ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
THE HUSBAND
SERIAL INI ADALAH FIKSI
AKTOR ANAK DISYUTING DENGAN AMAN GEN AI DIPAKAI DI ADEGAN TERTENTU
Kalian pun bisa memanfaatkannya dengan sangat efektif.
Kesimpulannya, jangan tempatkan subjek di tengah bingkai.
Sebaliknya, bagi layar menjadi sepertiga secara horizontal dan vertikal
dan tempatkan subjek di titik temu garis tersebut. Maka…
CONTOH KOMPOSISI SEIMBANG
Kalian bisa mendapatkan foto yang jauh lebih seimbang dan indah.
Begitu pula dengan memotret pemandangan.
Baik, tugas kalian adalah mengambil tiga foto masing-masing
menggunakan aturan sepertiga sebelum kelas berikutnya.
Sekian untuk hari ini.
Kerja bagus, Semuanya.
- Terima kasih. - Terima kasih.
Kelas yang bagus hari ini.
Terima kasih.
Omong-omong, Sayang, kita mau liburan ke mana?
Enaknya ke mana, ya?
Mau ke Sokcho?
- Sokcho? - Ya.
Boleh.
Kalau ke sana, kita harus mampir ke hutan birch di Inje.
Aku terkejut kau ingat itu.
Tentu saja aku ingat.
Itu trip pertama kita sebagai pasangan.
Waktu itu kita sangat muda dan manis.
Hei, ayolah. Kau sama manisnya seperti dulu.
Sekarang lebih cantik.
Ya ampun, kenapa kau ini?
Tumben sekali.
Ya ampun.
- Apa-apaan? - Ada apa?
NOMOR POLISI 61K 9024
ADA BAYI DI MOBIL
- Kau tak apa? - Ya, aku tak apa.
Astaga, yang benar saja…
Kenapa dia itu?
Kurasa dia sengaja melakukannya.
Sayang, kita pergi saja. Ya?
Dasar…
- Dasar gila. - Ada apa dengannya?
Sial.
- Aku segera kembali. - Sayang…
Sayang.
LEE SUHYEONG KEPOLISIAN NASIONAL
Pak.
Kenapa kau melakukan itu tadi?
Aku cuma… Aku…
Menguntit, mengerem mendadak, pindah jalur sembarangan.
Kau baru saja melanggar Pasal 19, Ayat 3 dan 4 UU Lalu Lintas Jalan.
Maafkan aku.
Apa?
Karena kau sudah minta maaf, aku akan memaafkanmu dengan peringatan.
Jangan diulangi lagi.
NOMOR POLISI 139S 2616
THE HUSBAND
Tidak!
Tidak!
Tidak.
Seolah-olah kau memohon agar aku membunuhnya.
Tunggu, siapa nama pria itu?
Tak penting, dia sudah mati.
Yang penting adalah 3 miliar itu!
Aku hampir mendapatkannya!
Kang Taeju sialan.
Tunggu saja.
Akan kupastikan istrinya mati perlahan dan menyakitkan.
PINTU MASUK
TANGGA DARURAT PINTU DARURAT, TETAP TUTUP
JANGAN MENARUH BENDA DI DEKAT PINTU DARURAT
PUSAT LAYANAN KESEHATAN
SEKURITI
RUANGAN PIMPINAN
"Laki-laki."
"Usia 40-an."
"Ma Seongyeon,
Kim Duchan,
"Heo Jaeil."
"Kaki terasa seperti tersetrum."
KANCING
Baik, terima kasih.
Ketemu kau.
Bu Ko, semua sudah berakhir!
Sial!
"Heo Jaeil."
Dia datang dengan gejala ringan.
Dan dia tidak pernah kembali.
Pertanyaannya, kenapa?
Bu Ko!
Bu Ko!
Mau ke mana kau?
Bu Ko!
CATATAN AKSES REKAM MEDIS
PERINGATAN KEAMANAN REKAM MEDIS
KANG TAEJU RUANGAN PIMPINAN
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
- Selamat ulang tahun, Hayun sayang. - Selamat ulang tahun, Hayun Sayang.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
- Ayo, tiup! - Ayo! Tiup!
Hore!
Tiga, dua, satu.
- Senyum! - Senyum.
"Akses dari ruangan pimpinan oleh Kang Taeju."
Kang Taeju yang itu?
Sial.
SEKURITI
Di sini!
- Selamat malam. - Kang ada di mana?
Dia di ruangan pimpinan sekitar 10 menit lalu.
Tersangka bersenjata, jadi pergilah ke tempat aman.
- Baik. - Lantai 2. Cari ruangannya dulu.
- Baik. - Ayo! Cepat!
- Pergi ke lantai 2! - Siap.
- Ke lantai 2. Cepat. - Siap.
- Cepat! - Ya, Pak.
Lantai 2.
- Kami ke ruangan pimpinan. - Baik.
- Kau ke ruangan Kang. - Baik.
- Cepat. - Baik.
Ayo.
Lewat sini, Pak.
Myeonghui, tolong jangan bersuara.
Bu Ko.
Kau tidak lelah?
Bu Ko, kau tidak kedinginan?
Kau bisa sakit nanti!
- Choi, periksa ruangan itu. - Baik.
- Tidak ada? - Dia tidak ada di sini.
Tidak ada.
DIREKTUR KANG TAEJU
Tidak ada.
- Ketemu? - Tidak.
Geledah sisa ruangan di lantai ini.
- Cepat. - Baik, Pak.
- Baik. - Baik.
RUANG KONSULTASI PSIKIATRI
Sial.
Bu Ko, aku belum marah. Mengerti?
Tapi kalau kau terus begini, aku akan marah sekali!
Sial.
Bu Ko, dengar. Maaf aku sudah berteriak.
Aku cuma tak mau kau sakit.
Bu Ko.
Berhenti bersembunyi dariku!
Bu Ko.
Bu Ko!
RUANG KONSULTASI PSIKIATRI
Astaga.
Maaf mengganggu.
Aku polisi.
Ada yang bisa kubantu?
Kau melihat dr. Kang Taeju?
Dokter Kang?
Dia buronan polisi, 'kan?
Dia masuk ke gedung ini, jadi kami mencarinya.
Apa?
Omong-omong, ini sudah larut malam.
Sedang apa kau di sini?
- Aku jaga malam ini. - Begitu rupanya.
Semua baik-baik saja di sini?
Ya.
Baiklah, kalau begitu. Kunci pintu ruanganmu.
Jangan keluar sampai kami temukan dia.
Baiklah.
Choi, ke lantai 3.
Detektif Oh! Dia tidak ada di sana?
Pergi ke lantai 4!
Taeju, apa yang terjadi?
Akan kujelaskan nanti.
Terima kasih.
Jadi, soal Bu Ko…
Ya. Tidak, aku tidak melakukannya.
Aku sedang mencarinya.
Aku akan bawa Seyun pulang.
Tunggu.
Aman.
Terima kasih.
Aku melihatnya menuruni tangga darurat lantai 2,
tapi dia tak terlihat keluar.
Bagaimana dengan pintu masuk lantai 1?
Tunggu sebentar.
Aku sudah cek kedua pintu masuk, tapi dia tak terlihat keluar.
Ke mana perginya dia?
Bagaimana situasinya?
Dokter Choi.
Dia terlihat menuruni tangga darurat lantai 2,
tapi dia tak pernah terlihat keluar.
Apa mungkin…
- Detektif Choi. - Ya.
- Periksa itu. - Baik, Pak.
Kapten, sepertinya dia keluar lewat sini.
Minta bantuan untuk menggeledah.
Cari tahu ke mana dia.
- Baik. Ayo pergi. - Baik, Pak.
- Ayo. - Baik, Pak.
Dokter Ko.
Hei. Dokter Choi.
Kudengar Taeju menerobos ke rumah sakit.
No comments yet. Be the first to leave one.