ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
"Hei beo yang cantik"
"Bawa semua warna, hey beo"
"karna kerajaan sekelilingnya milikmu"
"Buka sayapnya tanpa malu"
"Tak pernah ada cahaya seperti itu sebelum taman masa muda"
"Hari ini di bunga-bunga mekar, Keberadaanmu membawa warna baru"
Aku pergi ... TC ... kenapa?
Vikram melecehkanku, Sepertinya ayah mengeluh pada kepala sekolah
Dia datang ke rumahku kemarin malam
Kau siapa?
Kau mengeluh pada kepala sekolah? - Ya, aku mengeluh.
Oh ...
Hei, apa ini?
Ayah!
Sayang!
Vikram. - Hei!
Aku akan membunuh jika kau bicara.
Aku seperti lumpur, jika kau melemparkan batu, aku akan meluapkannya.
Akan ada noda.
Dia membuat jalan lingkaran sangat indah dan dia tak ingin aku mengendarainya.
Anjing akan yoga ketika kau melemparkan daging kambing ?
Anjing akan bertingkah seperti ini. Aku juga akan seperti ini.
Jika kau mengeluh lagi, kali ini bukan dinding.
Hei, Amulya membicarakan TC-nya, dia akan pergi.
Amulya membicarakan TC-nya, Vikram.
Aku bilang jangan beri tahu siapa pun, kan?
Oke, katamu.
Dia akan melakukan sesuatu?
Vikram, kau salah.
Mengapa kau berbicara? Aku ke rumahmu hari ini?
Aku pergi?
Aku pergi?
Kau ingin aku datang?
Aku datang?
Halo! Halo!
Katakan. - Mereka memukul vikram, datang ke sini.
Broo!
Terima kasih banyak. Sangat.
Ngomong-ngomong ... Aku Sweety.
Pergi.
Hai Gagan!
Hai Gagan.
Gagan!
Pukulan apa ini? Aku merekam di ponselku.
Panggil polisi sekarang.
Polisi? - Ya.
Kau tahu mereka?
Tahu grup perusahaan Chakravarthy?
Mereka karyawan?
Pemilik
Pemilik?
Selamat pagi Pak. - Pagi.
Kau tahu tingkah mereka dengan karyawan?
Kau tahu tingkah mereka dengan anak-anak?
Ayo, tuangkan ... - Cukup?
Oh ya!
Telur dadar ayah sudah siap.
Terima kasih, putraku.
Ya, telur dadar.
Enak?
Ya super. kau anak yang baik.
Hei, kenapa kau minum minuman bersoda? Ada pasak
Kau akan tidur yang nyenyak.
Tidak ayah, aku nyaman dengan ini.
Minum alkohol salah kan?
Minum alkohol tak salah,
Tapi tak tahu berhenti itu salah.
Kapan berhenti? - Kalian menghabiskan dua botol ...
Ayah, kita makan?
Ayo pergi. - Ya.
Peras lebih banyak ...
Ambillah Tuan.
Gagan ambil. Ayo bro ambil.
Ambil ... tunjukkan piringmu.
Jika seseorang membantu kita, kita harus menghargai atau berterima kasih pada mereka.
Tapi kita seharusnya tidak mengeluh.
Tuan Subramanyam. - Tuan.
Cari tahu kapan, di mana, dan jam berapa upacara Aswit Narayana Varma?
Katakan aku datang dari Delhi untuk menghadiri acara tersebut.
Baik pak.
Apa itu?
Tak ada paman, kita akan ketemu besok.
Siapa yang melakukannya? - Putra Chakravarthy bukan?
Ya ayah
Mereka memukulku di kampus
Mengapa mereka marah ketika kau pipis di rumah seseorang?
Kita tak boleh masuk semak hanya karna kita punya cangkir,
Ular akan menggigitnya
Keputusan begitu.
Mereka akan menggangu hanya untuk kencing?
Dipukul dengan tongkat demi sesuatu oleh pencuci, itu kejahatan kan?
Kejahatan kan?
Itu kejahatan.
Nak, tak selalu mengalahkan adalah pahlawan
Orang yang membalas adalah pahlawan.
Pertama, Harus waktu yang tepat.
Kedua, Beri waktu untuk kita.
Kita akan balas.
Ketika saatnya tiba, kita akan balas.
Santai.
Paman apa, mengapa kau serius?
Apa ini?
Apa itu?
Kenapa dia menaruh foto kita di belakang?
Perutku juga terlihat - Ya ayah.
Ya, mereka akan menaruh pencahayaan dan mengambil foto saat kau bertarung.
Perkelahian apa itu?
Yang mana?
Oh ... yang mana?
Kau sudah memberkati mereka tanpa mengetahui tentang pernikahan
Oh tidak, cukup satu dari kalian binggung.
Kau memukul tanpa peduli siapa dan mengapa dia memukul, kan?
Aku lupa lagi. Taruh dua batang di belakang kendaraan.
Itu akan digunakan. - Tongkat?
Taruh kereta di mobil seorang mahasiswa.
Tapi mengapa kau menaruh tongkat.
Terima kasih nak, kami tak bisa melupakan bantuanmu sepanjang hidup kami
Kau sangat tua bagiku ...
kau seharusnya tidak meninggalkan kampus ketika kau dalam masalah.
Tapi harus jelas masalahnya.
Semua yang terbaik.
Ini jam tanganmu. Sebenarnya sudah mati,
Aku begadang sepanjang malam memperbaikinya.
Terima kasih.
Aku mengunggah perkelahian kemarin di facebook.
Enam juta like.
Seseorang bertanya apa itu,
Kungfu atau Karate?
Kau tahu apa yang ku katakan?
Aku bilang 'Goli soda fight'.
Ok, Ibumu tak bilang apa-apa saat kau berkelahi dan kembali ke rumah?
Kami tidak punya ibu.
Kau memujinya?
Tak berguna.
Dia seperti tembok.
kau harus memukulnya, tapi jangan beri kue.
Dia cocok sebagai pengawal tapi tidak sebagai pacar.
Dia tak pernah melihat gadis, pengkhianat.
Pengkhianat karna tak melihat gadis?
Ya.
Seorang gadis meskipun jorok di rumah, keluar dalam gaya yang sangat massal
Dia tampil berkampus, trendi dan bergaya.
Untuk apa?
Kenapa?
Kenapa?
Agar pria melihat kita.
Ditambah protein shampoo, multi vitamin conditioner
Hair spray, hair gel,
Threading untuk alis mata, maskara untuk bulu mata,
Lip stick, lip gloss, painful blackhead removal,
Foundation face pack, shoulder pack, dental pack
Pedikur, manikur, waxing…
Kita menaruh penyaring matahari di musim panas dan tahan air di saat hujan
Kenapa kita melakukannya?
Agar pria melihat kita.
Padahal tak ada ventilasi dan iritasi dari dalam
Kenapa kita memakai celana jeans ketat?
Agar pria melihat kita.
Jika pria tak melihat gadis,
Tak akan ada penjualan kosmetik, salon kecantikan,
Pelanggan gadis tak akan pergi ke toko-toko tekstil, perancang busana menjadi kelaparan,
Tak ada permintaan produk dan PDB akan turun.
Sensex hancur dan tak ada masa depan untuk India.
Katakan, Dia pengkhianat kan?
Yang aku tahu,
Pria yang memegang telepon di tangan sang pacar
Dan berani adalah pria sejati,
Baik kekasih atau suami.
Misalnya dia,
Dia mendapat telepon dari ayahnya, saudara atau cuaca.
Itu sebabnya aku menyukainya.
Aku coba dari tiga tahun, dia belum melihat wajahku dengan benar.
Mereka mencari jodoh lain di rumah saat itu.
Pertunangan dalam tiga hari ke depan
Dan aku tak bisa keluar dari rumah setelah itu
Itu sebabnya, aku mengadakan pesta di pub.
Semua orang harus datang. Oke?
Kau seharusnya tak bodoh seperti ini.
Kau harus bebas dan menikmati.
Bahkan ayah dan saudaraku akan datang.
Hah?
Ayah dan saudara ke pub?
Nyonya.
Apa yang dilakukan jika pendeta duduk di ruangan malam pertama dan berkata teruskan?
Hidup kita seperti itu.
Ada apa?
Itu bukan pesta ketika ayah dan kakek menghadiri.
Itu disebut upacara. Lihatlah bagaimana semuanya
"Mari kita lempar kepala atau ekor"
"Anggur, wiski, atau koktail"
"Kita putuskan sesuatu, dalam tumpahan ini"
"Ayo kita buat pesta goyang baby"
"Botol sampanye dipenuhi dengan suara"
"Kucing membawa Rosa bangkit dengan paksa"
"Semua pinggul bersuit menjadi tarian ular"
"Ayo kita buat pesta goyang baby"
"Hei, Kita melompat seperti bola karet. Kita dorong tidur sedikit lebih jauh"
"Kita potong pita buat mimpi meluncur"
"Kita bersaing dengan bola dunia yang berputar cepat seperti gasing"
"Kita istirahat sejenak untuk kecepatan kita"
No comments yet. Be the first to leave one.