ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
AMBULANS - JAGA JARAK
Cross, angkat!
Cepat, ayo!
Beri jalan.
Ayo, cepat!
- Ada apa? - Luka tembak parah.
EMS, datang!
Permisi, minggir. Jangan halangi.
Jangan ganggu kami bekerja.
- Cross! Ayo! - Tertembak! Dia tertembak!
- Tolong anakku! - Permisi.
Apa yang terjadi, kawan?
- Ayolah! - Kau tertembak?
Kakiku tertembak!
Aku tak tahu kenapa.
Mereka berlarian.
Kulepas sepatunya.
Biarkan kulakukan tugasku.
Oke. Tertembak dimana lagi?
- Cuma kakiku saja. - Ada apa?
- Ada apa? - Kakinya tertembak.
Ada tiga pasien kritis di luar.
Ini lukanya tak terlau parah.
Tekan lukanya. Kau akan baik-baik saja.
- 3 terluka parah di luar! - Kalian mau kemana?
- Ayo! - Apa-apaan ini?
Bu, tekan terus.
Tolong. Aku lagi melakukan tugasku!
Astaga!
Luka tembak beruntun.
- Kita kemana? - Lurus saja.
Pelataran berikutnya. Lurus saja.
Dasar pemula!
Aku sudah lama menunggu.
Bajingan.
- EMS! - Lurus saja.
Pelataran berikutnya.
- Arah mana? - Pelataran sebelah.
Lewat sini!
Teman-teman, ada satu orang kritis di sini.
Orang ini?
Satu korban tertembak.
- Orang ini. - Ini dia.
- Tak apa. - Apa kabar, Bravo?
Kau tak apa?
- Kami bukan polisi. - Kau dengar?
Kami cuma mau bantu, oke?
Kau tertembak. Di mana? Bisa dengar?
Gunting!
Kau tertembak, oke?
Berapa kali kau ditembak?
Kami bukan polisi. Cuma mau membantumu.
Oke? Kau akan baik-baik saja.
Gunting sialan! Gunting!
- Rut? - Ya?
Luka tembakan berkali-kali.
Aku tak bisa jika bersama seorang pemula.
- Kau siap? - Aku tak bisa.
Baiklah, aku mengerti.
Terima kasih banyak.
Baik, temanku.
Ada riwayat sakitmu?
Masih dengar suara tembakan itu?
Nak, kau bersamaku?
Tetaplah sadar.
Jadi cuma 2 saja, oke?
Tetaplah sadar.
Tinggal robek saja celananya.
- Bertahanlah. - Tertembak di sini!
- Oke, tekan dia. - Oke.
Balut lukanya.
Tetaplah sadar.
Oke, jadi ini...
akan sedikit menyakitkan...
agar kau bisa pulang.
Oke. Tahan.
Oke.
Oke, tetaplah sadar.
- Bertahanlah. - Oh, sialan!
Tak apa. Tahan saja.
Oklusif.
- Butuh apa? - Oklusif.
- Oklusif? - Cepat!
Kau harus dilarikan ke rumah sakit.
Bertahanlah. Bernafas yang tenang.
Baik. Ambilkan tandu!
Aku akan terlentangkan.
Dalam hitungan ketiga.
- Tidak ada luka. - Tak ada denyut di kakinya.
Baringkan ke samping.
Tidak ada luka.
Ayo angkat!
Satu, dua.
Tiga.
Kau ikut?
Aku ikut.
Duduk di situ.
Ayo, kawan.
Masukkan dia.
Kita harus jalan. Tutup pintunya.
Aku harus taruh ini di sini.
Tetaplah sadar, kita...
ke rumah sakit, oke?
Kuberi dia oksigen.
Kami akan membawamu ke RS.
Bertahanlah.
Akan kupasangkan ini, oke?
Membantumu bernapas.
Baik? Ini dia.
Angkat kepalamu.
Ya. Oh.
MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO. WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE.
Mau ini disingkirkan? Baiklah.
Baiklah, kawan. Bertahanlah.
Berapa tekanannya?
75 dari 52.
Sepertinya dia sesak.
Periksa bunyi paru-parunya.
Tidak ada suara di paru kiri.
Trakeanya bergeser.
Dia mengalami pneumo tension.
Jika ada gadis yang kau pikirkan, pikirkan saja dia.
- Tetaplah sadar. - Aku akan suntik.
Harus di dekompresi dada.
Ini buat membantumu bernapas, oke?
Sekarang.
Sudah mendingan.
Sudah mendingan?
Bertahanlah.
Astaga! Dia baru saja mengalami henti jantung.
Sial, jantungnya berhenti.
- Sial! Ayo, kawan. - Lakukan CPR.
Ayo!
Hei, ayolah. Bertahanlah.
Pasien mengalami henti jantung.
Aku harus ambilkan kantung udara.
- Giliranmu? - Siap, ayo.
Sudah dekat, kawan. Ayo.
Sudah mau sampai.
Cepatlah.
- Berapa jauh lagi? - Pasangkan kantung udara.
- Bisa dengar? - Hei, kawan, sadarlah!
Berapa lama lagi?
Selamatkan dia.
Hei, bro, kau akan pulang...
menemui pacarmu, bertahanlah.
Ayo, teruskan.
Ayo, teman! Sudah mau sampai!
Ayo!
Ayo. bertahanlah.
Bertahanlah, kawan, ayo!
Ayo. Sialan!
Ayo!
Badan Pemadam Kebakaran New York PETUGAS MEDIS
DITERJEMAHKAN | COMELMUEWA
Aku biasanya cuma 10 menit bersama temanku tiba di sini.
Ya, Pak.
Sudah berapa lama kau jadi paramedis?
- Aku pernah jadi relawan. - Hei, Verdis!
Gimana kabarmu? Kau kenal Cross?
Kemarin bersama dari Colorado. Kutugaskan dia dengan Rut.
Ollie Cross.
Verdis. Senang berkenalan.
Semoga harimu menyenangkan, nak.
- Minta dia tanda tangan untuk Rut. - Terima kasih.
Terkena serangan jantung saat tugas terakhir.
Aku sudah isi ulang persediaannya, sebaiknya kau hitung kembali.
Mereka berhasil?
Dia cuma sadar sebentar.
Tapi mereka tak berhasil.
Hai, Rut? Kuncinya.
- Semoga berhasil. - Makasih.
Ibu!
Ibu!
Bukan salahnya. Kumohon.
Suruh mereka keluarkan anjing itu.
Kau mau digigit?
- Aku menyayanginya. - Hei, kawan.
Pegang sebentar, oke?
Bu.
Pak. Ibu, tenanglah.
Pak, tolong bawa anjingnya keluar?
Bawa anjingnya, kami harus obati anak itu.
Jangan sakiti anjingku, tolong!
Ibu, tenanglah.
Pak, tolong. Kami mau obati anak ini.
Tolong, keluarlah. Terima kasih.
Pasiennya di kamar mandi,
aku urus dulu anjing ini.
Mana tanggung jawabmu? Anjing?
Tak apa. Aku takkan menyakitimu.
Tak apa. Aku mengerti.
Hei, kau aman.
Aku takkan menyakitimu. Ayo.
Ayo, ya begitu.
Oke, kemarilah.
Hei, sini.
Pergi! Pergi dari sini!
Pergilah dari sini.
Lepaskan anjing itu!
No comments yet. Be the first to leave one.