ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Tiga Licorice.
5 sen.
Satu sen di pasar, Lavinia.
Ini bukan pasar. Kau di kemah.
Di sini 5 sen dapat tiga buah.
PERKEMAHAN GOLDEN STAR, 1948
Kenapa kalian tak main dengan anak-anak lain?
Mereka membenciku. / Benar.
Hei, Bu?
Hei itu untuk kuda. / Maaf.
Bu, kulkasnya lari?
Ya.
Cepatlah ditangkap.
Kau buat Ibu tertawa.
Itu tidak lucu. Itu bodoh.
Kulkas tak punya kaki.
Apa yang kau baca?
Tunjukkan.
True Vice.
Komik ini meracuni otakmu.
Mungkin jika kau tak baca komik terus,
kau bisa punya banyak teman.
Mau disukai?
Mau?
Berhentilah cemberut.
Tersenyumlah saat melihat orang.
Jangan mematung saja.
Kenapa kau tidak bisa lebih pintar?
Seperti Bobby?
Kau pikir Ibu ingin jadi koki perkemahan?
Ibu seharian meletakkan makanan di atas meja
untuk seratus anak. Agar kau nikmati musim panas.
Ibu keringat darah untukmu. Ibu tidak suka sarkasme!
Boleh kami berenang?
Ya.
Bawa itu.
Ayo.
Ibu simpan ini.
Awasi terus Bobby.
Bagaimana airnya?
Dingin, tapi lemakmu bisa menghangatkanmu.
Ayo.
Ayolah. Ayo berenang.
Aku tidak berenang. Kau juga tidak.
Apa yang kita lakukan?
Tidak ada.
Mengecewakan.
Cukup...
...duduk di situ. Jangan bergerak.
Bobby?
Bobby?!
Anak bodoh.
Hei! Berhenti!
Hentikan mesinnya!
Bobby?
Bobby?! Aku ingin melihatnya.
Aku ingin melihatnya. / Jangan...
melihatnya. Itu kecelakaan. / Aku mau melihat anakku.
Apa yang terjadi? Apa yang kau lakukan?!
Apa yang terjadi, Benjamin ?!
Apa yang terjadi, Benjamin ?!
Maafkan aku. / Lepaskan aku!
Aku menyesal. / Mana penjaganya?
Di mana dia?!
Darimana saja kau?!
Darimana kau?!
Kau membunuhnya!
Kau bunuh anakku.
Kalian semua bersalah.
Semua.
Semua!
Kalian bunuh anak tampanku.
Bobby?
Bobby?
Bobby?
Tidak!
Tidak!
Alih bahasa : Nerd Ian
Cobalah bernafas.
Kau akan merasa seperti
mau mati, tapi kau tidak mati.
Obat injeksi terakhir namanya Baclofen.
Hasil penelitian farmakologiku.
Resep kejang otot dan Sklerosis Ganda.
Berusaha meniru kerusakan otak
Jika takarannya tepat.
Tapi butuh waktu bersih dari tubuhmu.
Jangan mendekat, bangsat!
Kau akan melukai dirimu sendiri.
Percayalah padaku.
Tidak pernah.
Entah berapa banyak mayat masuk ke sini.
Baiklah, Vinnie!
Tenang. Hanya aku.
Kubawa makanan.
Aku tidak bisa makan. / Paksakan.
Kau harus kuat.
Orang yang aku ceritakan itu.
Dia segera buat paspor barumu.
Kau akan punya nama dan kehidupan baru.
Kau akhirnya akan bebas.
Dunia mengira kau sudah mati.
Sini kuce nadimu.
Kenapa kau begini?
Terakhir bertemu,
kau gantung aku untuk umpan pembunuh berantai.
Ini eksperimen gilamu?
Aku hanya berusaha menebusnya.
Kenapa?
Anggap saja...
....aku tahu ada yang menanti setelah mati.
Dan aku hanya ingin memastikan
aku masuk surga,
bukan sebaliknya.
Kau harusnya membiarkanku mati.
Brooke, anggap kau tak lihat itu.
Margaret buat konser?
Kau tahu soal ini?
Lupakan dia, Brooke.
Aku keliru.
Aku punya tujuan hidup.
Melihatnya mati.
Aku kembali ke sana.
Brooke, tak setimpal.
Kau akan punya kehidupan baru.
Dia mencuri hidupku!
1,825 hari.
Selama itu aku di lubang neraka.
Kuhitung semua.
Kuhitung hari, retakan di atap.
Berapa kali aku berkedip sejam.
Untuk mengalihkan pikiranku dari semua yang kulewatkan...
...di luar sana.
Tapi kau tahu?
Kau terus saja memikirkannya.
Dekade yang tidak sempat kau nikmati.
Tahun 80-an adalah keindahan di Amerika.
Dan kuhabiskan pagiku di penjara
karena si Margaret jalang pembohong itu.
Brooke...
...aku tidak bisa memutar waktu.
Andai aku bisa.
Tapi ada satu tempat selalu bertema 80-an.
Jika kau sudah mandi,
dan tubuhmu berisi seperti jagoan kecil,
kubawa kau ke sana.
Kupikir tak ada lagi tempat seperti ini.
Memang tidak.
Tidak lagi.
Hanya sedikit tersisa di negara bagian seperti ini.
Sulit berkembang.
Ayo.
Kau hebat tadi. / Ya.
Skating mundurku masih harus diperbaiki.
Tapi terima kasih.
Aku butuh ini.
Belum terlambat.
Tak perlu kembali ke Redwood.
Sehari diterangi mentari tak menghapus lima tahun gelap.
Aku mau kembali.
Harus.
Hai.
Permisi.
Kudengar kalian mau pergi
ke festival di Redwood?
Mobilku mogok dan aku mau
ke rumah pacarku.
Kita sejalan. Bensinnya kubayarkan.
Maaf. Ada kebijakan soal orang asing.
Semua orang itu asing. Sampai tidak.
Aku Bruce. / Kita harus pergi.
Ayo.
Semoga beruntung. / Ya.
Tidak masalah.
Kalian bergembiralah.
Apa kita tahu...
...apa yang kita cari? / Aku tahu baterai...
...dan dipstik oli.
Mau kuperiksa?
Aku dulu montir.
Baiklah. Mari lihat ada apa.
Kulihat masalahnya.
Tutup distributor longgar.
Ada yang bisa menyalakannya?
Bagaimana sekarang?
Siap jalan.
Terima kasih.
Senang bisa membantu.
Aku percaya karma.
Yang terjadi, terjadilah.
Hei.
Masuk.
Bagaimana dengan kebijakan orang asingmu?
Setelah lelaki masuk di bawah naunganku,
dia bukan orang asing lagi.
ORANG HILANG
Turun di mana?
Ke pacarmu?
Di atas.
Aku tahu jalannya setelah melihatnya.
No comments yet. Be the first to leave one.