ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Ayo, cepat.
Sampai jumpa. Anak-anak akan senang.
- Ah, halo. - Halo.
Kacau sekali!
Ke mana dia pergi?
Ya Tuhan!
Hey!
Kau harus masuk lewat pintu tetangga.
Kau membuat kekacauan!
- Šimon, apa yang kau pakai? - Ibu yang menyuruhku ke sini.
Kekuatan sejarah yang kini menentukan nasib bangsa
menunjukkan, bertahan hidup dan tetap merdeka,
Negara-negara harus siap memenuhi misi nasionalnya
- di negara bagian mereka sendiri yang merdeka. - Bagus, kan?
- Buang saja. - Penjaga toko bilang aku boleh memilikinya.
Ayo, kita pergi.
Dia bisa memilikinya.
Lihat, Marika. Ini tampak seperti ngengat.
- Ngengat gelap. - Bagus.
CEKO KEMBALI KE PRAHA
"Kepala kematian mendarat di pintu masuk sarang lebah."
"Lebah menjaganya agar tidak ada yang mencuri madunya."
- "Ia melewati lebah yang sedang tidur..." - Tutup mulutmu!
Jika kau terus bicara bahasa Ceko, mereka akan mendeportasimu seperti ayahmu.
- Ayahku yang menceritakannya. - Tentang apa?
Kepala kematian.
Ia merangkak melewati ratusan lebah tanpa terdeteksi.
- Cepatlah! - Tapi mereka kemudian menyengatnya sampai mati.
Kami baru tiba kemarin.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Halo, Bu Sándorfi. Kerja bagus, seperti biasa.
- Terima kasih. - Sampai jumpa.
- Lepaskan. Ibumu pasti marah. - Dan selesai sudah.
- Mereka menyengatnya sampai mati... - Dia sudah besar.
- ...dan membalsemnya dalam lilin seperti Ibu. - Kau benar.
Busnya terlambat. Hampir selesai.
Ayo main.
Tolong selesaikan ini.
- Hai! - Sebentar.
Parade Hari Ibu mereka tidak istimewa.
- Tak ada gunanya melihatnya. - Oke.
Kau harus segera menutupnya, kan?
Ceko, Hongaria, Yahudi, enyahlah kalian!
- Šimon, diamlah! - Apa?
Hati-hati dengan pedangku!
Sampah yang memalukan.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Sampai jumpa.
Serang!
Ester, maaf aku terlambat.
Tidak apa-apa.
Semuanya akan baik-baik saja. Jangan khawatir.
Saat mereka mengusir orang Ceko, dia memohon untuk tinggal di sini.
Dia bilang anak-anak akan aman di Slovakia.
Dia bilang "kelakuan Jerman" tidak akan sampai ke daerah terpencil ini.
Si malang itu.
Apa yang dipikirkannya?
Jangan datang lagi besok.
Mereka juga tidak akan menoleransi orang Hongaria di sini.
Baiklah nona-nona, ayo.
A L I H B A H A S A K U D A L U M P I N G
- Ayo beli barang-barang Yahudi murah! - Marika!
- Beli selagi persediaan masih ada. - Yang mana yang harus kubeli?
- Ini bagus untuk lapisan. - Beli bufet baru ini murah.
Harga awal tiga crown Slowakia.
Beli barangku yang murah.
- Yang ini kelihatannya padat. - Kotak, kotak-kotak... Tersedak!
- Ini barang dagangan yang bagus. - Ya, bagus sekali.
Semua sesuai dengan tren mode Prancis terkini.
...terjual seharga enam crown! Terima kasih.
- Ayo ambil barangmu. - Apa, nona muda?
- Kau tidak suka dengan barang daganganku? - Jangan membuat keributan. Ayo pergi.
- Berikutnya, kursi. - Jangan sok jadi polisi, János.
Dua crown untuk...
Kau membiarkan Berlin mendikte tren sekarang?!
Tiga crown, boleh aku minta empat? Empat crown, Tuan-tuan yang di sana.
Lepaskan!
Ayo, nak.
Tahan dia!
- Giginya bagus. - Itu anjing air.
Bagus, jangan takut.
Kau akan pergi dan mengabdi pada tanah air Slovakia.
Setiap pemilik anjing yang tingginya lebih dari lutut
yang belum melakukannya
harus melapor ke markas besar Garda Hlinka setempat.
AKU
MEMBUAT
GAUN
- Halo. - Halo.
Ayo.
Kemari.
Kemari.
Sekarang pergi!
Kemari.
Anak baik, Bruno. Bagus sekali.
Anak baik.
Bruno, pergilah.
Binatang bertandukmu itu datang.
Dia memakan bibit tanamanku.
- Maaf, Pak Kramer. - Itu mereka, datang.
- Beri hormat pada Penjaga Hlinka! - Bersiap!
Setiap pemilik anjing yang tingginya lebih dari lutut
harus melapor ke markas besar
Orang-orang rendahan.
Garda Hlinka setempat. Kuulangi...
Atas nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Semuanya terasa aneh.
Kematian mungkin merupakan pilihan terbaik.
Aku merindukanmu, Lajos.
Ayo, pergi.
Ayo, ayo, ayo.
Marika.
Marika?
Minum.
Ya Tuhan.
Sepatumu berlumuran darah semua.
Di mana ibumu? Dan saudaramu?
Marika!
Kau sudah pulang?
Halo?
Marika! Kau tidur?
Awas, anak-anak. Apa? Aku belum tidur.
Aku beli ini dengan harga murah! Bisa kau buat pakaian hari Minggu untuk anak-anak?
Ini ada sedikit untuk mengatasi kesulitanmu.
Aku tidak mau berutang padamu.
- Mantel, celana panjang...? - Ya. Anak-anak, lepas sepatu kalian!
- Heidi, ayo. Ayo. - Kemari, Heidi.
Tutup pintunya.
Seorang perempuan Yahudi datang menemuiku, menanyakan apa aku bisa menyembunyikan anaknya.
Katanya dia akan cocok denganku.
Heidi, bawa dia.
Syukurlah, mereka sudah pergi sekarang. Mereka sudah dibawa pergi. Misi, ayo.
Mereka membawanya ke suatu tempat.
Setidaknya mereka akan belajar tentang pekerjaan yang jujur.
Sudah waktunya.
Heidi, bawa dia keluar.
Misi, keluarlah!
Pindahkan, brengsek.
Selesai.
- Aku akan menyelesaikan secepatnya. - Kami akan pergi.
Kau sangat pucat. Semoga bunda Maria menjagamu.
Misi, apa yang kau lakukan?
Kenapa kau tidak pernah mendengarkan? Ayo pulang.
Ibu menyuruhku datang ke sini dan menunggu Ayah.
Jika aku diam saja,
tidak seorang pun akan menemukanku.
Aku harus kencing.
Para penyintas yang terhormat.
Kenapa misa hari ini tidak dalam bahasa Hungaria?
Dia menjelaskan kenapa Misa hari ini tidak menggunakan bahasa Hongaria.
Karena mulai sekarang,
kita akan punya misa Slovak
setiap detik dan
minggu keempat setiap bulan,
setiap hari Minggu pertama dan ketiga, kita akan punya misa Hungarian.
Karena tamu baru kita dari Slovakia...
Kita menyambut orang Slowakia...
Pen..Pen..Pen..
Aduh...
Penjaga.
Datanglah kalian padaku
agar semua orang bisa mendengar sabda Tuhan,
...sabda Kristus
dalam bahasa ibu mereka
kau memang perempuan. Tapi kau tidak punya anak.
Serahkan tanahmu pada kami. Kami akan mengurusnya.
Kita akan menemukan jalan keluarnya.
Aku tahu hidupmu tidak mudah, karena tidak punya uang atau pekerjaan.
Suamimu adalah seorang tukang kayu ulung.
Dia meninggalkan begitu banyak karya baik.
Bagaimana dengan pekerjaan lainnya?
Pekerjaan apa saja.
Pendeta,
ada satu hal lagi.
Jangan takut. Bicaralah.
Tetanggaku memberitahuku seorang perempuan Yahudi datang menemuinya,
meminta menyembunyikan putranya agar dia tidak dideportasi.
Di gereja, kita selalu berdoa,
"Semoga segala kekuasaan adalah milik Tuhan, di bumi seperti di surga."
Dia seharusnya bersikap baik.
Bukankah seharusnya dia melakukan itu?
Tentu saja dia menolak.
“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih ini,
"Ia menyerahkan nyawanya untuk kawan-kawan-Nya."
Kata-kata yang indah dan penuh kekuatan. Ya kan Marika?
"Orang-orang Yahudi yang dideportasi hidup seperti di surga."
- Ow! - Tahan.
Harus bersih dan rapi.
Ibuku tidak bisa bermain bola voli.
Aku dan saudaraku tidak bisa berenang.
Emma menyukai matahari.
Dalam bahasa Ceko, artinya "Emma menyukai matahari."
Dalam bahasa Hungaria?
"Emma menyukai matahari."
Dalam bahasa Slowakia?
"Emma menyukai matahari."
Kau punya rambut yang bagus, seperti Emma.
Jangan bilang begitu.
Penjaga bajingan itu mengambil anjingku.
Jangan bilang begitu.
No comments yet. Be the first to leave one.