Loop Track

Loop Track

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ ഡൗൺലോഡ് ചെയ്യുക

റിലീസ് വിവരങ്ങൾ

Loop-Track-2023-x265-x264-WEB-DL-WEBRip
കമന്ററി എഴുതിയത് comelmuewa

ടാഗുകൾ

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
x264
BRip
x265
പ്രസിദ്ധീകരിച്ചത്: 2024-04-02
ഡൗൺലോഡുകൾ: 84
ശ്രവണ വൈകല്യമുള്ളവർക്ക്: No

Indonesian സബ്ടൈറ്റിൽ പ്രിവ്യൂ

ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.

Hai.

Mau hiking?

Ke tempat yang baru?

Jika naik, tolong...

berhati-hatilah, banyak perangkap disana?

Harusnya tak masalah,

karena ada papan petunjuk jalan.

Juga dekat dengan jalan...

jika cuma sebentar.

Oke.

Hampir tak tersisa.

Kambing itu sudah merusak hutan.

Tentu kau tak tahu,

tapi jika kau bandingkan tanah gembala dan tidak,

kau akan heran.

Cuma sendirian?

Ya.

Aku pergi dulu.

MAIN DI BEBAS69, BEBAS GANGGUAN DAN BEBAS PINDAH SALDO. WD PASTI DI BAYAR TEMUKAN KAMI DI GOOGLE.

Aku setel dulu, sayang.

Oke.

- Sempurna. Ini akan berguna. - Sayang.

Oke, jadi...

- Jadi... - Langsung...

foto saat aku naik.

- Baik, tenang saja. - Oke. 3, 2, 1.

Mulai!

Kurasa tak begitu.

Ayo coba lagi, dan pastikan...

terlihat natural. Aku maunya terlihat seperti...

- aku di hutan. Oke? - Oke.

- Boleh juga. - 1, 2, 3.

Lakukan lagi.

Ya ampun...

- Austin! - Apa?

Bisanya kau anggap ini foto yang bagus padahal...

- wajahku tertutupi daun?! - Bagus.

Karena itulah fotonya bagus.

- Oke? - Bikin emosi saja.

Lihatlah!

Seksi!

- Ada satu yang bagus.... - Ya?

Sayang. Yang benar saja?

Lihat!

Oh, Tuhan.

Tuhan.

Astaga.

Terus saja.

- Apa? - Terus saja jalannya.

Gila.

Ini...

Indah.

Tunggu.

Sebentar.

Apa...?

Sayang, lihat ini!

Lihat.

Lihat bunga ini.

Warnanya.

Bagusnya.

Tak terlalu bau.

Tempat ini...

cantik sekali.

Cium baunya.

Gak terlalu bau? Tapi tidak juga, hei?

Hei, bro.

Maaf. Takut, bro?

Kukira tak ada siapa-siapa di sini.

Jalanku terlalu cepat.

Tunggu. Mau kemana?

Aku harus lanjut lagi.

Kau harus....? Maksudku, kau baru saja duduk.

Tadi aku lihat.

Setengah jam lalu.

Cukup jauh tapi aku bilang,

"Akan kukejar dan menemui orang itu."

15 menit tiba di sini.

Menemukanmu. Kau istirahat,

tapi masih, lumayan.

Agua.

Air.

Oh iya, aku Nicky.

Salam kenal.

Boleh tahu namamu bro?

Ian.

Ian?

Salam kenal juga, Ian.

Baru pertama kali ke sini?

- Ya. - Ya.

Suka hiking?

Gak juga.

Tapi ini hutan terbesar...

daerah sini. Keren sekali, Ian.

Aku lanjut dulu.

Baiklah. Aku temani.

- Tak usah. - Pasti menyenangkan.

Tak apa.

Tidak. Jangan ikut.

Jangan begitu,

aku yang mau sendiri kok.

Tidak, tak usah.

- Istirahatlah, aku mau.. - Aku sudah istirahat.

Begini saja. Kau atur temponya. Oke?

Berjalan santai sesuai maumu.

Jalanku cepat. Tapi masih bisa menikmati ketenangan di sini.

Cuma aku dan hutan belukar.

Dan kau.

Aku, Ian, dan hutan belukar.

Ayo.

Aku kayak terpental ke sana kemari, tahu maksudku?

Dari tempat ke tempat. Selalu...

berbeda dari tempat ke tempat yang berbeda.

Katanya itu inovasi, kan?

Begitulah kira- kira. Tapi bagiku...

jabatanmu seharusnya tak menentukan...

siapa dirimu.

Tahu 'kan maksudku?

Ian, tahu maksudku?

- Ya. - Ya.

Awas kakimu.

Nah begitu lebih baik.

Jangan injak akar-akar itu.

Kau bisa terjebak.

Bayangkan kalau kakimu terkilir tadi.

Kau...

- Duluanlah. - Tidak, kau saja.

- Kau duluan. - Tidak.

Duluanlah.

Orang baik.

Pokoknya, kau harus tunaikan kewajibanmu, mencari nafkah.

Kerjaanmu apa?

Administrasi, resepsionis, atau apa?

- Kau sekretaris? - Tidak.

Perhotelan? Kau sajikan minuman dan lainnya?

- Tidak. - Oke.

- Eceran? Jual pakaian? - Bukan, aku...

Menjual suatu produk.

Aku punya usaha sendiri.

- Punya usaha? - Ya.

Lain kali jawabanku pasti benar, tapi...

Tunggu. Kau punya usaha sendiri?

Ya.

- Sudah tak ada lagi? - Tidak.

Apa yang terjadi?

Aku akan pergi sendirian...

- Aku harus pergi, - Apa?

Aku harus pergi...

Apa?

- Apa, kau mau pipis? - Ya.

- Oke. - Ya.

Di sini saja. Aku takkan lihat.

Jadi kulihat semua pesannya,

tahu kejadian mengerikan itu,

dan saat itulah aku mengakhirinya.

Jujur, dia orang biasa.

Seperti, pria biasanya.

Termasuk orang-orang tua.

- Mau didepan? - Tidak.

- Benarkah? - Tidak.

- Duluan saja kalau kau mau. Tidak, aku tak mau.

Lagipula tak masalah.

Sudah sampai.

Lampunya menyala.

Ada orang lain yang mondok di situ.

Mungkin cewek cantik, jika kau tahu maksudku.

Satu untukmu, satu untukku.

Kecuali kalau mau dua...

dua untukmu, aku satu.

Aku mau lanjut ke pondok berikutnya.

Itu bisa ditempu sehari lagi.

Ya.

Kau bisa mati kedinginan, bodoh.

- Ayo. - Oke.

Astaga.

Aku peringatkan, kawan,

baunya menyegat!

Itu karena hormon.

Cepatlah.

Kuobati kakiku dulu.

Masuklah duluan. Nanti aku masuk.

Baik.

- Bagaimana? - Bagus.

Bagus.

Halo!

- Aku tak tahu. - Oh, bro.

- Kau pasti tahu. - Tidak, aku tak tahu.

Lalu mendatangiku. Aku hanya menahannya begini.

Seperti...

Itu dia.

- Perkenalkan Ian. - Oh, Ian.

Halo.

Memaksaku menantangnya secara pribadi.

Aku bilang, "Kau harus temukan dia dalam 20 menit."

Akhirnya cuma 10 menit ketemu.

Aku selalu berhasil menangkap apa saja yang aku targetkan.

Ian, perkenalkan Monica.

Austin. Mereka dari Australia.

Hai.

Austin dulunya penjaga hutan di Zimbabwe.

Hei.

Loop Track subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Loop Track

അഭിപ്രായങ്ങൾ

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left