One Mile: Chapter Two

One Mile: Chapter Two

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

One Mile Chapter Two 2026 720p WEBRip x264 AAC-[YTS BZ]
കമന്ററി എഴുതിയത് BndrST
No Resync. Yang mau kasih traktiran: trakteer.id/BndrST

ടാഗുകൾ

webdl
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2026-02-26
ഡൗൺലോഡുകൾ: 352
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Aku kirim surel sekolah yang menjadi minatku semalam,

- Kau bisa mengantarku? - Sekolah apa?

Sekolah seni.

Kembali ke hutan! Lewat sana!

Kita membunuh orang itu, dan aku...

Aku membantumu. Aku berada di bahu dia.

Sayang, lari! Sembunyi!

- Kau tak apa? - Kenapa mereka mencoba membawaku?

Ayah tidak tahu.

Tolong!

- Aku di mana? - Tolong jangan teriak.

Dia sangat benci itu.

Aku bisa lihat kau memandang dunia secara berbeda.

Sama sepertiku.

Kerja bagus.

Lumayan, Alex.

Ini masih belum selesai.

Ada kegelapan di sana.

Dan itu hal bagus?

Itu terasa jujur, dan itu selalu hal bagus.

Teruskan. Kau sudah sangat bagus.

"Terasa jujur"?

Apa maksudnya itu?

Entahlah. Tapi aku terima itu.

Kau sudah bicara dengan ayahmu soal program musim panas keluar negeri?

Ya, tapi... Entahlah. Aku ragu dia akan izinkan aku pergi.

Ini sangat buruk.

Aku akan pergi mengambil cat lagi lalu memulai dari awal.

Ini sangat menakjubkan.

Maksudku, itu terlihat sangat mengancam.

Dari mana itu berasal?

Kepalaku. Entahlah.

Ini hanya lanskap yang aku pikirkan.

Itu mengingatkan aku pada lukisan Hollander.

Seandainya aku setara dengan dia.

Kau setara dengan dia.

Terima kasih, Justin.

Kau tahu, aku ingin melihat pameran dia sebelum itu berakhir.

Aku bersedia melihatnya lagi jika kau mau teman untuk pergi.

Ya. Mungkin.

Kau pergi ke pestanya Tyler?

Entahlah. Aku akan pulang untuk libur panjang akhir pekan,

Dan ayahku pesankan aku pesawat pagi pukul 06.00.

Lalu? Pergilah ke bandara setelah dari pesta.

- Kau bisa tidur di pesawat. - Entahlah.

Menurutmu Justin akan datang?

Alex, Justin memintaku untuk melihat jika kau pergi.

Oke, kita bertemu jam 21.00,

- Lalu kita jalan ke sana bersama, oke? - Ya.

Tiga panggilan di satu pagi. Itu rekor baru.

Ayah takkan banyak menelepon jika kau sering mengangkat telepon.

Ayah tahu aku harus mengikuti kelas, bukan?

- Itu sebabnya aku di sini. - Aku tahu.

Ayah hanya ingin pastikan kau mendaftar masuk sebelum terbang.

Akan aku lakukan setelah aku di asrama.

Hei, kau mau menyapanya?

- Kami sudah bicara semalam. - Kami sudah bicara semalam.

Tapi ibu tetap menyayangimu, sayang.

Tak sabar untuk melihatmu besok. Kopi.

- Maaf. Sebentar. - Aku juga sayang Ibu.

- Aku harus pergi, oke? - Baiklah, terdengar bagus.

Hei, ingat untuk menelepon sebelum kau lepas landas.

Ya. Aku janji akan melakukannya.

Oke. Aku sayang ayah.

Ayah juga menyayangimu.

Jadi, apa terjadi sesuatu?

Atau kau hanya mengganggu dia soal penerbangan dia besok?

"Mengganggu"?

Mengingatkan dia untuk mendaftar masuk,

Menyarankan apa yang sebaiknya dia bawa.

Bersikeras agar dia datang ke bandara tiga jam lebih cepat.

Aku tidak beritahu dia jam berapa dia harus pergi ke bandara.

Aku tahu kau bersemangat untuk Alex pulang ke rumah,

Tapi aku tak yakin kita akan banyak melihat dia akhir pekan ini.

Dia mungkin akan habiskan waktunya dengan istirahat,

Atau berkumpul dengan teman-teman SMA dia.

Tidak masalah.

Selama kita makan malam keluarga bersama.

Mungkin nonton film bersama.

Makan malam, ya.

Nonton film bersama mungkin terlalu berlebihan.

Tapi jika kau mau membuat kesepakatan...

...untuk waktu lebih dengan dia, kau bisa tawarkan...

...untuk berhenti bersikap keras kepala dan akhirnya menyetujui...

...agar dia mengikuti program musim panasnya.

Aku masih tidak yakin itu ide bagus.

Dia akan bepergian bersama belasan teman sekelas lainnya,

Dan tiga dosen.

Dia akan aman.

Kau jadi bertemu Curtis hari ini, kan?

Ya. Aku tak sabar bertemu dia.

Menurutmu dia tidak akan tawarkan kau pekerjaan?

Jika itu terjadi, aku akan dengarkan dia.

- Melihat apa yang dia inginkan. - Aku tahu apa yang dia inginkan.

Kau kembali ke lapangan, ke dalam bahaya,

Sementara dia duduk di balik meja.

Mungkin tidak se-ekstrem itu.

Ya, aku hanya...

Aku sangat senang berada dekat denganmu...

...beberapa bulan terakhir ini, Danny.

Rasanya kita akhirnya tahu cara untuk bersama.

Aku tahu.

Dan aku takkan melakukan sesuatu untuk mempertaruhkan itu lagi.

Ini hanya minum kopi bersama teman lama.

Janji padaku kau tidak akan menyetujui apapun hari ini.

Tentu saja tidak.

Oke.

Aku harus bersiap berangkat kerja.

- Sampai ketemu nanti malam? - Ya.

Astaga. Kau serius?

Ya.

Itu nol yang banyak.

Kau layak untuk itu.

Aku tidak akan bohong, itu menggoda, tapi...

Aku baru saja kembali terbiasa dengan kehidupan keluarga.

Bukankah putrimu baru kuliah?

Kau memiliki anak yang sedang bertumbuh, Danny.

Dan kau hanya akan mengandalkan uang pensiunan?

Aku sudah mengabdi selama 20 tahun, Curtis.

Benar, tapi masih banyak yang bisa kau tawarkan.

Dengar, pikirkan ini sebagai cara lain untuk mengabdi.

Aku tak yakin kontraktor swasta adalah hal yang sama.

Kau ingat bagaimana perasaan kita dulu tentang mereka...

- ...yang mengganggu misi kita? - Ya.

Kita berharap memiliki gaji dan kebebasan mereka untuk beroperasi.

Dengar, ini bisa jadi kesempatan emas.

Aku sudah membuat Terez dan Erickson untuk bergabung.

- Ya? - Ya.

- Membuat grup kembali berkumpul, ya? - Ya.

Kau bisa memimpin orang-orang yang kau kenal dan percaya.

Jangan bilang padaku itu bukan pekerjaan impian.

Dengar, kau tak perlu menjawabnya hari ini.

Gunakan akhir pekan ini.

Ambil waktu seminggu jika perlu.

Tapi kau harus tahu jika kau adalah pilihan utamaku untuk ini.

- Ini keren. - Ya.

Mereka bilang berada di mana?

- Ya, aku melihat mereka di sana. - Oke.

- Hei. - Hei!

Tunjukkan sedikit kasih sayang bagi yang berulang tahun.

Hei! Hati-hati, bocah yang berulang tahun. Astaga.

Ayolah, Carrie.

Ada yang sudah mabuk.

Oke. Dia tetap menawan.

Dia putus dengan Zoe dua hari lalu.

Ya. "Putus."

Baiklah, aku paham. Silakan saja.

Aku akan mencari Justin.

Terlambat. Aku rasa dia sudah menemukanmu.

- Hai, Alex. - Hai, Justin.

Kelihatannya pra-permainan Tyler sedikit berlebihan.

Percaya aku, dia takkan membatasi diri hari ini.

Dia akan mabuk sepanjang akhir pekan.

Itu lucu.

Jadi, jujur saja. Dia menyukai aku atau tidak?

Alex?

Ya.

- Ya? - Ya.

Hanya saja...

Apa?

Aku merasa dia memberiku sinyal yang bercampur.

Dia bisa sedikit menutup diri. Itu saja.

Dia melewati cobaan berat.

Tunggu, apa maksudmu?

- Tak ada tekanan. Tapi... - Tidak masalah...

Kau pasti bisa yang berikutnya.

- Ya. Mari kita lihat. - Lihat dan pelajari.

Oke.

- Halo? - Hei.

Hei.

Hari yang melelahkan.

Kekurangan staf lagi. Kecelakaan parah di jalan tol.

Belasan brankar di lorong.

Kau pasti sangat lelah.

Apa ada yang bisa aku lakukan?

Ya, kau bisa temukan aku tiga perawat lagi.

Hei, kau ikut denganku menjemput Alex besok?

Seandainya aku bisa. Sifku dimulai jam 09.00.

- Kau pergi jam berapa? - Tepat jam 05.15.

Pesawatnya baru mendarat jam 08.00.

Aku tahu, tapi aku mau kejutkan dia dengan donat kesukaannya.

Kau sangat manis.

Aku merasa masih banyak yang perlu aku tebus.

Hei, dia tahu jika kau sayang dia.

Kau tidak diragukan lagi sudah membuktikan itu.

Bagaimana percakapan dengan Curtis hari ini?

Tawarannya menggoda.

Bayarannya dua kali lipat dari saat aku masih bertugas,

Aku akan bekerja dengan beberapa orang dari tim lamaku.

Tapi kau terdengar dilema.

Aku harus bekerja. Aku tak bisa hanya duduk seharian.

Tapi aku janji pada kalian aku tidak akan pergi lagi.

Masalahnya adalah, hanya ada satu hal yang aku kuasai.

Ayolah.

Bagaimana dengan jadi polisi?

Aku tidak bisa. Tidak. Aku tak bisa melakukan itu.

Kau terlihat tampan dengan seragam polisi.

Jadi kau akan mudik selama akhir pekan?

Ya. Pesawatku berangkat beberapa jam lagi,

Dan aku masih belum berkemas, jadi...

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left