ആദ്യത്തെ 171 വരികൾ.
Lihat. Bibimu Felicia mengirim dua hadiah untuk si bayi.
-Kostum ballerina dan bola sepak? -Kurasa dia melindungi taruhannya.
Maksudku, Jamie bisa untuk kelamin apa saja.
Jadi, mungkin aku akan mengirim ini ke Goodwill.
Oh, itu konyol.
Pengumuman kelahiran bilang kalau Jamie itu...
Dinosaurus kecilnya mereka ganti.
Benar. Hanya butuh satu kali lihat untuk tahu kalau Jamie jelas-jelas...
Reese! Untuk Menangis Kencang!
Kenapa tak ada yang tahu kau itu apa?
Percobaan bagus, tuan.
Ayolah, Gordo. Satu gigit lagi dan ini habis.
-Apa yang kau lakukan pada kelinci ku? -Hanya memberinya bacon siang hari.
Dia terlalu gemuk. Kau harus berhenti beri dia makan.
Aku yang harus menghadiri Pertemuan Petani Muda
saat semua orang mengejeknya.
Mereka orang bodoh yang tak tahu apa yang kita lakukan.
Apa yang coba kita lakukan?
Aku tak tahu.
Aku memiliki bayangan diriku menungganginya sepanjang kota,
menabrak mobil-mobil,
tapi itu mungkin tak realistis.
Apa yang terjadi denganmu?
Ada orang bodoh lupa menutup oli di traktor,
mesinnya meledak.
-Pekerjaan siapa itu? -Aku.
Seluruh peternakan ini adalah bencana.
Perapian mampat. Generator tanpa disel.
Bahkan pagar kandang sapi roboh.
Semua itu tanggung jawab mu.
Aku tak tahu apa yang terjadi padamu, tapi sadarlah.
Otto adalah bos yang mudah bergaul, tapi ia punya batasan.
-Api! Api! Francis, ada api! -Apa? Di mana?
Di atas kue mu.
-Astaga, sudah setahun? -Sejak 9:31.
Sejauh ini, tiga jam pertama mu di tahun kedua
lebih baik dari apa yang aku pernah harapkan.
Selamat. Kau memenangkan jackpot.
Astaga, mau kah kau lihat ini?
-Apa yang Reese lakukan pada dalaman? -Tak ada cukup uang di dunia ini
untuk ku melihat.
Apa ini?
"Sertifikat Pencapaian Luar Biasa dalam Sains?"
-Dari pusat? -Bukan apa-apa.
-Ini dibagikan seperti permen. -Jangan merendah.
Ini luar biasa, dan membuktikan poin ku
tentag kau tidak jadi pakai anting.
-Bagaimana itu... -Malcolm.
Aku harus bicara padamu. Kau baca seluruh majalah sains itu.
Apa yang bisa kau katakan soal arti dari mimpi?
Mimpi? Banyak orang berpikir itu gambaran dari harapan bawah sadar...
Bukan. Jenis mimpi yang lain, yang meramalkan masa depan.
Aku punya satu.
Tentang mesin undian besar.
-Itu gila, Ayah. -Itu sangat nyata.
Ada noda misterius di bajuku
dan balon, dan musik ini dan lalu aku memukul jackpot raksasa.
Itu pertanda, nak. Aku tahu itu.
-Ini takdir ku. -Ayah, kau selalu mimpi yang aneh.
Beryanyi di tong sampah.
Aku tak bilang itu pertanda. Aku bilang itu keren.
Jadi? Apa kata mereka soal Gordo?
Mereka memanggilnya monster.
Lalu mereka panggil aku penjahat penentang alam.
Mungkin sebaliknya.
-Yang aku ingat, aku menangis. -Harusnya kau memprediksi perlawanan
ini saat permainkan Tuhan.
Saat kita mencapai nasional, kita akan dihargai.
Kita tak akan ke nasional!
Mereka ada di Las Vegas!
Las Vegas? Ada apa di Las Vegas?
Kesempataan untuk Reese membuatku jadi bajingan di depan seluruh negeri.
Jangan khawatir, nak. Tak akan kami lewatkan.
Tentu, kami akan ke Vegas!
Kau dengar, Malcolm? Ini adalah tanda lainnya.
Yang harus ku lakukan adalah mencairkan asuransi kita
-untuk biaya. -Kau yakin...
Kau tak butuh asuransi saat kau seorang kajillionaire.
Ini tak masuk akal.
-Mugkin jelaskan ke Ibu dulu. -Aku akan.
Aku mau berhati-hati soal ini.
Tapi kalau aku jelaskan dengan cara yang benar...
Bonus $1,000 dari kantor.
Hal, Aku bangga padamu.
Hey, memperhitungkan yang 12 juta aku menyelamatkan mereka
dengan ideku menyewa kapasitor fluks,
hanya itu yang bisa dilakukan.
Dan sebagian ini untukmu, Malcolm.
Tuan Pencapaian Sains Pusat.
Itu bukan apa-apa.
Apa upacara besar di sekolah mu untuk itu?
-Reese. -Upacara apa? Ada Upacara?
Ada Wali kota, dan kita semua keluar dari sekolah.
Berhenti menendang. Aku akan cerita soal berita.
Kenapa kau tidak cerita untuk sesuatu yang penting?
-Kami orang tua mu. -Kau berlebihan. Bukan apa-apa.
Bukan kamu yang tentukan.
-Kenapa kamu sangat egois? -Aku tak bermaksud egois.
Aku hanya tidak mau kau di sana kaurna kau memalu...
Batalkan! Batalkan!
...kan.
Baiklah.
Setidaknya aku tahu.
Berikan Gordo lemakmu.
Mom, apa kau mau sisa milkshake ku? Ini enak.
Tidak, terimakasih.
Ini stroberi. Aku tahu ini kesukaanmu.
Aku mau.
Hal, lihat.
Boone Vincent Di Las Vegas
-Boone Vincent bermain di Las Vegas. -Siapa itu Boone Vincent?
-Pacar Ibumu. -Berhentilah.
Kau tak akan percaya dia, nak. Para wanita menggilainya.
Dia memainkan semua instrumen.
Dia bernyanyi empat bahasa.
Dan kau suka dia sebanyak aku.
Oh, tolonglah, Aku cuma bilang itu supaya kau tidur.
Itu... Ketika kau sakit dan kau butuh istirahat.
Hey, periksa ini!
-Delapan mil lagi sampai Vegas! -Hei!
Hal, lihat tempat ini.
Sangat berkelas.
Apa masalahmu? Tidak pernah lihat kelinci besar?
Ada sedikit muntah. Ini.
Sayang, apa kau punya...
Ya, Tuhan. Itu dia!
Ya! Aku tahu itu!
Ya, Tuhan. Kau dapat jackpot!
Aku tak percaya ini! Hal!
Jadi, Malcolm?
Apa yang kau dan sains mu ingin katakan sekarang?
Aku bilang kau bermimpi lagi, Ayah.
-Jangan percaya dia -Ini nyata
Kami tak akan berbohong padamu
Aku tak bisa mendengarmu, Otto. Banyak statik.
Dan berteriak tak membantu.
Ya, Otto, alu tahu soal sumur itu. Aku hendak memagarnya minggu lalu.
Aku cuma tidak sempat.
Otto, aku tak bisa dengar.
Aku akan memagar sumurnya setelah aku menemukannya.
Kau dengar sekarang?
KELINCI
Astaga, lihatlah kelinci lemah itu. Apa yang orang-orang lakukan?
Tak tahu. Mungkin mencintai dan memeluk dan melihat mereka berloncatan
di kebun, sesuatu yang dilakukan karena kaki ada di tanah.
Aku bertaruh Gordo bisa makan sekali suap.
-Ibu, aku... -Apa kau temukan Ayah mu?
-Tidak. Aku bukan... -Tak apa.
Aku mengintip dompetnya saat kita melewati garis pusat.
Apa yang bisa ia lakukan dengan $20 dan kartu perpus.
Karena kau terlalu serius bermain jadi martir
bahkan untuk mendengar kata maaf, kau memaksa ku untuk ini.
Ini untuk Boone Vincent. Kita akan pergi bersama-sama.
Hasilnya lebih bagus dari dugaanku.
Kursi VIP?
-Hai, namaku Dewey dan ini... -Ya Tuhan!
Apa yang kau lakukan pada binatang malang ini?
Selama aku menjuri kelinci-kelinci,
ini yang paling tidak lucu yang pernah ku lihat.
Kau seharusnya malu.
Ya Tuhan!
DISKUALIFIKASI
Tolong kami!
Kami jatuh ke sumur dan tak bisa keluar!
Kalau ada orang pemalu di atas sana, jangan khawatir!
Kami tidak akan menghakimi.
Faktanya, saat aku masih kecil...
Otto, ku mohon! Tak ada yang bisa dengar.
Ini tak produktif. Apa kita bisa... Berpikit sejenak?
Kau tak pernah kedip?
Mungkin kita berkedip di waktu yang sama.
No comments yet. Be the first to leave one.