea. Tenang saja.
Turunkan pistolmu.
Atau dia akan mati.
Letakkan pistol kalian!
Letakkan!
Aku punya anak. Kumohon!
Kumohon, lepaskan aku! Kumohon!
Kumohon…
Beri jalan!
- Terima kasih sudah datang. - Pak, aku bawa sandera.
Kedubes akan membantu kalian pulang.
- Baik. Terima kasih. - Sudah kubilang jangan masuk.
- Lalu aku harus bagaimana? - Kubilang jangan bergerak.
Jika gegabah, kau akan terkena masalah besar nanti.
J, kau tak apa-apa?
Jin Kusanagi.
Ketua Tim Babylon.
Jeong Jinman. Sersan Mayor Pasukan Khusus Korea.
Andai ada pemberitahuan lebih dulu dari Korea.
Itu membuat kebingungan dan kami hampir terkejut.
Kau orang Korea?
Benar.
Manis, kan?
Ya… Manis.
Mau coba pakai?
- Tidak. - Kupinjamkan.
Tak manis sama sekali.
Entahlah.
Apa sandera asing aman jika kita masuk tanpa info yang pasti?
Apa?
Jelaskan sisanya kepadanya.
Apa? Kak Jinman, mau ke mana?
Ayo pergi.
Aku belum memperkenalkan diri.
Aku Q.
Aku Jeong Jinman.
Bahasa Korea-mu bagus.
Aku punya teman orang Korea di Osaka.
Aku sedang mempelajarinya.
Begitu rupanya.
Operasinya rahasia, jadi aku tak boleh mengatakan apa-apa.
- Maaf. - Aku mengerti.
Dia orang yang menyelamatkanku?
Terima kasih.
Terima kasih.
Aku akan segera kembali bekerja. Jangan repot-repot ke rumah sakit.
- Aku akan datang nanti, jaga sikapmu. - Apa?
Aduh!
Begini…
Terima kasih hari ini.
Mau… minum bersamaku?
Aku yang traktir.
Ini operasi tak resmi, jadi kami pergi beberapa jam lagi.
Baiklah.
Hati-hati di jalan.
No comments yet. Be the first to leave one.