ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Hanya karena Blake dan Channing berkelahi...
...kenapa kami semua harus mendapat tugas ekstra? Itu tidak adil.
Tampaknya temanmu Blake selalu terlibat masalah, bukan?
Kali ini apa?
Mungkin Bu G hanya berusaha memberi kalian semua pelajaran...
Taylor, jangan makan dengan tanganmu.
Entahlah, itu hanya perdebatan, lalu kemudian menjadi buruk...
...dan berubah menjadi perkelahian fisik.
Astaga. Apa semua baik?
Ya, mata Blake lebam dan bibir yang bengkak.
Tapi dia baik-baik saja./ Itu bagus.
Lain kali kau harus lebih terlibat.
Aku tak ada kaitannya dengan itu./ Tapi kau bisa hentikan itu.
Maaf, Annie, aku setuju dengan Taylor untuk ini.
Itu bukan tanggung jawab dia.
Melakukan hal yang benar adalah tanggung jawab semua orang.
Itu tak selalu hitam dan putih, Annie.
Ada spektrum kelabu disana.
Tidak, jangan mulai dengan omong kosong "Relativistik."
Ada benar dan ada salah. Itu saja.
Tapi...
Hidup tak menyenangkan tanpa sedikit kesalahan didalamnya.
Itu benar.
Baiklah, mari jangan buat anak kalian trauma.
Apa itu?
Itu mungkin kambing sialan lagi.
Membuat kuda menjadi panik. Biar aku periksa.
Kembali bicara soal sekolah.
Beritahu Ibu apa yang terjadi? Mata pelajaran apa ini?
Matematika. Itu Blake dan Chandler.
Mereka berkelahi.
Kau butuh senapan untuk kambing?
Lebih baik aman daripada mati. Tunggu didalam.
Aku takkan lama.
Hei, siapa di sana?
Keluarlah dan angkat tanganmu!
Baiklah. Aku akan masuk.
Buatlah suara...
...dan aku akan tanamkan ini di tenggorokanmu.
Oke, baiklah. Tenang.
Kenapa dia sangat lama?
Aku tidak tahu.
Ibu akan memeriksanya.
Hati-hati.
Chris!
Apa kau baik-baik saja?
Jangan lakukan itu.
Chris, kau di mana?
Tidak! Tidak!
Taylor! Hubungi sherif!
Chris!
Chris! Chris!
Chris, kami sudah memanggil orang untuk datang.
Bantuan dalam perjalanan. Taylor!
Sayang...
Tidak! Chris. Chris, tidak.
Lihat aku. Sayang, aku disini. Sayang, kumohon.
Tidak!
Badai diperkirakan akan meningkat beberapa hari kedepan...
...diikuti hujan, angin, dan bahkan salju di beberapa bagian wilayah.
Jika Anda berencana untuk tetap di rumah,
Pastikan untuk menutup jendela rumah kalian...
...dan simpanlah persediaan air, makanan,
Dan semua yang kau butuhkan seandainya terjadi pemadaman listrik.
Hei... Hei, tak apa.
Ini akan membantumu tidur.
Hai. Ya, kau tak apa.
Kuda pintar. Itu kuda pintar.
Kau kuda pintar. Lihat.
Tenanglah.
Tak apa, tak apa. Kau baik-baik saja.
Tidurlah, mengerti? Tidurlah.
Kemari. Baiklah.
Sial.
Taylor!
Taylor!/ Ibu?
Ibu?
Taylor!
Ibu! Ibu.
Ibu... Bu, kau tak apa?
Kau baik-baik saja?
Aku akan panggil ambulan./ Tidak.
Cukup bawa Ibu ke dalam.
Tenanglah, oke?
Tarik napas.
Kurasa kita sebaiknya menghubungi seseorang.
Tidak, tak apa, sayang. Ibu hanya perlu minum obat.
Apa ini?
Ibu harus menutup katupnya sebelum berusaha memperbaikinya.
Aku akan ambilkan air dari kamar mandi.
Tidak, Ibu tak butuh air. Cukup obatku.
Kenapa kau melihat Ibu seperti itu?
Kau tahu Ibu tak melakukan ini dengan sengaja.
Ibu bilang akan mencari pertolongan.
Ibu semakin membaik.
Siapa yang mau datang ke sini dan merawat Ibu?
Kita bahkan tak mampu membayar tukang ledeng, apalagi terapis?
Ibu tak bisa jalani sisa hidupmu terkurung di rumah.
Apa maksudmu?
Maksudmu kau akan tinggalkan Ibu di sini?
Itu yang kau katakan?/ Tidak, aku tak berkata begitu.
Aku hanya ingin Ibu membaik.
Sayang, Ibu akan membaik. Ibu hanya butuh waktu lebih.
Tak apa. Ibu akan membaik.
Terima kasih sudah berhenti.
Menurut laporan cuaca terbaru,
Ini diperkirakan menjadi badai terburuk yang ada setelah bertahun-tahun.
Ini diperkirakan akan menyebabkan petir, hujan es, banjir,
Dan angin yang mencapai 100 mil per jam.
Warga kawasan ini diminta untuk segera mencari tempat perlindungan...
...dan tetap didalam ruangan hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Hei, kau sudah perbaiki kerannya?
Itu masih bocor, tapi bisa digunakan.
Baiklah.
Bagaimana dengan jendela, itu sudah diamankan?
Sudah./ Lumbung?
Ini akan menjadi badai yang sangat buruk.
Sudah, Bu. Semua sudah beres.
Lihat sisi baiknya, jika rumah tersapu angin, Ibu akan bisa melihat bintang.
Menjauh dari jendela. Aku bisa beritahu dari luar sini...
...bahwa aku bisa merasakan perubahan yang signifikan.
Sayang, kau akan pergi ke toko?
Ya, aku mau membeli baterai dan air.
Baiklah, bagus. Karena kita butuh...
Kita butuh kedua hal itu.
Jangan lupa obatku.
Baik, Bu.
Sebentar.
Paketnya Francis lagi?/ Ya.
Akan kuantarkan sekalian jalan./ Aku sudah beritahu dia berkali-kali.
Kita 1401 Willow Creek, bukan 1403.
Tapi mereka terus mengantarnya ke sini.
Kau tahu, itu karena papan tandanya.
Kau tak bisa membacanya./ Aku juga akan perbaiki itu, Bu.
Terima kasih, sayang.
Jika kau masih di kantor atau dalam perjalanan,
Sekarang waktunya untuk pulang ke rumah.
Diperkirakan hujan dan banjir akan terjadi beberapa jam kedepan.
Dari laporan terakhir mengindikasikan...
...badai sebenarnya menjadi semakin kencang.
Jadi berhati-hatilah diluar sana.
Siapa?
Taylor. Selamat sore.
Aku membawa paketmu./ Masuklah.
Ada sesuatu yang mau aku tunjukkan padamu.
Maaf kau harus terus datang kemari seperti ini.
Kantor pos benar-benar tak bisa diandalkan.
Tak apa. Aku juga perlu menjauh dari Ibu.
Aku satu-satunya orang teman bicaranya.
Bagaimana keadaan Ibumu?
Dia baik. Kurasa dia takkan membaik hingga kami meninggalkan rumah,
Tapi dia bahkan tak mau bicara soal menjual rumah.
Obatnya membantu.
Beritahu Ibumu untuk berhati-hati dengan obat-obatan.
Itu membuatmu gila.
Lihatlah apa yang aku temukan di ruang bawah tanah.
Apa itu radio ham?
Ayahku dulu pernah punya itu.
Tampaknya ini masih berfungsi.
Aku hanya butuh basis antena.
Mungkin berguna saat terjadi badai.
Begitu, lalu kemudian kau bilang, Mayday, Mayday...
Aku akan biarkan pintu belakang tak dikunci...
...seandainya kau ada keadaan darurat dan harus masuk ke dalam.
Terima kasih. Kuharap ponselku masih bisa digunakan.
Tak masalah jika kau tak keberatan pemerintah....
...mendengarkan percakapanmu di telepon.
Aku temukan hal lain.
Aku sangat ingin tunjukkan itu padamu.
Aku temukan rol film di rubanah. Aku sudah mencetaknya.
Aku temukan itu.
Aku mengambil foto itu di hari pertama aku pindah ke sini.
Ibumu menyambutku bersama ayahmu, ingat?
Aku tak punya alasan untuk menyimpan itu.
Kau boleh mengambilnya.
Terima kasih.
Aku sebaiknya pergi.
Aku harus ke toko dan kembali pulang sebelum badai datang.
Baiklah.
Sampaikan salamku pada Ibumu.
Mengerti?/ Baiklah. Tentu saja.
Ayo.
Aku menghubungimu 20 kali dan kau tak membalas teleponku.
Aku tahu. Mereka memutuskan jaringan telepon. Ibu lupa bayar tagihan.
Apa semua baik-baik saja?
Aku merasa sejak kita bicara soal urusan kuliah, situasi seperti...
Entahlah, aneh.
Kau tak mau pergi?
Aku tak bisa tinggalkan Ibuku sendirian.
Ya.
Bisa kita bicara soal ini nanti?
Aku akan menghubungimu setelah badai.
Ya. Tentu.
Berhati-hatilah, mengerti?/ Pasti.
Saat ini semua terlihat tenang...
...tapi beberapa jam lagi hingga sepanjang malam...
...kemungkinan cuaca memburuk akan mulai meningkat di seluruh wilayah.
Siapkanlah seluruh diri dan kebutuhan yang kau perlukan,
Untuk badai terkuat yang kita alami setelah sekian lama,
No comments yet. Be the first to leave one.