Thappad

Thappad (थप्पड़)

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Thappad 2020 Hindi 720p WEB-DL x264 Indoneseia YoyongMasamba
കമന്ററി എഴുതിയത് comelmuewa
No Resync. Thanks. Enjoy

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
720p
720
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2020-05-04
ഡൗൺലോഡുകൾ: 35
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Terjemahan Yoyong Masamba No Resync

Masamba, 03 Mei 2020

- Kenapa kita harus menikah? - Apa?

Maksudku kitakan sudah bertunangan, jelas kita akan menikah.

Tapi kenapa kita harus melakukannya?

Kau mencintaiku, aku mencintaimu, kita bahagia, mungkin itu alasannya.

Jadi kenapa memutarbalikkan kisah itu? Kenapa?

Kau termasuk yang mana?

Pertama kau yang bertikai di pengadilan.

Kedua kau yang berusaha membuat pernikahanmu berhasil.

Dan yang terakhir kau bersamaku dimobil, berteriak-teriak dijendela mobil.

Dari tiga ini, siapa dirimu yang sebenarnya?

Siapa tahu!

Ketiganya bersatu.

Boss! Dua permen jeruk.

Sandhya-ji!

Foto-foto itu sudah didigitalkan.

Benarkah? Ayo kita lihat.

Kita bisa mewarnainya.

Tidak, biarkan saja hitam-putih.

Lihat foto ini?

Kau ada di dalam mobil...

...bersama dengan bibimu ketika ayahmu memelukku.

Aku tidak pernah bilang apa yang dia katakan hari itu.

Apa dia mengancammu? "Kau sebaiknya menjaga putriku ."

Tidak. Dia menangis dan berkata:

"Jika dia berbuat salah, maafkan dia."

Kau tidak pernah melakukan sesuatu yang salah.

Kecuali merebus teh terlalu lama!

Apa itu?

Gula darahku rendah hari ini.

Mau?

Bu, kau terlalu pilih-pilih. Dia orang baik.

Tentu saja dia orang baik.

Tapi kau tidak menyukainya. Kami sudah memperlihatkan begitu banyak anak laki-laki untukmu.

Anak laki-laki?

OK, seorang pria.

Kau lihat setelah tiga tahun, Aku sudah berusia enam belas tahun.

Sebelum itu aku ingin melihatmu tenang.

Karena kau akan sibuk mencari seorang suami untuk dirimu sendiri.

Tentu saja. Lalu kau akan berakhir sendirian.

Kenapa kau menikah denganku?

Kau tidak pernah berbicara dengan penuh cinta, atau bahkan duduk di dekatku.

Aku mengurus rumahmu, menghadapi amarah ibumu.

Aku memasak untuk orang lain, lalu memasak untukmu.

Kau sering memukulku lalu aku tidur. Bagaimana kita bisa punya anak?

Kau terus mengatakan ibumu koki yang hebat...

..jadi suruh saja dia masak.

Jika kau butuh seorang wanita, pergilah ke rumah bordil.

Turun!

Sekarang pulanglah!

Membuatku pusing dan berteriak.

Aku akan memberimu cinta malam ini.

Kau tidak mencintaiku. Akan kutunjukkan apa itu cinta.

Bodoh!

Mungkin kau tak bisa punya anak.

Waktu kita sudah berakhir.

Momen kita sudah dicuri.

Ini bukan dicuri.

Kita punya hak untuk bahagia.

Apa kita selingkuh?

Tidak tahu.

Kita diperbolehkan sejam untuk bahagia.

Berkeliling kota.

- Makan permen oranye bodohmu. - Jangan menyebutnya bodoh.

Jangan sebut itu momen curian.

Selamat malam.

"Tamparan Itu"

Amu, internetmu tidak bisa.

Semua yang ada di blink jelas milikku.

Duduk yang tegak!

Dua orang di komite menentangku.

Bos telah meminta putrinya, Miranda, ikut.

Aku tidak mengenalnya.

Semuanya tergantung pada presentasi besok.

Amu, printermu rusak lagi.

Kenapa kau tidak memperbaikinya?

Aku tidak tahu tentang presentasimu...

...tapi aku emosional di London.

Aku sibuk mendekorasi rumah dengan pintu biru.

- Biarkan aku fokus. - Amu, kumohon. Printernya.

Ya, pak.

Subodh di sini.

Aku menyuruhnya menelepon, bukan membunyikan bel. Dia akan membangunkan Ibu.

- Halo! - Bagaimana kabarmu, Amrita?

Cantik sekali.

- Kau menghilang kemana? - Tanya Vikram.

- Dia menjadikanku budaknya. - Ini Subodh, Ibu.

Tidurlah. Mereka akan bekerja sepanjang malam.

Inilah sejarah 28 bank pemberi pinjaman, bos. Periksa mereka.

- Printerku sudah bagus sekarang. - Terima kasih.

- Bagaimana dengan Deepika? - Dia baik-baik saja.

Aku akan menikahkan kalian berdua tahun ini.

Kenapa? Kau tidak suka melihatku bahagia?

Kau akan bahagia saat kau menikah.

- Pesan kopi? - Ya. Tolong, dua cangkir.

Amu, bisa kau ambilkan file pink? Di lantai atas.

Pink? Itu mengingatkanku., Pinky Chatterjee menelpon.

Dia akan menikah.

Jadi dia sudah menemukan seseorang?

Aku sudah mengirim salinannya ke email.

Empat malam anna, dua belas hari Anna.

Aku menyimpan semuanya di celengan

Matahari terbit dan terbenam di mataku.

Aku merasakan kecerahan mengelilingiku.

Dalam dunia kecilku, beginilah aku.

Beginilah aku.

Aku hanyalah aku, hanya aku

Selamat pagi.

Pagi. Kau siap!

Lampumu menyala sampai tengah malam.

Aku dapat panggilan Skype ... dari klien internasional pada hari Kamis.

- Aku ada rapat hari ini. - Dengan Sania?

- Apa tariannya sudah siap? - Hampir.

Aku suka menari dengan Sania. Dia benar-benar baik.

Dia mencintaimu.

Kau mengambil darahku setiap hari. Jika aku mati, aku akan mati dalam tidurku.

Kadar gulamu naik.

Kau bertengkar dengan suamimu di telepon.

Ketika aku harus sudah berjuang, aku tidak melakukannya. Tidak ada gunanya sekarang.

Aku sudah mengurus rumah, anak-anak sudah ditangani. Pekerjaanku sudah selesai.

- Apa Vikram sudah tidur? - Ya, ibu mertua.

Selamat pagi.

Selamat pagi.

Bangun.

Aku tahu kau kurang tidur, tapi...

Yah? Apa aku akan membunuhnya?

Ya. Tapi jangan terlihat putus asa.

Jangan buat mereka berpikir kau ingin bekerja di London. Persetan dengan itu!

Selain itu, kau seharusnya tidak terlihat putus asa.

Begitukah?

Ayo, Bangun.

Amu, hidupkan pemanas airnya.

Salam, Sunita.

Nyonya, hidupku hancur.

Apa yang baru terjadi, Sunita?

Namaste, Ibu.

Suamiku membuatku tidak bisa tidur.

Dia terus berjuang denganku.

Dia membawaku ke dokter. dan bertanya padanya:

"Apa yang salah dengan dia ? Kenapa dia tak bisa punya anak?"

Mungkin ada sesuatu yang salah dengan dirinya. Tapi apa dia pernah memeriksa?

Lalu dia mencampakkanku di tengah jalan.

Begitu aku sampai di rumah, dia mulai memukulku.

Lalu?

Aku berlari keluar rumah dan menguncinya di dalam.

Lalu?

Dia terkunci sepanjang malam.

Saat aku membuka pintu, dia sedang tidur, memegang pantatnya.

- Apa kau menguncinya setiap hari? - Dia laki-laki, dia akan menangkapku.

Ketika dia melakukannya, dia memukulku dengan keras. Tapi aku pintar.

Jika dia menamparku, aku berteriak. Tetangga menghentikannya.

Kau aktris kecil!

Amu, suruh Shivani menghentikan suara itu. Suruh dia menunggu sampai aku pergi.

- Hi, Ma. Selamat pagi. - Ayo, sarapan.

- Ada apa? - Apa itu?

Biarkan dia membuat sarapan.

Mama, tolong, kau yang membuat paratha.

Kenapa mencobanya hari ini?

Aku sedang mencoba membuat paratha seperti ibumu.

Sunita, ambilkan es. Dimana yang sakit?

Halo? Hai, Pak.

Ya, pak. Aku akan ke sana.

- Mereka memintaku datang lebih cepat. - Apa dia yang memutuskan?

Dia pemilik perusahaan. OK. Aku pergi. Sampai jumpa.

- Makanlah sebelum kau pergi. - Tidak ada waktu.

Makanlah sesuatu.

- Ayo makan. - Amu, kumohon. Aku terlambat.

Berkasmu.

- Terima kasih. - Bekal makan siangmu.

Sampai jumpa.

- Satu gigitan lagi. - Cukup.

- Bawalah. - Amu, kumohon. Aku terlambat.

- Ok. Baik. - Bye.

Ibu, aku akan ke Sania untuk latihan menari.

Sunita, hubungi aku jika kau butuh sesuatu.

Ya, Bu.

Aku baru saja bicara dengan Rajhans Jetley.

Miranda telah memilih pria kulit putih.

Jason Burbanks.

Tapi dia senang melihat presentasimu.

Rajhans sialan tertarik sama pria kulit putih juga.

- Minggir. - Tenang, bos.

Mengapa mereka membiarkan perempuan mengemudi?

Kerja bagus.

Hampstead area yang bagus, bibi. Ini mahal.

Mereka akan memilih wilayah mewah.

Kau tahu, Vikram itu paham kuliner.

Aku yakin kau tidak bisa menyewa tukang masak di sana. Pasti sangat mahal.

Tidakkah Ibu terlihat manis?

Apa ini?

Lihat. Cetakanmu sudah siap.

Belum pernah melihat yang satu ini sebelumnya.

- Kau seharusnya tidak berhenti menari. - Sudah waktunya, Papa?

Kau sangat bagus.

Kau akan pergi ke berbagai tempat.

Pergi kemana? Aku akan ke London.

Ibu bicara dengan siapa?

Paman Jalandhar-mu. Menantunya tinggal di London.

Katakan...

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left