ആദ്യത്തെ 110 വരികൾ.
Nakamura…
Apa kau ingat aku?
Aku Kasuga.
Takao Kasuga.
Aku datang mencarimu.
Kenapa ekspresimu begitu?
Lama tak jumpa.
Lama tak jumpa…
Kenapa kau berdiri diam saja?
Makanlah. Itu enak.
Rupanya…
Kau Kasuga.
Terima kasih sudah jauh-jauh kemari.
Aku ibunya Sawa.
Maaf, tapi…
Tolong…
Jangan ganggu Sawa.
Karena akhirnya dia…
Sudah berdamai.
Sekarang tinggal aku dan dia.
Maaf.
Baik.
Sawa!
Kasuga bercerita tentangmu dan aku jauh-jauh kemari
karena mau bertemu denganmu!
Aku tak tahu bagaimana perasaanmu tentang Kasuga,
atau mungkin itu sudah tak berarti bagimu lagi,
tapi bolehkah kita bicara sebentar di luar?
Maaf karena aku mengganggumu!
Tokiwa…
Boleh.
Tapi makan dulu.
Lalu kita bicara.
THE FLOWERS OF EVIL
EPISODE TERAKHIR
Kasuga,
jangan setengah-setengah, paham?
Itu yang paling kubenci.
Baiklah.
Jangan sampai menyesalinya nanti.
Baiklah.
Nakamura.
Sekarang…
Kau tinggal bersama ibumu?
Benar.
Bagaimana dengan ayahmu?
Nakamura…
Sejak hari itu,
bagaimana kau menjalani hidupmu?
Aku sudah lupa.
Itu tidak penting lagi.
Lihatlah.
Di kota ini, matahari terbenam di laut.
Tapi tak lama kemudian,
terbit lagi dari laut di sebelah sana.
Terus menerus seperti itu.
Terus berputar-putar.
Indah, 'kan?
Entahlah.
Hari itu,
di tepi sungai saat menuju festival musim panas,
kau melihat senja dan mengatakan itu "indah".
Apakah langit itu dan langit ini
sama bagimu?
Nakamura,
ada yang mau kutanyakan kepadamu.
Malam itu,
kenapa kau mendorongku?
Entahlah.
Aku sudah lupa.
Apakah kau…
Memacarinya?
Orang itu.
Ya.
Begitukah?
Syukurlah.
Kau memilih jalan yang sama seperti yang lain.
Bagaimana denganmu, Nakamura?
Baiklah.
Semoga berhasil.
Tunggu!
Sawa,
aku…
Aku tak ada hubungannya denganmu,
tapi tetap saja…
Aku jadi sedih.
Melihatmu
membuatku sedih
dan merasa sakit.
Ini bukan simpati.
Karena…
Rasanya seperti melihat diriku dulu.
Sawa…
Ada jalan untukmu agar bisa hidup bersama Kasuga.
Karena…
Kalian berdua…
Mungkin…
Dibanding orang lain…
Jika…
Jika kalian berdua bisa hidup bersama…
Maka itu…
Yang terbaik…
Yang terbaik untuk…
Kasuga?
Nakamura…
Aku tak bisa berpegang pada apa pun.
Tak peduli sekuat apa kucoba.
Bahkan saat aku bisa merasakannya.
Begitu kupikir diriku ada,
langsung dimulai lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.